Kamis, 20 Agustus 2026

Materi Ajar Kamis, 20 Agustus 2026

| | 0 komentar

 

KELAS IV A


 


IDENTITAS

Nama Guru             : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal       : kamis, 20Agustus 2026
Fase / Kelas            : B / 4
Mata Pelajaran        : IPAS
Materi                      : Fotosintesis, Proses Penting di Bumi
Pertemuan Ke         : 2

7. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar.

Coba perhatikan tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Ada pohon, rumput, bunga, atau tanaman di halaman sekolah. Pernahkah kalian berpikir, bagaimana tumbuhan mendapatkan makanan sehingga dapat tumbuh dan tetap hidup?

Ternyata Allah Swt. telah menciptakan tumbuhan dengan kemampuan yang luar biasa, yaitu fotosintesis.

Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tumbuhan dengan daun yang mampu memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanannya sendiri.

Allah adalah Al-Malik, Maha Memelihara. Allah memelihara kehidupan di Bumi melalui tumbuhan yang menghasilkan oksigen dan menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup.

Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan rezeki kepada makhluk-Nya melalui berbagai tumbuhan yang dapat menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan.

Hari ini kita akan belajar bagaimana proses fotosintesis berlangsung dan mengapa proses tersebut sangat penting bagi kehidupan di Bumi.


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan serta proses kehidupan pada tumbuhan, termasuk proses fotosintesis dan manfaatnya bagi kehidupan.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.

  2. Mengidentifikasi bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis, yaitu air, karbon dioksida, dan cahaya matahari.

  3. Menjelaskan peran daun dan klorofil dalam proses fotosintesis.

  4. Menjelaskan secara sederhana proses fotosintesis pada tumbuhan.

  5. Mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan (glukosa) dan oksigen.

  6. Menjelaskan pentingnya fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  7. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, murid mampu menghubungkan proses fotosintesis dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)

  8. Melalui pengenalan kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq, murid mampu menunjukkan rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah. (Mindful)

  9. Melalui kegiatan permainan, pengamatan, dan kuis, murid menunjukkan rasa ingin tahu, antusias, dan senang mengikuti pembelajaran. (Joyful)


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati berbagai tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

  2. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Dari mana tumbuhan mendapatkan makanan?"

  3. Murid menyampaikan dugaan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan awal.

  4. Guru memperkenalkan konsep fotosintesis sebagai proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

  5. Murid mengidentifikasi bahan yang diperlukan dalam fotosintesis: cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.

  6. Murid mengamati gambar/diagram proses fotosintesis.

  7. Guru menjelaskan fungsi akar, daun, stomata, klorofil, dan cahaya matahari secara sederhana.

  8. Murid menyusun kartu proses fotosintesis secara berurutan.

  9. Murid mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan dan oksigen.

  10. Murid mendiskusikan manfaat fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  11. Murid mengerjakan latihan/asesmen formatif secara bertingkat.

  12. Murid menyampaikan kesimpulan tentang pentingnya fotosintesis bagi kehidupan di Bumi.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode:

  • Tanya jawab

  • Pengamatan

  • Demonstrasi

  • Diskusi kelompok

  • Permainan kartu proses

  • Penugasan

  • Kuis


12. Penjabaran Materi

A. Video Pembelajaran

Guru menampilkan video pembelajaran tentang proses fotosintesis pada tumbuhan.

Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan:

"Menurut kalian, apa yang dilakukan tumbuhan ketika terkena cahaya matahari?"


 

Setelah video selesai, murid diminta menyebutkan hal-hal yang mereka temukan dari video.


B. Materi Pembelajaran

1. Apa itu fotosintesis?

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.

Fotosintesis terutama berlangsung pada bagian daun karena daun mengandung klorofil, yaitu zat hijau daun yang membantu menangkap energi cahaya matahari.

2. Apa saja yang diperlukan dalam fotosintesis?

Tumbuhan memerlukan:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Klorofil

Air diserap oleh akar dari dalam tanah.

Karbon dioksida masuk ke daun terutama melalui bagian kecil pada daun yang disebut stomata.

Cahaya matahari ditangkap oleh klorofil pada daun.

3. Bagaimana proses fotosintesis?

Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Cahaya matahari + air + karbon dioksida → makanan (glukosa) + oksigen

Air diserap akar → dibawa menuju daun.

Karbon dioksida dari udara → masuk ke daun.

Cahaya matahari → ditangkap oleh klorofil.

Di dalam daun → bahan-bahan tersebut digunakan dalam proses fotosintesis.

Hasilnya → tumbuhan menghasilkan makanan dan melepaskan oksigen ke udara.

4. Apa hasil fotosintesis?

Fotosintesis menghasilkan:

a. Makanan (glukosa)
Glukosa digunakan tumbuhan sebagai sumber energi untuk tumbuh dan melakukan berbagai aktivitas kehidupan.

Sebagian hasil makanan juga dapat disimpan oleh tumbuhan dalam bentuk cadangan makanan.

b. Oksigen

Oksigen dilepaskan ke udara dan dapat digunakan manusia serta hewan untuk bernapas.

5. Mengapa fotosintesis penting bagi kehidupan?

Fotosintesis sangat penting karena:

  • membantu tumbuhan membuat makanan;

  • menghasilkan oksigen;

  • menjadi awal dari banyak rantai makanan;

  • menyediakan makanan bagi manusia dan hewan secara langsung maupun tidak langsung;

  • membantu menjaga keseimbangan gas di udara;

  • mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di Bumi.

6. Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Perhatikan tanaman padi.

Padi melakukan fotosintesis untuk menghasilkan makanan yang membantu pertumbuhannya. Padi kemudian menghasilkan bulir beras yang menjadi salah satu sumber makanan manusia.

Contoh lainnya adalah pohon buah. Pohon menggunakan hasil fotosintesis untuk tumbuh dan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan manusia.

Dengan demikian, fotosintesis merupakan salah satu proses penting yang mendukung kehidupan di Bumi.


C. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – "Detektif Fotosintesis"

Murid mengamati gambar tumbuhan kemudian mencari:

  1. sumber cahaya;

  2. air;

  3. karbon dioksida;

  4. daun;

  5. oksigen;

  6. makanan yang dihasilkan.

Aktivitas 2 – Susun Proses Fotosintesis

Guru menyediakan kartu:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Daun/klorofil

  • Makanan

  • Oksigen

Murid bekerja dalam kelompok untuk menyusun kartu sehingga membentuk alur proses fotosintesis.

yuk kita main gamesnya : games aur fotosintesis dan games mario

Aktivitas 3 – Hubungkan dengan Kehidupan

Murid menjawab pertanyaan:

"Apa yang mungkin terjadi jika di Bumi tidak ada tumbuhan?"

Murid mendiskusikan kemungkinan berkurangnya makanan dan oksigen serta terganggunya kehidupan makhluk hidup.


D. Asesmen Formatif

Pilihan Ganda

1. Fotosintesis adalah proses tumbuhan untuk ....

A. bernapas
B. membuat makanan
C. menyerap tanah
D. menghasilkan air

2. Bagian tumbuhan yang paling banyak melakukan fotosintesis adalah ....

A. akar
B. batang
C. daun
D. bunga

3. Zat hijau pada daun yang membantu proses fotosintesis disebut ....

A. stomata
B. klorofil
C. glukosa
D. oksigen

4. Salah satu bahan yang diperlukan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....

A. karbon dioksida
B. oksigen
C. tanah
D. gula

5. Salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara adalah ....

A. air
B. karbon dioksida
C. oksigen
D. tanah


Isian

6. Air untuk fotosintesis diserap tumbuhan melalui ....

7. Cahaya yang digunakan tumbuhan dalam fotosintesis berasal dari ....

8. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dari ....


Esai

9. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan fotosintesis!

10. Mengapa fotosintesis sangat penting bagi manusia dan hewan?


E. Kunci Jawaban dan Pembahasan

Pilihan Ganda

1. B — membuat makanan
Fotosintesis merupakan proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

2. C — daun
Daun mengandung banyak klorofil sehingga menjadi tempat utama fotosintesis.

3. B — klorofil
Klorofil adalah zat hijau daun yang berperan menangkap energi cahaya.

4. A — karbon dioksida
Karbon dioksida merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam fotosintesis.

5. C — oksigen
Oksigen merupakan salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara.

Isian

6. akar

7. matahari

8. udara

Esai

9. Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

10. Fotosintesis penting bagi manusia dan hewan karena menghasilkan oksigen untuk bernapas dan menghasilkan makanan yang menjadi sumber kehidupan secara langsung maupun tidak langsung.


13. Kesimpulan / Refleksi

A. Kesimpulan Materi

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

Fotosintesis menghasilkan makanan dan oksigen.

Proses ini sangat penting karena tumbuhan menjadi sumber makanan dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan berbagai makhluk hidup.

Melalui fotosintesis, kita dapat melihat kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, pencipta seluruh makhluk; Al-Malik, yang memelihara kehidupan; dan Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk.

B. Refleksi Pembelajaran

Kendala:
pada materi menjelaskan alur proses fotosintesis, siswa masih memerlukan bimbingan tentang urutan dengan tepat. terkendala karena singkatan seperti oksigen O2, karbondioksida CO2. masih sering keliru.

Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami proses fotosintesis akan diberikan penjelasan kembali menggunakan gambar, kartu proses, dan contoh tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.

Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menjelaskan hubungan fotosintesis dengan rantai makanan dan keberlangsungan kehidupan di Bumi.

Capaian Pembelajaran:

Jumlah murid yang sudah memahami materi: 19 siswa.

Jumlah murid yang masih memerlukan bimbingan: 5 siswa.

Pertanyaan refleksi untuk murid:

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?

  2. Apa saja yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis?

  3. Apa hasil fotosintesis?

  4. Mengapa kita harus menjaga tumbuhan di sekitar kita?

  5. Bagaimana pembelajaran hari ini membuatmu semakin menyadari kebesaran Allah?


IDENTITAS

1. Nama Guru                 : Ruwi Merliana, S.Pd
2. Hari / Tanggal            : Kamis, 20 Agustus 2026
3. Fase / Kelas                : B / IV
4. Mata Pelajaran          : Pendidikan Pancasila
5. Materi                         : Bab 1 – Menjelajah Lingkungan Tempat Tinggalku
6. Pertemuan Ke             : Ke-1 (3 JP)


7. APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang diberikan kepada kita.

Allah adalah Maha Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, tanah, air, rumah, jalan, dan lingkungan tempat kita tinggal.

Allah juga Maha Malik, yaitu Allah Maha Memelihara. Lingkungan tempat tinggal kita merupakan bagian dari ciptaan Allah yang harus kita jaga dan pelihara.

Allah juga Maha Razaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki. Dari lingkungan tempat tinggal, Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, seperti makanan, air, tempat tinggal, dan berbagai sumber kehidupan.

Anak-anak, coba perhatikan lingkungan tempat tinggal kalian.

  • Di mana kalian tinggal?

  • Apa saja yang ada di sekitar rumah kalian?

  • Apakah ada masjid, sekolah, pasar, sungai, taman, atau tempat lainnya?

  • Siapa saja yang tinggal di lingkungan tersebut?

  • Bagaimana cara kita menjaga lingkungan tempat tinggal?

Hari ini kita akan menjelajah lingkungan tempat tinggal kita dan mengenal berbagai keadaan serta keberagaman yang ada di dalamnya.


8. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu mengenal lingkungan tempat tinggalnya, mengidentifikasi karakteristik dan keberagaman masyarakat di lingkungan sekitar, serta menunjukkan sikap menghargai dan menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan bersama.


9. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  • Melalui pengamatan gambar dan lingkungan sekitar, murid mampu mengidentifikasi berbagai unsur yang terdapat di lingkungan tempat tinggalnya dengan tepat.

  • Melalui kegiatan diskusi, murid mampu mendeskripsikan karakteristik lingkungan tempat tinggalnya dengan bahasa sederhana. (Meaningful)

  • Melalui kegiatan pengamatan, murid mampu menunjukkan sikap tenang, sadar, dan bersyukur terhadap lingkungan yang Allah ciptakan. (Mindful)

  • Melalui kegiatan permainan dan membuat peta sederhana lingkungan tempat tinggal, murid mampu menunjukkan antusiasme, kreativitas, dan rasa senang dalam belajar. (Joyful)

  • Murid mampu menyebutkan contoh sikap menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.

  • Murid mampu menunjukkan sikap peduli, menghargai, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.


10. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  • Murid diajak mengamati gambar beberapa lingkungan tempat tinggal, seperti lingkungan perkotaan, pedesaan, pesisir, dan permukiman.

  • Murid menyebutkan berbagai benda, bangunan, tempat, dan fasilitas yang terdapat dalam gambar.

  • Murid menghubungkan gambar dengan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

  • Murid menceritakan secara sederhana kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

  • Murid berdiskusi mengenai persamaan dan perbedaan lingkungan tempat tinggal setiap murid.

  • Murid mengenal bahwa lingkungan tempat tinggal dapat memiliki kondisi, fasilitas, pekerjaan masyarakat, dan kebiasaan yang berbeda.

  • Murid mengidentifikasi contoh kegiatan masyarakat yang dilakukan di lingkungan tempat tinggal.

  • Murid mengidentifikasi perilaku yang dapat menjaga dan merusak lingkungan.

  • Murid membuat peta sederhana lingkungan tempat tinggal berdasarkan tempat-tempat yang dikenalnya.

  • Murid mempresentasikan hasil pengamatan atau peta sederhana secara bergantian.

  • Murid mengerjakan asesmen formatif untuk mengetahui pemahaman terhadap materi.


11. MODEL / METODE

Model : Discovery Learning dan Cooperative Learning

Metode :

  • Tanya jawab

  • Observasi

  • Diskusi kelompok

  • Demonstrasi

  • Permainan

  • Penugasan

  • Presentasi


12. PENJABARAN MATERI

A. Video Pembelajaran

Guru menayangkan video pendek tentang lingkungan tempat tinggal dan kehidupan masyarakat di dalamnya.

Sebelum video dimulai, guru memberikan pertanyaan pemantik:

“Apa saja yang kalian lihat di lingkungan tempat tinggal pada video?”

“Apakah lingkungan pada video sama dengan lingkungan tempat tinggal kalian?”

“Apa yang harus kita lakukan agar lingkungan tempat tinggal tetap nyaman?”

Setelah video selesai, murid menyampaikan hal-hal yang mereka temukan.


B. Materi Pembelajaran

1. Mengenal Lingkungan Tempat Tinggal

Lingkungan tempat tinggal adalah tempat di sekitar rumah yang menjadi tempat manusia melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan tempat tinggal dapat berupa:

  • lingkungan perkotaan;

  • lingkungan pedesaan;

  • lingkungan pesisir;

  • lingkungan pegunungan;

  • lingkungan permukiman;

  • dan lingkungan lainnya.

Setiap lingkungan memiliki karakteristik yang berbeda.

Contohnya:

Lingkungan perkotaan

  • banyak rumah dan gedung;

  • terdapat jalan yang ramai;

  • banyak kendaraan;

  • terdapat pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya.

Lingkungan pedesaan

  • banyak lahan pertanian;

  • terdapat perkebunan atau persawahan;

  • suasana cenderung lebih tenang;

  • masyarakat dapat bekerja sebagai petani, peternak, atau pekebun.

Lingkungan pesisir

  • berada dekat dengan laut;

  • banyak masyarakat bekerja sebagai nelayan;

  • terdapat perahu dan tempat pelelangan ikan;

  • masyarakat memanfaatkan sumber daya laut.


2. Apa Saja yang Ada di Lingkungan Tempat Tinggal?

Lingkungan tempat tinggal terdiri atas berbagai unsur.

Contohnya:

Tempat dan bangunan

  • rumah;

  • sekolah;

  • masjid;

  • toko;

  • pasar;

  • puskesmas;

  • taman;

  • balai desa.

Lingkungan alam

  • sungai;

  • sawah;

  • kebun;

  • pepohonan;

  • bukit;

  • pantai.

Masyarakat

  • keluarga;

  • tetangga;

  • pedagang;

  • guru;

  • petani;

  • nelayan;

  • petugas keamanan;

  • dan berbagai pekerjaan lainnya.


3. Setiap Lingkungan Memiliki Perbedaan

Tidak semua murid tinggal di lingkungan yang sama.

Ada murid yang tinggal di dekat pasar, sekolah, sungai, sawah, pantai, atau pusat kota.

Perbedaan tersebut merupakan bagian dari keberagaman kehidupan masyarakat.

Walaupun lingkungan tempat tinggal kita berbeda, kita tetap harus:

  • saling menghargai;

  • hidup rukun;

  • membantu tetangga;

  • menjaga kebersihan;

  • menaati aturan;

  • dan menjaga keamanan lingkungan.


4. Menjaga Lingkungan Tempat Tinggal

Lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama.

Contoh perilaku menjaga lingkungan:

  1. Membuang sampah pada tempatnya.

  2. Membersihkan halaman rumah.

  3. Tidak merusak tanaman.

  4. Menjaga kebersihan sungai.

  5. Melaksanakan kerja bakti.

  6. Menjaga fasilitas umum.

  7. Menghemat air.

  8. Menjaga ketertiban.

  9. Menghormati tetangga.

  10. Tidak melakukan kegiatan yang mengganggu kenyamanan orang lain.


C. Aktivitas Pembelajaran: “Jelajah Lingkunganku”

Guru membagi murid dalam kelompok kecil.

Setiap kelompok mendapatkan LKPD Jelajah Lingkunganku.

Murid mengisi:

No.Hal yang DiamatiHasil Pengamatan
1Nama lingkungan tempat tinggal.........................
2Kondisi lingkungan.........................
3Bangunan yang ada.........................
4Fasilitas umum.........................
5Pekerjaan masyarakat.........................
6Kegiatan masyarakat.........................
7Keadaan lingkungan.........................
8Masalah lingkungan.........................
9Cara menjaga lingkungan.........................

D. Aktivitas Joyful: “Tebak Lingkunganku”

Guru menampilkan gambar beberapa lingkungan.

Contohnya:

  • gambar persawahan;

  • gambar perkotaan;

  • gambar pantai;

  • gambar pegunungan;

  • gambar pasar;

  • gambar permukiman.

Murid dibagi menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok harus menebak:

“Lingkungan apakah ini?”

Kemudian kelompok menjelaskan minimal dua ciri lingkungan tersebut.


E. LKPD Kreatif: “Peta Sederhana Lingkunganku”

Murid membuat gambar atau peta sederhana lingkungan tempat tinggal.

Peta dapat memuat:

  • rumah;

  • jalan;

  • sekolah;

  • masjid;

  • toko;

  • taman;

  • sungai;

  • lapangan;

  • atau tempat penting lainnya.

Murid kemudian memberikan tanda atau simbol sederhana pada tempat-tempat tersebut.

Tantangan:

“Tambahkan satu tempat yang menurutmu penting bagi masyarakat dan jelaskan alasannya.”


F. ASESMEN FORMATIF

Pilihan Ganda

1. Lingkungan tempat tinggal adalah ....

A. tempat untuk bermain saja
B. tempat di sekitar rumah tempat manusia melakukan berbagai aktivitas
C. tempat untuk bersekolah saja
D. tempat untuk berbelanja saja

2. Contoh lingkungan yang banyak memiliki persawahan adalah ....

A. perkotaan
B. pedesaan
C. pusat perbelanjaan
D. terminal

3. Salah satu ciri lingkungan pesisir adalah ....

A. banyak gedung bertingkat
B. dekat dengan laut
C. banyak jalan tol
D. banyak pusat perbelanjaan

4. Contoh sikap menjaga lingkungan adalah ....

A. membuang sampah ke sungai
B. mencoret fasilitas umum
C. membuang sampah pada tempatnya
D. merusak tanaman

5. Walaupun memiliki lingkungan tempat tinggal yang berbeda, kita harus ....

A. saling mengejek
B. hidup sendiri-sendiri
C. saling menghargai
D. tidak peduli kepada tetangga


Isian

6. Tempat tinggal yang berada dekat dengan laut disebut lingkungan ....

7. Membersihkan lingkungan secara bersama-sama disebut ....

8. Sampah sebaiknya dibuang di ....


Esai

9. Sebutkan tiga contoh tempat atau bangunan yang terdapat di lingkungan tempat tinggalmu!

10. Mengapa kita harus menjaga lingkungan tempat tinggal? Jelaskan!


KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN

Pilihan Ganda

1. B
Lingkungan tempat tinggal merupakan tempat di sekitar rumah tempat manusia melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.

2. B
Pedesaan biasanya memiliki lahan pertanian, seperti sawah dan perkebunan.

3. B
Lingkungan pesisir merupakan wilayah yang berada di sekitar atau dekat dengan laut.

4. C
Membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

5. C
Perbedaan lingkungan merupakan bagian dari keberagaman. Kita harus tetap saling menghargai dan hidup rukun.

Isian

6. Pesisir

7. Kerja bakti

8. Tempat sampah

Esai

9. Jawaban dapat berupa rumah, sekolah, masjid, pasar, toko, taman, lapangan, puskesmas, dan sebagainya.

10. Kita harus menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, aman, nyaman, dan dapat digunakan dengan baik oleh seluruh masyarakat.


13. KESIMPULAN / REFLEKSI

A. Kesimpulan Materi

Lingkungan tempat tinggal merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap lingkungan memiliki karakteristik yang berbeda. Ada lingkungan perkotaan, pedesaan, pesisir, pegunungan, dan lingkungan lainnya.

Meskipun memiliki lingkungan tempat tinggal yang berbeda, masyarakat harus tetap hidup rukun, saling menghargai, bekerja sama, dan menjaga lingkungan.

Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap bersih, aman, sehat, dan nyaman.


B. Refleksi Pembelajaran

Guru mengajak murid menjawab pertanyaan:

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?

  2. Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?

  3. Apa saja yang terdapat di lingkungan tempat tinggalmu?

  4. Apakah lingkungan tempat tinggal setiap temanmu sama?

  5. Apa yang dapat kamu lakukan untuk menjaga lingkungan?

Refleksi Ma-Mi-Joy

Mindful:
“Apakah hari ini saya sudah belajar dengan tenang dan memperhatikan lingkungan sekitar?”

Meaningful:
“Apa manfaat materi hari ini bagi kehidupan saya sehari-hari?”

Joyful:
“Kegiatan apa yang paling menyenangkan hari ini?”


C. Kendala Pembelajaran

Guru mencatat kendala yang ditemukan selama pembelajaran, misalnya:

  • Murid masih kesulitan menjelaskan karakteristik lingkungan.

  • Murid masih membutuhkan bantuan dalam membuat peta sederhana.

  • Sebagian murid belum berani menyampaikan hasil pengamatan.

  • Keterbatasan waktu dalam kegiatan presentasi.


D. Tindak Lanjut

Murid yang sudah memahami materi:

  • diberikan tugas pengayaan berupa membuat gambar lingkungan tempat tinggal yang lebih lengkap;

  • mencari satu masalah lingkungan di sekitar rumah dan menuliskan solusinya.

Murid yang belum memahami materi:

  • diberikan pendampingan;

  • mengulang materi melalui gambar konkret;

  • mengerjakan latihan sederhana tentang mengenal lingkungan tempat tinggal.


E. Catatan Capaian Pembelajaran

Jumlah murid yang:

Paham : ............ siswa
Belum paham : ............ siswa
Memerlukan pendampingan : ............ siswa

Catatan guru:
......................................................................................
......................................................................................
......................................................................................

Read more...

Rabu, 19 Agustus 2026

materi Ajar Rabu, 19 Agustus 2026

| | 0 komentar

 


IDENTITAS

  1. Nama Guru          : Ruwi Merliana, S.Pd.

  2. Hari / Tanggal      : Rabu, 19 Agustus 2026

  3. Fase / Kelas          : B / 4

  4. Mata Pelajaran    : Seni Rupa

  5. Materi                   : Memilih Dua Bahan dari Sampah Plastik untuk Dimanfaatkan dalam Pembuatan Seni Kriya

  6. Pertemuan Ke : 1 (2x 35 menit)

7. Apersepsi :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu.

Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, zat yang menciptakan manusia dan seluruh alam dengan berbagai macam bentuk dan keindahan. Allah juga Al-Malik, zat yang memelihara seluruh ciptaan-Nya. Allah adalah Ar-Razzaq, zat yang memberikan rezeki dan berbagai nikmat kepada kita.

Coba anak-anak perhatikan lingkungan sekitar. Apakah kalian pernah menemukan botol plastik, gelas plastik, kantong plastik, atau bungkus makanan yang sudah tidak digunakan?

Benda-benda tersebut sering dianggap sebagai sampah. Namun, dengan kreativitas, beberapa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan menjadi karya seni yang menarik dan berguna.

Hari ini kita akan belajar memilih dua bahan dari sampah plastik yang aman dan sesuai untuk dimanfaatkan dalam pembuatan seni kriya.

Kita akan belajar bahwa menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan kembali benda yang masih dapat digunakan merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.

8. Capaian Pembelajaran (CP) :

Murid mampu mengenali, memilih, dan memanfaatkan bahan di lingkungan sekitar untuk membuat karya seni rupa sederhana dengan memperhatikan fungsi, keamanan, dan kreativitas.

9. Tujuan Pembelajaran (TP) :

  • Melalui kegiatan mengamati berbagai sampah plastik, murid mampu memilih dua bahan plastik yang sesuai untuk dimanfaatkan dalam pembuatan seni kriya. (Meaningful)

  • Melalui kegiatan mengamati kondisi dan keamanan bahan, murid mampu menunjukkan sikap teliti, peduli kebersihan, dan bertanggung jawab dalam memilih bahan. (Mindful)

  • Melalui kegiatan permainan memilih bahan dan diskusi kelompok, murid mampu menunjukkan kreativitas, antusiasme, dan rasa senang dalam mengenal bahan seni kriya. (Joyful)

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) :

  • Murid mengamati berbagai contoh sampah plastik yang ada di lingkungan sekitar.

  • Murid mengidentifikasi jenis, bentuk, ukuran, dan kondisi sampah plastik yang dapat dimanfaatkan kembali.

  • Murid memilih dua bahan plastik yang aman dan sesuai untuk dijadikan bahan seni kriya. (Meaningful)

  • Murid mendiskusikan alasan memilih kedua bahan tersebut dengan memperhatikan keamanan, kebersihan, bentuk, dan kemudahan penggunaannya. (Mindful)

  • Murid mengikuti permainan “Pilih Bahan Kriya” dengan mengelompokkan bahan yang dapat dan tidak dapat digunakan untuk membuat karya seni kriya. (Joyful)

11. Model / Metode :

Discovery Learning, Tanya Jawab, Pengamatan, Demonstrasi, Diskusi, Games, Penugasan

12. Penjabaran Materi :

Rincian pembelajarannya dibuat dengan susunan:

1. Video pembelajaran

Guru menampilkan video pembelajaran tentang pemanfaatan sampah plastik menjadi karya seni/kriya.

Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan pemantik:

  • Sampah plastik apa saja yang pernah kalian temukan?

  • Apakah semua sampah plastik harus langsung dibuang?

  • Sampah plastik apa yang menurut kalian dapat digunakan kembali?

  • Mengapa kita harus memilih bahan yang aman sebelum membuat karya?

  • Apa karya seni yang dapat dibuat dari sampah plastik?

Setelah video selesai, murid menyampaikan bahan-bahan plastik yang mereka temukan dalam video dan kemungkinan penggunaannya.

2. Materinya

A. Mengenal Sampah Plastik

Sampah plastik adalah benda berbahan plastik yang sudah tidak digunakan atau dianggap tidak diperlukan lagi.

Contoh sampah plastik yang dapat ditemukan di sekitar kita antara lain:

  • botol plastik;

  • gelas plastik;

  • tutup botol;

  • sedotan;

  • kemasan makanan;

  • kantong plastik;

  • bungkus minuman.

Tidak semua sampah plastik cocok digunakan sebagai bahan seni kriya. Kita harus memilih bahan yang aman, bersih, tidak tajam, dan masih dapat dimanfaatkan.

B. Memilih Bahan Plastik untuk Seni Kriya

Dalam membuat seni kriya dari sampah plastik, kita dapat memilih bahan berdasarkan:

  1. Keamanan
    Bahan tidak memiliki bagian tajam atau berbahaya.

  2. Kebersihan
    Bahan harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan.

  3. Kondisi bahan
    Bahan tidak terlalu rusak atau mudah hancur.

  4. Bentuk dan ukuran
    Bentuk bahan sesuai dengan karya yang akan dibuat.

  5. Kemudahan digunakan
    Bahan mudah dipotong, ditempel, disusun, atau dihias sesuai kebutuhan.

C. Dua Contoh Bahan Sampah Plastik

1. Botol plastik bekas

Botol plastik dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai karya kriya, misalnya tempat pensil, pot tanaman sederhana, atau hiasan.

2. Tutup botol plastik

Tutup botol dapat dimanfaatkan untuk membuat hiasan, pola gambar, mosaik sederhana, atau karya dekoratif.

Kedua bahan tersebut dapat dipilih karena memiliki bentuk yang mudah dikenali dan dapat dimanfaatkan kembali setelah dibersihkan.

D. Contoh Pemilihan Bahan

Misalnya guru menyediakan:

  • botol plastik;

  • tutup botol;

  • pecahan kaca;

  • kaleng berkarat;

  • bungkus makanan;

  • sedotan plastik.

Murid diminta memilih dua bahan yang paling aman dan sesuai untuk membuat seni kriya.

Contoh pilihan:

Botol plastik + tutup botol

Alasannya:

  • dapat dibersihkan;

  • tidak memiliki bagian tajam seperti pecahan kaca;

  • mudah ditemukan;

  • dapat digunakan kembali;

  • dapat dihias dan dibentuk menjadi karya seni.

3. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – “Detektif Sampah Plastik”

Guru menampilkan atau menyediakan beberapa contoh sampah plastik.

Murid mengamati bahan dan menjawab:

  1. Apa nama bahan tersebut?

  2. Apakah bahan tersebut terbuat dari plastik?

  3. Apakah bahan tersebut aman digunakan?

  4. Apakah bahan tersebut perlu dibersihkan?

  5. Karya apa yang dapat dibuat dari bahan tersebut?

Aktivitas 2 – “Pilih Dua Bahan”

Setiap kelompok mendapatkan beberapa kartu gambar bahan.

Murid memilih dua bahan plastik yang menurut mereka paling sesuai untuk dibuat menjadi seni kriya.

Murid kemudian menuliskan:

Bahan 1 : ....................................

Bahan 2 : ....................................

Alasan memilih : ............................................................

Aktivitas 3 – “Pilih Bahan Kriya”

Guru menunjukkan beberapa gambar/benda:

Botol plastik – tutup botol – pecahan kaca – kaleng berkarat – sedotan – bungkus makanan

Murid mengangkat kartu:

BISA DIGUNAKAN atau TIDAK DIPILIH

Kemudian murid menjelaskan alasannya.

4. Asesmen formatif berjenis Pilgan, isian, dan esai

Pilihan Ganda

1. Berikut yang merupakan sampah berbahan plastik adalah ....

A. daun kering
B. botol plastik
C. batu
D. ranting

2. Sebelum digunakan untuk membuat karya seni, sampah plastik sebaiknya ....

A. langsung digunakan
B. dibuang
C. dibersihkan terlebih dahulu
D. dibakar

3. Bahan yang paling tepat dipilih untuk membuat seni kriya adalah bahan yang ....

A. tajam dan kotor
B. berbahaya
C. aman dan dapat digunakan
D. sudah membusuk

4. Contoh dua bahan sampah plastik yang dapat dimanfaatkan untuk membuat karya seni adalah ....

A. botol plastik dan tutup botol
B. pecahan kaca dan batu
C. daun dan tanah
D. ranting dan pasir

5. Menggunakan kembali sampah plastik untuk membuat karya seni dapat membantu ....

A. menambah sampah
B. menjaga kebersihan lingkungan
C. merusak lingkungan
D. membuat sampah semakin banyak

Isian

6. Botol bekas minuman yang terbuat dari plastik dapat dimanfaatkan menjadi bahan seni ....

7. Sebelum digunakan, sampah plastik harus dibersihkan agar ....

8. Dua contoh bahan sampah plastik yang dapat digunakan untuk seni kriya adalah .... dan ....

Esai

9. Sebutkan dua bahan sampah plastik yang dapat kamu gunakan untuk membuat seni kriya dan jelaskan alasan memilihnya!

10. Mengapa kita harus memilih bahan yang aman sebelum membuat karya seni dari sampah plastik?

Kunci Jawaban Latihan Soal

Pilihan Ganda:

  1. B

  2. C

  3. C

  4. A

  5. B

Isian:

  1. kriya

  2. bersih dan aman digunakan

  3. botol plastik dan tutup botol

Esai:

  1. Contoh jawaban: botol plastik dan tutup botol, karena mudah ditemukan, dapat dibersihkan, aman digunakan, dan dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni kriya.

  2. Kita harus memilih bahan yang aman agar kegiatan membuat karya tidak menyebabkan cedera dan karya dapat dibuat dengan nyaman serta bertanggung jawab.

13. Kesimpulan / Refleksi :

1. Kesimpulan materi

Sampah plastik yang masih layak dan aman dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan seni kriya.

Sebelum memilih bahan, kita perlu memperhatikan keamanan, kebersihan, kondisi, bentuk, ukuran, dan kemudahan penggunaannya.

Contoh bahan yang dapat dipilih adalah botol plastik dan tutup botol.

Memanfaatkan sampah plastik menjadi karya seni merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah sekaligus mengembangkan kreativitas.

2. Refleksi pembelajaran

Kendala:

....................................................................................

....................................................................................

Tindak lanjut:

Murid yang masih kesulitan memilih bahan akan diberikan beberapa contoh bahan secara langsung dan dibimbing untuk membandingkan keamanan serta kegunaannya.

Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menentukan dua bahan plastik lain dan menyampaikan ide karya kriya yang dapat dibuat.

Jumlah siswa yang paham: 20 siswa.

Jumlah siswa yang belum paham: .3. siswa.


SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
KELAS IV A


 


IDENTITAS

Nama Guru             : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal       : Selasa, 18 Agustus 2026
Fase / Kelas            : B / 4
Mata Pelajaran        : IPAS
Materi                      : Fotosintesis, Proses Penting di Bumi
Pertemuan Ke         : 2

7. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar.

Coba perhatikan tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Ada pohon, rumput, bunga, atau tanaman di halaman sekolah. Pernahkah kalian berpikir, bagaimana tumbuhan mendapatkan makanan sehingga dapat tumbuh dan tetap hidup?

Ternyata Allah Swt. telah menciptakan tumbuhan dengan kemampuan yang luar biasa, yaitu fotosintesis.

Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tumbuhan dengan daun yang mampu memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanannya sendiri.

Allah adalah Al-Malik, Maha Memelihara. Allah memelihara kehidupan di Bumi melalui tumbuhan yang menghasilkan oksigen dan menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup.

Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan rezeki kepada makhluk-Nya melalui berbagai tumbuhan yang dapat menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan.

Hari ini kita akan belajar bagaimana proses fotosintesis berlangsung dan mengapa proses tersebut sangat penting bagi kehidupan di Bumi.


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan serta proses kehidupan pada tumbuhan, termasuk proses fotosintesis dan manfaatnya bagi kehidupan.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.

  2. Mengidentifikasi bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis, yaitu air, karbon dioksida, dan cahaya matahari.

  3. Menjelaskan peran daun dan klorofil dalam proses fotosintesis.

  4. Menjelaskan secara sederhana proses fotosintesis pada tumbuhan.

  5. Mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan (glukosa) dan oksigen.

  6. Menjelaskan pentingnya fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  7. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, murid mampu menghubungkan proses fotosintesis dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)

  8. Melalui pengenalan kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq, murid mampu menunjukkan rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah. (Mindful)

  9. Melalui kegiatan permainan, pengamatan, dan kuis, murid menunjukkan rasa ingin tahu, antusias, dan senang mengikuti pembelajaran. (Joyful)


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati berbagai tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

  2. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Dari mana tumbuhan mendapatkan makanan?"

  3. Murid menyampaikan dugaan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan awal.

  4. Guru memperkenalkan konsep fotosintesis sebagai proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

  5. Murid mengidentifikasi bahan yang diperlukan dalam fotosintesis: cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.

  6. Murid mengamati gambar/diagram proses fotosintesis.

  7. Guru menjelaskan fungsi akar, daun, stomata, klorofil, dan cahaya matahari secara sederhana.

  8. Murid menyusun kartu proses fotosintesis secara berurutan.

  9. Murid mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan dan oksigen.

  10. Murid mendiskusikan manfaat fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  11. Murid mengerjakan latihan/asesmen formatif secara bertingkat.

  12. Murid menyampaikan kesimpulan tentang pentingnya fotosintesis bagi kehidupan di Bumi.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode:

  • Tanya jawab

  • Pengamatan

  • Demonstrasi

  • Diskusi kelompok

  • Permainan kartu proses

  • Penugasan

  • Kuis


12. Penjabaran Materi

A. Video Pembelajaran

Guru menampilkan video pembelajaran tentang proses fotosintesis pada tumbuhan.

Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan:

"Menurut kalian, apa yang dilakukan tumbuhan ketika terkena cahaya matahari?"


 

Setelah video selesai, murid diminta menyebutkan hal-hal yang mereka temukan dari video.


B. Materi Pembelajaran

1. Apa itu fotosintesis?

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.

Fotosintesis terutama berlangsung pada bagian daun karena daun mengandung klorofil, yaitu zat hijau daun yang membantu menangkap energi cahaya matahari.

2. Apa saja yang diperlukan dalam fotosintesis?

Tumbuhan memerlukan:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Klorofil

Air diserap oleh akar dari dalam tanah.

Karbon dioksida masuk ke daun terutama melalui bagian kecil pada daun yang disebut stomata.

Cahaya matahari ditangkap oleh klorofil pada daun.

3. Bagaimana proses fotosintesis?

Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Cahaya matahari + air + karbon dioksida → makanan (glukosa) + oksigen

Air diserap akar → dibawa menuju daun.

Karbon dioksida dari udara → masuk ke daun.

Cahaya matahari → ditangkap oleh klorofil.

Di dalam daun → bahan-bahan tersebut digunakan dalam proses fotosintesis.

Hasilnya → tumbuhan menghasilkan makanan dan melepaskan oksigen ke udara.

4. Apa hasil fotosintesis?

Fotosintesis menghasilkan:

a. Makanan (glukosa)
Glukosa digunakan tumbuhan sebagai sumber energi untuk tumbuh dan melakukan berbagai aktivitas kehidupan.

Sebagian hasil makanan juga dapat disimpan oleh tumbuhan dalam bentuk cadangan makanan.

b. Oksigen

Oksigen dilepaskan ke udara dan dapat digunakan manusia serta hewan untuk bernapas.

5. Mengapa fotosintesis penting bagi kehidupan?

Fotosintesis sangat penting karena:

  • membantu tumbuhan membuat makanan;

  • menghasilkan oksigen;

  • menjadi awal dari banyak rantai makanan;

  • menyediakan makanan bagi manusia dan hewan secara langsung maupun tidak langsung;

  • membantu menjaga keseimbangan gas di udara;

  • mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di Bumi.

6. Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Perhatikan tanaman padi.

Padi melakukan fotosintesis untuk menghasilkan makanan yang membantu pertumbuhannya. Padi kemudian menghasilkan bulir beras yang menjadi salah satu sumber makanan manusia.

Contoh lainnya adalah pohon buah. Pohon menggunakan hasil fotosintesis untuk tumbuh dan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan manusia.

Dengan demikian, fotosintesis merupakan salah satu proses penting yang mendukung kehidupan di Bumi.


C. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – "Detektif Fotosintesis"

Murid mengamati gambar tumbuhan kemudian mencari:

  1. sumber cahaya;

  2. air;

  3. karbon dioksida;

  4. daun;

  5. oksigen;

  6. makanan yang dihasilkan.

Aktivitas 2 – Susun Proses Fotosintesis

Guru menyediakan kartu:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Daun/klorofil

  • Makanan

  • Oksigen

Murid bekerja dalam kelompok untuk menyusun kartu sehingga membentuk alur proses fotosintesis.

Aktivitas 3 – Hubungkan dengan Kehidupan

Murid menjawab pertanyaan:

"Apa yang mungkin terjadi jika di Bumi tidak ada tumbuhan?"

Murid mendiskusikan kemungkinan berkurangnya makanan dan oksigen serta terganggunya kehidupan makhluk hidup.


D. Asesmen Formatif

Pilihan Ganda

1. Fotosintesis adalah proses tumbuhan untuk ....

A. bernapas
B. membuat makanan
C. menyerap tanah
D. menghasilkan air

2. Bagian tumbuhan yang paling banyak melakukan fotosintesis adalah ....

A. akar
B. batang
C. daun
D. bunga

3. Zat hijau pada daun yang membantu proses fotosintesis disebut ....

A. stomata
B. klorofil
C. glukosa
D. oksigen

4. Salah satu bahan yang diperlukan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....

A. karbon dioksida
B. oksigen
C. tanah
D. gula

5. Salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara adalah ....

A. air
B. karbon dioksida
C. oksigen
D. tanah


Isian

6. Air untuk fotosintesis diserap tumbuhan melalui ....

7. Cahaya yang digunakan tumbuhan dalam fotosintesis berasal dari ....

8. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dari ....


Esai

9. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan fotosintesis!

10. Mengapa fotosintesis sangat penting bagi manusia dan hewan?


E. Kunci Jawaban dan Pembahasan

Pilihan Ganda

1. B — membuat makanan
Fotosintesis merupakan proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

2. C — daun
Daun mengandung banyak klorofil sehingga menjadi tempat utama fotosintesis.

3. B — klorofil
Klorofil adalah zat hijau daun yang berperan menangkap energi cahaya.

4. A — karbon dioksida
Karbon dioksida merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam fotosintesis.

5. C — oksigen
Oksigen merupakan salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara.

Isian

6. akar

7. matahari

8. udara

Esai

9. Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

10. Fotosintesis penting bagi manusia dan hewan karena menghasilkan oksigen untuk bernapas dan menghasilkan makanan yang menjadi sumber kehidupan secara langsung maupun tidak langsung.


13. Kesimpulan / Refleksi

A. Kesimpulan Materi

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

Fotosintesis menghasilkan makanan dan oksigen.

Proses ini sangat penting karena tumbuhan menjadi sumber makanan dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan berbagai makhluk hidup.

Melalui fotosintesis, kita dapat melihat kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, pencipta seluruh makhluk; Al-Malik, yang memelihara kehidupan; dan Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk.

B. Refleksi Pembelajaran

Kendala:
....................................................................................

....................................................................................

Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami proses fotosintesis akan diberikan penjelasan kembali menggunakan gambar, kartu proses, dan contoh tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.

Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menjelaskan hubungan fotosintesis dengan rantai makanan dan keberlangsungan kehidupan di Bumi.

Capaian Pembelajaran:

Jumlah murid yang sudah memahami materi: ........ siswa.

Jumlah murid yang masih memerlukan bimbingan: ........ siswa.

Pertanyaan refleksi untuk murid:

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?

  2. Apa saja yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis?

  3. Apa hasil fotosintesis?

  4. Mengapa kita harus menjaga tumbuhan di sekitar kita?

  5. Bagaimana pembelajaran hari ini membuatmu semakin menyadari kebesaran Allah?

Read more...

Selasa, 18 Agustus 2026

materi ajar selasa 18 agustus 2026

| | 0 komentar

 

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
KELAS IV A


 


IDENTITAS

Nama Guru             : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal       : Selasa, 18 Agustus 2026
Fase / Kelas            : B / 4
Mata Pelajaran        : IPAS
Materi                      : Fotosintesis, Proses Penting di Bumi
Pertemuan Ke         : 2

7. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar.

Coba perhatikan tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Ada pohon, rumput, bunga, atau tanaman di halaman sekolah. Pernahkah kalian berpikir, bagaimana tumbuhan mendapatkan makanan sehingga dapat tumbuh dan tetap hidup?

Ternyata Allah Swt. telah menciptakan tumbuhan dengan kemampuan yang luar biasa, yaitu fotosintesis.

Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tumbuhan dengan daun yang mampu memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanannya sendiri.

Allah adalah Al-Malik, Maha Memelihara. Allah memelihara kehidupan di Bumi melalui tumbuhan yang menghasilkan oksigen dan menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup.

Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan rezeki kepada makhluk-Nya melalui berbagai tumbuhan yang dapat menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan.

Hari ini kita akan belajar bagaimana proses fotosintesis berlangsung dan mengapa proses tersebut sangat penting bagi kehidupan di Bumi.


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan serta proses kehidupan pada tumbuhan, termasuk proses fotosintesis dan manfaatnya bagi kehidupan.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.

  2. Mengidentifikasi bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis, yaitu air, karbon dioksida, dan cahaya matahari.

  3. Menjelaskan peran daun dan klorofil dalam proses fotosintesis.

  4. Menjelaskan secara sederhana proses fotosintesis pada tumbuhan.

  5. Mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan (glukosa) dan oksigen.

  6. Menjelaskan pentingnya fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  7. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, murid mampu menghubungkan proses fotosintesis dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)

  8. Melalui pengenalan kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq, murid mampu menunjukkan rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah. (Mindful)

  9. Melalui kegiatan permainan, pengamatan, dan kuis, murid menunjukkan rasa ingin tahu, antusias, dan senang mengikuti pembelajaran. (Joyful)


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati berbagai tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

  2. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Dari mana tumbuhan mendapatkan makanan?"

  3. Murid menyampaikan dugaan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan awal.

  4. Guru memperkenalkan konsep fotosintesis sebagai proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

  5. Murid mengidentifikasi bahan yang diperlukan dalam fotosintesis: cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.

  6. Murid mengamati gambar/diagram proses fotosintesis.

  7. Guru menjelaskan fungsi akar, daun, stomata, klorofil, dan cahaya matahari secara sederhana.

  8. Murid menyusun kartu proses fotosintesis secara berurutan.

  9. Murid mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan dan oksigen.

  10. Murid mendiskusikan manfaat fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  11. Murid mengerjakan latihan/asesmen formatif secara bertingkat.

  12. Murid menyampaikan kesimpulan tentang pentingnya fotosintesis bagi kehidupan di Bumi.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode:

  • Tanya jawab

  • Pengamatan

  • Demonstrasi

  • Diskusi kelompok

  • Permainan kartu proses

  • Penugasan

  • Kuis


12. Penjabaran Materi

A. Video Pembelajaran

Guru menampilkan video pembelajaran tentang proses fotosintesis pada tumbuhan.

Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan:

"Menurut kalian, apa yang dilakukan tumbuhan ketika terkena cahaya matahari?"


 

Setelah video selesai, murid diminta menyebutkan hal-hal yang mereka temukan dari video.


B. Materi Pembelajaran

1. Apa itu fotosintesis?

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.

Fotosintesis terutama berlangsung pada bagian daun karena daun mengandung klorofil, yaitu zat hijau daun yang membantu menangkap energi cahaya matahari.

2. Apa saja yang diperlukan dalam fotosintesis?

Tumbuhan memerlukan:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Klorofil

Air diserap oleh akar dari dalam tanah.

Karbon dioksida masuk ke daun terutama melalui bagian kecil pada daun yang disebut stomata.

Cahaya matahari ditangkap oleh klorofil pada daun.

3. Bagaimana proses fotosintesis?

Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Cahaya matahari + air + karbon dioksida → makanan (glukosa) + oksigen

Air diserap akar → dibawa menuju daun.

Karbon dioksida dari udara → masuk ke daun.

Cahaya matahari → ditangkap oleh klorofil.

Di dalam daun → bahan-bahan tersebut digunakan dalam proses fotosintesis.

Hasilnya → tumbuhan menghasilkan makanan dan melepaskan oksigen ke udara.

4. Apa hasil fotosintesis?

Fotosintesis menghasilkan:

a. Makanan (glukosa)
Glukosa digunakan tumbuhan sebagai sumber energi untuk tumbuh dan melakukan berbagai aktivitas kehidupan.

Sebagian hasil makanan juga dapat disimpan oleh tumbuhan dalam bentuk cadangan makanan.

b. Oksigen

Oksigen dilepaskan ke udara dan dapat digunakan manusia serta hewan untuk bernapas.

5. Mengapa fotosintesis penting bagi kehidupan?

Fotosintesis sangat penting karena:

  • membantu tumbuhan membuat makanan;

  • menghasilkan oksigen;

  • menjadi awal dari banyak rantai makanan;

  • menyediakan makanan bagi manusia dan hewan secara langsung maupun tidak langsung;

  • membantu menjaga keseimbangan gas di udara;

  • mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di Bumi.

6. Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Perhatikan tanaman padi.

Padi melakukan fotosintesis untuk menghasilkan makanan yang membantu pertumbuhannya. Padi kemudian menghasilkan bulir beras yang menjadi salah satu sumber makanan manusia.

Contoh lainnya adalah pohon buah. Pohon menggunakan hasil fotosintesis untuk tumbuh dan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan manusia.

Dengan demikian, fotosintesis merupakan salah satu proses penting yang mendukung kehidupan di Bumi.


C. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – "Detektif Fotosintesis"

Murid mengamati gambar tumbuhan kemudian mencari:

  1. sumber cahaya;

  2. air;

  3. karbon dioksida;

  4. daun;

  5. oksigen;

  6. makanan yang dihasilkan.

Aktivitas 2 – Susun Proses Fotosintesis

Guru menyediakan kartu:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Daun/klorofil

  • Makanan

  • Oksigen

Murid bekerja dalam kelompok untuk menyusun kartu sehingga membentuk alur proses fotosintesis.

Aktivitas 3 – Hubungkan dengan Kehidupan

Murid menjawab pertanyaan:

"Apa yang mungkin terjadi jika di Bumi tidak ada tumbuhan?"

Murid mendiskusikan kemungkinan berkurangnya makanan dan oksigen serta terganggunya kehidupan makhluk hidup.


D. Asesmen Formatif

Pilihan Ganda

1. Fotosintesis adalah proses tumbuhan untuk ....

A. bernapas
B. membuat makanan
C. menyerap tanah
D. menghasilkan air

2. Bagian tumbuhan yang paling banyak melakukan fotosintesis adalah ....

A. akar
B. batang
C. daun
D. bunga

3. Zat hijau pada daun yang membantu proses fotosintesis disebut ....

A. stomata
B. klorofil
C. glukosa
D. oksigen

4. Salah satu bahan yang diperlukan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....

A. karbon dioksida
B. oksigen
C. tanah
D. gula

5. Salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara adalah ....

A. air
B. karbon dioksida
C. oksigen
D. tanah


Isian

6. Air untuk fotosintesis diserap tumbuhan melalui ....

7. Cahaya yang digunakan tumbuhan dalam fotosintesis berasal dari ....

8. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dari ....


Esai

9. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan fotosintesis!

10. Mengapa fotosintesis sangat penting bagi manusia dan hewan?


E. Kunci Jawaban dan Pembahasan

Pilihan Ganda

1. B — membuat makanan
Fotosintesis merupakan proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

2. C — daun
Daun mengandung banyak klorofil sehingga menjadi tempat utama fotosintesis.

3. B — klorofil
Klorofil adalah zat hijau daun yang berperan menangkap energi cahaya.

4. A — karbon dioksida
Karbon dioksida merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam fotosintesis.

5. C — oksigen
Oksigen merupakan salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara.

Isian

6. akar

7. matahari

8. udara

Esai

9. Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

10. Fotosintesis penting bagi manusia dan hewan karena menghasilkan oksigen untuk bernapas dan menghasilkan makanan yang menjadi sumber kehidupan secara langsung maupun tidak langsung.


13. Kesimpulan / Refleksi

A. Kesimpulan Materi

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

Fotosintesis menghasilkan makanan dan oksigen.

Proses ini sangat penting karena tumbuhan menjadi sumber makanan dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan berbagai makhluk hidup.

Melalui fotosintesis, kita dapat melihat kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, pencipta seluruh makhluk; Al-Malik, yang memelihara kehidupan; dan Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk.

B. Refleksi Pembelajaran

Kendala:
....................................................................................

....................................................................................

Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami proses fotosintesis akan diberikan penjelasan kembali menggunakan gambar, kartu proses, dan contoh tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.

Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menjelaskan hubungan fotosintesis dengan rantai makanan dan keberlangsungan kehidupan di Bumi.

Capaian Pembelajaran:

Jumlah murid yang sudah memahami materi: 15 siswa.

Jumlah murid yang masih memerlukan bimbingan: 3 siswa.

Jumlah murid yang tidak hadir pada hari ini : 6 siswa

Pertanyaan refleksi untuk murid:

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?

  2. Apa saja yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis?

  3. Apa hasil fotosintesis?

  4. Mengapa kita harus menjaga tumbuhan di sekitar kita?

  5. Bagaimana pembelajaran hari ini membuatmu semakin menyadari kebesaran Allah?


IDENTITAS

  1. Nama Guru            : Ruwi Merliana, S.Pd.

  2. Hari / Tanggal      : Selasa, 18 Agustus 2026

  3. Fase / Kelas           : B / 4

  4. Mata Pelajaran      : Matematika

  5. Materi                    : Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.

  6. Pertemuan Ke       : 2 x 35 menit (2 pertemuan)

7. Apersepsi :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah Swt. adalah Al-Khaliq, zat yang menciptakan kita. Allah juga Al-Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya. Allah adalah Ar-Razzaq, zat yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya.

Allah memberikan kita berbagai rezeki yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Ibu memiliki beberapa kotak makanan dengan jumlah makanan yang sama di setiap kotak, kita dapat menghitung seluruh makanan tersebut menggunakan perkalian.

Begitu juga ketika makanan tersebut akan dibagikan kepada beberapa orang secara sama rata, kita dapat menggunakan pembagian.

Pada pembelajaran sebelumnya, anak-anak sudah belajar mengenai bilangan cacah. Hari ini kita akan belajar menggunakan bilangan cacah tersebut untuk melakukan operasi perkalian dan pembagian sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

8. Capaian Pembelajaran (CP) :

Murid mampu melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

9. Tujuan Pembelajaran (TP)

  • Melalui kegiatan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol, murid mampu melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan tepat.
  • Melalui kegiatan menyelesaikan masalah sehari-hari, murid mampu menggunakan perkalian dan pembagian untuk menemukan solusi yang tepat. (Meaningful)
  • Melalui kegiatan berhitung secara teliti, murid mampu menunjukkan sikap fokus, sabar, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah matematika. (Mindful)
  • Melalui permainan dan aktivitas kelompok menggunakan benda konkret, murid mampu menunjukkan antusiasme, percaya diri, dan rasa senang dalam belajar matematika. (Joyful)

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Murid mengamati dan menggunakan benda konkret untuk memahami konsep perkalian sebagai kelompok yang sama banyak dan pembagian sebagai kegiatan membagi secara adil.
  • Murid menghubungkan benda konkret dengan gambar, kemudian mengubahnya menjadi simbol perkalian dan pembagian.
  • Murid menyelesaikan masalah perkalian dan pembagian yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)
  • Murid melakukan kegiatan berhitung dengan teliti, mengikuti langkah penyelesaian, dan memeriksa kembali jawabannya. (Mindful)
  • Murid mengikuti permainan atau tantangan berhitung secara berkelompok untuk meningkatkan semangat dan rasa senang dalam belajar. (Joyful)

11. Model / Metode :

Discovery Learning, Tanya Jawab, Demonstrasi, Pengamatan, Diskusi, Games, Penugasan

12. Penjabaran Materi :

Rincian pembelajarannya dibuat dengan susunan:

1. Video pembelajaran

Guru menampilkan video pembelajaran tentang operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah.

Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan pemantik:

  • Bagaimana cara menghitung jumlah benda yang tersusun dalam beberapa kelompok dengan jumlah yang sama?

  • Bagaimana cara membagi benda agar setiap kelompok mendapatkan jumlah yang sama?

  • Kapan kita menggunakan perkalian dalam kehidupan sehari-hari?

  • Kapan kita menggunakan pembagian?



Setelah menyaksikan video, murid menyampaikan hal-hal yang dipahami dan guru menguatkan konsep perkalian dan pembagian.

2. Materinya

A. Perkalian dengan Benda Konkret

Guru menyediakan beberapa benda konkret, misalnya pensil.

Contoh:

Terdapat 4 kelompok pensil. Setiap kelompok berisi 5 pensil.

Murid menghitung:

5 + 5 + 5 + 5 = 20

Penjumlahan berulang tersebut dapat dituliskan dalam bentuk perkalian:

4 × 5 = 20

Jadi, jumlah seluruh pensil adalah 20 pensil.

B. Perkalian dengan Gambar

Murid mengamati gambar benda yang disusun dalam beberapa kelompok.

Contoh:

● ● ● ●
● ● ● ●
● ● ● ●

Terdapat 3 kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 4 benda.

Maka:

4 + 4 + 4 = 12

atau:

3 × 4 = 12

Jadi, jumlah seluruh benda adalah 12.

C. Perkalian dengan Simbol

Setelah memahami perkalian melalui benda konkret dan gambar, murid menggunakan simbol matematika.

Contoh:

6 × 7 = 42

Artinya terdapat 6 kelompok yang masing-masing berisi 7 benda.

D. Pembagian dengan Benda Konkret

Guru menyediakan sejumlah benda konkret, misalnya 24 stik es krim.

Benda tersebut akan dibagikan kepada 6 kelompok secara sama banyak.

Setiap kelompok mendapatkan 4 stik.

Maka:

24 ÷ 6 = 4

Jadi, setiap kelompok memperoleh 4 stik.

E. Pembagian dengan Gambar

Murid mengamati gambar 12 benda yang akan dibagi menjadi 3 kelompok sama banyak.

● ● ● ● | ● ● ● ● | ● ● ● ●

Maka:

12 ÷ 3 = 4

Jadi, setiap kelompok mendapatkan 4 benda.

F. Hubungan Perkalian dan Pembagian

Perkalian dan pembagian memiliki hubungan yang erat.

Contoh:

4 × 6 = 24

Maka:

24 ÷ 4 = 6

dan:

24 ÷ 6 = 4

Dengan memahami perkalian, murid akan lebih mudah memahami pembagian.

G. Menyelesaikan Masalah Sehari-hari

Contoh 1:

Di dalam kelas terdapat 8 meja. Setiap meja memiliki 4 kursi. Berapa jumlah seluruh kursi?

Penyelesaian:

8 × 4 = 32

Jadi, terdapat 32 kursi.

Contoh 2:

Guru memiliki 36 pensil yang akan dibagikan sama banyak kepada 6 kelompok. Berapa pensil yang diterima setiap kelompok?

Penyelesaian:

36 ÷ 6 = 6

Jadi, setiap kelompok memperoleh 6 pensil.

3. Asesmen formatif berjenis Pilgan, isian, dan esai

Pilihan Ganda

1. Ibu memiliki 5 kotak. Setiap kotak berisi 8 pensil. Jumlah seluruh pensil adalah ....

A. 35
B. 40
C. 45
D. 50

2. Bentuk perkalian dari 7 + 7 + 7 + 7 adalah ....

A. 4 × 7
B. 7 × 7
C. 3 × 7
D. 4 × 4

3. Hasil dari 24 × 3 adalah ....

A. 62
B. 72
C. 82
D. 92

4. Sebanyak 48 jeruk dibagikan sama banyak kepada 6 anak. Setiap anak mendapatkan ....

A. 6 jeruk
B. 7 jeruk
C. 8 jeruk
D. 9 jeruk

5. Hasil dari 360 ÷ 9 adalah ....

A. 30
B. 40
C. 50
D. 60

Isian

6. 7 × 9 = ....

7. 12 × 5 = ....

8. 81 ÷ 9 = ....

Esai

9. Siti memiliki 7 kotak pensil. Setiap kotak berisi 24 pensil. Berapa jumlah seluruh pensil Siti? Tuliskan operasi dan cara penyelesaiannya!

10. Sebanyak 144 buku dibagikan sama banyak kepada 8 kelompok. Berapa buku yang diterima setiap kelompok? Tuliskan operasi dan cara penyelesaiannya!

Kunci Jawaban Latihan Soal

Pilihan Ganda:

  1. B

  2. A

  3. B

  4. C

  5. B

Isian:

  1. 63

  2. 60

  3. 9

Esai:

  1. 7 × 24 = 168
    Jadi, jumlah seluruh pensil Siti adalah 168 pensil.

  2. 144 ÷ 8 = 18
    Jadi, setiap kelompok menerima 18 buku.

13. Kesimpulan / Refleksi :

1. Kesimpulan materi

Perkalian dapat digunakan untuk menentukan jumlah seluruh benda dari beberapa kelompok yang memiliki jumlah sama.

Perkalian dapat dipahami melalui benda konkret, gambar, dan simbol matematika.

Pembagian digunakan untuk membagi atau mengelompokkan benda menjadi beberapa bagian secara sama banyak.

Perkalian dan pembagian memiliki hubungan yang erat dan dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari.

2. Refleksi pembelajaran

Kendala:

pada pembelajaran matematika ini, masih ada beberapa siswa sekitar 9 siswa yang memerlukan bimbingan untuk perkalian dan pembagian, 6 diantaranya tidak hadir karena izin dan sakit, 3 diantaranya perlu bimbingan dalam perkalian susun ke bawah

Tindak lanjut:

Murid yang belum memahami konsep perkalian dan pembagian akan diberikan bimbingan kembali menggunakan benda konkret dan gambar sebelum menuju penggunaan simbol matematika.

Murid yang sudah memahami materi diberikan latihan pemecahan masalah yang lebih menantang dengan bilangan cacah sampai 1.000.

Jumlah siswa yang paham: 15 siswa.

Jumlah siswa yang belum paham: 3 siswa.

Jumlah siswa yang tidak hadir : 6 siswa

Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Kamis, 20 Agustus 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©