Kamis, 10 September 2026

Materi Ajar PKN, Kamis 10 September 2026

| | 0 komentar

 

 


MENGENAL LINGKUNGAN SEKITAR

Pendidikan Pancasila – Kelas IV

“Kenali Lingkunganmu • Hargai Perbedaan • Jaga Kebersamaan”


🟒 1. IDENTITAS MATERI

Nama Guru            : Ruwi Merliana 

Mapel                   : Pendidikan Pancasila
Kelas/Fase            : IV / B

Hari/tanggal            : Kamis 10 September 2026
Materi                   : Rangkuman bab 1 Mengenal Lingkungan Sekitar /PH
Pertemuan            : 4

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu:

  • Mengidentifikasi identitas masyarakat berdasarkan budaya, suku bangsa, bahasa, agama, dan kepercayaan.
  • Membedakan identitas masyarakat di lingkungan sekitar.
  • Menghargai perbedaan identitas masyarakat.
  • Menunjukkan sikap toleransi dan perilaku terpuji.
  • Mengenal lingkungan tempat tinggal sebagai bagian dari NKRI.
  • Mengenal desa/kelurahan dan kecamatan sebagai bagian dari wilayah tempat tinggal.

πŸ”‘ KATA KUNCI

Identitas • Budaya • Suku • Bahasa • Agama • Kepercayaan • Desa • Kelurahan • Kecamatan • Lingkungan


πŸ‘¨‍πŸ‘©‍πŸ‘§‍πŸ‘¦ 2. IDENTITAS MASYARAKAT

Apa itu identitas masyarakat?

Identitas masyarakat adalah ciri khas yang menunjukkan suatu masyarakat atau kelompok.

Identitas masyarakat dapat dilihat dari:

πŸ‘˜ Pakaian adat
πŸ‘¨‍πŸ‘©‍πŸ‘§ Suku bangsa
πŸ—£️ Bahasa daerah
🍲 Makanan khas
πŸ’ƒ Seni dan budaya
πŸ›• Agama dan kepercayaan

Indonesia memiliki banyak identitas masyarakat karena terdiri atas berbagai suku, bahasa, budaya, agama, dan kepercayaan.

Contohnya dalam buku:

  • Jakarta → suku/bahasa Betawi, makanan kerak telor, budaya ondel-ondel.
  • Riau → masyarakat Melayu, terdapat Candi Muara Takus dan Istana Siak Sri Indrapura.
  • Maluku → masyarakat Ambon, alat musik tifa dan tari cakalele.

πŸ’‘ INGAT!

Berbeda identitas bukan berarti harus terpisah. Perbedaan justru menjadi kekayaan Indonesia.


🀝 3. MENGHARGAI PERBEDAAN IDENTITAS

Indonesia memiliki semboyan:

BHINNEKA TUNGGAL IKA

Berbeda-beda tetapi tetap satu.

Perbedaan dapat berupa:

  • Suku bangsa
  • Bahasa
  • Pakaian adat
  • Kesenian
  • Agama
  • Kepercayaan
  • Kebiasaan dan budaya

❤️ Sikap yang harus dilakukan

✅ Menghargai perbedaan
✅ Menghormati orang lain
✅ Tidak mengejek budaya daerah lain
✅ Tidak membeda-bedakan teman
✅ Mau berteman dengan siapa saja
✅ Mau mengenal budaya daerah lain
✅ Hidup rukun dan toleran

Dalam cerita karnaval sepeda hias di buku, kegiatan mengenakan pakaian adat Nusantara bertujuan agar anak-anak mengenal keanekaragaman suku dan budaya serta menumbuhkan toleransi dan tenggang rasa.


🏘️ 4. PERANGKAT DESA DAN KELURAHAN

DESA

Desa dipimpin oleh:

πŸ‘¨‍πŸ’Ό KEPALA DESA

Kepala desa dipilih secara langsung oleh penduduk desa.

KELURAHAN

Kelurahan dipimpin oleh:

πŸ‘¨‍πŸ’Ό LURAH

Desa dan kelurahan merupakan bagian dari wilayah tempat tinggal masyarakat.

πŸ“Œ TINGKAT WILAYAH

RT → RW → Desa/Kelurahan → Kecamatan → Kabupaten/Kota → Provinsi → NKRI

Semua perangkat pemerintahan mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat serta menjaga kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


🌳 5. MENJELAJAH LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU

Lingkungan tempat tinggal terdiri atas:

🌿 LINGKUNGAN ALAM

Contohnya:

  • Sawah
  • Sungai
  • Pegunungan
  • Kebun
  • Danau

πŸ₯ LINGKUNGAN BUATAN

Contohnya:

  • Puskesmas
  • Jalan
  • Sekolah
  • Taman
  • Ruang Terbuka Hijau

Buku mengajak peserta didik mengamati lingkungan alam dan lingkungan buatan yang terdapat di sekitar tempat tinggal mereka.


🧹 6. CARA MENJAGA LINGKUNGAN

Lingkungan yang baik adalah tanggung jawab bersama.

Contoh perilaku:

πŸ—‘️ Membuang sampah pada tempatnya
🌱 Merawat tanaman
🧹 Membersihkan lingkungan
πŸ’§ Menjaga kebersihan sungai
🌳 Tidak merusak alam
🀝 Bekerja sama menjaga lingkungan

Dalam buku juga diberikan contoh kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan mengambil sampah yang berserakan dan membuangnya ke tempat yang telah disediakan


🧠 7. PETA KONSEP BAB 1

                 MENGENAL LINGKUNGAN SEKITAR
                            │
        ┌───────────────────┼───────────────────┐
        │                   │                   │
    IDENTITAS          PERBEDAAN           LINGKUNGAN
   MASYARAKAT         IDENTITAS           TEMPAT TINGGAL
        │                   │                   │
  ┌─────┼─────┐       ┌─────┼─────┐       ┌────┴────┐
  │     │     │       │     │     │       │         │
Suku  Bahasa Budaya  Toleransi Hormat   Alam     Buatan
  │     │     │             │
  └─────┼─────┘             │
        │              BHINNEKA
  Agama/Kepercayaan     TUNGGAL IKA

πŸ“‹ 8. KESIMPULAN MATERI

Indonesia memiliki masyarakat yang beragam. Setiap daerah mempunyai identitas yang dapat berupa suku, bahasa, budaya, pakaian adat, makanan khas, seni, agama, dan kepercayaan.

Perbedaan tersebut harus kita hargai dan hormati. Kita tidak boleh membeda-bedakan orang lain berdasarkan identitasnya. Dengan sikap toleransi, kita dapat hidup rukun dan menjaga persatuan sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Lingkungan tempat tinggal juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita perlu mengenal wilayah desa/kelurahan dan kecamatan serta menjaga lingkungan alam dan lingkungan buatan di sekitar kita.


BERIKUT SOAL PH BAB 1





πŸ’­ 9. REFLEKSI PEMBELAJARAN


Read more...

Materi Ajar IPAS, Kamis, 10 September 2026

| | 0 komentar

 

MENYELIDIKI GAYA PEGAS


IDENTITAS

  1. Nama Guru         : Ruwi Merliana,S.Pd
  2. Mapel                   : IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial)
  3. Hari/Tanggal       : Kamis, 09 September 2026
  4. Fase/Kelas            : Fase B / Kelas 4
  5. Materi                  : Menyelidiki Gaya Pegas
  6. Pertemuan ke      : 1

  • CP Umum : Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis gaya (termasuk gaya pegas) serta pengaruhnya terhadap gerak, arah, dan bentuk benda melalui pengamatan dan penyelidikan sederhana.
  • TP (umum dalam poin) :
    • Menjelaskan definisi gaya gesek sebagai gaya yang muncul akibat bersentuhannya dua permukaan benda.
    •  Mengidentifikasi keberadaan gaya gesek dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
    •  Membedakan besar gaya gesek pada permukaan benda yang licin, agak kasar, hingga kasar.
  • TP Mamijoy
  • Mindful : Peserta didik fokus merasakan sensasi hangat saat menggosokkan telapak tangan dan mengamati benda yang melambat lalu berhenti, sambil menyadari kebesaran Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang serapi-rapinya.
  • Meaningful : Peserta didik mengaitkan konsep gaya gesek dengan aktivitas nyata sehari-hari di kelas, seperti menulis, berjalan, dan menghapus papan tulis.
  • Joyful : Peserta didik melakukan "misi pencarian" aktivitas gaya gesek secara berkelompok dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu.
  •  
    • ATP 
      • Menggali pemahaman awal peserta didik tentang gesekan melalui aktivitas menggosokkan telapak tangan dan mengamati benda yang berhenti bergerak. (Pertemuan 1)

      • Melakukan pengamatan berkelompok terhadap aktivitas sehari-hari di kelas yang melibatkan gaya gesek. (Pertemuan 1)

    PEMBAHASAN MATERI

    1. Apersepsi Singkat (Awal Pembelajaran)

    • Salam sapa dan doa bersama
    • Ayat kebesaran Allah — QS. Al-Furqan (25): 2, tentang Allah yang menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya (Al-Khaaliq — Maha Pencipta). Gaya gesek pun diciptakan-Nya dengan ukuran tertentu agar benda di bumi tidak terus tergelincir.
    • Apersepsi: murid menggosokkan kedua telapak tangan selama 10 detik lalu ditanya mengapa terasa hangat.
    • Motivasi: guru mendorong penghapus di atas meja kayu dan murid mengamati mengapa akhirnya berhenti.

    2. Pengajaran Materi

    (Pengajaran materi singkat, video berupa link, media/alat peraga, post test jika ada)

    • Materi singkat : Gaya gesek adalah gaya yang muncul akibat bersentuhannya dua permukaan benda, dengan arah yang berlawanan dari arah gerak benda.
    • Alat peraga : dua buah buku yang halamannya diselingi, balok kayu, meja
    • Kegiatan inti : demonstrasi gesekan antar permukaan buku; murid membaca panduan LKPD 1; kerja kelompok (maks. 4 orang) mencari aktivitas sehari-hari di kelas yang melibatkan gaya gesek (menulis, berjalan, menghapus papan tulis, mengerem kursi beroda).
    • Video pembelajaran (link) :

    •  
  • Post test : LKPD Pertemuan 1
  •  
  •  

    KESIMPULAN MATERI

    (Ringkasan inti materi hari ini)

    • Gaya pegas adalah gaya yang dihasilkan oleh benda elastis ketika ditarik, ditekan, atau dilepaskan.
    • Contoh benda yang memanfaatkan gaya pegas antara lain karet gelang, per/pegas pada jok motor, trampolin, dan ketapel.
    • Semakin kuat suatu benda elastis ditarik, semakin besar pula gaya pegas yang dihasilkan.
    • Gaya gesek terjadi akibat sentuhan dua permukaan benda.
    • Arah gaya gesek selalu berlawanan dengan arah gerak benda.

    REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI

    (Evaluasi proses pembelajaran hari ini)

    Read more...

    Rabu, 09 September 2026

    MAteri Ajar SBDP, Rabu 09 September 2026

    | | 0 komentar

        

    MATERI SENI RUPA KELAS 4

    IDENTITAS

    1. Nama Guru    : Ruwi Merliana, S.Pd.
    2. Mapel             : Seni Rupa
    3. Hari/Tanggal : Rabu, 09 September 2026
    4. Fase/Kelas     :Fase B / Kelas IV
    5. Materi            : Membuat Satu Karya Seni Kerajinan dengan Memanfaatkan Sampah Plastik
    6. Pertemuan ke : 3


    Capaian Pembelajaran Umum :

    Peserta didik mampu mengenal, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan berbagai bahan yang ada di lingkungan sekitar. Peserta didik mampu menggunakan alat dan bahan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab serta menunjukkan kreativitas dalam menghasilkan karya seni.

    Tujuan Pembelajaran Umum :

    Peserta didik mampu memahami pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan berkarya seni serta mampu membuat satu karya seni kerajinan sederhana dengan memanfaatkan sampah plastik secara kreatif, aman, dan bertanggung jawab.

    TP Nomor : B-4-02

    Peserta didik dapat:

    1. Menjelaskan pengertian sampah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan.

    2. Mengidentifikasi jenis sampah plastik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan.

    3. Menentukan ide karya kerajinan yang dapat dibuat dari sampah plastik.

    4. Menyiapkan alat dan bahan untuk membuat karya.

    5. Membuat satu karya seni kerajinan dari sampah plastik dengan memperhatikan unsur keindahan dan kerapian.

    6. Menunjukkan sikap peduli lingkungan, kreatif, bertanggung jawab, dan menghargai hasil karya sendiri maupun karya teman.

    ATP (sesuaikan TP)

    Peserta didik mengenali permasalahan sampah plastik di lingkungan sekitar, mengamati berbagai contoh pemanfaatan sampah plastik menjadi benda kerajinan, menentukan ide karya, menyiapkan alat dan bahan, kemudian membuat satu karya kerajinan dari sampah plastik melalui proses mengolah, menyusun, menghias, dan menyelesaikan karya. Peserta didik mempresentasikan hasil karyanya serta melakukan refleksi terhadap proses dan hasil karya.

    MATERI

    Apersepsi Singkat

    Guru mengajak peserta didik mengamati lingkungan sekitar dan mengajukan pertanyaan:

    • Apa yang biasanya kalian lakukan terhadap botol plastik atau bungkus makanan yang sudah tidak digunakan?

    • Apakah sampah plastik dapat digunakan kembali?

    • Pernahkah kalian melihat benda kerajinan yang dibuat dari sampah plastik?

    • Menurut kalian, apa yang terjadi jika sampah plastik dibuang sembarangan?

    Guru menyampaikan bahwa benda yang dianggap sampah belum tentu tidak berguna. Dengan kreativitas, beberapa sampah plastik dapat dimanfaatkan menjadi karya seni kerajinan yang menarik dan memiliki nilai guna.

    Akhlak yang Dikembangkan

    Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan memiliki sikap:

    • Peduli lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    • Bertanggung jawab, dengan menggunakan alat dan bahan secara aman serta membersihkan tempat kerja setelah selesai.

    • Kreatif, dengan menghasilkan gagasan dan bentuk karya yang berbeda.

    • Disiplin, dengan mengikuti langkah-langkah pembuatan karya.

    • Menghargai karya orang lain, dengan memberikan apresiasi terhadap karya teman.

    • Tidak boros, dengan memanfaatkan benda yang masih dapat digunakan kembali.

    Pengajaran Materi Singkat

    A. Apa Itu Sampah Plastik?

    Sampah plastik adalah benda berbahan plastik yang sudah tidak digunakan atau dianggap tidak memiliki fungsi lagi. Contohnya adalah botol plastik bekas, gelas plastik, tutup botol, sedotan, kantong plastik, dan berbagai kemasan plastik.

    Plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai. Oleh karena itu, kita perlu mengurangi penggunaan plastik dan memanfaatkan kembali plastik yang masih dapat digunakan.

    B. Sampah Plastik sebagai Bahan Kerajinan

    Sampah plastik yang bersih dan aman dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat berbagai karya seni kerajinan.

    Contohnya:

    • Botol plastik dapat dibuat menjadi tempat pensil atau pot tanaman.

    • Tutup botol dapat disusun menjadi hiasan atau mozaik.

    • Gelas plastik dapat digunakan untuk membuat hiasan.

    • Kemasan plastik dapat dimanfaatkan menjadi bunga atau dekorasi.

    • Sedotan plastik dapat digunakan untuk membuat hiasan sederhana.

    C. Contoh Karya yang Akan Dibuat

    Pada kegiatan ini peserta didik membuat tempat pensil dari botol plastik bekas.

    Alat dan Bahan

    Bahan:

    • 1 botol plastik bekas yang sudah dicuci dan dikeringkan.

    • Kertas warna atau kertas bekas yang masih dapat digunakan.

    • Lem.

    • Pita atau bahan hiasan lainnya sesuai kebutuhan.

    Alat:

    • Gunting.

    • Pensil.

    • Penggaris.

    • Spidol atau alat gambar.

    Catatan keselamatan: Bagian botol yang dipotong harus ditangani dengan hati-hati. Jika diperlukan pemotongan yang sulit atau menggunakan alat tajam, peserta didik meminta bantuan guru.

    D. Langkah-Langkah Membuat Tempat Pensil

    1. Bersihkan botol plastik dan pastikan sudah kering.

    2. Tentukan tinggi tempat pensil yang akan dibuat.

    3. Dengan bantuan guru, potong bagian botol sesuai ukuran yang diinginkan.

    4. Rapikan bagian tepi botol agar tidak membahayakan.

    5. Lapisi bagian luar botol menggunakan kertas warna atau bahan hiasan.

    6. Buat pola atau gambar sederhana sesuai kreativitas.

    7. Tempelkan hiasan pada permukaan botol.

    8. Pastikan semua bagian tertempel dengan baik.

    9. Periksa kembali kerapian dan kekuatan karya.

    10. Bersihkan meja dan kumpulkan sisa bahan yang masih dapat digunakan kembali.

    E. Unsur Keindahan dalam Karya

    Agar karya terlihat menarik, peserta didik dapat memperhatikan:

    Bentuk
    Karya memiliki bentuk yang sesuai dengan fungsi dan rencana.

    Warna
    Gunakan kombinasi warna yang menarik dan sesuai.

    Komposisi
    Hiasan disusun dengan seimbang dan tidak terlalu penuh.

    Kerapian
    Potongan, tempelan, dan hiasan dibuat serapi mungkin.

    Kreativitas
    Peserta didik dapat mengembangkan bentuk dan hiasan sesuai ide masing-masing.

    Video Pembelajaran

    Guru dapat menampilkan video pendek tentang:

    “Membuat Kerajinan dari Botol Plastik Bekas”


    Video digunakan sebagai media pengamatan untuk membantu peserta didik memahami proses mengubah sampah plastik menjadi karya yang bermanfaat.

    Setelah melihat video, guru mengajukan pertanyaan:

    1. Apa bahan utama yang digunakan?

    2. Alat apa saja yang digunakan?

    3. Bagaimana langkah awal membuat karya?

    4. Bagian mana yang menurut kalian paling membutuhkan ketelitian?

    5. Apa manfaat menggunakan sampah plastik sebagai bahan kerajinan?

    Media dan Alat Peraga

    Media pembelajaran yang digunakan:

    • Contoh botol plastik bekas.

    • Contoh karya kerajinan dari plastik.

    • Gambar atau video proses pembuatan.

    • Contoh hasil karya.

    • Lembar teks materi.

    • Alat dan bahan praktik.


    KEGIATAN PRAKTIK

    Tugas Membuat Karya

    Buatlah satu karya seni kerajinan dengan memanfaatkan sampah plastik yang ada di sekitar kalian.

    Kalian dapat membuat tempat pensil dari botol plastik atau mengembangkan bentuk kerajinan lain dengan persetujuan guru.

    Ketentuan Tugas

    1. Gunakan sampah plastik yang bersih dan aman.

    2. Tentukan terlebih dahulu ide karya yang akan dibuat.

    3. Gunakan alat sesuai fungsinya.

    4. Ikuti petunjuk keselamatan selama bekerja.

    5. Buat karya dengan memperhatikan bentuk, warna, komposisi, dan kerapian.

    6. Berikan nama pada karya yang dibuat.

    7. Ceritakan secara singkat bahan yang digunakan dan manfaat karya tersebut.

    8. Setelah selesai, rapikan tempat kerja.


    POST TEST / TUGAS PEMAHAMAN

    Bacalah kembali teks cetak yang diberikan guru, kemudian jawablah pertanyaan berikut.

    1. Apa yang dimaksud dengan sampah plastik?

    2. Sebutkan tiga contoh sampah plastik yang dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan!

    3. Mengapa sampah plastik sebaiknya tidak dibuang sembarangan?

    4. Sebutkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat tempat pensil dari botol plastik!

    5. Tuliskan secara singkat langkah-langkah membuat tempat pensil dari botol plastik!

    6. Apa saja unsur keindahan yang perlu diperhatikan dalam membuat karya kerajinan?

    7. Mengapa kita harus berhati-hati ketika menggunakan gunting atau alat yang tajam?

    8. Apa manfaat membuat kerajinan dari sampah plastik?

    Tugas Menarik Kesimpulan dari Teks

    Setelah membaca teks materi, dapat kita buat kesimpulan seperti berikut ini

    KESIMPULAN

    Sampah plastik yang sudah tidak digunakan dapat dimanfaatkan menjadi bahan untuk membuat karya seni kerajinan. Dengan kreativitas, sampah seperti botol plastik, tutup botol, gelas plastik, dan kemasan plastik dapat diubah menjadi benda yang memiliki nilai keindahan dan kegunaan.

    Dalam membuat karya, kita perlu memperhatikan ide, bentuk, warna, komposisi, dan kerapian. Selain menghasilkan karya seni, kegiatan ini juga mengajarkan kita untuk peduli terhadap lingkungan, bertanggung jawab, tidak boros, serta menghargai karya orang lain.

    REFLEKSI


    Read more...

    Materi AJar Bahasa Indonesia, Rabu, 09 September 2026

    | | 0 komentar

      

    AWALAN ME- DAN PELULUHAN HURUF AWAL


    IDENTITAS

    Nama Guru                     : Ruwi Merliana, S.Pd.
    Mapel                               : Bahasa Indonesia
    Hari/Tanggal                    : Rabu, 09 September 2026.
    Fase/Kelas                         : Fase B / Kelas IV
    Materi                                : penggunaan Awalan me- dalam kalimat
    Pertemuan ke                    : 1


    CP UMUM

    Peserta didik mampu memahami dan menggunakan kaidah kebahasaan dalam berbagai bentuk teks serta menyampaikan gagasan dengan menggunakan kosakata dan struktur bahasa Indonesia yang tepat.


    TP (UMUM DALAM POINT)

    Peserta didik mampu:

    1. Menjelaskan fungsi awalan me- dalam pembentukan kata kerja.
    2. Mengidentifikasi perubahan bentuk awalan me- ketika bertemu dengan huruf awal kata dasar.
    3. Menggunakan kata berawalan me- dengan tepat, termasuk aturan peluluhan huruf awal, dalam kalimat sederhana.

    TP MINDful

    Peserta didik mampu mengamati perubahan kata secara teliti ketika awalan me- ditambahkan pada kata dasar serta menyadari pentingnya menggunakan bahasa Indonesia dengan tepat.

    TP MEANingful

    Peserta didik mampu menghubungkan penggunaan awalan me- dengan kata-kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menulis, membaca, menyapu, memasak, dan memukul.

    TP JOYful

    Peserta didik mampu menemukan, mengubah, dan menggunakan kata berawalan me- melalui permainan kartu kata, kuis, dan kegiatan kelompok dengan aktif dan menyenangkan.


    ATP

    1. Peserta didik mampu menjelaskan fungsi awalan me- dan mengidentifikasi kata dasar yang mendapat awalan me-.
    2. Peserta didik mampu mengidentifikasi perubahan bentuk awalan me- serta aturan peluluhan huruf awal p, t, k, dan s pada kata dasar.
    3. Peserta didik mampu menggunakan kata berawalan me- dengan benar dalam kalimat melalui kegiatan bermain kartu kata, latihan, dan membuat kalimat.

    PEMBAHASAN MATERI

    1. APERSEPSI SINGKAT

    Awal Pembelajaran

    Guru menampilkan beberapa gambar kegiatan:

    ✍️ anak menulis
    πŸ“– anak membaca
    🧹 anak menyapu
    🍳 ibu memasak
    πŸ€ anak melempar bola

    Guru bertanya:

    "Apa yang sedang dilakukan pada gambar?"

    Peserta didik menyebutkan:

    menulis – membaca – menyapu – memasak – melempar

    Guru kemudian bertanya:

    "Apa persamaan kata-kata tersebut?"

    Guru mengarahkan peserta didik menemukan bahwa kata-kata tersebut memiliki awalan me-.

    Mindful Moment 🌱

    Guru mengajak peserta didik memperhatikan perubahan kata dengan teliti.

    "Ketika awalan me- bertemu dengan kata dasar tertentu, bentuknya dapat berubah. Yuk, kita amati perubahan tersebut!"


    2. PENGAJARAN MATERI

    A. APA ITU AWALAN ME-?

    Awalan me- adalah imbuhan yang diletakkan di awal kata dasar untuk membentuk kata baru, umumnya berupa kata kerja.

    Contoh:

    tulis → menulis

    baca → membaca

    sapu → menyapu

    masak → memasak

    lempar → melempar

    Awalan me- dapat mengalami perubahan bentuk sesuai dengan huruf awal kata dasar.


    B. BENTUK AWALAN ME-

    Awalan me- dapat berubah menjadi:

    me- → me-

    Contoh:

    lihat → melihat
    rawat → merawat
    baca → membaca?

    Catatan: Bentuk awalan tidak selalu tampak sebagai "me-" secara langsung karena dapat berubah menjadi mem-, men-, meng-, atau meny-.

    Bentuk yang perlu diperhatikan:

    AwalanContoh
    me-melihat, merawat
    mem-membaca, memasak
    men-menulis, menari
    meng-mengambil, menggambar
    meny-menyapu, menyanyi

    C. ATURAN PELULUHAN HURUF AWAL

    Nah, bagian ini yang harus kita perhatikan! πŸ”Ž

    Ketika awalan me- bertemu kata dasar tertentu, huruf awal kata dasar dapat luluh atau berubah.

    1. Huruf P → luluh menjadi M

    Kata dasar yang diawali p dapat mengalami peluluhan.

    p + me- → mem-

    Contoh:

    pakai → memakai
    pukul → memukul
    pilih → memilih

    Perhatikan:

    ❌ mepakai
    memakai

    ❌ mempukul
    memukul


    2. Huruf T → luluh menjadi N

    Kata dasar yang diawali t dapat mengalami peluluhan.

    t + me- → men-

    Contoh:

    tulis → menulis
    tari → menari
    tutup → menutup

    Perhatikan:

    ❌ metulis
    menulis

    ❌ mentari
    menari


    3. Huruf K → luluh menjadi NG

    Kata dasar yang diawali k dapat mengalami peluluhan.

    k + me- → meng-

    Contoh:

    kirim → mengirim
    kunci → mengunci
    gambar → menggambar

    Untuk contoh k:

    kirim → mengirim

    Huruf k pada kata dasar kirim luluh.

    ❌ mengkirim
    mengirim

    Catatan: pada beberapa kata yang diawali gugus konsonan, aturan peluluhan dapat berbeda. Untuk kelas 4, fokuskan terlebih dahulu pada contoh kata dasar sederhana.


    4. Huruf S → luluh menjadi NY

    Kata dasar yang diawali s dapat mengalami peluluhan.

    s + me- → meny-

    Contoh:

    sapu → menyapu
    sikat → menyikat
    sebut → menyebut

    Perhatikan:

    ❌ mensapu
    menyapu

    ❌ mensikat
    menyikat


    D. RANGKUMAN PELULUHAN

    ⭐ INGAT RUMUS INI!

    Huruf AwalBerubah MenjadiContoh
    PMpukul → memukul
    TNtulis → menulis
    KNGkirim → mengirim
    SNYsapu → menyapu

    🧠 TRIK MENGINGAT

    P – T – K – S
    LULUH SAAT BERTEMU ME-

    Coba ucapkan bersama-sama:

    P → M
    T → N
    K → NG
    S → NY


    E. CONTOH DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

    Perhatikan kalimat berikut:

    1. Rani menulis cerita di buku.
    2. Ayah memakai sepatu.
    3. Budi memukul bola.
    4. Siti menyapu halaman.
    5. Ibu memasak nasi.
    6. Dika mengirim surat.
    7. Ani menyikat gigi.
    8. Edo menggambar pemandangan.

    Ayo Temukan!

    Carilah kata yang menggunakan awalan me- pada kalimat di atas.

    Contoh:

    menulis → tulis

    memakai → pakai

    menyapu → sapu


    MEDIA / ALAT PERAGA

    Guru dapat menggunakan:

    • 🎴 Kartu Kata Dasar
    • 🎴 Kartu Awalan me-
    • πŸ–Ό️ Kartu gambar kegiatan
    • ✏️ LKPD kata berimbuhan
    • 🎑 Roda Putar Awalan me-
    • 🧩 Puzzle kata
    • πŸ“ Kartu tantangan membuat kalimat

    MEDIA UTAMA: KARTU "UBAH KATAKU!"

    Siapkan dua jenis kartu.

    Kartu 1 – Kata Dasar

    PUKUL
    TULIS
    SAPU
    KIRIM
    PAKAI
    SIKAT

    Kartu 2 – Awalan

    ME-

    Peserta didik mengambil satu kartu kata dasar kemudian menggabungkannya dengan awalan me-.

    Contoh:

    🎴 PUKUL

    ME + PUKUL

    MEMUKUL


    KEGIATAN JOYFUL 🎯

    "BERBURU KATA ME-"

    Guru menyebarkan kartu kata di beberapa tempat.

    Peserta didik secara berkelompok mencari kartu.

    Setelah mendapatkan kartu, mereka harus:

    1. Membaca kata dasar

    2. Menambahkan awalan me-

    3. Menentukan apakah terjadi peluluhan

    4. Menuliskan kata yang benar

    5. Membuat satu kalimat

    Contoh:

    🎴 TULIS

    me- + tulis

    MENULIS

    Kalimat:

    Siti menulis cerita di buku.


    TANTANGAN HOTS πŸ”₯

    Perhatikan kata berikut:

    tulis – menulis
    sapu – menyapu
    pukul – memukul

    Mengapa bentuk kata tersebut bukan:

    ❌ metulis
    ❌ mensapu
    ❌ mempukul

    Jelaskan dengan bahasamu sendiri!

    Jawaban:

    ....................................................................

    ....................................................................


     TUGAS PEMAHAMAN



    KESIMPULAN MATERI

    Awalan me- digunakan untuk membentuk kata baru, terutama kata kerja.

    Ketika awalan me- bertemu dengan kata dasar tertentu, bentuknya dapat berubah.

    Ingat!

    P → M
    pukul → memukul

    T → N
    tulis → menulis

    K → NG
    kirim → mengirim

    S → NY
    sapu → menyapu

    Jadi, kita harus teliti ketika menggunakan awalan me- agar kata yang kita gunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

    🌟 Bahasa yang baik dimulai dari penggunaan kata yang tepat!


    REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI

    Read more...

    Selasa, 08 September 2026

    materi ajar ipas selasa 08 september 2026

    | | 0 komentar

      

    MATERI IPAS KELAS 4

    PENERAPAN GAYA PADA KEHIDUPAN SEKITAR

    IDENTITAS (WAJIB DIISI)

    Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd.
    Mapel : IPAS
    Hari/Tanggal : Selasa, 08 September 2026
    Fase / Kelas : Fase B / Kelas IV
    Materi : Penerapan Gaya pada Kehidupan Sekitar
    Pertemuan ke : 1

    CP UMUM

    Peserta didik memahami konsep gaya dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari serta mampu menjelaskan pengaruh gaya terhadap gerak dan benda melalui pengamatan sederhana.

    TP UMUM

    Peserta didik mampu menjelaskan pengertian gaya, mengenali jenis-jenis gaya, serta menerapkan konsep gaya untuk menjelaskan berbagai kegiatan yang mempermudah kehidupan manusia.

    TP NOMOR (TP MINDJOY)

    Menjelaskan pengertian gaya dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

    Mengidentifikasi jenis-jenis gaya melalui pengamatan benda dan kegiatan di sekitar.

    Menjelaskan manfaat gaya dalam mengubah gerak, menghentikan, mengubah arah, dan mempermudah pekerjaan manusia.

    Menunjukkan sikap teliti, aktif, bekerja sama, dan percaya diri saat melakukan percobaan sederhana.

    ATP (DISESUAIKAN DENGAN TP)

    Peserta didik mengenal gaya sebagai dorongan atau tarikan, kemudian mengamati contoh gaya dalam aktivitas sehari-hari.

    Peserta didik mengidentifikasi gaya otot, gaya gesek, gaya gravitasi, gaya magnet, dan gaya pegas serta menjelaskan manfaatnya dalam kehidupan

     

    PEMBAHASAN MATERI

    1. APERSEPSI SINGKAT (AWAL PEMBELAJARAN)

    Guru menyapa peserta didik dan mengajak mengamati benda di kelas.

    Guru bertanya: “Bagaimana pintu bisa terbuka? Mengapa bola bisa bergerak? Mengapa pensil yang dilempar akhirnya jatuh?”

    Guru menghubungkan jawaban peserta didik dengan kebesaran Allah sebagai Al-Khaaliq (Maha Pencipta) yang menciptakan aturan dan gejala alam yang dapat kita amati.

    AYO INGAT!

    Saat kita mendorong, menarik, mengangkat, menekan, atau menggeser benda, kita sedang memberikan gaya.

    2. PENGERTIAN GAYA

    APA ITU GAYA?

    Gaya adalah tarikan atau dorongan yang bekerja pada suatu benda. Gaya dapat membuat benda bergerak, berhenti, berubah arah, berubah kecepatan, atau berubah bentuk.

    DORONGAN

    Contoh: mendorong meja, menutup pintu, menendang bola.

    TARIKAN

    Contoh: menarik laci, menarik tali, membuka resleting.

    CONTOH SEDERHANA

    Saat kamu menendang bola, kaki memberikan gaya pada bola sehingga bola bergerak. Saat kamu menarik kursi, gaya dari tangan membuat kursi berpindah tempat.

    3. JENIS-JENIS GAYA

    GAYA OTOT

    Dihasilkan oleh tenaga otot manusia/hewan. Contoh: mengangkat tas, mengayuh sepeda, mendorong meja.

    GAYA GESEK

    Muncul saat dua permukaan bersentuhan dan menghambat gerak. Contoh: rem sepeda, sepatu dengan lantai.

    GAYA GRAVITASI

    Tarikan bumi yang menyebabkan benda jatuh ke bawah. Contoh: buah jatuh dari pohon.

    GAYA MAGNET

    Tarik atau tolak dari magnet. Contoh: magnet menarik benda berbahan besi.

    GAYA PEGAS

    Muncul pada benda elastis saat diregangkan/ditekan. Contoh: ketapel dan suspensi kendaraan.

    4. PENGARUH GAYA PADA BENDA

    Membuat benda yang diam menjadi bergerak, misalnya bola yang ditendang.

    Membuat benda bergerak menjadi berhenti, misalnya sepeda direm.

    Mengubah arah gerak benda, misalnya bola dipukul ke arah berbeda.

    Mengubah kecepatan gerak benda, misalnya mendorong ayunan lebih kuat.

    Mengubah bentuk benda, misalnya plastisin ditekan atau karet diregangkan.

    5. MANFAAT GAYA DALAM MEMPERMUDAH MANUSIA

    MENGANGKAT BENDA

    Gaya otot membantu mengangkat tas, buku, atau barang.

    MENDORONG & MENARIK

    Membantu memindahkan meja, membuka pintu, dan menarik barang.

    MENGEREM

    Gaya gesek membantu kendaraan melambat dan berhenti dengan aman.

    BERJALAN

    Gaya gesek antara kaki/sepatu dan tanah membantu kita tidak mudah tergelincir.

    MENGGUNAKAN MAGNET

    Gaya magnet membantu mengambil benda logam dan digunakan pada berbagai alat.

    MENGGUNAKAN PEGAS

    Gaya pegas dimanfaatkan pada ketapel, penjepit, dan peredam kendaraan.

    KATA KUNCI

    Gaya = dorongan atau tarikan. Jenis gaya = otot, gesek, gravitasi, magnet, dan pegas. Manfaat gaya = membantu benda bergerak, berhenti, berubah arah, berubah bentuk, dan membuat pekerjaan lebih mudah.

    6. KEGIATAN / AKTIVITAS PEMBELAJARAN

    AKTIVITAS 1 — DETEKTIF GAYA

    Murid berkelompok mengamati 5 kegiatan: mendorong meja, menarik laci, menggelindingkan bola, menjatuhkan penghapus, dan mendekatkan magnet pada benda logam. Catat jenis gaya dan pengaruhnya.

    AKTIVITAS 2 — COBA SENDIRI

    Gunakan bola kecil, karet gelang, magnet, buku, dan mobil-mobilan. Amati apa yang terjadi ketika benda didorong, ditarik, direm, dijatuhkan, atau didekatkan dengan magnet.

     

    AKTIVITAS 3 — MANFAAT GAYA DI SEKITARKU

    Tuliskan minimal 5 contoh gaya yang membantu pekerjaan manusia di rumah atau di sekolah, lalu jelaskan manfaatnya.

     

    7. LATIHAN PEMAHAMAN

    Apa yang dimaksud dengan gaya?

    Sebutkan dua contoh gaya dorong dan dua contoh gaya tarik!

    Mengapa buah yang jatuh dari pohon termasuk contoh gaya gravitasi?

    Mengapa rem sepeda memanfaatkan gaya gesek?

    Sebutkan satu manfaat gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari!

    Bagaimana gaya dapat mengubah gerak sebuah benda?

    Mengapa gaya otot membantu manusia melakukan banyak pekerjaan?

    Sebutkan contoh penggunaan gaya pegas!

    Apa yang terjadi pada bola ketika ditendang dengan lebih kuat?

    Tuliskan tiga kegiatan di rumah yang menjadi lebih mudah karena adanya gaya.

    8. TUGAS MENARIK KESIMPULAN DARI MATERI

    Gaya adalah ________________________________________________

    Contoh gaya otot adalah ______________________________________

    Gaya gesek bermanfaat untuk __________________________________

    Gaya gravitasi menyebabkan _________________________________

    Gaya magnet dapat digunakan untuk ___________________________

    Gaya pegas dimanfaatkan pada _________________________________

    Menurut saya, gaya sangat membantu manusia karena ____________

    9. KESIMPULAN MATERI

    RINGKASAN

    Gaya adalah dorongan atau tarikan. Gaya dapat memengaruhi gerak, arah, kecepatan, dan bentuk benda. Jenis gaya yang kita temui antara lain gaya otot, gaya gesek, gaya gravitasi, gaya magnet, dan gaya pegas. Dalam kehidupan sehari-hari, gaya membantu manusia mengangkat, mendorong, menarik, mengerem, berjalan, menggunakan alat, dan melakukan berbagai pekerjaan dengan lebih mudah.

    10. REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI


    pada pembelajaran hari ini, siswa sebagian besar memahami konsep pengertian gaya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. dengan media vc karena sedang daring, maka masih diperlukan bimbingan latihan soal dalam pemahaman soal dnegan baik





    Penutup

    Untuk tugas pembelajaran daring hari ini, ananda diminta untuk mengerjakan latihan soal pada point 7. latihan pemahaman dan juga point nomor 8 tugas menarik kesimpulan dari materi. tulis ke dalam buku latihan ipas dengan jawabannya saja.

    Read more...

    Popular Posts

    Blogger templates

    Blogroll

    About

    Blog Archive

    Cari Blog Ini

    Diberdayakan oleh Blogger.
     

    Designed by: CompartidΓ­simo
    Images by: DeliciousScraps©