Kamis, 01 Oktober 2026

Materi Ajar IPAS Kamis 01 Oktober 2026

| | 0 komentar

      

IDENTITAS

  1. Nama Guru : Ruwi Merliana
  2. Mapel : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)
  3. Hari / Tanggal : Kamis 01 Oktober 2026
  4. Fase / Kelas : B / IV
  5. Materi : Menyelidiki Gaya Magnet
  6. Pertemuan ke : 1

CP UMUM
Peserta didik mampu menyelidiki sifat dan cara kerja gaya magnet, memahami bahwa magnet dapat menarik benda tertentu dan menolak magnet lain, serta menyimpulkan pemanfaatan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari.

TP (Tujuan Pembelajaran)
Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat:

  • Menjelaskan pengertian gaya magnet.
  • Mengidentifikasi benda-benda yang dapat ditarik magnet.
  • Menyelidiki kekuatan tarik magnet pada berbagai jenis benda.
  • Menyimpulkan sifat gaya magnet (menarik dan menolak).

TP Mampu
Murid mampu menyelidiki sifat gaya magnet melalui percobaan sederhana dan menjelaskan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

ATP

  • Murid memahami pengertian gaya magnet.
  • Murid mengidentifikasi benda magnetis dan non-magnetis melalui percobaan.
  • Murid menyelidiki sifat kutub magnet (tarik-menarik dan tolak-menolak).
  • Murid menyimpulkan pemanfaatan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari.

PEMBAHASAN MATERI

1. Apersepsi Singkat (Awal Pembelajaran)
Salam dan doa. Guru menayangkan video/gambar singkat tentang alat-alat yang memakai magnet (pintu kulkas, kompas, mainan magnetik).
Pertanyaan pemantik:

  • Apa persamaan benda-benda tadi?
  • Apa itu magnet? Benda apa saja yang bisa ditarik magnet?
  • Pernahkah kamu bermain dengan magnet? Apa yang kamu rasakan?

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian Gaya Magnet
Gaya magnet adalah gaya tarik atau tolak yang ditimbulkan oleh benda bermagnet. Gaya ini bekerja tanpa harus bersentuhan langsung, bahkan bisa menembus benda tipis seperti kertas atau plastik.

B. Benda Magnetis dan Non-Magnetis

  • Benda magnetis (dapat ditarik magnet): besi, baja, paku, peniti, klip kertas.
  • Benda non-magnetis (tidak dapat ditarik magnet): plastik, kertas, kayu, karet, kain, kaca.

C. Sifat Kutub Magnet
Magnet memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan.

  • Kutub yang sama (utara-utara atau selatan-selatan) → saling tolak.
  • Kutub yang berbeda (utara-selatan) → saling tarik.

D. Kekuatan Gaya Magnet

  • Semakin dekat jarak benda ke magnet, semakin kuat gaya tariknya.
  • Gaya magnet tetap bisa bekerja meski terhalang benda tipis (kertas, plastik tipis, kain).

E. Pemanfaatan Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Kompas (penunjuk arah utara-selatan)
  • Pintu kulkas dan lemari yang menutup otomatis
  • Mainan magnetik
  • Dinamo dan motor listrik

Kegiatan Penyelidikan (Eksperimen Sederhana)
Peserta didik dibagi dalam kelompok, diberi satu magnet dan beberapa benda (besi/paku, kertas, plastik, koin, peniti, sedotan, karet gelang). Langkah:

  1. Membuat dugaan awal: benda mana yang akan tertarik magnet.
  2. Menguji satu per satu benda dengan magnet.
  3. Mencatat hasil dalam tabel (Benda – Dugaan Awal – Hasil Uji – Kesesuaian).
  4. Menguji dua magnet: mendekatkan kutub sama, lalu kutub berbeda, dan mencatat hasilnya (tolak/tarik).
  5. Menyimpulkan hasil percobaan bersama kelompok.

Media/alat peraga: magnet batang atau magnet U, berbagai benda uji (besi, plastik, kertas, koin, peniti, sedotan, karet), kompas sederhana, LKPD.

KESIMPULAN MATERI

  • Gaya magnet adalah gaya tarik atau tolak yang dihasilkan benda bermagnet.
  • Magnet hanya menarik benda tertentu, terutama yang mengandung besi atau baja.
  • Magnet memiliki dua kutub: utara dan selatan.
  • Kutub yang sama saling tolak, kutub yang berbeda saling tarik.
  • Gaya magnet dimanfaatkan dalam berbagai alat di kehidupan sehari-hari.

 Refleksi Pembelajaran Hari ini

Read more...

Materi Ajar PKN, Kamis 01 Oktober 2026

| | 0 komentar

     

IDENTITAS


  1. Nama Guru : Ruwi MErliana, S.Pd

  2. Mapel : Pendidikan Pancasila

  3. Hari / Tanggal : Kamis, 01 Oktober 2026

  4. Fase / Kelas : B / IV

  5. Materi : Aturan di Lingkungan Tempat Tinggal

  6. Pertemuan ke : 1


CP UMUM

Murid memahami pentingnya aturan dalam kehidupan sehari-hari serta menunjukkan perilaku yang sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, sekolah, dan tempat tinggal.

TP (Tujuan Pembelajaran)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat:

  • Menjelaskan pengertian aturan di lingkungan tempat tinggal.

  • Mengidentifikasi contoh aturan yang berlaku di lingkungan tempat tinggal.

  • Menjelaskan manfaat mematuhi aturan di lingkungan tempat tinggal.

  • Membuat aturan sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan tempat tinggal.

TP Mampu

Murid mampu memahami dan membuat aturan sederhana yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan tempat tinggal.

ATP

  • Murid memahami pengertian dan tujuan aturan.

  • Murid mengidentifikasi contoh aturan di lingkungan tempat tinggal.

  • Murid menjelaskan manfaat mematuhi aturan.

  • Murid menyusun aturan sederhana untuk menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman.


PEMBAHASAN MATERI

1. Apersepsi Singkat (Awal Pembelajaran)

Salam dan doa

Guru mengajak murid mengamati keadaan lingkungan tempat tinggal.

Pertanyaan pemantik:

  • Apa saja aturan yang ada di lingkungan tempat tinggalmu?

  • Mengapa kita harus menaati aturan?

  • Apa yang terjadi jika tidak ada aturan?

  • Pernahkah kamu membantu membuat aturan bersama warga?

2. Pengajaran Materi

A. Pengertian Aturan

Aturan adalah ketentuan atau tata tertib yang dibuat untuk mengatur perilaku seseorang agar kehidupan bersama berjalan tertib, aman, dan nyaman.

Aturan dapat ditemukan di berbagai tempat, termasuk di lingkungan tempat tinggal.

B. Contoh Aturan di Lingkungan Tempat Tinggal

Contoh aturan antara lain:

  • Menjaga kebersihan lingkungan.

  • Membuang sampah pada tempatnya.

  • Tidak membuat keributan yang mengganggu tetangga.

  • Menghormati tetangga.

  • Ikut menjaga keamanan lingkungan.

  • Mengikuti kegiatan gotong royong.

  • Menggunakan fasilitas umum dengan baik.

  • Menjaga ketertiban ketika bermain.

C. Manfaat Mematuhi Aturan

Dengan mematuhi aturan:

  • Lingkungan menjadi lebih tertib.

  • Lingkungan menjadi bersih dan nyaman.

  • Hubungan antarwarga menjadi harmonis.

  • Perselisihan dapat dikurangi.

  • Keamanan lingkungan lebih terjaga.

  • Setiap orang dapat hidup berdampingan dengan baik.

D. Membuat Aturan Bersama

Aturan sebaiknya dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kepentingan bersama.

Langkah membuat aturan:

  1. Mengidentifikasi masalah di lingkungan.

  2. Mendiskusikan aturan yang diperlukan.

  3. Menyusun aturan dengan bahasa yang jelas.

  4. Menentukan kesepakatan bersama.

  5. Melaksanakan aturan dengan penuh tanggung jawab.

  6. Mengevaluasi aturan jika diperlukan.

Contoh Aturan yang Dapat Dibuat

Aturan Menjaga Kebersihan Lingkungan

  1. Setiap warga membuang sampah pada tempatnya.

  2. Warga ikut menjaga kebersihan lingkungan.

  3. Warga mengikuti kegiatan gotong royong.

  4. Tidak membuang sampah ke selokan.

  5. Setiap warga menjaga fasilitas kebersihan bersama.

Media / alat peraga:
Gambar lingkungan, video pembelajaran, papan tulis, LKPD, dan kartu contoh aturan.




KESIMPULAN MATERI

(Ringkasan inti materi hari ini)

  • Aturan dibuat untuk menciptakan kehidupan yang tertib dan nyaman.

  • Setiap lingkungan tempat tinggal memiliki aturan yang perlu dipatuhi.

  • Mematuhi aturan merupakan bentuk tanggung jawab sebagai anggota masyarakat.

  • Aturan dapat dibuat melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.

  • Kita harus melaksanakan aturan dengan penuh tanggung jawab.


REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI


Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar IPAS Kamis 01 Oktober 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©