Selasa, 12 Mei 2026

Materi Ajar Selasa 12 Mei 2026

| | 0 komentar

  

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             :  IPAS, Matematika

Hari/tanggal                 : Selasa, 12 mei 2026

Kelas                            : 5 A 

Materi Pokok        

1. IPAS (topik C Permasalahan lingkungan mengancam kehidupan)

2. Matematika (komposisi dan dekomposisi Bilangan sampai 1.000.000)

Alat Peraga  

1.  IPAS ( Video Pembelajaran)

 2. Matematika (LKPD video pembelajaran) 

Metode Pembelajaran : 

1.  IPAS (PBL)

 2.  Matematika (PBL)

            

Assalamualaikum wr wb 

Good morning soleh solehah 5A. Bagaimana keadaannya hari ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan allah swt. Alhamdulillah kita telah bersiap untuk belajar kembali ya nak.. Yuk persiapkan diri kalian untuk menerima materi hari ini.  

  • MAteri Pelajaran : IPAS
  • Tujuan Pembelajaran : Memahami permasalahan lingkungan yang mengancam kehidupan
Materi Bab 8 IPAS Kelas 5 Kurikulum Merdeka Topik C membahas tentang permasalahan lingkungan di Bumi. Fokus utamanya adalah memahami berbagai jenis kerusakan lingkungan, penyebab utamanya, dampak yang ditimbulkan terhadap kehidupan, serta cara-cara pencegahan dan penanggulangannya dalam kehidupan sehari-hari. 
Berikut adalah rangkuman poin-poin penting yang mudah dipahami:
1. Masalah Lingkungan yang Mengancam Bumi
Bumi kita saat ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang disebabkan oleh alam maupun aktivitas manusia. Masalah utama tersebut meliputi: 
  • Pencemaran (Polusi): Masuknya zat berbahaya ke lingkungan. Terbagi menjadi tiga, yaitu:
    • Pencemaran udara: Akibat asap kendaraan dan pabrik.
    • Pencemaran air: Akibat pembuangan limbah pabrik dan sampah ke sungai atau laut.
    • Pencemaran tanah: Akibat penggunaan pupuk kimia berlebih dan sampah plastik yang sulit terurai.
  • Perubahan Iklim Global: Perubahan pola cuaca drastis akibat pemanasan global (global warming).
  • Kerusakan Hutan (Deforestasi): Berkurangnya luas hutan akibat penebangan liar dan kebakaran hutan.
  • Kepunahan Spesies: Banyak hewan dan tumbuhan yang terancam punah akibat hilangnya habitat dan perburuan liar. 
2. Penyebab Permasalahan Lingkungan
Sebagian besar permasalahan lingkungan terjadi akibat dua faktor utama, yaitu:
  • Faktor Alam: Bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, atau kebakaran hutan akibat kemarau panjang.
  • Faktor Manusia (Paling Dominan):
    • Membuang sampah sembarangan.
    • Penggunaan kendaraan bermotor berlebihan yang memicu emisi gas rumah kaca.
    • Alih fungsi hutan menjadi pemukiman atau perkebunan tanpa reboisasi.
    • Penggunaan bahan sekali pakai secara berlebihan.
3. Dampak Buruk bagi Kehidupan
Jika tidak segera diatasi, kerusakan lingkungan akan memberikan dampak langsung bagi makhluk hidup, seperti:
  • Menurunnya kualitas udara yang memicu penyakit pernapasan.
  • Krisis air bersih akibat pencemaran.
  • Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor akibat rusaknya daerah resapan air.
  • Punahnya keanekaragaman hayati karena ekosistem yang rusak.
4. Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan
Siswa diajak untuk ikut serta merawat Bumi melalui langkah-langkah sederhana, yang dikenal dengan prinsip Mengurangi, Menggunakan Kembali, dan Mendaur Ulang (3R):
  • Reduce (Mengurangi): Membatasi penggunaan plastik sekali pakai (misalnya membawa tas belanja atau botol minum sendiri).
  • Reuse (Menggunakan Kembali): Memanfaatkan barang bekas menjadi fungsi baru (misalnya membuat pot dari botol bekas).
  • Recycle (Mendaur Ulang): Mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat (misalnya membuat kompos dari sisa makanan).
  • Aksi Lainnya: Melakukan reboisasi (penanaman pohon kembali), menghemat penggunaan energi (listrik dan air), serta membuang sampah pada tempatnya.
Video pembelajaran :

Mata Pelajaran : Matematika
Tujuan Pembelajaran : Memahami pengertian komposisi dan dekomposisi pada bilangan sampai 1.000.000
Komposisi dan dekomposisi bilangan 1.000.000 adalah proses menyusun (komposisi) atau menguraikan (dekomposisi) angka satu juta berdasarkan nilai tempatnya (ratus ribuan, puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan). Komposisi 1.000.000 adalah 10 x 100.000 atau \(100 x 10.000), sedangkan dekomposisinya adalah 1.000.000 = 1.000.000 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0). 
Komposisi Bilangan 1.000.000 (Menyusun) 
Komposisi adalah proses menyusun bagian-bagian angka menjadi satu bilangan utuh.
  • Berdasarkan Nilai Tempat:
    • (10) ratus ribuan
    • (100) puluh ribuan
    • (1.000) ribuan
  • Berdasarkan Penjumlahan:
    • (900.000 + 100.000 = 1.000.000)
    • (500.000 + 500.000 = 1.000.000)
    • (750.000 + 250.000 = 1.000.000)
Dekomposisi Bilangan 1.000.000 (Mengurai) 
Dekomposisi adalah menguraikan bilangan utuh menjadi bagian-bagian berdasarkan nilai tempatnya. 
  • Bentuk Panjang (Nilai Tempat):
    (1.000.000=1.000.000+0+0+0+0+0)(1 ratus ribuan, 0 puluh ribuan, 0 ribuan, 0 ratusan, 0 puluhan, 0 satuan).
  • Bentuk Perkalian Nilai Tempat:
    (1.000.000=(1times 1.000.000)+(0times 100.000)dots +(0times 1)
     
  • Contoh Komposisi & Dekomposisi Lain
  • Contoh Komposisi: (300.000 + 40.000 + 5.000 + 700 + 0 + 1 = 345.701).
  • Contoh Dekomposisi: (248.000 = 200.000 + 40.000 + 8.000).
Video Pembelajaran :

Soal latihan 
Bagian 1: Soal Dekomposisi (Mengurai Bilangan)
Uraikan bilangan-bilangan di bawah ini berdasarkan nilai tempatnya! 
  1. (246.815 = ... + ... +...+... +...+ ...)
  2. (509.324 = ... + ....+ ....+ ... + ...) (abaikan nilai nol)
  3. (730.058 = ... +... + ...+ ...)
  4. (912.406 = ...+... + ... +... +...)
  5. (155.789 = ... + ... + ... + ... +... + ...)
Bagian 2: Soal Komposisi (Menyusun Bilangan)
Susunlah nilai-nilai tempat berikut menjadi sebuah bilangan utuh!
6. (400.000 + 50.000 + 3.000 + 200 + 10 + 7 = .......)
7. (800.000 + 7.000 + 400 + 9 = ......)
8. (200.000 + 60.000 + 500 + 30 = ......)
9. (900.000 + 90.000 + 9.000 + 900 + 90 + 9 = ....)
10. (100.000 + 80.000 + 4.000 + 2 = ....)

Bagian 3: Soal Cerita (Aplikasi)
  1. Bu Rina membeli kulkas seharga Rp350.500. Tuliskan harga tersebut ke dalam bentuk dekomposisi nilai uangnya!
  2. Pak Toni memiliki uang:  3lembar Rp100.000, 5 lembar Rp10.000, dan 8 lembar Rp1.000. Jika dikomposisikan, berapakah jumlah total uang Pak Toni?

Refleksi :

Penutup :
Demikianlah pembelajaran hari ini semoga bermanfaat. wassalamualaikum wr wb
Read more...

Senin, 11 Mei 2026

Materi ajar Senin 11 mei 2026

| | 0 komentar

 

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             : Pkn, Seni Rupa, B.Indonesia, Matematika

Hari/tanggal                 : Senin, 11 Mei 2026

Kelas                            : 5 A 

Materi Pokok            : 1.PKN (wawancara gotong royong).

2. Bahasa Indonesia (kalimat saran,tanggapan )

 3. Seni Rupa ( membuat proyek limbah kertas)

4. Matematika (mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000)

Alat Peraga  :

 1.PKN (LKPD)

 2. Bahasa indonesia (LKPD)

 3. Seni Rupa ( video pembelajaran)

 4. Matematika (video pembelajaran) 

Metode Pembelajaran : 

1. Pendidikan Pancasila ( PBL)

2. Bahasa Indonesia (PBL)

3. Seni Rupa (PBL) 

4. Matematika (PBL)
            

Assalamualaikum wr wb 

Good morning soleh solehah 5A. Bagaimana keadaannya hari ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan allah swt. Alhamdulillah hari ini ananda sudah datang ke sekolah kembali seperti biasanya  ya nak.

Silahkan simak pembelajaran hari ini dengan baik

MATERI PELAJARAN : PKN

1. Tujuan Praktik
  • Melestarikan Sejarah: Mengetahui aswl-usul tempat tinggal atau keluarga.
  • Membangun Komunikasi: Mempererat hubungan dengan anggota keluarga.
  • Gotong Royong Informasi: Mengumpulkan data bersama keluarga untuk menjaga warisan budaya agar tidak punah.
2. Panduan Wawancara (Daftar Pertanyaan)
Kamu bisa menggunakan poin-poin ini saat mengobrol dengan keluarga:
  • Sejarah & Peninggalan: "Apa cerita atau legenda terkenal di daerah asal kita? Apakah ada bangunan tua atau prasasti di sana?"
  • Objek Khas: "Apa ikon atau lambang yang paling terkenal dari daerah kita? (Misal: Tugu, Monumen, atau Pohon tertentu)."
  • Peninggalan Budaya: "Alat musik, tarian, atau kain tradisional apa yang dulu sering digunakan?"
  • Kuliner (Makanan & Minuman): "Apa makanan asli daerah kita yang sering dimasak saat acara besar? Bahan utamanya apa?"
3. Contoh Praktik Gotong Royong dalam Budaya
Saat wawancara, kamu akan menemukan bahwa objek khas dan makanan daerah biasanya lahir dari semangat gotong royong, seperti:
  • Membangun Rumah Adat: Dilakukan bersama-sama seluruh warga desa (misal: tradisi Marakka Rumah di Sulawesi).
  • Memasak Makanan Khas: Contohnya membuat Rendang atau Gudeg dalam porsi besar biasanya dibantu oleh tetangga/saudara (tradisi Rewang atau Ngaliwet).
4. Format Laporan Sederhana
Setelah wawancara, susun hasilnya seperti ini:
  1. Nama Narasumber: (Contoh: Kakek/Ayah)
  2. Asal Daerah: (Contoh: Palembang, Sumatera Selatan)
  3. Hasil Temuan:
    • Objek Khas: Jembatan Ampera.
    • Budaya: Kain Songket.
    • Kuliner: Pempek dan Es Kacang Merah.
    • Nilai Gotong Royong: Tradisi Ngidang (makan bersama lesehan).

  •  TUGAS :

    Setelah memahami beberapa objek khas di berbagai daerah, sekarang saatnya kamu belajar menyebutkan tentang objek khas yang berasal dari daerah suku adat istiadat mu. Boleh berupa makanan, minuman, tempat wisata hingga sebuah tempat monumental yang bersejarah di daerah asal mu ya. Jangan lupa gunakan kaliamt tanya dengan tepat dengan menggunakan 5W +1H ya nak. 

Materi pelajaran : bahasa Indonesia 

Tujuan pembelajaran : murid dapat mengidentifikasi perbedaan kalimat saran dan tanggapan 

Perbedaan Kalimat Tanggapan dan Kalimat Saran

kita akan belajar tentang kalimat tanggapan dan saran.

Di kehidupan sehari-hari, teman-teman pasti pernah memberikan tanggapan atas suatu hal atau peristiwa.

Tak jarang juga, kita dimintai tolong oleh teman yang lain untuk memberi tanggapan dan juga saran.

Beberapa kalimat yang kita lontarkan dan kita sampaikan itu dapat disebut juga dengan tanggapan/saran.

Hmm, lalu apa ya yang membedakan kalimat tanggapan dengan kalimat saran? Simak informasinya, yuk!

Perbedaan Kalimat Tanggapan dan Saran

Pada buku Kurikulum Merdeka halaman 182, ada pertanyaan: tahukah kalian perbedaan tanggapan dan saran?Apakah teman-teman sudah menemukan jawabannya? Berikut ini Bobo akan berikan alternatifnya. Simak, yuk!

Tanggapan

Secara umum, tanggapan itu berarti reaksi seseorang terhadap apa yang dilihat, didengar, dan dirasa.

Kalimat tanggapan adalah kalimat yang berisi tanggapan berupa dukungan atau penolakan atas suatu peristiwa.Penolakan atau dukungan itu pun harus diberikan berdasarkan data pendukung yang jelas.

Yap, kalimat tanggapan ini bisa dimulai dengan memberikan fakta dari apa yang sudah dilihat, teman-teman.Setelah itu dapat diikuti dengan pemberian opini yang sesuai fakta dan juga konteks dari peristiwa itu.

Kemudian, tanggapan juga bisa diikuti pemberian respons yang mengungkapkan perasaan.

Pada umumnya, kalimat tanggapan ini tidak hanya diberikan dalam satu kalimat, melainkan lebih.

Di setiap akhir tanggapan, kita bisa memberikan kritik, saran, serta solusi atas sebuah permasalahan.

Saran

Setelah memberi kalimat tanggapan, hal yang bisa dilakukan selanjutnya adalah memberikan saran.

Secara umum, saran merupakan pendapat atau anjuran untuk menyelesaikan suatu masalah, teman-teman. Pemberian kalimat saran ini dilakukan dengan pemberian pendapat yang logis dan juga sesuai dengan fakta.

Untuk menyampaikan saran, kita harus menggunakan kata-kata yang tidak sampai menyinggung orang lain.

Saat mengungkapkan kalimat saran, biasanya akan dimulai menggunakan kata-kata sebagai berikut:
  • Sebaiknya
  • Seharusnya
  • Semestinya

Contoh Tanggapan dan Saran

Situasi: beberapa anak mengolok-olok Ega karena sepatu yang dipakainya untuk bersekolah berlubang.

Tanggapan:

Tidak ada anak yang mau memakai sepatu bolong ke sekolah. Memakai sepatu bolong akan menyulitkan.

Ega menjadi kesulitan berjalan dan berolahraga. Ega pasti merasa sedih karena diolok-olok temannya.

Saran:

Sebaiknya anak-anak berhenti mengolok-olok Ega. Akan lebih baik jika mereka bisa menghibur Ega.

Cara Memberi Tanggapan dan Saran

Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk memberi tanggapan dan saran yang baik, antara lain:

- Menggunakan bahasa yang sopan

- Memilih waktu yang tepat.

- Memberikan alasan sesuai topik.

- Singkat, padat, dan jelas.

Nah, itulah perbedaan dari kalimat tanggapan dan kalimat saran. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya!

Latihan soal 




MATA PELAJARAN : SENI RUPA

Tujuan Pembelejaran : Murid dapat menciptakan  sebuah karya dari limbah kertas


Pemanfaatan limbah kertas untuk kelas 5A adalah seni daur ulang yang mengubah sampah kertas (koran, buku bekas, karton) menjadi karya seni fungsional bernilai ekonomis. Siswa dapat membuat kerajinan seperti tempat pensil, vas bunga, hiasan dinding, lampion, atau bubur kertas, sekaligus belajar merawat lingkungan. 
Jenis Karya Seni Limbah Kertas untuk Kelas 5A
  • Bubur Kertas (Paper Mache): Kertas direndam, dihaluskan, dicampur lem, lalu dibentuk menjadi patung atau wadah.
  • Gulungan Kertas (Paper Quilling/Rolled Paper): Koran/majalah bekas digulung kecil, disusun, dan dilem membentuk tempat pensil atau vas.
  • Anyaman Kertas: Kertas koran dilipat memanjang dan dianyam menjadi keranjang kecil.
  • Kolase/Lukisan Kertas: Potongan kertas berwarna ditempel menjadi karya seni 2 dimensi. 
Manfaat Mempelajari Seni Limbah Kertas
  • Lingkungan: Mengurangi sampah kertas dan mendukung konsep recycle.
  • Ekonomi: Meningkatkan kreativitas dan menghasilkan produk bernilai jual.
  • Keterampilan: Melatih motorik halus dan ketelitian siswa. 
Cara Mendaur Ulang Kertas (Proses Sederhana)
  1. Pengumpulan: Kumpulkan koran/kertas bekas, pisahkan dari plastik.
  2. Pencacahan: Sobek atau hancurkan kertas, rendam dalam air.
  3. Pembuatan Bubur: Blender atau tumbuk hingga menjadi bubur, tambahkan lem putih.
  4. Pembentukan: Bentuk sesuai kreativitas, keringkan di bawah sinar matahari. 
Proyek ini sangat baik untuk diterapkan dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) untuk mengajarkan cinta lingkungan sejak dini.

Saksikan video berikut ini


Tugas

1. Buatkan rangkuman dari video di atas
2. Ciptakan sebuah maha karya dari limbah kertas seperti contoh yg disebut dalam video. Kamu boleh memilih karya sesuka mu dan ikuti tutorialnya pembuatan nya di YouTube.
3. Tugas maha karya nya dikumpulkan pada hari senin saat masuk sekolah.

4. Untuk hari ini silahkan tugas rangkuman difoto dan kirim ke grup. Jika tugas maha karya kalian sudah selesai bisa kalian foto juga.

Mata pelajaran :  matematika 
Tujuan pembelajaran ; murid dapat memahami cara mengurutkan bilangan cacah 1-1000.000
Mengurutkan bilangan cacah hingga 1.000.000 (satu juta) kelas 5 SD dilakukan dengan membandingkan nilai tempat tertinggi (ratus ribuan), kemudian puluhan ribu, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan. Urutkan dari angka depan untuk menentukan yang terkecil/terbesar. Gunakan simbol \(<\) (kurang dari), \(>\) (lebih dari), atau \(=\) (sama dengan).
Video ini menjelaskan cara mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000:

mengurutkan bilangan cacah sampai 1000000 kelas 5
Mengurutkan bilangan cacah hingga 1.000.000 (satu juta) kelas 5 SD dilakukan dengan membandingkan nilai tempat tertinggi (ratus ribuan), kemudian puluhan ribu, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan. Urutkan dari angka depan untuk menentukan yang terkecil/terbesar. Gunakan simbol \(<\) (kurang dari), \(>\) (lebih dari), atau \(=\) (sama dengan). [123]
Video ini menjelaskan cara mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000:
  1. Hitung Jumlah Digit: Pastikan jumlah digit sama. Jika berbeda, angka dengan digit lebih banyak adalah yang terbesar.
  2. Bandingkan Nilai Tempat Terbesar: Lihat angka ratus ribuan (paling kiri).
  3. Bandingkan Digit Berikutnya: Jika angka ratus ribuan sama, bandingkan puluh ribuan, lalu ribuan, dan seterusnya. 
Contoh Soal: Urutkan dari Terkecil ke Terbesar
  • Bilangan: (350.200), (305.000), (350.002), (352.000)
  • Analisis:
    • Semua berawalan 3 (ratus ribuan).
    • Bandingkan puluh ribuan: (305.000) (0), (350.200) (5), (350.002) (5), (352.000) (5).
    • (305.000) adalah yang terkecil.
    • Bandingkan (350.200), (350.002), (352.000) (nilai ribuan/ratusan): (350.002) < (350.200) < (352.000).
  • Urutan: (305.000), (350.002), (350.200), (352.000). 
Tips Cepat:
  • Tanda " (>) " (Lebih dari): Mulut buaya menghadap angka yang lebih besar. Contoh: (500.000 > 400.000).
  • Tanda " (<) " (Kurang dari): Ujung runcing menghadap angka yang lebih kecil. Contoh: (120.000 < 120.001).
  • Tanda " (=) " (Sama dengan): Digunakan jika angka persis sama. Contoh: (750.000 = 750.000)
Tugas latihan :

Refleksi :

Penutup
Demikianlah Pembahasan kita hari ini semoga bermanfaat wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 
Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Selasa 12 Mei 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©