Senin, 02 Februari 2026

Materi Ajar Senin 02 Februari 2026

| |

 

 

RUANG BELAJAR KELAS 5 A

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

(PKN, BAHASA INDONESIA,SBDp & MTK)

IDENTITAS:

Hari/tanggal             : Senin, 02 Februari 2026

Kelas / Fase            : 5 A /C

Mata pelajaran       : PKN,Bahasa Indonesia,Seni Rupa & matematika

Alokasi waktu           : 2×35 menit

pertemuan ke            : 1

Model pembelajaran :  PKN (ceramah & diskusi) ; Matematika (PBL); Seni Rupa PjBL) dan Bahasa Indonesia (PBL)

Media pembelajaran : PKN (video pembelajaran); seni rupa ( Video Pembelajaran) ; Bahasa Indonesia (Flashcard); matematika (bentuk bangun ruang konkret)


🌠 Capaian Pembelajaran :
PKN : Peserta didik mengidentifikasi mengenal karakteristik wilayah
 
 Bahasa Indonesia

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan  indah serta memahami  informasi  dan  kosakata  baru  yang  memiliki  makna  denotatif,  literal,  konotatif,  dan  kiasan  untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.  


🌠 Capaian Pembelajaran :
Seni Rupa : Peserta didik mampu bekerja mandiri atau berkelompok dalam mengeksplorasi, menemukan, memilih, dan menggabungkan unsur rupa dengan pertimbangan nilai artistik yang didukung oleh medium, teknik, dan prosedur berkarya.

🌠 Capaian Pembelajaran : matematika
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut. 

 🌅Tujuan Pembelajaran : PKN
      Mengidentifikasi cara menjaga dan melestarikan budaya daerah Indonesia

 🌅Tujuan Pembelajaran : matematika 
  Memahami konsep luas daerah bangun datar belah ketupat dan layang-layang

🌅Tujuan Pembelajaran :Seni Rupa

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

·         Menjelaskan prinsip keseimbangan dalam karya seni rupa dengan bahasa sendiri.

·         Mengidentifikasi penerapan prinsip keseimbangan (simetris dan asimetris) pada contoh gambar ekspresif.


🌅Tujuan Pembelajaran : Bahasa Indonesia

Murid dapat mengenali fakta dan opini pada iklan

💫Apersepsi :

 Good Morning everyone..
how are you this morning?

alhamdulilah kita sudah memasuki semester 2, itu maknanya ananda soeh solehah sebentar lagi akan menyelesaikan pendidikan di kelas 5 ini. untuk itu tetap selalu menjaga kese hatan dan semangat belajarnya ya nak.

💫 Materi Pembelajaran : 
PKN
karakteristik daerah di indonesia

Ringkasan Materi Pendidikan Pancasila Kelas 5 BAB 4 Aku dan Lingkungan Sekitar. Indonesia memiliki keberagaman karakteristik daerah yang sangat kaya, yang dipengaruhi oleh faktor geografis, budaya, sosial, dan ekonomi. Berikut adalah beberapa karakteristik utama daerah di Indonesia


1. Karakteristik Geografis

Indonesia terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, dengan variasi bentang alam yang beragam:

  • Dataran rendah: Seperti pantai utara Jawa, Sumatera bagian timur, dan Kalimantan, yang cocok untuk pertanian dan permukiman.
  • Pegunungan dan dataran tinggi: Contohnya, Pegunungan Jayawijaya di Papua, Bukit Barisan di Sumatera, dan Pegunungan Meratus di Kalimantan, yang memiliki suhu lebih sejuk dan sering dijadikan kawasan perkebunan.
  • Kepulauan dan pesisir: Seperti Nusa Tenggara, Maluku, dan Kepulauan Riau, yang banyak bergantung pada sektor perikanan dan pariwisata.

2. Karakteristik Budaya

Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan budaya yang tercermin dalam bahasa, adat istiadat, seni, dan kuliner.

  • Bahasa daerah: Terdapat lebih dari 700 bahasa daerah, seperti Jawa, Sunda, Batak, dan Bugis.
  • Adat istiadat: Misalnya, Upacara Ngaben di Bali, Rambu Solo’ di Toraja, dan Sekaten di Yogyakarta.
  • Seni dan budaya: Wayang di Jawa, Tari Saman di Aceh, dan Sasando dari Nusa Tenggara Timur.
  • Makanan khas: Rendang dari Sumatera Barat, Pempek dari Palembang, dan Papeda dari Papua.

3. Karakteristik Sosial dan Ekonomi

Perbedaan kondisi sosial dan ekonomi juga membentuk karakteristik daerah di Indonesia.

  • Daerah perkotaan: Seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan, yang didominasi oleh sektor industri, jasa, dan perdagangan.
  • Daerah pedesaan: Seperti banyak wilayah di Kalimantan dan Papua, yang masih bergantung pada pertanian, perkebunan, dan perikanan.
  • Daerah industri: Contohnya, kawasan industri di Karawang, Bekasi, dan Batam, yang menjadi pusat manufaktur dan ekspor.
  • Daerah wisata: Seperti Bali, Yogyakarta, dan Labuan Bajo, yang memiliki sektor ekonomi berbasis pariwisata.

4. Karakteristik Iklim

Indonesia memiliki iklim tropis dengan dua musim utama: musim hujan dan musim kemarau. Namun, beberapa daerah memiliki perbedaan iklim yang lebih spesifik:

  • Wilayah dengan curah hujan tinggi: Seperti Sumatera dan Kalimantan, yang memiliki hutan hujan tropis yang lebat.
  • Wilayah dengan musim kemarau panjang: Seperti Nusa Tenggara dan sebagian Jawa Timur, yang cenderung kering dan kurang curah hujan.

Menyusun Rancangan Pertanyaan tentang Karakteristik Daerah Tempat Tinggal

Susunlah pertanyaan terkait karakteristik daerah tempat tinggal kalian dari berbagai aspek, seperti:

  1. Alamat Rumah – Bagaimana sistem penomoran rumah di daerah kalian?
  2. Kantor Pemerintahan – Di mana lokasi kantor pemerintahan kota/kabupaten kalian?
  3. Fasilitas Kesehatan – Apa saja fasilitas yang tersedia di rumah sakit umum daerah atau tempat pelayanan kesehatan terdekat?
  4. Tempat Wisata & Ruang Publik – Apa tempat wisata atau ruang publik yang paling ramai dikunjungi warga setempat?

Kalian dapat menyusun pertanyaan lain sesuai dengan keingintahuan masing-masing untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai daerah tempat tinggal kalian.

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan golongan. Keberagaman ini menjadi peluang bagi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar dan disegani di dunia internasional. Namun, di sisi lain, keberagaman tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa serta hasil dari tekad kuat bangsa Indonesia dalam berjuang. Hal ini disebutkan dalam Alinea ke-3 Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang berbunyi:

“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Artinya, kemerdekaan Indonesia merupakan rahmat Tuhan sekaligus hasil perjuangan masyarakat dalam melawan penjajahan. Oleh karena itu, rasa syukur atas berdirinya NKRI harus diwujudkan dengan belajar rajin dan pantang menyerah dalam menggapai cita-cita.

 

Video Pembelajaran



LATIHAN SOAL 

pancasila/karakteristik-wilayah-kelas-v

  


MATEMATIKA

Macam-macam sudut dalam matematika.

Pada materi matematika Kurikulum Merdeka kelas 5 SD, kita akan belajar tentang macam-macam sudut.

Di kehidupan sehari-hari, kita mungki sering mengatakan "pojokan permukaan meja" atau "pojokan buku".

Nah, pojokan permukaan meja dan pojokan buku tersebut adalah contoh sudut yang ada di sekitar kita, teman-teman.

Di bab sebelumnya, kita telah belajar macam-macam bangun datar. Tiap bangun datar itu punya sudut, lo. 

Misalnya, persegi punya empat buah sudut, jajar genjang punya empat sudut, dan segi lima punya lima sudut. 

Kali ini, kita akan mengenal apa itu sudut beserta macam-macam sudut dalam matematika. Yuk, simak!

Mengenal Apa Itu Sudut

Dalam matematika, sudut adalah daerah yang dibentuk dua garis saling berpotongan, yang titik pangkalnya sama.

Sudut bisa diukur dalam satuan derajat antara 0-360. Sebab, satu putaranpenuh pada lingkaran adalah 360 derajat.

Sudut lancip.

Coba deh, perhatikan gambar di atas. Pada gambar itu, yang dimaksud sudut adalah daerah yang berwarna oranye.

Sudut dibentuk dua garis yang berpotongan. Nah, dua garis yang dimaksud itu adalah garis BA dan garis BC.


Kemudian, dua garis itu mempunyai titik pangkal yang sama atau berimpit. Titik pangkal adalah titik asal/pusat.

Jika diperhatikan, titik pangkal garis BA dan garis BC adalah "B". Artinya, dua garis itu punya titik pangkal yang sama.

Macam-Macam Sudut dalam Matematika

Dalam matematika, ternyata ada lima macam sudut. Mulai dari sudut lancip, siku-siku, tumpul, lurus, dan refleks.

Berikut penjelasannya:

1. Sudut Lancip

Jenis sudut pertama dalam matematika adalah sudut lancip. Sesuai namanya, sudut ini memiliki bentuk yang runcing.

Besar sudut lancip di antara 0 derajat < x < 90 derajat atau lebih besar dari 0 derajat, tapi lebih kecil dari 90 derajat.

2. Sudut Siku-Siku

Sudut selanjutnya adalah siku-siku. Sudut ini disebut siku-siku karena bentuk sudutnya yang menyiku, teman-teman.

Besar sudut siku-siku adalah 90 derajat. Selain itu, sudut siku-siku ini juga bisa dilambangkan dengan L.

3. Sudut Tumpul

Kebalikan dari sudut lancip, sudut tumpul merupakan sudut yang besarnya antara 90 derajat sampai 180 derajat.

Dengan kata lain, besar sudut tumpul akan lebih besar dari  90 derajat, tetapi kurang dari 180 derajat, ya. 

4. Sudut Lurus

Jenis sudut berikutnya adalah sudut lurus. Sesuai dengan namanya, bentuk sudut ini adalah seperti garis lurus. 

Besar sudut lurus adalah 180 derajat. Ini artinya, ketika kita meihat ada garis lurus, maka sudutnya 180 derajat. 

5. Sudut Refleks

Jenis-jenis sudut yang terakhir adalah sudut refleks. Apa teman-teman sudah pernah mendengar apa itu sudut refleks? 

Sebagai informasi, sudut refleksi ini merupakan jenis sudut yang besarnya antara 180 derajat sampai 360 derajat.

Ini artinya, besar dari sudut refleks akan lebih besar dari 180 derajat, teapi masih kurang dari 360 derajat, ya.

Nah, itulah macam-macam sudut dalam matematika dan penjelasannya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya!

VIdeo Pembelajaran MAtematika : 


bahasa indonesia

Teks eksplanasi adalah tulisan yang berisi penjelasan lengkap tentang suatu topik yang terjadi di hidup sehari-hari.

Teks eksplanasi biasanya digunakan untuk menjelaskan fenomena atau suatu peristiwa di lingkungan sekitar.

Misalnya, peristiwa tentang hujan deras, gempa bumi, angin puting beliung, polusi udara, dan lain sebagainya.

Tidak hanya fenomena alam, teks eksplanasi juga menjelaskan tentang peristiwa yang terkait sosial dan budaya.

Yap, teks eksplanasi bisa berisi pemilihan presiden atau kepala daerah, masuknya investasi asing, atau penemuan.

Tujuan dari teks eksplanasi adalah untuk memberikan pemahaman dan wawasan secara jelas kepada pembaca.

Itulah mengapa di dalam teks eksplanasi harus memuat proses, sebab, dan akibat dari suatu kejadian/peristiwa.

Contoh Teks Eksplanasi

Di halaman 118, kita diminta untuk menulis teks eksplanasi yang berisi tulisan informatif topik fenomena alam.

Sebelum menulis, kita bisa melakukan riset terlebih dahulu agar memiliki cukup informasi untuk dibagikan.

O iya, riset ini bisa dilakukan lewat membaca buku, pencarian internet, pengamatan, atau survei.

 

Setelah itu, kita bisa menyusun teks eksplanasi. Berikut Bobo akan berikan contohnya. Simak, yuk!

1. Terbentuknya Pelangi

Pelangi merupakan salah satu fenomena alam yang indah dan seringkali memukau mata. Pelangi muncul setelah hujan turun dan langit mulai cerah.

Pelangi terbentuk ketika sinar matahari melewati tetes-tetes air hujan. Sinar matahari yang terdiri dari berbagai warna dibiaskan dan dipantulkan oleh tetes air, sehingga menghasilkan spektrum warna yang indah. Proses pembiasan ini membuat cahaya putih terurai menjadi warna-warna komponennya, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Pelangi sering dianggap sebagai simbol keindahan dan harapan. Kehadiran pelangi setelah hujan menjadi pertanda bahwa badai akan segera berlalu dan cuaca akan kembali cerah.

Analisis struktur:

  • Pernyataan umum: Penjelasan secara umum apa itu pelangi.
  • Urutan sebab akibat: Penjelasan proses terbentuknya pelangi.
  • Interpretasi: Memberikan makna atau arti dari fenomena pelangi.

2. Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran atau goncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi. Gempa bumi dapat menyebabkan kerusakan yang sangat besar, terutama di daerah yang padat penduduk.

Gempa bumi terjadi akibat pergeseran lempeng tektonik. Ketika dua lempeng tektonik saling bergesekan, tekanan akan menumpuk hingga mencapai titik jenuh. Saat tekanan tersebut tidak dapat lagi ditahan, terjadilah pelepasan energi yang menyebabkan getaran atau goncangan.

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang paling sulit diprediksi. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana ini, seperti membangun bangunan tahan gempa dan melakukan latihan evakuasi. 

Analisis struktur:

  • Pernyataan umum: Penjelasan secara umum apa itu pelangi.
  • Urutan sebab akibat: Menggambarkan proses terjadinya gempa bumi.
  • Interpretasi: Memberi peringatan untuk siap siaga terhadap gempa.

 VIdeo Pembelajaran ;



Seni rupa

Prinsip proporsi melibatkan keseimbangan antara bagian-bagian suatu objek, yang membuatnya terlihat seimbang dan harmonis. Dalam menggambar tumbuhan, proporsi yang tepat memungkinkan kita menggambarkan bagian-bagian seperti akar, batang, daun, dan bunga dengan ukuran yang sesuai dan seimbang. Dengan memahami prinsip ini, gambar tumbuhan dapat terlihat lebih alami dan menarik bagi mata. Ayo simak materi berikut!

Prinsip proporsi dalam seni rupa sangatlah penting. Prinsip tersebut berhubungan dengan cara menyusun dan menyesuaikan ukuran, bentuk, serta posisi bagian-bagian dalam sebuah karya seni. Dengan menyatukan elemen-elemen tersebut secara serasi, prinsip proporsi mampu menciptakan tampilan yang menarik secara visual. Dengan memahami prinsip proporsi, kamu dapat membuat susunan yang menarik, mengarahkan perhatian penonton, dan menciptakan karya seni yang memikat mata.

1. Proporsi pada Objek Tumbuhan
Prinsip proporsi juga memiliki peranan yang signifikan dalam mengamati dan menggambarkan objek tumbuhan. Saat kita mengaplikasikan prinsip ini pada objek tumbuhan, kita dapat melihat bagaimana ukuran, bentuk, dan posisi berbagai bagian tanaman saling berhubungan.
Bunga
Sebagai contoh, ketika melukis atau menggambar bunga, penting untuk memperhatikan proporsi antara kelopak bunga, tangkai, dan daun-daunnya. Dengan mengikuti proporsi alami dari tanaman, karya seni kita akan terlihat lebih realistis dan mudah dikenali. Dengan menerapkan prinsip proporsi dalam seni rupa tumbuhan, kita bisa menghasilkan karya seni yang menggambarkan keindahan alam secara lebih akurat dan menarik bagi mata.

2. Menguraikan dan Mengevaluasi Proporsi dalam Sebuah Objek Tumbuhan
Menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam sebuah objek tumbuhan adalah langkah penting dalam seni rupa yang memungkinkan kita memahami bagaimana elemen- elemen dalam tanaman terkait satu sama lain secara visual. Contohnya saat menggambar bunga, kita dapat memperhatikan bagaimana proporsi antara kelopak bunga dan tangkai membentuk keselarasan yang estetis.

Proporsi yang benar antara daun dan batang juga memberikan kesan alami pada gambar. Evaluasi terhadap prinsip proporsi bisa melibatkan pertimbangan apakah ukuran daun terlalu besar untuk batang atau sebaliknya, apakah tangkai bunga terlihat seimbang dengan kelopaknya, dan sejenisnya. Dengan menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam objek tumbuhan, kita dapat menciptakan karya seni yang menggambarkan keindahan alam dengan lebih baik dan memikat mata penonton.

Mari kita lihat contoh penerapan menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam gambar pohon Natal. Dalam menggambar pohon Natal, penting untuk memperhatikan bagaimana elemen-elemen seperti ranting, bola-bola hiasan, dan bintang puncak berhubungan secara visual.

Menguraikan prinsip proporsi dalam gambar pohon Natal berarti memahami bagaimana panjang dan lebar setiap ranting yang dipasang. Kita ingin agar ranting yang lebih bawah lebih lebar dan panjang, sementara ranting yang lebih atas semakin pendek dan sempit. Ini menciptakan bentuk pohon yang khas.

Selanjutnya, dalam mengevaluasi prinsip proporsi, kita perlu memeriksa apakah bola- bola hiasan yang ditaruh di ranting-ranting telah ditempatkan dengan seimbang. Apakah bola-bola besar dan kecil tersebar secara merata atau tidak. Juga, bintang puncak pohon harus memiliki ukuran yang tepat agar tidak terlalu besar atau terlalu kecil untuk pohon.

Dengan memeriksa dan menerapkan prinsip proporsi ini dalam gambar pohon Natal, kita dapat menciptakan gambar yang indah dan seimbang, di mana setiap elemen memiliki ukuran dan posisi yang tepat sesuai dengan prinsip visual.

Asesmen Formatif
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1.Apa yang dimaksud dengan prinsip proporsi dalam seni rupa?
Jawab: Prinsip proporsi dalam seni rupa berkaitan dengan cara mengatur ukuran, bentuk, dan posisi elemen-elemen dalam sebuah karya seni.
2.Mengapa prinsip ini penting dalam menyusun sebuah karya seni?
Jawab: Prinsip ini penting karena dapat menciptakan harmoni visual yang menarik. Misalnya, dalam lukisan, proporsi yang benar antara objek-objek dapat menciptakan kesan seimbang.
3. Sebutkan contoh penggunaan prinsip proporsi pada karya seni!
Jawab: Contoh konkretnya adalah lukisan bunga di mana kelopak bunga, tangkai, dan daunnya memiliki proporsi yang serasi.
Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 4 dan 5!
Cemara
4. Bagaimana penerapan prinsip proporsi dalam menggambar pohon Natal?
Jawab: Dalam gambar pohon Natal, prinsip proporsi dapat diterapkan dengan mengatur panjang dan lebar ranting-ranting yang dipasang. Ranting yang lebih bawah sebaiknya lebih lebar dan panjang, sementara ranting yang lebih atas semakin pendek dan sempit, menciptakan bentuk pohon yang khas.
Jelaskan menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam gambar tersebut!
Jawab: Dalam menguraikan prinsip proporsi, kita memahami bagaimana elemen-elemen saling berhubungan. Dalam mengevaluasi, kita periksa apakah bola-bola hiasan telah ditempatkan dengan seimbang di ranting-ranting dan apakah bintang puncak memiliki ukuran yang tepat. Semua ini menciptakan gambar yang seimbang dan indah berdasarkan prinsip visual.

Apakah kamu tahu bagaimana cara menggambar tanaman dengan ukuran yang pas? Nah, terdapat prinsip yang dapat kita pelajari untuk melakukannya. Prinsip ini adalah prinsip proporsi. Jadi, bagaimana caranya? Prinsip proporsi ini membantu kita menggambar tanaman dengan bentuk yang lebih tepat dan bagus dilihat. Dengan mengerti prinsip ini, kita bisa menggambar tanaman dengan lebih nyata dan seimbang. Jadi, mari kita belajar bagaimana cara menggambar tanaman yang bagus dengan prinsip proporsi ini!

Menggambar Objek Tumbuhan dengan Prinsip Proporsi
Praktikkan kegiatan berikut secara mandiri, untuk meningkatkan kemampuan dan pemahamanmu terkait menggambar objek tumbuhan dengan prinsip proporsi.

1. Alat dan Bahan
Sebelum melakukan kegiatan menggambar objek tumbuhan, ayo siapkan beberapa alat dan bahan berikut ini.
  • Buku gambar A4.
  • Pensil dan Penghapus.
  • Krayon, pensil warna atau spidol.
  • Penggaris dan meja (Opsional).

2.Petunjuk Pelaksanaan
Ayo ikuti langkah-langkah petunjuk pelaksanaan berikut!
  1. Pertama-tama gambarlah sketsa bunga dengan unsur garis.
  2. Setelah menggambar sketsa bunga, beri elemen tambahan seperti daun dan ranting.
  3. Lalu, beri warna sesuai kreativitas kamu.
  4. Lakukan finishing pada gambar yang telah kamu buat. Kemudian, beri warna pada latarbelakang gambar tersebut.

Asesmen Formatif
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan prinsip proporsi dalam menggambar objek tumbuhan!
Jawab: Prinsip proporsi dalam menggambar objek tumbuhan adalah cara mengatur ukuran dan posisi berbagai bagian tumbuhan sehingga terlihat seimbang dan nyata.
2. Mengapa prinsip ini penting dalam menghasilkan gambar yang baik dan nyata?
Jawab: Prinsip ini penting karena membantu menciptakan gambar yang lebih akurat dan menyenangkan dilihat, serta memberikan kesan yang seimbang visual.
3. Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan menggambar objek tumbuhan dengan prinsip proporsi?
Jawab: Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah buku gambar A4, pensil, penghapus, krayon, pensil warna atau spidol, penggaris, dan meja (opsional).
4. Bagaimana langkah-langkah dalam pelaksanaan menggambar objek tumbuhan dengan prinsip proporsi?
Jawab: Berikut in langkah-langkah menggambar objek tumuhan dengan prinsip porporsi.
a.Gambar sketsa bunga dengan unsur garis.
b.Beri elemen tambahan seperti daun dan ranting.
c.Beri warna sesuai kreativitas.
d.Lakukan finishing pada gambar dan tambahkan warna pada latar belakang.
5.Mengapa finishing pada gambar penting?
Jawab: Finishing pada gambar penting untuk memberikan sentuhan akhir pada gambar agar terlihat lebih rapi dan selesai

 video pembelajaran

 
 
Kesimpulan
dalam pembelajaran hari ini pada materi Pendidikan pancasila murid diajak mengidentifikasi wilayah sekitarnya dan pada materi pelajaran matematika murid diajak untuk memahami pengertian sudut dengan alat peraga yang disajikan, dan pada materi seni rupa murid diminta untuk mengidentifikasi cara menggambar objek tumbuhan, dan pada materi bahasa indonesia murid diminta untuk memahami teks eksplanasi dan strukturnya, 
penutup
dalam pembelajaarn hari ini berjalan lancar dan tertib.
semoga bermanfaat
wassalamualaikum 
 


0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Senin 02 Februari 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©