Senin, 05 Oktober 2026

materi ajar MAtematika, Senin, 05 Oktober 2026

| |

 

 A. IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru

........................................................

Mata Pelajaran

Matematika

Kelas / Fase

IV / Fase B

Materi

Pecahan biasa menjadi pecahan desimal perseratusan

Hari / Tanggal

........................................................

Pertemuan ke-

........................................................

Alokasi Waktu

2 x 35 menit (dapat disesuaikan)

B. CAPAIAN DAN TUJUAN PEMBELAJARAN

1. CP Umum

Peserta didik memahami pecahan dan hubungan pecahan dengan bentuk desimal dalam konteks sederhana. Peserta didik menggunakan representasi gambar, simbol, dan nilai tempat untuk menjelaskan serta menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pecahan dan desimal.

2. Tujuan Pembelajaran (TP)

1. Peserta didik mampu mengenali hubungan antara pecahan biasa dan pecahan desimal.

2. Peserta didik mampu menyatakan pecahan berpenyebut 100 dalam bentuk desimal perseratusan.

3. Peserta didik mampu mengubah pecahan biasa tertentu menjadi pecahan desimal perseratusan dengan strategi yang sesuai.

4. Peserta didik mampu menggunakan nilai tempat persepuluhan dan perseratusan saat membaca dan menulis bilangan desimal.

5. Peserta didik mampu menjelaskan langkah perubahan pecahan biasa ke bentuk desimal dengan bahasa matematika sederhana.

6. Peserta didik mampu menyelesaikan soal kontekstual yang melibatkan pecahan biasa dan desimal perseratusan.

3. TP Singkat untuk Blogger

Memahami hubungan pecahan dan desimal.

Mengenal perseratusan.

Mengubah pecahan biasa menjadi desimal.

Membaca dan menulis desimal sampai dua angka di belakang koma.

Menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan desimal perseratusan.

4. ATP yang Relevan

Mengamati pecahan pada gambar atau benda konkret -> memahami 1 utuh = 100 perseratusan -> menghubungkan pecahan berpenyebut 100 dengan desimal -> mengubah pecahan biasa menjadi bentuk berpenyebut 100 jika memungkinkan -> menuliskan desimal perseratusan -> menerapkan pada masalah sehari-hari -> menjelaskan strategi dan memeriksa jawaban.

C. APERSEPSI SINGKAT (AWAL PEMBELAJARAN)

Salam, doa, dan pengecekan kesiapan belajar.

Guru menunjukkan gambar satu kotak utuh yang dibagi menjadi 100 bagian kecil, atau menggunakan uang Rp1.000 yang dibayangkan sebagai 100% = 1 utuh.

Guru bertanya: “Jika 25 dari 100 bagian diberi warna, berapa pecahannya?”

Guru mengarahkan peserta didik menemukan 25/100 = 0,25.

Guru menghubungkan konsep tersebut dengan tujuan pembelajaran hari ini: mengubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal perseratusan.

Pertanyaan Pemantik
“Bagaimana cara mengubah pecahan seperti 3/4 atau 7/20 menjadi bentuk desimal dengan dua angka di belakang koma?”

D. MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Pecahan Biasa?

Pecahan biasa ditulis dalam bentuk a/b, dengan pembilang di atas dan penyebut di bawah. Pecahan menunjukkan bagian dari keseluruhan. Contoh: 3/4 berarti 3 bagian dari 4 bagian yang sama besar.

2. Apa Itu Pecahan Desimal Perseratusan?

Pecahan desimal perseratusan adalah bilangan desimal yang memiliki nilai sampai tempat perseratusan, yaitu dua angka di belakang koma. Contohnya 0,25 dibaca “nol koma dua lima” dan berarti 25/100.

3. Hubungan Pecahan dan Desimal

Pecahan

Bentuk desimal

Makna

1/10

0,1

1 persepuluh

25/100

0,25

25 perseratusan

50/100

0,50

50 perseratusan

75/100

0,75

75 perseratusan

100/100

1,00

1 utuh

4. Nilai Tempat pada Bilangan Desimal

Satuan

Koma

Persepuluhan

Perseratusan

3

2

5

0

4

7

1

0

8

Contoh: 3,25 berarti 3 satuan + 2 persepuluhan + 5 perseratusan.

5. Cara Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Desimal Perseratusan

Cara 1 - Mengubah penyebut menjadi 100

Cara ini paling mudah digunakan jika penyebut dapat dikalikan sehingga menjadi 100.

Contoh: 1/2
Kalikan pembilang dan penyebut dengan 50
1 x 50 / 2 x 50 = 50/100 = 0,50

Contoh: 1/4
Kalikan pembilang dan penyebut dengan 25
1 x 25 / 4 x 25 = 25/100 = 0,25

Contoh: 3/4
Kalikan pembilang dan penyebut dengan 25
3 x 25 / 4 x 25 = 75/100 = 0,75

Contoh: 7/20
Kalikan pembilang dan penyebut dengan 5
7 x 5 / 20 x 5 = 35/100 = 0,35

Contoh: 13/25
Kalikan pembilang dan penyebut dengan 4
13 x 4 / 25 x 4 = 52/100 = 0,52

Cara 2 - Menggunakan pembagian

Pembilang dibagi penyebut. Hasilnya kemudian ditulis sebagai bilangan desimal. Untuk pecahan yang hasil desimalnya berhenti pada dua tempat, cara ini juga dapat digunakan.

1/2 = 1 : 2 = 0,5 = 0,50

3/4 = 3 : 4 = 0,75

7/20 = 7 : 20 = 0,35

13/25 = 13 : 25 = 0,52

Catatan Penting
Nol di belakang koma tetap boleh ditulis untuk menunjukkan tempat perseratusan. Jadi 0,5 dapat ditulis sebagai 0,50. Nilainya tetap sama.

6. Pecahan yang Mudah Diubah ke Perseratusan

Beberapa penyebut sering mudah diubah menjadi 100, misalnya 2, 4, 5, 10, 20, dan 25. Kita mencari bilangan pengali yang membuat penyebut menjadi 100, lalu pembilang dikalikan dengan bilangan yang sama.

Penyebut

Pengali menjadi 100

Contoh

2

x 50

1/2 = 50/100 = 0,50

4

x 25

3/4 = 75/100 = 0,75

5

x 20

2/5 = 40/100 = 0,40

10

x 10

7/10 = 70/100 = 0,70

20

x 5

7/20 = 35/100 = 0,35

25

x 4

13/25 = 52/100 = 0,52

7. Contoh Bertahap

1. Contoh 1: 2/5. Penyebut 5 dikali 20 menjadi 100. Pembilang 2 dikali 20 menjadi 40. Jadi 2/5 = 40/100 = 0,40.

2. Contoh 2: 9/20. Penyebut 20 dikali 5 menjadi 100. Pembilang 9 dikali 5 menjadi 45. Jadi 9/20 = 45/100 = 0,45.

3. Contoh 3: 11/25. Penyebut 25 dikali 4 menjadi 100. Pembilang 11 dikali 4 menjadi 44. Jadi 11/25 = 44/100 = 0,44.

4. Contoh 4: 3/10. Penyebut 10 dikali 10 menjadi 100. Pembilang 3 dikali 10 menjadi 30. Jadi 3/10 = 30/100 = 0,30.

8. Memahami dengan Model 100 Kotak

Bayangkan satu kotak besar dibagi menjadi 100 kotak kecil. Jika 35 kotak diwarnai, maka bagian yang diwarnai adalah 35/100. Dalam bentuk desimal ditulis 0,35. Model ini membantu peserta didik melihat bahwa angka setelah koma menunjukkan bagian dari satu utuh.

E. PEMBAHASAN MATERI / KEGIATAN PEMBELAJARAN

1. Kegiatan Pendahuluan

1. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.

2. Guru mengaitkan materi dengan pengalaman menggunakan ukuran, uang, atau persentase.

3. Guru menampilkan model 100 kotak dan menanyakan hubungan 25/100 dengan 0,25.

4. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kriteria keberhasilan.

2. Kegiatan Inti - Eksplorasi

1. Peserta didik mengamati pecahan pada kartu atau gambar.

2. Peserta didik menentukan apakah penyebut dapat diubah menjadi 100.

3. Peserta didik mencari pengali yang tepat.

4. Peserta didik mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.

5. Peserta didik menuliskan pecahan berpenyebut 100 sebagai desimal perseratusan.

3. Kegiatan Inti - Latihan Terbimbing

1/2 = ...

1/4 = ...

3/5 = ...

7/10 = ...

9/20 = ...

13/25 = ...

17/20 = ...

21/25 = ...

4. Kegiatan Inti - Tantangan Kontekstual

1. Sebuah pita sepanjang 1 meter dipakai sebanyak 3/4 bagian. Nyatakan bagian yang dipakai dalam bentuk desimal perseratusan.

2. Siti mewarnai 7/20 bagian dari pola gambar. Berapa bagian yang telah diwarnai dalam bentuk desimal?

3. Sebuah kelas memiliki 25 bagian kecil pada sebuah pola, dan 13 bagian diberi warna. Nyatakan banyak bagian berwarna sebagai pecahan per 25 dan ubah menjadi desimal perseratusan.

4. Raka menyelesaikan 2/5 bagian tugas. Tuliskan dalam bentuk desimal dan jelaskan langkahmu.

5. Kegiatan Berbagi

Peserta didik membandingkan langkah penyelesaian dengan teman.

Peserta didik menjelaskan mengapa pembilang dan penyebut harus dikalikan dengan bilangan yang sama.

Guru menegaskan bahwa pecahan senilai memiliki nilai yang sama walaupun bentuknya berbeda.

6. Kegiatan Penutup

1. Peserta didik menyimpulkan hubungan pecahan biasa, pecahan berpenyebut 100, dan desimal.

2. Guru memberi penguatan tentang nilai tempat perseratusan.

3. Peserta didik mengerjakan exit ticket.

4. Guru menyampaikan tindak lanjut atau latihan rumah bila diperlukan.

F. FORMAT POSTING BLOGGER - SIAP SALIN

Judul Blog
Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Pecahan Desimal Perseratusan | Matematika Kelas 4

Pembuka Artikel

Halo, anak-anak! Hari ini kita akan belajar bahwa sebuah pecahan dapat ditulis dalam bentuk yang berbeda tetapi nilainya tetap sama. Kita akan mengubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal sampai tempat perseratusan. Yuk, kita belajar melalui gambar, tabel nilai tempat, dan contoh sederhana!

Ayo Ingat!

1/2 = 50/100

1/4 = 25/100

3/4 = 75/100

1/10 = 10/100

Ayo Pahami!

Kunci utamanya adalah membuat penyebut menjadi 100. Setelah itu, angka di pembilang langsung menunjukkan banyaknya perseratusan. Contoh 7/20 menjadi 35/100, sehingga bentuk desimalnya adalah 0,35.

Ayo Coba!

2/5 = ...

3/10 = ...

11/20 = ...

17/25 = ...

9/50 = ...

Tips Mudah
Lihat penyebutnya. Tanyakan: “Berapa kali penyebut harus dikalikan supaya menjadi 100?” Kalikan pembilang dengan bilangan yang sama.

G. LKPD / LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Nama: .................................................... Kelas: ............ Tanggal: ........................

Kegiatan 1 - Lengkapi Pecahan Senilai

Pecahan

Pecahan berpenyebut 100

Desimal

1/2

50/100

........................

1/4

25/100

........................

3/5

60/100

........................

7/20

35/100

........................

13/25

52/100

........................

Kegiatan 2 - Ubah ke Desimal Perseratusan

1. 3/4 = .........................................................

2. 2/5 = .........................................................

3. 7/10 = .........................................................

4. 9/20 = .........................................................

5. 21/25 = .........................................................

6. 18/25 = .........................................................

Kegiatan 3 - Jelaskan Strategimu

Pilih satu soal di atas dan tuliskan langkah-langkahmu secara lengkap.

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

Kegiatan 4 - Soal Cerita

Ibu memiliki 1 meter pita. Sebanyak 3/4 meter digunakan untuk menghias kelas. Berapa meter pita yang digunakan dalam bentuk desimal perseratusan?

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

................................................................................................................................................

H. ASESMEN

1. Asesmen Diagnostik

Apa arti pembilang dan penyebut?

Apa arti 25/100?

Di mana letak nilai persepuluhan dan perseratusan pada bilangan desimal?

2. Asesmen Formatif - Cek Pemahaman

☐ Peserta didik dapat mengidentifikasi penyebut yang bisa diubah menjadi 100.

☐ Peserta didik mengalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama.

☐ Peserta didik dapat menulis pecahan berpenyebut 100 dalam bentuk desimal.

☐ Peserta didik dapat membaca desimal perseratusan.

☐ Peserta didik dapat menjelaskan langkahnya.

3. Rubrik Penilaian

Aspek

1

2

3

4

Pemahaman konsep

Belum memahami

Memahami sebagian

Memahami dengan baik

Memahami dan dapat menjelaskan

Ketepatan perhitungan

Banyak kesalahan

Masih ada beberapa kesalahan

Sebagian besar tepat

Tepat dan konsisten

Penulisan desimal

Belum tepat

Mulai tepat

Tepat

Tepat dan rapi

Penjelasan langkah

Belum dapat menjelaskan

Penjelasan belum lengkap

Penjelasan cukup jelas

Penjelasan runtut dan jelas

Penerapan soal cerita

Belum mampu

Perlu bimbingan

Mampu menyelesaikan

Mampu menyelesaikan dan menjelaskan

Skor maksimum: 20. Guru dapat mengubah skor menjadi nilai sesuai sistem penilaian yang digunakan di sekolah.

I. DIFERENSIASI PEMBELAJARAN

Dukungan: gunakan model 100 kotak, kartu pecahan, dan tabel pengali penyebut menuju 100.

Reguler: peserta didik mengubah pecahan dengan penyebut 2, 4, 5, 10, 20, dan 25.

Pengayaan: peserta didik membuat sendiri 3 pecahan yang dapat diubah menjadi desimal perseratusan dan menjelaskan caranya.

Pendampingan: berikan latihan bertahap dari pecahan berpenyebut 10, 20, lalu 25 sebelum ke variasi lain.

J. REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI

Hari ini saya memahami bahwa ........................................................................

Cara yang paling mudah bagi saya adalah ................................................................

Saya masih bingung pada bagian ............................................................................

Satu contoh pecahan yang sekarang dapat saya ubah adalah .................................

Strategi yang akan saya gunakan pada soal berikutnya adalah ................................

Refleksi guru: Apakah peserta didik telah menghubungkan pecahan berpenyebut 100 dengan dua angka di belakang koma? Perhatikan peserta didik yang masih tertukar antara persepuluhan dan perseratusan.

K. TINDAK LANJUT

Peserta didik yang belum mencapai tujuan mengikuti latihan remedial menggunakan model 100 kotak dan pecahan berpenyebut 10/20/25.

Peserta didik yang sudah mencapai tujuan mengerjakan soal cerita dan membuat contoh sendiri.

Pada pertemuan selanjutnya, konsep dapat dihubungkan dengan persentase dan konteks uang atau pengukuran sederhana.

L. KESIMPULAN MATERI

Pecahan biasa dapat diubah menjadi pecahan desimal perseratusan dengan membuat penyebut menjadi 100, jika penyebutnya sesuai untuk diubah ke 100. Setelah memperoleh pecahan berpenyebut 100, pembilang menunjukkan angka perseratusan. Contohnya 3/4 = 75/100 = 0,75 dan 7/20 = 35/100 = 0,35. Desimal perseratusan memiliki dua angka di belakang koma, misalnya 0,50, 0,25, dan 0,75.

REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI



0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©