IDENTITAS
Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal : Rabu, 19 Agustus 2026
Fase / Kelas : B / 4
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Materi : Memilih Dua Bahan dari Sampah Plastik untuk Dimanfaatkan dalam Pembuatan Seni Kriya
Pertemuan Ke : 1 (2x 35 menit)
7. Apersepsi :
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu.
Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah Swt. adalah Al-Khaliq, zat yang menciptakan manusia dan seluruh alam dengan berbagai macam bentuk dan keindahan. Allah juga Al-Malik, zat yang memelihara seluruh ciptaan-Nya. Allah adalah Ar-Razzaq, zat yang memberikan rezeki dan berbagai nikmat kepada kita.
Coba anak-anak perhatikan lingkungan sekitar. Apakah kalian pernah menemukan botol plastik, gelas plastik, kantong plastik, atau bungkus makanan yang sudah tidak digunakan?
Benda-benda tersebut sering dianggap sebagai sampah. Namun, dengan kreativitas, beberapa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan menjadi karya seni yang menarik dan berguna.
Hari ini kita akan belajar memilih dua bahan dari sampah plastik yang aman dan sesuai untuk dimanfaatkan dalam pembuatan seni kriya.
Kita akan belajar bahwa menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan kembali benda yang masih dapat digunakan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.
8. Capaian Pembelajaran (CP) :
Murid mampu mengenali, memilih, dan memanfaatkan bahan di lingkungan sekitar untuk membuat karya seni rupa sederhana dengan memperhatikan fungsi, keamanan, dan kreativitas.
9. Tujuan Pembelajaran (TP) :
Melalui kegiatan mengamati berbagai sampah plastik, murid mampu memilih dua bahan plastik yang sesuai untuk dimanfaatkan dalam pembuatan seni kriya. (Meaningful)
Melalui kegiatan mengamati kondisi dan keamanan bahan, murid mampu menunjukkan sikap teliti, peduli kebersihan, dan bertanggung jawab dalam memilih bahan. (Mindful)
Melalui kegiatan permainan memilih bahan dan diskusi kelompok, murid mampu menunjukkan kreativitas, antusiasme, dan rasa senang dalam mengenal bahan seni kriya. (Joyful)
10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :
Murid mengamati berbagai contoh sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar.
Murid mengidentifikasi jenis, bentuk, ukuran, dan kondisi sampah plastik yang dapat dimanfaatkan kembali.
Murid memilih dua bahan plastik yang aman dan sesuai untuk dijadikan bahan seni kriya. (Meaningful)
Murid mendiskusikan alasan memilih kedua bahan tersebut dengan memperhatikan keamanan, kebersihan, bentuk, dan kemudahan penggunaannya. (Mindful)
Murid mengikuti permainan “Pilih Bahan Kriya” dengan mengelompokkan bahan yang dapat dan tidak dapat digunakan untuk membuat karya seni kriya. (Joyful)
11. Model / Metode :
Discovery Learning, Tanya Jawab, Pengamatan, Demonstrasi, Diskusi, Games, Penugasan
12. Penjabaran Materi :
Rincian pembelajarannya dibuat dengan susunan:
1. Video pembelajaran
Guru menampilkan video pembelajaran tentang pemanfaatan sampah plastik menjadi karya seni/kriya.
Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan pemantik:
Sampah plastik apa saja yang pernah kalian temukan?
Apakah semua sampah plastik harus langsung dibuang?
Sampah plastik apa yang menurut kalian dapat digunakan kembali?
Mengapa kita harus memilih bahan yang aman sebelum membuat karya?
Apa karya seni yang dapat dibuat dari sampah plastik?
Setelah video selesai, murid menyampaikan bahan-bahan plastik yang mereka temukan dalam video dan kemungkinan penggunaannya.
2. Materinya
A. Mengenal Sampah Plastik
Sampah plastik adalah benda berbahan plastik yang sudah tidak digunakan atau dianggap tidak diperlukan lagi.
Contoh sampah plastik yang dapat ditemukan di sekitar kita antara lain:
botol plastik;
gelas plastik;
tutup botol;
sedotan;
kemasan makanan;
kantong plastik;
bungkus minuman.
Tidak semua sampah plastik cocok digunakan sebagai bahan seni kriya. Kita harus memilih bahan yang aman, bersih, tidak tajam, dan masih dapat dimanfaatkan.
B. Memilih Bahan Plastik untuk Seni Kriya
Dalam membuat seni kriya dari sampah plastik, kita dapat memilih bahan berdasarkan:
Keamanan
Bahan tidak memiliki bagian tajam atau berbahaya.Kebersihan
Bahan harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan.Kondisi bahan
Bahan tidak terlalu rusak atau mudah hancur.Bentuk dan ukuran
Bentuk bahan sesuai dengan karya yang akan dibuat.Kemudahan digunakan
Bahan mudah dipotong, ditempel, disusun, atau dihias sesuai kebutuhan.
C. Dua Contoh Bahan Sampah Plastik
1. Botol plastik bekas
Botol plastik dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai karya kriya, misalnya tempat pensil, pot tanaman sederhana, atau hiasan.
2. Tutup botol plastik
Tutup botol dapat dimanfaatkan untuk membuat hiasan, pola gambar, mosaik sederhana, atau karya dekoratif.
Kedua bahan tersebut dapat dipilih karena memiliki bentuk yang mudah dikenali dan dapat dimanfaatkan kembali setelah dibersihkan.
D. Contoh Pemilihan Bahan
Misalnya guru menyediakan:
botol plastik;
tutup botol;
pecahan kaca;
kaleng berkarat;
bungkus makanan;
sedotan plastik.
Murid diminta memilih dua bahan yang paling aman dan sesuai untuk membuat seni kriya.
Contoh pilihan:
Botol plastik + tutup botol
Alasannya:
dapat dibersihkan;
tidak memiliki bagian tajam seperti pecahan kaca;
mudah ditemukan;
dapat digunakan kembali;
dapat dihias dan dibentuk menjadi karya seni.
3. Aktivitas Pembelajaran
Aktivitas 1 – “Detektif Sampah Plastik”
Guru menampilkan atau menyediakan beberapa contoh sampah plastik.
Murid mengamati bahan dan menjawab:
Apa nama bahan tersebut?
Apakah bahan tersebut terbuat dari plastik?
Apakah bahan tersebut aman digunakan?
Apakah bahan tersebut perlu dibersihkan?
Karya apa yang dapat dibuat dari bahan tersebut?
Aktivitas 2 – “Pilih Dua Bahan”
Setiap kelompok mendapatkan beberapa kartu gambar bahan.
Murid memilih dua bahan plastik yang menurut mereka paling sesuai untuk dibuat menjadi seni kriya.
Murid kemudian menuliskan:
Bahan 1 : ....................................
Bahan 2 : ....................................
Alasan memilih : ............................................................
Aktivitas 3 – “Pilih Bahan Kriya”
Guru menunjukkan beberapa gambar/benda:
Botol plastik – tutup botol – pecahan kaca – kaleng berkarat – sedotan – bungkus makanan
Murid mengangkat kartu:
BISA DIGUNAKAN atau TIDAK DIPILIH
Kemudian murid menjelaskan alasannya.
4. Asesmen formatif berjenis Pilgan, isian, dan esai
Pilihan Ganda
1. Berikut yang merupakan sampah berbahan plastik adalah ....
A. daun kering
B. botol plastik
C. batu
D. ranting
2. Sebelum digunakan untuk membuat karya seni, sampah plastik sebaiknya ....
A. langsung digunakan
B. dibuang
C. dibersihkan terlebih dahulu
D. dibakar
3. Bahan yang paling tepat dipilih untuk membuat seni kriya adalah bahan yang ....
A. tajam dan kotor
B. berbahaya
C. aman dan dapat digunakan
D. sudah membusuk
4. Contoh dua bahan sampah plastik yang dapat dimanfaatkan untuk membuat karya seni adalah ....
A. botol plastik dan tutup botol
B. pecahan kaca dan batu
C. daun dan tanah
D. ranting dan pasir
5. Menggunakan kembali sampah plastik untuk membuat karya seni dapat membantu ....
A. menambah sampah
B. menjaga kebersihan lingkungan
C. merusak lingkungan
D. membuat sampah semakin banyak
Isian
6. Botol bekas minuman yang terbuat dari plastik dapat dimanfaatkan menjadi bahan seni ....
7. Sebelum digunakan, sampah plastik harus dibersihkan agar ....
8. Dua contoh bahan sampah plastik yang dapat digunakan untuk seni kriya adalah .... dan ....
Esai
9. Sebutkan dua bahan sampah plastik yang dapat kamu gunakan untuk membuat seni kriya dan jelaskan alasan memilihnya!
10. Mengapa kita harus memilih bahan yang aman sebelum membuat karya seni dari sampah plastik?
Kunci Jawaban Latihan Soal
Pilihan Ganda:
B
C
C
A
B
Isian:
kriya
bersih dan aman digunakan
botol plastik dan tutup botol
Esai:
Contoh jawaban: botol plastik dan tutup botol, karena mudah ditemukan, dapat dibersihkan, aman digunakan, dan dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni kriya.
Kita harus memilih bahan yang aman agar kegiatan membuat karya tidak menyebabkan cedera dan karya dapat dibuat dengan nyaman serta bertanggung jawab.
13. Kesimpulan / Refleksi :
1. Kesimpulan materi
Sampah plastik yang masih layak dan aman dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan seni kriya.
Sebelum memilih bahan, kita perlu memperhatikan keamanan, kebersihan, kondisi, bentuk, ukuran, dan kemudahan penggunaannya.
Contoh bahan yang dapat dipilih adalah botol plastik dan tutup botol.
Memanfaatkan sampah plastik menjadi karya seni merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah sekaligus mengembangkan kreativitas.
2. Refleksi pembelajaran
Kendala:
....................................................................................
....................................................................................
Tindak lanjut:
Murid yang masih kesulitan memilih bahan akan diberikan beberapa contoh bahan secara langsung dan dibimbing untuk membandingkan keamanan serta kegunaannya.
Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menentukan dua bahan plastik lain dan menyampaikan ide karya kriya yang dapat dibuat.
Jumlah siswa yang paham: ........ siswa.
Jumlah siswa yang belum paham: ........ siswa.
SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
KELAS IV A
IDENTITAS
Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal : Selasa, 18 Agustus 2026
Fase / Kelas : B / 4
Mata Pelajaran : IPAS
Materi : Fotosintesis, Proses Penting di Bumi
Pertemuan Ke : 2
7. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar.
Coba perhatikan tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Ada pohon, rumput, bunga, atau tanaman di halaman sekolah. Pernahkah kalian berpikir, bagaimana tumbuhan mendapatkan makanan sehingga dapat tumbuh dan tetap hidup?
Ternyata Allah Swt. telah menciptakan tumbuhan dengan kemampuan yang luar biasa, yaitu fotosintesis.
Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tumbuhan dengan daun yang mampu memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanannya sendiri.
Allah adalah Al-Malik, Maha Memelihara. Allah memelihara kehidupan di Bumi melalui tumbuhan yang menghasilkan oksigen dan menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup.
Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan rezeki kepada makhluk-Nya melalui berbagai tumbuhan yang dapat menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan.
Hari ini kita akan belajar bagaimana proses fotosintesis berlangsung dan mengapa proses tersebut sangat penting bagi kehidupan di Bumi.
8. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan serta proses kehidupan pada tumbuhan, termasuk proses fotosintesis dan manfaatnya bagi kehidupan.
9. Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.
Mengidentifikasi bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis, yaitu air, karbon dioksida, dan cahaya matahari.
Menjelaskan peran daun dan klorofil dalam proses fotosintesis.
Menjelaskan secara sederhana proses fotosintesis pada tumbuhan.
Mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan (glukosa) dan oksigen.
Menjelaskan pentingnya fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.
Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, murid mampu menghubungkan proses fotosintesis dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)
Melalui pengenalan kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq, murid mampu menunjukkan rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah. (Mindful)
Melalui kegiatan permainan, pengamatan, dan kuis, murid menunjukkan rasa ingin tahu, antusias, dan senang mengikuti pembelajaran. (Joyful)
10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Murid mengamati berbagai tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.
Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Dari mana tumbuhan mendapatkan makanan?"
Murid menyampaikan dugaan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan awal.
Guru memperkenalkan konsep fotosintesis sebagai proses tumbuhan membuat makanan sendiri.
Murid mengidentifikasi bahan yang diperlukan dalam fotosintesis: cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.
Murid mengamati gambar/diagram proses fotosintesis.
Guru menjelaskan fungsi akar, daun, stomata, klorofil, dan cahaya matahari secara sederhana.
Murid menyusun kartu proses fotosintesis secara berurutan.
Murid mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan dan oksigen.
Murid mendiskusikan manfaat fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.
Murid mengerjakan latihan/asesmen formatif secara bertingkat.
Murid menyampaikan kesimpulan tentang pentingnya fotosintesis bagi kehidupan di Bumi.
11. Model / Metode
Model Pembelajaran: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab
Pengamatan
Demonstrasi
Diskusi kelompok
Permainan kartu proses
Penugasan
Kuis
12. Penjabaran Materi
A. Video Pembelajaran
Guru menampilkan video pembelajaran tentang proses fotosintesis pada tumbuhan.
Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan:
"Menurut kalian, apa yang dilakukan tumbuhan ketika terkena cahaya matahari?"
Setelah video selesai, murid diminta menyebutkan hal-hal yang mereka temukan dari video.
B. Materi Pembelajaran
1. Apa itu fotosintesis?
Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.
Fotosintesis terutama berlangsung pada bagian daun karena daun mengandung klorofil, yaitu zat hijau daun yang membantu menangkap energi cahaya matahari.
2. Apa saja yang diperlukan dalam fotosintesis?
Tumbuhan memerlukan:
Cahaya matahari
Air
Karbon dioksida
Klorofil
Air diserap oleh akar dari dalam tanah.
Karbon dioksida masuk ke daun terutama melalui bagian kecil pada daun yang disebut stomata.
Cahaya matahari ditangkap oleh klorofil pada daun.
3. Bagaimana proses fotosintesis?
Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:
Cahaya matahari + air + karbon dioksida → makanan (glukosa) + oksigen
Air diserap akar → dibawa menuju daun.
Karbon dioksida dari udara → masuk ke daun.
Cahaya matahari → ditangkap oleh klorofil.
Di dalam daun → bahan-bahan tersebut digunakan dalam proses fotosintesis.
Hasilnya → tumbuhan menghasilkan makanan dan melepaskan oksigen ke udara.
4. Apa hasil fotosintesis?
Fotosintesis menghasilkan:
a. Makanan (glukosa)
Glukosa digunakan tumbuhan sebagai sumber energi untuk tumbuh dan melakukan berbagai aktivitas kehidupan.
Sebagian hasil makanan juga dapat disimpan oleh tumbuhan dalam bentuk cadangan makanan.
b. Oksigen
Oksigen dilepaskan ke udara dan dapat digunakan manusia serta hewan untuk bernapas.
5. Mengapa fotosintesis penting bagi kehidupan?
Fotosintesis sangat penting karena:
membantu tumbuhan membuat makanan;
menghasilkan oksigen;
menjadi awal dari banyak rantai makanan;
menyediakan makanan bagi manusia dan hewan secara langsung maupun tidak langsung;
membantu menjaga keseimbangan gas di udara;
mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di Bumi.
6. Contoh dalam kehidupan sehari-hari
Perhatikan tanaman padi.
Padi melakukan fotosintesis untuk menghasilkan makanan yang membantu pertumbuhannya. Padi kemudian menghasilkan bulir beras yang menjadi salah satu sumber makanan manusia.
Contoh lainnya adalah pohon buah. Pohon menggunakan hasil fotosintesis untuk tumbuh dan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan manusia.
Dengan demikian, fotosintesis merupakan salah satu proses penting yang mendukung kehidupan di Bumi.
C. Aktivitas Pembelajaran
Aktivitas 1 – "Detektif Fotosintesis"
Murid mengamati gambar tumbuhan kemudian mencari:
sumber cahaya;
air;
karbon dioksida;
daun;
oksigen;
makanan yang dihasilkan.
Aktivitas 2 – Susun Proses Fotosintesis
Guru menyediakan kartu:
Cahaya matahari
Air
Karbon dioksida
Daun/klorofil
Makanan
Oksigen
Murid bekerja dalam kelompok untuk menyusun kartu sehingga membentuk alur proses fotosintesis.
Aktivitas 3 – Hubungkan dengan Kehidupan
Murid menjawab pertanyaan:
"Apa yang mungkin terjadi jika di Bumi tidak ada tumbuhan?"
Murid mendiskusikan kemungkinan berkurangnya makanan dan oksigen serta terganggunya kehidupan makhluk hidup.
D. Asesmen Formatif
Pilihan Ganda
1. Fotosintesis adalah proses tumbuhan untuk ....
A. bernapas
B. membuat makanan
C. menyerap tanah
D. menghasilkan air
2. Bagian tumbuhan yang paling banyak melakukan fotosintesis adalah ....
A. akar
B. batang
C. daun
D. bunga
3. Zat hijau pada daun yang membantu proses fotosintesis disebut ....
A. stomata
B. klorofil
C. glukosa
D. oksigen
4. Salah satu bahan yang diperlukan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....
A. karbon dioksida
B. oksigen
C. tanah
D. gula
5. Salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara adalah ....
A. air
B. karbon dioksida
C. oksigen
D. tanah
Isian
6. Air untuk fotosintesis diserap tumbuhan melalui ....
7. Cahaya yang digunakan tumbuhan dalam fotosintesis berasal dari ....
8. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dari ....
Esai
9. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan fotosintesis!
10. Mengapa fotosintesis sangat penting bagi manusia dan hewan?
E. Kunci Jawaban dan Pembahasan
Pilihan Ganda
1. B — membuat makanan
Fotosintesis merupakan proses tumbuhan membuat makanan sendiri.
2. C — daun
Daun mengandung banyak klorofil sehingga menjadi tempat utama fotosintesis.
3. B — klorofil
Klorofil adalah zat hijau daun yang berperan menangkap energi cahaya.
4. A — karbon dioksida
Karbon dioksida merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam fotosintesis.
5. C — oksigen
Oksigen merupakan salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara.
Isian
6. akar
7. matahari
8. udara
Esai
9. Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.
10. Fotosintesis penting bagi manusia dan hewan karena menghasilkan oksigen untuk bernapas dan menghasilkan makanan yang menjadi sumber kehidupan secara langsung maupun tidak langsung.
13. Kesimpulan / Refleksi
A. Kesimpulan Materi
Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.
Fotosintesis menghasilkan makanan dan oksigen.
Proses ini sangat penting karena tumbuhan menjadi sumber makanan dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan berbagai makhluk hidup.
Melalui fotosintesis, kita dapat melihat kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, pencipta seluruh makhluk; Al-Malik, yang memelihara kehidupan; dan Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk.
B. Refleksi Pembelajaran
Kendala:
....................................................................................
....................................................................................
Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami proses fotosintesis akan diberikan penjelasan kembali menggunakan gambar, kartu proses, dan contoh tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.
Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menjelaskan hubungan fotosintesis dengan rantai makanan dan keberlangsungan kehidupan di Bumi.
Capaian Pembelajaran:
Jumlah murid yang sudah memahami materi: ........ siswa.
Jumlah murid yang masih memerlukan bimbingan: ........ siswa.
Pertanyaan refleksi untuk murid:
Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?
Apa saja yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis?
Apa hasil fotosintesis?
Mengapa kita harus menjaga tumbuhan di sekitar kita?
Bagaimana pembelajaran hari ini membuatmu semakin menyadari kebesaran Allah?





