Jumat, 14 Agustus 2026

Materi Ajar Jum'at 14 Agustus 2026

| | 0 komentar

 


1.       Nama Guru                       : Ruwi Merliana, S.Pd

2.       Hari / Tanggal                   : Jum'at, 14 Agustus 2026

3.       Fase / Kelas                       : B / IV

4.       Mata Pelajaran                 : Kokurikuler

5.       Materi                             Mendesain motif tapis sederhana pada kertas gambar (Minggu ke 4)

6.       Pertemuan Ke                   : 8 (2 JP)

7.       Apersepsi                          

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran.

Anak-anak, sebelum belajar mari kita bersyukur kepada Allah SWT. Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Zat Yang Maha Menciptakan. Allah menciptakan manusia dengan berbagai kemampuan, termasuk kemampuan untuk berpikir, berkreasi, menggambar, dan menghasilkan karya yang indah.

Allah juga Al-Malik, yaitu Zat Yang Maha Memelihara dan mengatur seluruh ciptaan-Nya. Salah satu ciptaan Allah adalah alam dan budaya yang ada di sekitar kita. Indonesia memiliki banyak budaya yang indah, salah satunya adalah kain tapis dari Lampung.

Allah juga Ar-Razzaq, yaitu Zat Yang Maha Memberi Rezeki. Keterampilan membuat karya seni dapat menjadi salah satu bentuk kemampuan yang suatu saat dapat dikembangkan menjadi karya yang bermanfaat dan bernilai.

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah mengenal berbagai bentuk dan unsur motif. Hari ini kita akan belajar membuat desain motif tapis sederhana pada kertas gambar.

Coba perhatikan kain tapis atau gambar motif tapis yang ditunjukkan oleh guru.

 


Pertanyaan pemantik:

  1. Pernahkah kalian melihat kain tapis?

  2. Menurut kalian, apa yang membuat kain tapis terlihat indah?

  3. Bentuk apa saja yang dapat kita gunakan untuk membuat motif tapis?

  4. Bagaimana cara membuat motif tapis sederhana dengan menggunakan pensil dan kertas?

Mari kita belajar dengan tenang, teliti, kreatif, dan gembira.


8. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu mengenali, mengamati, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa sederhana dengan memanfaatkan unsur garis, bentuk, pola, dan warna serta menunjukkan apresiasi terhadap kekayaan seni dan budaya daerah, khususnya motif tapis Lampung.


9. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Melalui pengamatan gambar, murid mampu mengenali karakteristik sederhana motif tapis Lampung dengan tepat.

  2. Melalui kegiatan tanya jawab dan pengamatan, murid mampu mengidentifikasi unsur garis, bentuk, pola, dan pengulangan yang terdapat pada motif tapis.

  3. Melalui demonstrasi guru, murid mampu membuat rancangan motif tapis sederhana pada kertas gambar dengan menggunakan bentuk dan pola yang sesuai.

  4. Murid mampu mengembangkan kreativitas dengan membuat variasi motif tapis sederhana sesuai ide dan imajinasinya. (Meaningful)

  5. Melalui kegiatan menggambar secara perlahan dan teliti, murid mampu menunjukkan sikap fokus, sabar, dan menghargai proses dalam membuat karya. (Mindful)

  6. Melalui kegiatan menggambar dan menghias motif secara kreatif, murid mampu menunjukkan antusiasme, rasa percaya diri, dan kegembiraan dalam berkarya. (Joyful)

  7. Murid mampu menghargai motif tapis sebagai salah satu warisan budaya daerah Lampung serta menunjukkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.


10. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Murid mengamati gambar atau contoh kain tapis Lampung yang ditampilkan oleh guru.

  2. Murid mengidentifikasi bentuk, garis, pola, dan pengulangan yang terdapat pada motif tapis.

  3. Guru menjelaskan secara sederhana tentang kain tapis sebagai salah satu karya budaya khas Lampung.

  4. Guru menunjukkan beberapa contoh motif sederhana yang dapat digunakan untuk membuat desain tapis, seperti:

    • garis lurus;

    • garis zig-zag;

    • segitiga;

    • belah ketupat;

    • lingkaran;

    • bentuk bunga;

    • bentuk daun;

    • bentuk geometris lainnya.

  5. Guru mendemonstrasikan cara membuat desain motif tapis pada kertas gambar, mulai dari membuat garis bantu, menentukan pola utama, melakukan pengulangan motif, hingga memberikan warna.

  6. Murid menentukan pola atau bentuk motif yang akan digunakan.

  7. Murid membuat sketsa sederhana motif tapis menggunakan pensil.

  8. Murid mengembangkan sketsa dengan membuat pola berulang sehingga menghasilkan desain yang menyerupai motif tapis.

  9. Murid memberikan warna atau hiasan sesuai kreativitas masing-masing.

  10. Murid menunjukkan hasil karyanya kepada teman dan guru.

  11. Murid melakukan apresiasi sederhana terhadap karya sendiri dan karya teman.

  12. Guru memberikan umpan balik, penguatan, dan apresiasi terhadap proses serta hasil karya murid.


11. MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:
Project Based Learning (PjBL) sederhana berbasis karya seni.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab

  • Observasi/pengamatan

  • Demonstrasi

  • Diskusi

  • Praktik langsung

  • Penugasan

  • Presentasi/apresiasi karya


12. PENJABARAN MATERI

A. Pengenalan Kain Tapis

Kain tapis merupakan salah satu kain tradisional khas Lampung. Kain tapis memiliki motif yang indah dan dibuat dengan teknik menghias permukaan kain menggunakan pola dan hiasan tertentu.

Motif tapis dapat terinspirasi dari berbagai bentuk, seperti bentuk tumbuhan, manusia, hewan, geometris, serta bentuk-bentuk simbolis lainnya.

Dalam kegiatan kali ini, kita tidak membuat kain tapis secara langsung, tetapi mendesain motif tapis sederhana pada kertas gambar.


B. Unsur-Unsur Motif Tapis

Beberapa unsur yang dapat digunakan dalam membuat desain motif tapis antara lain:

1. Garis

Garis dapat berupa:

  • garis lurus;

  • garis lengkung;

  • garis zig-zag;

  • garis horizontal;

  • garis vertikal;

  • garis diagonal.

Garis digunakan untuk membentuk dan memperindah motif.

2. Bentuk

Bentuk sederhana yang dapat digunakan antara lain:

  • segitiga;

  • lingkaran;

  • persegi;

  • belah ketupat;

  • bunga;

  • daun;

  • bentuk geometris lainnya.

3. Pola

Pola adalah susunan bentuk atau motif yang dibuat secara teratur.

Contohnya:

◆ ▲ ◆ ▲ ◆ ▲

Bentuk tersebut menunjukkan adanya pengulangan pola.

4. Pengulangan

Motif tapis akan terlihat menarik apabila bentuk tertentu diulang secara teratur.

Contoh:

Bunga – Daun – Bunga – Daun – Bunga – Daun


C. Langkah-Langkah Mendesain Motif Tapis Sederhana

Langkah 1 – Menyiapkan alat dan bahan

Alat dan bahan:

  • kertas gambar;

  • pensil;

  • penghapus;

  • penggaris;

  • pensil warna/crayon/spidol warna.

Langkah 2 – Membuat bidang gambar

Buat bidang atau batas gambar pada kertas menggunakan penggaris.

Langkah 3 – Membuat garis bantu

Buat beberapa garis horizontal atau vertikal sebagai panduan agar pola tersusun rapi.

Langkah 4 – Menentukan motif utama

Pilih motif sederhana yang akan digunakan, misalnya:

  • bunga;

  • daun;

  • belah ketupat;

  • segitiga;

  • lingkaran;

  • bentuk geometris.

Langkah 5 – Membuat pola berulang

Ulangi motif secara teratur.

Contoh:

◇ ○ ◇ ○ ◇ ○ ◇

atau

▲ ◆ ▲ ◆ ▲ ◆ ▲

Langkah 6 – Mengembangkan desain

Tambahkan garis atau bentuk kecil sebagai hiasan agar motif terlihat lebih menarik.

Langkah 7 – Memberikan warna

Warnai desain dengan rapi dan kreatif. Gunakan kombinasi warna yang harmonis.

Langkah 8 – Finishing

Periksa kembali karya:

  • Apakah garis sudah rapi?

  • Apakah motif sudah berulang?

  • Apakah warna sudah merata?

  • Apakah tidak banyak bagian yang keluar garis?


D. CONTOH AKTIVITAS PRAKTIK

Proyek: “Motif Tapis Kreasi Aku”

Murid membuat satu desain motif tapis sederhana pada kertas gambar.

Ketentuan:

  1. Menggunakan minimal 2 bentuk motif.

  2. Memiliki pola yang berulang.

  3. Menggunakan minimal 3 warna.

  4. Karya dibuat dengan rapi.

  5. Murid bebas mengembangkan motif sesuai kreativitasnya.

  6. Murid memberikan nama pada hasil karyanya.

Contoh nama karya:

  • Tapis Bunga Lampung

  • Tapis Geometris

  • Tapis Alam Lampung

  • Tapis Kreasi Nusantara


     


E. VIDEO PEMBELAJARAN

Guru dapat menampilkan video/gambar referensi tentang:

“Kain Tapis Lampung dan Cara Membuat Motif Tapis Sederhana”

Setelah menyaksikan video, guru memberikan pertanyaan:

  1. Apa nama kain tradisional yang kita pelajari?

  2. Dari daerah mana kain tersebut berasal?

  3. Apa yang membuat motif tapis terlihat menarik?

  4. Apa saja bentuk yang dapat digunakan untuk membuat motif?

  5. Mengapa pola dalam desain perlu dibuat berulang dan teratur?


F. ASESMEN FORMATIF

Pilihan Ganda

1. Kain tapis merupakan kain tradisional yang berasal dari ....

A. Jawa Barat
B. Lampung
C. Bali
D. Sumatera Barat

2. Salah satu unsur yang dapat digunakan untuk membuat motif adalah ....

A. garis
B. suara
C. aroma
D. rasa

3. Susunan motif yang dilakukan secara berulang disebut ....

A. pola
B. bayangan
C. tekstur
D. ukuran

4. Alat yang dapat digunakan untuk membuat garis lurus agar rapi adalah ....

A. penghapus
B. penggaris
C. kuas
D. gunting

5. Dalam membuat desain motif tapis, kita sebaiknya ....

A. membuat motif secara asal
B. tidak menggunakan pola
C. membuat motif dengan rapi dan kreatif
D. hanya menggunakan satu bentuk

Isian

6. Kain tapis merupakan salah satu kain tradisional khas __________.

7. Bentuk motif yang dibuat secara berulang akan membentuk sebuah __________.

8. Sebelum memberikan warna, kita dapat membuat __________ terlebih dahulu menggunakan pensil.

Esai

9. Sebutkan tiga bentuk yang dapat digunakan untuk membuat motif tapis sederhana!

10. Mengapa kita harus menjaga dan menghargai kain tapis sebagai budaya daerah?


G. KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN

1. B – Lampung
Kain tapis merupakan salah satu kain tradisional khas Lampung.

2. A – garis
Garis merupakan salah satu unsur penting dalam membuat sebuah motif.

3. A – pola
Pola merupakan susunan bentuk atau motif yang dibuat secara teratur dan dapat berulang.

4. B – penggaris
Penggaris membantu membuat garis lurus dengan lebih rapi.

5. C – membuat motif dengan rapi dan kreatif
Desain seni tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga ketelitian dan kerapian.

6. Lampung

7. pola

8. sketsa

9. Contoh jawaban: segitiga, lingkaran, belah ketupat, bunga, daun, atau bentuk geometris lainnya.

10. Karena kain tapis merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia, khususnya budaya Lampung, sehingga perlu dihargai, dilestarikan, dan dikenalkan kepada generasi berikutnya.


H. RUBRIK PENILAIAN KARYA

Aspek yang DinilaiSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4

Kreativitas motif

Belum berkembang

Mulai berkembang

Baik

Sangat kreatif

Kesesuaian pola

Belum sesuai

Sebagian sesuai

Sesuai

Sangat teratur

Kerapian

Kurang rapi

Cukup rapi

Rapi

Sangat rapi

Pewarnaan

Belum selesai

Cukup

Baik

Sangat baik

Apresiasi budaya

Belum memahami

Mulai memahami

Memahami

Sangat menghargai


13. KESIMPULAN / REFLEKSI

A. Kesimpulan Materi

Hari ini kita telah mempelajari bahwa kain tapis merupakan salah satu warisan budaya khas Lampung yang memiliki motif indah dan beragam.

Dalam membuat desain motif tapis sederhana, kita dapat menggunakan unsur garis, bentuk, pola, pengulangan, dan warna.

Membuat motif tapis membutuhkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan kerapian. Setiap murid juga dapat membuat variasi motif sesuai dengan ide dan imajinasinya.

Melalui kegiatan ini, kita belajar bukan hanya membuat karya seni, tetapi juga mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya daerah.

B. Refleksi Pembelajaran

Guru mengajak murid menjawab:

  1. Apa yang kamu pelajari hari ini?

  2. Motif apa yang paling kamu sukai?

  3. Bagian mana yang paling mudah?

  4. Bagian mana yang paling sulit?

  5. Apakah kamu senang membuat desain motif tapis?

  6. Bagaimana cara kita ikut melestarikan budaya Lampung?

C. Kendala

Guru mencatat kendala yang ditemukan selama pembelajaran, misalnya:

  • beberapa murid masih kesulitan membuat pola berulang;

  • beberapa murid membutuhkan bantuan dalam menggunakan penggaris;

  • terdapat murid yang masih kurang percaya diri dalam menentukan motif;

  • sebagian murid membutuhkan waktu lebih lama dalam proses pewarnaan.

D. Tindak Lanjut

Murid yang sudah mencapai tujuan pembelajaran diberikan pengayaan berupa pengembangan motif tapis yang lebih kompleks.

Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan pendampingan untuk mengulang pembuatan pola sederhana dengan menggunakan bentuk dasar seperti segitiga, lingkaran, persegi, dan belah ketupat.

E. Capaian Pembelajaran

Guru mencatat:

  • Jumlah siswa yang memahami materi: ______ siswa

  • Jumlah siswa yang masih membutuhkan bimbingan: ______ siswa

  • Jumlah siswa yang mampu menyelesaikan karya: ______ siswa

  • Jumlah siswa yang membutuhkan tindak lanjut: ______ siswa

Pesan penutup:

"Budaya adalah identitas kita. Dengan mengenal dan membuat karya dari motif tapis, kita ikut menjaga dan melestarikan budaya Lampung."

Alhamdulillah, pembelajaran hari ini selesai. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Read more...

Kamis, 13 Agustus 2026

Materi Ajar Kamis, 13 agustus 2026

| | 0 komentar

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

KELAS IV A


 

A. IDENTITAS BLOGGER

  1. Hari/Tanggal           : Kamis, 13 Agustus 2026

  2. Nama Guru             : Ruwi Merliana, S.Pd

  3. Fase/Kelas             : B / IV

  4. Mapel                   : IPAS

  5. Materi                : Syarat Utama dan Hasil Fotosintesis

  6. Pertemuan Ke     : 7 ( 3 Jp)


B. SALAM SAPAAN KEPADA MURID

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Semangat pagi ananda sholeh dan sholehah.

Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan siap mengikuti pembelajaran.

Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan kepada kita.

Hari ini kita akan belajar tentang sesuatu yang setiap hari terjadi di sekitar kita, tetapi sering kali tidak kita sadari, yaitu fotosintesis.

Mari kita belajar dengan penuh semangat, teliti, dan rasa ingin tahu.


C. MAPEL : IPAS

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu menjelaskan sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari.

Fokus materi: murid memahami perubahan energi cahaya matahari menjadi energi kimia melalui proses fotosintesis tumbuhan.


2. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menyebutkan bahan dan kondisi utama yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis dengan tepat.

  2. Mengidentifikasi zat yang dihasilkan dari proses fotosintesis.

  3. Menjelaskan secara sederhana proses perubahan energi cahaya matahari menjadi energi kimia dalam fotosintesis.

  4. Mengurutkan tahapan sederhana proses fotosintesis berdasarkan gambar atau bagan.

  5. Menjelaskan hubungan fotosintesis dengan kehidupan manusia dan hewan.

  6. Melalui pengamatan tumbuhan di lingkungan sekitar, murid mampu menghubungkan keberadaan cahaya matahari, air, udara, dan daun dengan proses fotosintesis. (Meaningful)

  7. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, murid mampu menunjukkan sikap fokus, teliti, dan menyadari kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq dalam menciptakan tumbuhan dan proses kehidupan. (Mindful)

  8. Melalui permainan, pengamatan gambar, dan kegiatan melengkapi bagan fotosintesis, murid mampu belajar dengan antusias, aktif, dan menyenangkan. (Joyful)


3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Setelah proses pembelajaran diharapkan murid dapat:

  • Mengamati tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar.

  • Mengidentifikasi kebutuhan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis.

  • Menyebutkan empat hal utama yang diperlukan dalam proses fotosintesis, yaitu air, karbon dioksida, cahaya matahari, dan klorofil.

  • Mengidentifikasi tempat utama terjadinya fotosintesis, yaitu bagian tumbuhan yang memiliki klorofil, terutama daun.

  • Menjelaskan secara sederhana bahwa tumbuhan menggunakan energi cahaya matahari untuk membuat makanan.

  • Mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa glukosa/karbohidrat dan oksigen.

  • Membuat atau melengkapi bagan sederhana proses fotosintesis.

  • Menjelaskan bahwa oksigen hasil fotosintesis dapat digunakan manusia dan hewan untuk bernapas.

  • Memberikan prediksi sederhana mengenai dampak berkurangnya jumlah tumbuhan terhadap kehidupan manusia dan hewan.


4. Materi Pokok

Perubahan energi cahaya matahari menjadi energi kimia melalui proses fotosintesis tumbuhan.

Fokus:

  • Syarat fotosintesis.

  • Proses fotosintesis.

  • Hasil fotosintesis.

  • Manfaat fotosintesis bagi makhluk hidup.


5. Alokasi Waktu

3 × 35 menit (3 JP)


6. Model / Metode Pembelajaran

Model Pembelajaran:

  • Contextual Teaching and Learning (CTL)

  • Discovery Learning

Metode:

  • Tanya jawab

  • Observasi

  • Demonstrasi

  • Diskusi

  • Pengamatan lingkungan

  • Permainan edukatif

  • Penugasan

  • Latihan soal


7. Media Pembelajaran / Alat Peraga

  • Gambar tumbuhan.

  • Gambar proses fotosintesis.

  • Video pembelajaran.

  • Bagan fotosintesis.

  • Tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.

  • LKPD.

  • Kartu gambar/bahan fotosintesis.


8. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Semangat pagi ananda sholeh dan sholehah.

Bagaimana kabarnya hari ini? Apakah semuanya sudah siap untuk belajar?

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita bersyukur kepada Allah SWT.

Ananda, Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Yang Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, udara, air, dan matahari dengan fungsi masing-masing.

Allah juga Al-Malik, yaitu Allah Yang Maha Memelihara. Allah memelihara tumbuhan sehingga tumbuhan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi kehidupan.

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Yang Maha Memberi Rezeki. Tumbuhan menjadi salah satu sumber makanan dan kehidupan bagi manusia dan hewan.

Sekarang coba perhatikan tumbuhan di sekitar kita.

Pertanyaan pemantik:

  1. Mengapa tumbuhan membutuhkan sinar matahari?

  2. Dari mana tumbuhan mendapatkan air?

  3. Apakah tumbuhan juga membutuhkan udara?

  4. Bagaimana tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri?

  5. Mengapa kita membutuhkan tumbuhan?

Nah, hari ini kita akan mempelajari proses yang membuat tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri, yaitu fotosintesis.


9. MATERI : SYARAT UTAMA DAN HASIL FOTOSINTESIS

A. Pengertian Fotosintesis

Fotosintesis adalah proses tumbuhan hijau membuat makanannya sendiri dengan memanfaatkan air, karbon dioksida, dan energi cahaya matahari dengan bantuan klorofil.

Fotosintesis terutama berlangsung pada bagian tumbuhan yang mengandung klorofil, terutama daun.


B. Syarat Utama Fotosintesis

Ada empat hal utama yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis:

1. Air (H₂O)

Air diserap oleh akar dari dalam tanah.

Air kemudian dialirkan menuju bagian tumbuhan, termasuk daun.

2. Karbon Dioksida (CO₂)

Karbon dioksida berasal dari udara.

Gas ini masuk ke daun melalui bagian kecil yang disebut stomata.

3. Cahaya Matahari

Cahaya matahari merupakan sumber energi yang digunakan tumbuhan dalam proses fotosintesis.

4. Klorofil

Klorofil adalah zat hijau daun yang membantu tumbuhan menangkap energi cahaya matahari.


C. Proses Fotosintesis Secara Sederhana

Secara sederhana:

Cahaya matahari + air + karbon dioksida → makanan (glukosa) + oksigen

Atau dapat digambarkan:

☀️ Cahaya matahari

Daun + air + karbon dioksida

FOTOSINTESIS

Glukosa + Oksigen

 


D. Hasil Fotosintesis

Fotosintesis menghasilkan:

1. Glukosa/Karbohidrat

Glukosa merupakan makanan yang dibuat oleh tumbuhan.

Glukosa digunakan untuk:

  • pertumbuhan tumbuhan;

  • menghasilkan energi;

  • disimpan sebagai cadangan makanan.

2. Oksigen (O₂)

Sebagian oksigen dilepaskan ke udara.

Oksigen sangat penting bagi manusia dan hewan untuk bernapas.


E. Mengapa Fotosintesis Penting?

Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan karena:

  • menghasilkan makanan bagi tumbuhan;

  • menghasilkan oksigen;

  • mendukung kehidupan manusia dan hewan;

  • membantu menjaga keseimbangan lingkungan;

  • menjadi dasar sumber makanan bagi banyak makhluk hidup.


10. ASESMEN FORMATIF

Pilihan Ganda

1. Proses tumbuhan membuat makanan sendiri disebut ....

A. respirasi
B. fotosintesis
C. perkembangbiakan
D. penguapan

2. Salah satu sumber energi utama dalam fotosintesis adalah ....

A. bulan
B. angin
C. cahaya matahari
D. tanah

3. Gas yang dibutuhkan tumbuhan dalam fotosintesis adalah ....

A. oksigen
B. karbon dioksida
C. nitrogen
D. hidrogen

4. Zat hijau daun yang membantu menangkap cahaya matahari disebut ....

A. stomata
B. klorofil
C. akar
D. batang

5. Salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara adalah ....

A. oksigen
B. karbon dioksida
C. air
D. tanah

Isian

6. Air diserap tumbuhan melalui bagian ....

7. Fotosintesis terutama terjadi pada bagian tumbuhan yang mengandung banyak ....

8. Makanan yang dihasilkan tumbuhan melalui fotosintesis berupa ....

Esai

9. Sebutkan empat hal utama yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis!

10. Apa yang mungkin terjadi jika jumlah pohon di bumi semakin berkurang? Jelaskan!


11. KUNCI JAWABAN

  1. B – Fotosintesis

  2. C – Cahaya matahari

  3. B – Karbon dioksida

  4. B – Klorofil

  5. A – Oksigen

  6. Akar

  7. Klorofil

  8. Glukosa/karbohidrat

  9. Air, karbon dioksida, cahaya matahari, dan klorofil.

  10. Jumlah oksigen dapat berkurang, keseimbangan lingkungan terganggu, dan makhluk hidup dapat kehilangan salah satu sumber penting makanan dan tempat hidup.


12. KESIMPULAN / REFLEKSI

a. Kesimpulan Materi

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan menggunakan air, karbon dioksida, cahaya matahari, dan klorofil.

Fotosintesis menghasilkan glukosa/karbohidrat dan oksigen.

Energi cahaya matahari diubah menjadi energi kimia yang tersimpan dalam makanan tumbuhan.

Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan karena tumbuhan menghasilkan makanan dan oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.

b. Kendala pada Saat Pembelajaran

  • Beberapa murid masih kesulitan membedakan bahan dan hasil fotosintesis (4 siswa)

  • Beberapa murid masih memerlukan bantuan dalam memahami perubahan energi. ( 4 siswa)

  • Sebagian murid membutuhkan contoh visual untuk memahami urutan fotosintesis. (7 siswa)

c. Rencana Tindak Lanjut

Murid yang sudah memahami materi diberikan pengayaan berupa kegiatan membuat bagan fotosintesis.

Murid yang belum memahami materi diberikan bimbingan menggunakan gambar dan kartu urutan proses fotosintesis.

d. Jumlah Siswa

Hadir         : 23 siswa

Tidak hadir : 1 siswa

Paham      : 20 siswa

Belum paham  : 4 siswa

 

Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Jum'at 14 Agustus 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©