Selasa, 21 Juli 2026

Materi Ajar Selasa, 21 Juli 2026

| | 0 komentar

 

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             :   bahasa Indonesia, Matematika 

Hari/tanggal                 : Selasa, 21 Juli 2026

Kelas                            : 4 A 

Materi Pokok        

1. B.indonesia (memaknai teks narasi yang dibacakan dan menyampaikan  kembali isinya dengan beberapa kalimat.)

2. Matematika  (membaca dan menulis bilangan cacah sampai 10.000)

Alat Peraga  

1.  Bahasa Indonesia : Lkpd teks cerita

2. Matematika : Kartu Angka bilangan cacah

Metode Pembelajaran : 

1.  Bahasa Indonesia (PBL)

2. Matematika (Discovery Learning)

Ringkasan materi 

Bahasa Indonesia 

Teks narasi adalah cerita rekaan atau kisah nyata yang disusun secara berurutan. Untuk memahaminya, gunakan kegiatan menyimak (mendengarkan) dan membaca. Keterampilan ini membantu siswa Kelas 4 mengidentifikasi 3 unsur inti:

Tokoh: Pelaku atau orang yang ada di dalam cerita.

Peristiwa: Rangkaian kejadian atau alur yang dialami tokoh.

Pesan (Amanat): Pelajaran moral atau nasihat yang bisa dipetik pembaca.

Tips untuk memahaminya:

  1. Saat Menyimak: Dengarkan dengan saksama dan bayangkan alur ceritanya di dalam pikiranmu.
  2. Saat Membaca: Catat nama tokoh, di mana kejadiannya, dan apa masalah yang terjadi. 
Video pembelajaran 
Yuk saksikan video pembelajaran ini agar kalian lebih paham yaa

Latihan soal :


Matematika 

Bilangan cacah dapat dikatakan sebagai bilangan yang digunakan dalam berbagai operasi hitung, misalnya asosiatif, komputatif, dan lainnya.

Nah, bilangan sendiri adalah konsep dasar dalam matematika yang digunakan untuk mewakili jumlah atau kuantitas.

Bilangan diartikan juga sebagai konsep berupa angka yang digunakan dalam membantu kehidupan sehari-hari manusia.

Bilangan dapat digunakan untuk menghitung, mengukur, membandingkan, dan menggambarkan hubungan antara objek atau kuantitas.

Dalam matematika, bilangan memainkan peran penting dalam berbagai bidang, seperti aritmetika, aljabar, geometri, dan analisis.

O iya, simbol atau lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut dengan lambang bilangan atau angka

Pengertian Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang digunakan dalam perhitungan.

Misalnya 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, ...

Nah, bilangan cacah merupakan bilangan bulat yang nilainya positif, sehingga bilangan negatif tidak termasuk sebagai bilangan cacah.

Pada bilangan cacah, terdapat himpunan bilangan bulat berupa angka positif dan juga himpunan bilangan asli bernilai positif ditambah 0.

Menurut Nurlev, jika suatu himpunan tidak mempunyai anggota sama sekali karena alasan tertentu, maka cacah anggota himpunan tersebut adalah nol.

Bilangan cacah ini akan selalu diawali dengan nol. Contoh bilangan cacah, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan seterusnya.

Umumnya bilangan cacah digunakan dalam berbagai operasi hitung.

Misalnya dalam penambahan, pengurangan, perkalian, sampai pembagian.

1. Membaca dan Menulis Bilangan
  • Membaca: Dipisahkan oleh titik sebagai tanda ribuan. Contohnya: 3.254 dibaca "tiga ribu dua ratus lima puluh empat".
  • Menulis: Menyesuaikan nama bilangan ke dalam susunan angka. Contohnya: "empat ribu delapan ratus delapan puluh empat" ditulis menjadi 4.884.
2. Nilai Tempat
Setiap angka pada bilangan memiliki nilai yang berbeda tergantung posisinya. Misalnya pada bilangan 3.578, posisinya adalah: [1]
  • 3 menempati ribuan, nilainya 3.000
  • 5 menempati ratusan, nilainya 500
  • 7 menempati puluhan, nilainya 70
  • 8 menempati satuan, nilainya 8
Jika diuraikan menjadi bentuk panjang: 3.578 = 3.000 + 500 + 70 + 8.
3. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
Untuk membandingkan dua bilangan cacah, kita gunakan tanda: 
  • (lebih besar dari)
  • < (lebih kecil dari)
  • = (sama dengan)
Contoh: 4.521 < 4.560, karena angka puluhannya (2 < 6). Untuk mengurutkan, bandingkan nilai tempat dari yang terbesar (ribuan) hingga terkecil (satuan). 
4. Operasi Hitung (Penjumlahan dan Pengurangan)
  • Penjumlahan: Dilakukan dengan cara susun panjang (menguraikan nilai tempat) atau susun pendek (menyimpan angka jika jumlahnya lebih dari 10). 
  • Pengurangan: Menggunakan cara susun panjang atau susun pendek dengan teknik meminjam dari nilai tempat di sebelah kirinya jika angka yang dikurangi lebih kecil.
Video Pembelajaran :

setelah kita menyaksikan penjelasan video diatas, mari kita kerjakan tugas berikut


Kesimpulan :


Penutup :
Demikianlah pembelajaran hari ini semoga bermanfaat ya nak
Read more...

Senin, 20 Juli 2026

Materi ajar senin 20 juli 2026

| | 0 komentar

 

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             :   bahasa Indonesia, Matematika dan PPKN

Hari/tanggal                 : Senin, 20 Juli 2026

Kelas                            : 4 A 

Materi Pokok        

1. B.indonesia (memahami isi teks narasi melalui kegiatan menyimak dan membaca sehingga dapat mengidentifikasi tokoh, peristiwa, dan pesan cerita dengan tepat.)

2. Matematika  (Menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000)

3. PKN (Mengidentifikasi karakter para perumus Pancasila)

Alat Peraga  

1.  Bahasa Indonesia : Lkpd teks cerita

2. Matematika : flash card

3. Pkn : 

Metode Pembelajaran : 

1.  Bahasa Indonesia (PBL)

2. Matematika (Discovery Learning)

3. Pkn (Mengidentifikasi karakter para perumus Pancasila).

Ringkasan materi 

Bahasa Indonesia 

Teks narasi adalah cerita rekaan atau kisah nyata yang disusun secara berurutan. Untuk memahaminya, gunakan kegiatan menyimak (mendengarkan) dan membaca. Keterampilan ini membantu siswa Kelas 4 mengidentifikasi 3 unsur inti:

Tokoh: Pelaku atau orang yang ada di dalam cerita.

Peristiwa: Rangkaian kejadian atau alur yang dialami tokoh.

Pesan (Amanat): Pelajaran moral atau nasihat yang bisa dipetik pembaca.

Tips untuk memahaminya:

  1. Saat Menyimak: Dengarkan dengan saksama dan bayangkan alur ceritanya di dalam pikiranmu.
  2. Saat Membaca: Catat nama tokoh, di mana kejadiannya, dan apa masalah yang terjadi. 
Video pembelajaran 
Yuk saksikan video pembelajaran ini agar kalian lebih paham yaa

Latihan soal :


Matematika 

1. Membaca dan Menulis Bilangan
  • Membaca: Dipisahkan oleh titik sebagai tanda ribuan. Contohnya: 3.254 dibaca "tiga ribu dua ratus lima puluh empat".
  • Menulis: Menyesuaikan nama bilangan ke dalam susunan angka. Contohnya: "empat ribu delapan ratus delapan puluh empat" ditulis menjadi 4.884. 
2. Nilai Tempat
Setiap angka pada bilangan memiliki nilai yang berbeda tergantung posisinya. Misalnya pada bilangan 3.578, posisinya adalah: 
  • 3 menempati ribuan, nilainya 3.000
  • 5 menempati ratusan, nilainya 500
  • 7 menempati puluhan, nilainya 70
  • 8 menempati satuan, nilainya 8
Jika diuraikan menjadi bentuk panjang: 3.578 = 3.000 + 500 + 70 + 8.
Video pembelajaran 
Mari kita simak pembahasan lengkap dalam video berikut 

            


Latihan soal 


Pendidikan Pancasila 

🌟 Tokoh Utama Perumus Pancasila
Proses perumusan Pancasila terjadi dalam Sidang BPUPKI pertama (29 Mei–1 Juni 1945). Ada tiga tokoh utama yang menyampaikan gagasan dasar negara:
  • Mr. Mohammad Yamin (Menyampaikan usulan pada 29 Mei 1945)
  • Prof. Dr. Soepomo (Menyampaikan usulan pada 31 Mei 1945)
  • Ir. Soekarno (Menyampaikan usulan pada 1 Juni 1945, yang kemudian dikenal sebagai Hari Lahir Pancasila)

👤 Karakter dan Nilai Juang Para Tokoh
Setiap perumus Pancasila memiliki karakter mulia yang patut dicontoh dalam kehidupan sehari-hari:
1. Ir. Soekarno
  • Jiwa Patriotisme: Memiliki rasa cinta tanah air yang sangat besar dan mendalam.
  • Nasionalisme Tinggi: Mengutamakan persatuan bangsa di atas kepentingan golongan atau pribadi.
  • Berjiwa Kepemimpinan: Mampu menggerakkan dan menyatukan berbagai kelompok masyarakat yang berbeda.
2. Drs. Mohammad Hatta
  • Sikap Demokratis: Selalu menghargai pendapat orang lain dalam musyawarah.
  • Disiplin dan Tanggung Jawab: Terkenal sangat tepat waktu dan setia pada janji.
  • Sederhana: Hidup bersahaja dan lebih mementingkan kesejahteraan rakyat.
3. Mr. Mohammad Yamin
  • Cerdas dan Berwawasan Luas: Memiliki keahlian mendalam di bidang hukum, sejarah, dan sastra.
  • Cinta Budaya: Menggunakan pemahaman sejarah nusantara untuk menyusun dasar negara.
4. Prof. Dr. Soepomo
  • Mengutamakan Kebersamaan: Pencetus konsep negara integralistik (kekeluargaan).
  • Rendah Hati: Menghargai semua perbedaan pendapat demi tercapainya mufakat.

🤝 Nilai Kebersamaan dalam Perumusan Pancasila
Para tokoh bangsa berhasil merumuskan Pancasila karena mereka menerapkan nilai-nilai berikut selama sidang:
  • Musyawarah dan Mufakat: Mengambil keputusan bersama lewat diskusi, bukan memaksakan kehendak.
  • Menghargai Perbedaan: Menerima perbedaan suku, agama, dan pandangan politik demi persatuan.
  • Rela Berkorban: Mengetepikan kepentingan pribadi dan waktu demi kemerdekaan Indonesia.
  • Cinta Tanah Air: Menempatkan masa depan bangsa sebagai prioritas paling utama.
Video pembelajaran :
Untuk mengenal lebih jauh tentang tokoh-tokoh perumusan Pancasila. Mari kita simak video pembelajaran berikut ;

Kesimpulan:
pada pembelajaran hari ini kalian semua sudah memahami tentang membaca bilangan cacah dan juga mengenal tokoh-tokoh pancasila dengan baik

penutup
demikian pembelajaran hari ini berjalan dengan lancar dan tertib.
wassaalmualaikum wr wb
Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Selasa, 21 Juli 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©