MATEMATIKA – KELAS 4
Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan dengan Pembilang Satu
1. IDENTITAS
Nama Guru | Ruwi Merliana,S.Pd |
Mapel | Matematika |
Hari / Tanggal | Selasa, 22 September 2026 |
Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
Materi | Membandingkan dan mengurutkan pecahan dengan pembilang satu |
Pertemuan ke | 1 |
2. CP – TP – ATP
CP Umum : Peserta didik memahami pecahan sebagai bagian dari keseluruhan dan mampu menggunakan representasi visual serta simbol matematika untuk membandingkan dan mengurutkan pecahan sederhana dalam situasi sehari-hari.
TP (umum dalam point) :
Peserta didik memahami makna pembilang dan penyebut pada pecahan.
Peserta didik mengenali pecahan yang memiliki pembilang satu.
Peserta didik mampu membandingkan pecahan berpembilang satu.
Peserta didik mampu mengurutkan beberapa pecahan berpembilang satu dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
Peserta didik mampu menjelaskan alasan perbandingan menggunakan gambar atau model pecahan.
TP Meaningful : Peserta didik memahami bahwa pecahan digunakan untuk menyatakan bagian dari suatu keseluruhan, misalnya bagian kue, pizza, buah, atau benda yang dibagi sama besar.
TP Mindful : Peserta didik mengamati ukuran bagian secara teliti dan tidak hanya melihat angka penyebut, sehingga dapat menentukan pecahan mana yang lebih besar atau lebih kecil.
TP Joyful : Peserta didik belajar melalui permainan potongan pizza/kue, kartu pecahan, garis bilangan, dan kegiatan mengurutkan pecahan secara berkelompok.
ATP (disesuaikan dengan TP) :
Mengidentifikasi pecahan dengan pembilang satu dan membandingkannya menggunakan gambar atau model konkret.
Mengurutkan pecahan dengan pembilang satu berdasarkan besar-kecilnya nilai pecahan.
3. PEMBAHASAN MATERI
1. Apersepsi Singkat (Awal Pembelajaran)
Guru memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa.
Guru menunjukkan gambar satu pizza yang dibagi menjadi 2, 4, dan 8 bagian sama besar.
Guru bertanya: “Mana yang lebih besar, 1/2 pizza atau 1/8 pizza? Mengapa?”
Peserta didik mengamati bahwa semakin banyak bagian yang sama besar, setiap bagiannya menjadi semakin kecil.
Guru mengaitkan kegiatan dengan materi pecahan berpembilang satu.
2. Pengajaran Materi
A. Mengenal Pecahan dengan Pembilang Satu Pecahan berpembilang satu adalah pecahan yang memiliki angka 1 pada bagian atas. Contohnya 1/2, 1/3, 1/4, 1/5, dan 1/8.
Bagian-bagian pecahan:
Pembilang adalah angka di atas garis pecahan. Pada 1/4, pembilangnya adalah 1.
Penyebut adalah angka di bawah garis pecahan. Pada 1/4, penyebutnya adalah 4.
Penyebut menunjukkan banyaknya bagian sama besar dari satu keseluruhan.
B. Membandingkan Pecahan Berpembilang Satu Jika beberapa pecahan memiliki pembilang yang sama-sama 1, maka pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai yang lebih besar. Sebaliknya, penyebut lebih besar memiliki nilai lebih kecil.
Contoh:
1/2 > 1/4, karena satu dari dua bagian lebih besar daripada satu dari empat bagian.
1/3 > 1/6, karena satu dari tiga bagian lebih besar daripada satu dari enam bagian.
1/8 < 1/5, karena satu dari delapan bagian lebih kecil daripada satu dari lima bagian.
C. Cara Membandingkan dengan Gambar
Gambarkan dua atau lebih bentuk yang ukurannya sama.
Bagi setiap bentuk sesuai penyebut pecahan.
Arsir satu bagian pada masing-masing bentuk.
Bandingkan ukuran bagian yang diarsir.
Tentukan tanda >, <, atau =.
D. Menggunakan Garis Bilangan Pada garis bilangan, pecahan yang letaknya lebih ke kanan memiliki nilai lebih besar. Contohnya, 1/2 berada lebih kanan daripada 1/4, sehingga 1/2 > 1/4.
E. Mengurutkan Pecahan Berpembilang Satu Mengurutkan berarti menyusun pecahan berdasarkan nilainya, dari yang terkecil ke terbesar atau dari yang terbesar ke terkecil.
Dari terkecil ke terbesar: 1/8 < 1/4 < 1/2.
Dari terbesar ke terkecil: 1/2 > 1/3 > 1/5.
Tabel hubungan penyebut dan nilai pecahan:
Pecahan | Banyak Bagian | Ukuran Setiap Bagian |
1/2 | 2 bagian | Paling besar |
1/3 | 3 bagian | Lebih kecil dari 1/2 |
1/4 | 4 bagian | Lebih kecil dari 1/3 |
1/8 | 8 bagian | Lebih kecil dari 1/4 |
F. Kesalahan yang Perlu Dihindari
Jangan menganggap penyebut yang lebih besar berarti nilai pecahan lebih besar.
Perhatikan bahwa semua pecahan yang dibandingkan memiliki pembilang satu.
Pastikan keseluruhan benda yang dibandingkan memiliki ukuran yang sama.
Gunakan gambar atau garis bilangan jika masih kesulitan membandingkan pecahan.
Media / alat peraga yang dapat digunakan: potongan kertas berbentuk lingkaran, gambar pizza atau kue, kartu pecahan, garis bilangan, papan tulis, LKPD, benda konkret, dan video pembelajaran.
4. KESIMPULAN MATERI
Pecahan berpembilang satu memiliki angka 1 sebagai pembilang, misalnya 1/2, 1/3, dan 1/4.
Jika pembilang sama-sama 1, pecahan dengan penyebut lebih kecil memiliki nilai lebih besar.
Pecahan dengan penyebut lebih besar menunjukkan bagian yang lebih kecil.
Pecahan dapat dibandingkan dengan gambar, benda konkret, simbol >, <, =, atau garis bilangan.
Pecahan berpembilang satu dapat diurutkan dari terkecil ke terbesar atau dari terbesar ke terkecil.
5. REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI


0 komentar:
Posting Komentar