SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
KELAS IV A
A. IDENTITAS BLOGGER
1. Hari/Tanggal : Rabu, 12 Agustus 2026
2. Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd
3. Fase/ Kelas : B/ IV
4. Mapel : Perlombaan memperingati HUT RI
B. SALAM SAPAAN KEPADA MURID
C. MAPEL : PERLOMBAAN PERAYAAN HUT RI
1. Capaian Pembelajaran (CP) : Capaian pembelajaran atau tujuan edukasi dari perlombaan 17 Agustus adalah membentuk karakter peserta melalui nilai nasionalisme, sportivitas, kerja sama, dan kegigihan. Kegiatan ini mentransformasikan sejarah perjuangan bangsa ke dalam bentuk pengalaman motorik dan sosial yang aplikatif
2. Tujuan Pembelajaran (TP) :
1. Prinsip Mindful (Kesadaran Penuh & Empati)
Prinsip ini berfokus pada kesadaran diri, kontrol emosi, dan penghargaan terhadap proses.
- TP Kesadaran Diri: Peserta didik mampu mengenali kemampuan fisik dan emosi diri sendiri saat berkompetisi.
- TP Kontrol Diri: Peserta didik dapat mengelola rasa kecewa saat kalah atau menahan diri saat menang.
- TP Empati: Peserta didik menunjukkan sikap menghargai usaha serta batasan fisik teman sebayanya.
2. Prinsip Meaningful (Kebermaknaan & Kontekstual)
Prinsip ini menghubungkan aktivitas lomba dengan nilai sejarah, kehidupan nyata, dan filosofi kemerdekaan.- TP Refleksi Nilai: Peserta didik mampu mengaitkan rasa lelah saat lomba dengan perjuangan para pahlawan.
- TP Filosofi Gotong Royong: Peserta didik memahami bahwa kemenangan tim diraih melalui kolaborasi, bukan kerja individu.
- TP Relevansi Sosial: Peserta didik menerapkan nilai sportivitas lomba ke dalam interaksi sosial sehari-hari.
3. Prinsip Joyful (Kegembiraan & Motivasi Intrinsik)
Prinsip ini memastikan pembelajaran terjadi dalam suasana yang menyenangkan, bebas stres, dan merayakan kebersamaan. - TP Ekspresi Positif: Peserta didik berpartisipasi aktif dengan menampilkan rasa ceria, tawa, dan antusiasme.
- TP Motivasi Internal: Peserta didik mengikuti lomba demi kesenangan bermain, bukan semata-mata mengejar hadiah.
- TP Apresiasi Kolektif: Peserta didik mampu merayakan keberhasilan kelompok lain dengan memberikan tepuk tangan spontan.
3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Tahap 1: Pembiasaan Diri dan Kesiapan Mental (Mindful)
Tahap awal berfokus pada kesadaran penuh sebelum berkompetisi dimulai.
- ATP 1.1: Peserta didik mampu mengenali kemampuan fisik dan emosi diri sendiri sebelum memulai kompetisi.
- ATP 1.2: Peserta didik menunjukkan sikap menghargai usaha serta batasan fisik teman sebayanya saat pembagian tim.
Tahap 2: Pengalaman Langsung dan Ekspresi Gembira (Joyful)
Tahap pelaksanaan yang menekankan pada atmosfer permainan yang positif dan suportif.
- ATP 2.1: Peserta didik berpartisipasi aktif dalam lomba dengan menampilkan rasa ceria, tawa, dan antusiasme.
- ATP 2.2: Peserta didik mengikuti lomba demi kesenangan bermain tanpa tertekan oleh target hadiah.
- ATP 2.3: Peserta didik mampu merayakan keberhasilan kelompok lain dengan memberikan tepuk tangan spontan.
Tahap 3: Pengelolaan Hasil dan Penanaman Nilai (Meaningful)
Tahap akhir untuk memproses emosi kompetisi dan mengaitkannya dengan nilai kehidupan sehari-hari.
- ATP 3.1: Peserta didik dapat mengelola rasa kecewa saat kalah atau menahan diri saat memenangkan lomba.
- ATP 3.2: Peserta didik memahami bahwa kemenangan tim diraih melalui kolaborasi dan filosofi gotong royong.
- ATP 3.3: Peserta didik mampu mengaitkan rasa lelah saat berlomba dengan nilai perjuangan para pahlawan.
- ATP 3.4: Peserta didik menerapkan nilai sportivitas hasil perlombaan ke dalam interaksi sosial sehari-h
4. Materi Pokok : Lomba mewarnai, lomba solosong, lomba menyanyi, dan lomba memasukkan sedotan ke dalam botol (kelas tinggi)
5. Alokasi Waktu : mulai pukul 08.00 s.d selesai
6. Model/ Metode Pembelajaran :
1. Model Pembelajaran
- Experiential Learning (Pembelajaran Berbasis Pengalaman): Model utama di mana siswa belajar melalui aksi langsung (lomba), melakukan refleksi (diskusi), lalu mengambil makna untuk diterapkan di kehidupan nyata.
- Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif): Model yang menekankan kerja sama kelompok (seperti jenis Teams-Games-Tournament atau TGT) untuk mencapai tujuan bersama dalam lomba beregu.
- Social Emotional Learning (SEL / Pembelajaran Sosial Emosional): Model terintegrasi untuk melatih kesadaran diri (mindful), pengelolaan emosi saat menang/kalah, dan empati sesama teman.
2. Metode Pembelajaran
- Simulasi Game-Based (Permainan): Siswa terlibat langsung dalam simulasi perlombaan Tradisional (misal: bakiak, tarik tambang, estafet karet) sebagai media belajar utama (Joyful).
- Refleksi Terbimbing (Debriefing): Diskusi melingkar pasca-lomba menggunakan pertanyaan pemantik untuk menggali makna perjuangan dan gotong royong (Meaningful).
- Mindful Breathing (Jeda Kesadaran): Latihan napas pendek selama 1–2 menit sebelum lomba dimulai untuk menenangkan kompetisi yang terlalu tegang (Mindful).
- Apresiasi Melingkar (Peer Appreciations): Metode memberikan pujian atau tos antar tim setelah perlombaan selesai, baik kalah maupun menang.
7. Media Pembelajaran/Alat Peraga :
1. Model Pembelajaran
- Experiential Learning (Pembelajaran Berbasis Pengalaman): Model utama di mana siswa belajar melalui aksi langsung (lomba), melakukan refleksi (diskusi), lalu mengambil makna untuk diterapkan di kehidupan nyata.
- Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif): Model yang menekankan kerja sama kelompok (seperti jenis Teams-Games-Tournament atau TGT) untuk mencapai tujuan bersama dalam lomba beregu.
- Social Emotional Learning (SEL / Pembelajaran Sosial Emosional): Model terintegrasi untuk melatih kesadaran diri (mindful), pengelolaan emosi saat menang/kalah, dan empati sesama teman.
2. Metode Pembelajaran
- Simulasi Game-Based (Permainan): Siswa terlibat langsung dalam simulasi perlombaan Tradisional (misal: bakiak, tarik tambang, estafet karet) sebagai media belajar utama (Joyful).
- Refleksi Terbimbing (Debriefing): Diskusi melingkar pasca-lomba menggunakan pertanyaan pemantik untuk menggali makna perjuangan dan gotong royong (Meaningful).
- Mindful Breathing (Jeda Kesadaran): Latihan napas pendek selama 1–2 menit sebelum lomba dimulai untuk menenangkan kompetisi yang terlalu tegang (Mindful).
- Apresiasi Melingkar (Peer Appreciations): Metode memberikan pujian atau tos antar tim setelah perlombaan selesai, baik kalah maupun menang.
8. Apersepsi :
Semangat pagi ananda soleh solehah, sudah siapkah kalian semua untuk berlomba hari ini.. mari siapkan diri kalian untuk berlomba hari ini.9. Materi :
lomba kita hari ini adalah
1. Lomba memindahkan air menggunakan kaki akan diwakilkan oleh gaza, varel, rafanza, afandi, yuzran
2. Lomba estafet air menggunakan sarung akan diwakilkan oleh naufal, azka, afif, al ghazali
juknis perlombaan:
DAFTAR LOMBA
1. 1. Lomba Memindahkan Air Menggunakan Kaki (Kelas Tinggi)
Lomba ini bersifat campuran (Putra dan Putri) terdapat 5 siswa setiap kelas, mereka harus mengisi botol plastik yang disediakan panitia, dan didalamnya terdapat bola pingpong yang harus dikeluarkan dengan cara mengisi air di dalam botol sampai penuh dan bola keluar dari dalam botol. Juaranya 1,2, dan 3.
2. 2.Lomba Estafet Balon Air Menggunakan Sarung (Kelas Tinggi)
Lomba ini bersifat campuran (Putra dan Putri) setiap kelas mengirimkan 4 orang siswa. Mereka akan estafet balon air menggunakan sarung dari titik A ke titik B, lalu kembali lagi ke titik A. Jika balon pecah, harus kembali ke titik A dan ulang lagi. Sampai salah satu tim mendapatkan 3 balon air. Juaranya 1,2 dan 3.
10. Kesimpulan Materi :
Kedua perlombaan ini secara ideal merefleksikan kombinasi tiga prinsip utama di lapangan:
- Mindful (Kesadaran & Regulasi Emosi):
- Pada lomba air kaki, siswa melatih kesadaran motorik kasar (kekuatan kaki) dan kontrol diri agar air tidak tumpah sia-sia.
- Pada lomba balon sarung, siswa dilatih mengelola regulasi emosi saat balon pecah, tetap tenang, tidak saling menyalahkan, dan bersedia mengulang proses dari awal secara sabar.
- Joyful (Kegembiraan Aktif):
- Penggunaan elemen air dan balon menciptakan suasana bermain yang menyegarkan (refreshing).
- Momen-momen saat balon pecah atau air membasahi kaki memberikan unsur kejutan (surprise) yang memicu tawa, keseruan, dan antusiasme tinggi tanpa beban stres akademis.
- Meaningful (Kebermaknaan & Kolaborasi):
- Kedua lomba ini mustahil dimenangkan oleh kehebatan satu individu saja. Keberadaan 4 hingga 5 siswa dalam satu tim campuran mengajarkan arti nyata dari Gotong Royong dan Sinergi.
- Siswa belajar secara kontekstual bahwa untuk mencapai kemerdekaan (simbol bola pingpong keluar / 3 balon terkumpul), diperlukan komunikasi, harmoni gerak, dan rasa saling percaya antar-anggota tim.
11. Kesimpulan/Refleksi (Kesimpulan Proses Pembelajarannya)
a. Kendala pada saat pembelajaran : alhamdulilah pada pembelajaran hari ini, semua rangkaian kegiatan perlombaan diikuti oleh peserta didik dengan antusias dan semangat, tidak ada kendala saat perlombaan hingga selesai
b. Rencana Tindak Lanjut : pada acara perayaan hut Ri di tahun depan harapannya semua perlombaan dapat diikuti oleh seluruh peserta didik, agar lebih meriah dan lebih banyak hadiah untuk peserta didik
c. Jumlah siswa yang hadir dan tidak hadir : siswa yang tidak hadir pada hari ini adalah m. naufal dikarenakan sedang sakit, dan mecca dikarenakan belum membayar bpp. maka jumlah siswa yang hadir berjumlah 22 siswa
d. Jumlah siswa yang paham dan tidak paham : untuk keseluruhan perlombaan semua peserta didik dapat mengerti dan menjalankan instruksi yang diberikan