1. IPAS (topik C Permasalahan lingkungan mengancam kehidupan)
2. Matematika (komposisi dan dekomposisi Bilangan sampai 1.000.000)
Alat Peraga
1. IPAS ( Video Pembelajaran)
2. Matematika (LKPD video pembelajaran)
Metode Pembelajaran :
1. IPAS (PBL)
2. Matematika (PBL)
Assalamualaikum wr wb
Good morning soleh solehah 5A. Bagaimana keadaannya hari ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan allah swt. Alhamdulillah kita telah bersiap untuk belajar kembali ya nak.. Yuk persiapkan diri kalian untuk menerima materi hari ini.
MAteri Pelajaran : IPAS
Tujuan Pembelajaran : Memahami permasalahan lingkungan yang mengancam kehidupan
Materi Bab 8 IPAS Kelas 5 Kurikulum Merdeka Topik C membahas tentang permasalahan lingkungan di Bumi. Fokus utamanya adalah memahami berbagai jenis kerusakan lingkungan, penyebab utamanya, dampak yang ditimbulkan terhadap kehidupan, serta cara-cara pencegahan dan penanggulangannya dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut adalah rangkuman poin-poin penting yang mudah dipahami:
1. Masalah Lingkungan yang Mengancam Bumi
Bumi kita saat ini menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang disebabkan oleh alam maupun aktivitas manusia. Masalah utama tersebut meliputi:
Pencemaran (Polusi): Masuknya zat berbahaya ke lingkungan. Terbagi menjadi tiga, yaitu:
Pencemaran udara: Akibat asap kendaraan dan pabrik.
Pencemaran air: Akibat pembuangan limbah pabrik dan sampah ke sungai atau laut.
Pencemaran tanah: Akibat penggunaan pupuk kimia berlebih dan sampah plastik yang sulit terurai.
Perubahan Iklim Global: Perubahan pola cuaca drastis akibat pemanasan global (global warming).
Kerusakan Hutan (Deforestasi): Berkurangnya luas hutan akibat penebangan liar dan kebakaran hutan.
Kepunahan Spesies: Banyak hewan dan tumbuhan yang terancam punah akibat hilangnya habitat dan perburuan liar.
2. Penyebab Permasalahan Lingkungan
Sebagian besar permasalahan lingkungan terjadi akibat dua faktor utama, yaitu:
Faktor Alam: Bencana alam seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, atau kebakaran hutan akibat kemarau panjang.
Faktor Manusia (Paling Dominan):
Membuang sampah sembarangan.
Penggunaan kendaraan bermotor berlebihan yang memicu emisi gas rumah kaca.
Alih fungsi hutan menjadi pemukiman atau perkebunan tanpa reboisasi.
Penggunaan bahan sekali pakai secara berlebihan.
3. Dampak Buruk bagi Kehidupan
Jika tidak segera diatasi, kerusakan lingkungan akan memberikan dampak langsung bagi makhluk hidup, seperti:
Menurunnya kualitas udara yang memicu penyakit pernapasan.
Krisis air bersih akibat pencemaran.
Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor akibat rusaknya daerah resapan air.
Punahnya keanekaragaman hayati karena ekosistem yang rusak.
4. Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan
Siswa diajak untuk ikut serta merawat Bumi melalui langkah-langkah sederhana, yang dikenal dengan prinsip Mengurangi, Menggunakan Kembali, dan Mendaur Ulang (3R):
Reduce (Mengurangi): Membatasi penggunaan plastik sekali pakai (misalnya membawa tas belanja atau botol minum sendiri).
Reuse (Menggunakan Kembali): Memanfaatkan barang bekas menjadi fungsi baru (misalnya membuat pot dari botol bekas).
Recycle (Mendaur Ulang): Mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat (misalnya membuat kompos dari sisa makanan).
Aksi Lainnya: Melakukan reboisasi (penanaman pohon kembali), menghemat penggunaan energi (listrik dan air), serta membuang sampah pada tempatnya.
Video pembelajaran :
Mata Pelajaran : Matematika
Tujuan Pembelajaran : Memahami pengertian komposisi dan dekomposisi pada bilangan sampai 1.000.000
Komposisi dan dekomposisi bilangan 1.000.000 adalah proses menyusun (komposisi) atau menguraikan (dekomposisi) angka satu juta berdasarkan nilai tempatnya (ratus ribuan, puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, satuan). Komposisi 1.000.000 adalah 10 x 100.000 atau \(100 x 10.000), sedangkan dekomposisinya adalah 1.000.000 = 1.000.000 + 0 + 0 + 0 + 0 + 0).
Komposisi Bilangan 1.000.000 (Menyusun)
Komposisi adalah proses menyusun bagian-bagian angka menjadi satu bilangan utuh.
Berdasarkan Nilai Tempat:
(10) ratus ribuan
(100) puluh ribuan
(1.000) ribuan
Berdasarkan Penjumlahan:
(900.000 + 100.000 = 1.000.000)
(500.000 + 500.000 = 1.000.000)
(750.000 + 250.000 = 1.000.000)
Dekomposisi Bilangan 1.000.000 (Mengurai)
Dekomposisi adalah menguraikan bilangan utuh menjadi bagian-bagian berdasarkan nilai tempatnya.
Bentuk Panjang (Nilai Tempat): (1.000.000=1.000.000+0+0+0+0+0)(1 ratus ribuan, 0 puluh ribuan, 0 ribuan, 0 ratusan, 0 puluhan, 0 satuan).
Bentuk Perkalian Nilai Tempat: (1.000.000=(1times 1.000.000)+(0times 100.000)dots +(0times 1)
Mata pelajaran : Pkn, Seni Rupa, B.Indonesia, Matematika
Hari/tanggal : Senin, 18 Mei 2026
Kelas : 5 A
Materi Pokok : 1.PKN (ringkasan bab 3&4).
2. Bahasa Indonesia (pantun )
3. Seni Rupa ( membuat proyek limbah kertas)
4. Matematika (mengurutkan dan membandingkan bilangan cacah sampai 1.000.000)
Alat Peraga :
1.PKN (LKPD)
2. Bahasa indonesia (LKPD)
3. Seni Rupa ( video pembelajaran)
4. Matematika (video pembelajaran)
Metode Pembelajaran :
1. Pendidikan Pancasila ( PBL)
2. Bahasa Indonesia (PBL)
3. Seni Rupa (PBL)
4. Matematika (PBL)
Assalamualaikum wr wb
Good morning soleh solehah 5A. Bagaimana keadaannya hari ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan allah swt. Alhamdulillah hari ini ananda sudah datang ke sekolah kembali seperti biasanya ya nak.
Silahkan simak pembelajaran hari ini dengan baik
MATERI PELAJARAN : PKN
Tujuan pembelajaran : Siswa dapat memahami soal yang diberikan .
1. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Bentuk Negara: Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik (NKRI).
Makna Negara Kesatuan: Wilayah Indonesia adalah satu kesatuan utuh dari Sabang sampai Merauke, tidak terpecah-pecah.
Cara Menjaga Keutuhan:
Cinta tanah air dan bangsa.
Membina persatuan dan kesatuan.
Rela berkorban untuk kepentingan negara.
Menghargai keanekaragaman suku dan budaya.
2. Kebebasan Berorganisasi
Pengertian Organisasi: Sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Manfaat Berorganisasi: Melatih kerja sama, belajar menghargai pendapat, dan mengembangkan jiwa kepemimpinan.
Contoh Organisasi:
Di Sekolah: Pramuka, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Koperasi Sekolah, dan regu piket.
Di Lingkungan Masyarakat: Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Karang Taruna, dan Koperasi Unit Desa (KUD).
Pengambilan Keputusan:
Musyawarah: Pembahasan bersama untuk menyelesaikan masalah guna mencapai mufakat.
Pemungutan Suara (Voting): Dilakukan jika musyawarah tidak mencapai mufakat, dengan cara menghitung suara terbanyak.
Aklamasi: Pernyataan setuju secara lisan oleh seluruh anggota tanpa pemungutan suara.
3. Pentingnya Keutuhan Wilayah dan Bela Negara
Bela Negara: Sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI.
Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928): Tonggak sejarah yang menegaskan tekad seluruh pemuda Indonesia untuk bersatu menjadi satu bangsa, satu tanah air, dan menjunjung bahasa persatuan.
Perilaku Cinta Tanah Air: Menggunakan produk dalam negeri, melestarikan budaya lokal, dan rajin belajar.
4. Menghargai Keberagaman Suku Bangsa dan Budaya
Semboyan Negara:Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu jua).
Keberagaman Indonesia meliputi: Suku bangsa, bahasa daerah, pakaian adat, rumah adat, tarian tradisional, dan agama.
Sikap Menghargai Keberagaman:
Tidak membeda-bedakan teman.
Mau mempelajari budaya daerah lain.
Menghormati teman yang sedang beribadah.
TUGAS :
Soal Pilihan Ganda
Sikap yang harus dikembangkan dalam menyikapi keberagaman suku bangsa dan budaya di Indonesia adalah ....
a. Menghargai dan menghormati b. Menganggap suku sendiri paling hebat c. Memilih-milih teman berdasarkan daerah asal d. Acuh tak acuh terhadap budaya lain
Rumah adat tradisional yang berasal dari provinsi Sumatera Barat adalah .... a. Joglo b. Gadang c. Lamin d. Tongkonan
Rasa cinta tanah air dengan mengagungkan bangsa sendiri, namun merendahkan bangsa lain disebut .... a. Nasionalisme b. Patriotisme c. Chauvinisme d. Etnosentrisme
Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti penting dalam menjaga persatuan. Semboyan ini menekankan bahwa meskipun kita berbeda-beda, kita tetap .... a. Memiliki kebiasaan yang sama b. Satu bangsa Indonesia c. Berasal dari nenek moyang yang sama d. Menggunakan satu bahasa daerah
Alat musik tradisional yang berasal dari daerah Papua adalah .... a. Angklung b. Sasando c. Tifa d. Gamelan
Soal Esai
Sebutkan 3 contoh sikap yang mencerminkan cinta tanah air di lingkungan sekolah! Jawaban:
Apa nama lagu daerah yang berasal dari provinsi Jawa Barat? Jawaban:
Mengapa kita tidak boleh membeda-bedakan teman yang berbeda suku dan agama? Jawaban:
Materi pelajaran : bahasa Indonesia
Tujuan pembelajaran : murid dapat mengidentifikasi pengertian pantun dan jenisnya
Pantun sendiri merupakan salah satu bentuk karya sastra yang terikat dengan aturan dan masih populer hingga saat ini.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pantun adalah bentuk puisi melayu yang tiap bait biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak.
Pantun berasal dari bahasa Minangkabau yaitu patuntun yang bermakna penuntun, teman-teman. Awalnya, pantun adalah salah satu bentuk sastra lisan yang menjadi tradisi di kalangan masyarakat Melayu.
Namun, saat ini pantun sudah sering ditemukan dan digunakan dalam bentuk tertulis juga, teman-teman.
Ingin tahu lebih lengkap tentang pantun? Simak informasi berikut ini, yuk!
Ciri-Ciri Pantun
Pantun memiliki aturan terikat dalam penciptaannya. Sebuah pantun dapat dikenal dengan mengetahui ciri-ciri pantun. Ciri-ciri pantun, antara lain:
- Terdiri dari empat baris.
- Tiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata.
- Memiliki pola sajak a-b-a-b atau a-a-a-a.
- Baris pertama dan kedua berisi kalimat sampiran.
Pantun jenis ini biasanya berisi kiasan jadi, artinya tidak langsung terlihat namun tersirat, teman-teman.
Marina berjalan dalam gelap
Dapatkan ular warna hitam
Berkenalan tanpa menatap
Bagai meraba dalam kelam
6. Pantun Peribahasa
Pantun peribahasa merupakan pantun yang didalamnya terdapat kalimat peribahasa yang umumnya memiliki susunan tetap.
Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit kita dahulu
Bersenang-senang ke tepian
Nah, itulah penjelasan lengkap tentang pantun dan contohnya. Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman, ya.
Latihan soal
A. Pilihan Ganda
1. Bagian sampiran pada sebuah pantun terdapat pada baris ... a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 3 dan 4
2. Perhatikan pantun berikut! Jalan-jalan ke pasar malam Pulang-pulang membeli ketupat Jika ingin menjadi orang paham Belajar jangan pernah terlambat
Baris yang merupakan isi dari pantun di atas adalah baris nomor ... a. 1 dan 2 b. 2 dan 3 c. 3 dan 4 d. 1 dan 4
3. Pantun yang berisi pesan moral, ajaran kebaikan, atau anjuran untuk melakukan sesuatu yang benar disebut pantun ... a. Jenaka b. Nasihat c. Teka-teki d. Kiasan
4. Perhatikan ciri-ciri puisi rakyat berikut!
Bersajak a-b-a-b
Satu bait terdiri dari 4 baris
Bersajak a-a-a-a
Baris 3 dan 4 adalah sampiran
Manakah yang merupakan ciri-ciri pantun yang tepat? a. 1 dan 2 b. 1 dan 3 c. 2 dan 4 d. 3 dan 4
5. Berikut ini yang merupakan contoh pantun jenaka adalah ... a. Buah pisang buah tomat Semua ada manfaatnya Sejak kecil hidup hemat Besar nanti kaya raya
b. Pohon aren tumbuh berjajar Lebat daunnya tiada tara Ayo kawan kita belajar Agar hati gembira
c. Burung perkutut burung kutilang Terbang tinggi mencari makan Gigi kakek sudah ompong Kalau makan susah dikunyah
d. Ke pasar membeli sayur mayur Pulang ke rumah memasak ikan Janganlah berlaku takabur Agar hidup tenang dan aman
Larik yang tepat untuk melengkapi bagian isi agar pantun tersebut menjadi pantun nasihat belajar yang baik adalah ... a. Bermain bola di lapangan Badan sehat hati pun senang b. Jika kamu rajin membaca Banyak ilmu akan bertumpu c. Adik menangis karena jatuh Ibu datang mengobati luka d. Mari kita tidur siang Mimpi indah di malam hari
B. Isian Singkat
Dalam sebuah bait pantun, baris ketiga dan keempat disebut sebagai bagian . . .
Pantun yang isinya mengandung pertanyaan yang harus dijawab oleh pendengarnya disebut pantun . . .
Pola sajak atau rima yang paling umum dan sering digunakan dalam sebuah pantun adalah . . .
Biasanya, setiap baris pada pantun terdiri atas . . . sampai . . . suku kata.
MATA PELAJARAN : SENI RUPA
Tujuan Pembelejaran : Murid dapat menciptakan sebuah karya dari limbah kertas
Pemanfaatan limbah kertas untuk kelas 5A adalah seni daur ulang yang mengubah sampah kertas (koran, buku bekas, karton) menjadi karya seni fungsional bernilai ekonomis. Siswa dapat membuat kerajinan seperti tempat pensil, vas bunga, hiasan dinding, lampion, atau bubur kertas, sekaligus belajar merawat lingkungan.
Jenis Karya Seni Limbah Kertas untuk Kelas 5A
Bubur Kertas (Paper Mache): Kertas direndam, dihaluskan, dicampur lem, lalu dibentuk menjadi patung atau wadah.
Gulungan Kertas (Paper Quilling/Rolled Paper): Koran/majalah bekas digulung kecil, disusun, dan dilem membentuk tempat pensil atau vas.
Anyaman Kertas: Kertas koran dilipat memanjang dan dianyam menjadi keranjang kecil.
Kolase/Lukisan Kertas: Potongan kertas berwarna ditempel menjadi karya seni 2 dimensi.
Manfaat Mempelajari Seni Limbah Kertas
Lingkungan: Mengurangi sampah kertas dan mendukung konsep recycle.
Ekonomi: Meningkatkan kreativitas dan menghasilkan produk bernilai jual.
Keterampilan: Melatih motorik halus dan ketelitian siswa.
Cara Mendaur Ulang Kertas (Proses Sederhana)
Pengumpulan: Kumpulkan koran/kertas bekas, pisahkan dari plastik.
Pencacahan: Sobek atau hancurkan kertas, rendam dalam air.
Pembuatan Bubur: Blender atau tumbuk hingga menjadi bubur, tambahkan lem putih.
Pembentukan: Bentuk sesuai kreativitas, keringkan di bawah sinar matahari.
Proyek ini sangat baik untuk diterapkan dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) untuk mengajarkan cinta lingkungan sejak dini.
video pembelajaran :
Saksikan video berikut ini
Tugas
1. Buatkan rangkuman dari video di atas
2. Ciptakan sebuah maha karya dari limbah kertas seperti contoh yg disebut dalam video. Kamu boleh memilih karya sesuka mu dan ikuti tutorialnya pembuatan nya di YouTube.
3. Tugas maha karya nya dikumpulkan pada hari senin saat masuk sekolah.
4. Untuk hari ini silahkan tugas rangkuman difoto dan kirim ke grup. Jika tugas maha karya kalian sudah selesai bisa kalian foto juga.
Mata pelajaran : matematika
Tujuan pembelajaran ; murid dapat memahami cara mengurutkan bilangan cacah 1-1000.000
Mengurutkan bilangan cacah hingga 1.000.000 (satu juta) kelas 5 SD dilakukan dengan membandingkan nilai tempat tertinggi (ratus ribuan), kemudian puluhan ribu, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan. Urutkan dari angka depan untuk menentukan yang terkecil/terbesar. Gunakan simbol \(<\) (kurang dari), \(>\) (lebih dari), atau \(=\) (sama dengan).
Video ini menjelaskan cara mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000:
mengurutkan bilangan cacah sampai 1000000 kelas 5
Mengurutkan bilangan cacah hingga 1.000.000 (satu juta) kelas 5 SD dilakukan dengan membandingkan nilai tempat tertinggi (ratus ribuan), kemudian puluhan ribu, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan. Urutkan dari angka depan untuk menentukan yang terkecil/terbesar. Gunakan simbol \(<\) (kurang dari), \(>\) (lebih dari), atau \(=\) (sama dengan). [1, 2, 3]
Video ini menjelaskan cara mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000:
Tanda " (>) " (Lebih dari): Mulut buaya menghadap angka yang lebih besar. Contoh: (500.000 > 400.000).
Tanda " (<) " (Kurang dari): Ujung runcing menghadap angka yang lebih kecil. Contoh: (120.000 < 120.001).
Tanda " (=) " (Sama dengan): Digunakan jika angka persis sama. Contoh: (750.000 = 750.000)
Tugas latihan :
Soal Pilihan Ganda
1. Nilai tempat angka 7 pada bilangan 745.210 adalah... A. Puluhan ribu B. Ratusan ribu C. Ribuan D. Ratusan
2. Lambang bilangan dari "Lima ratus enam ribu empat puluh lima" adalah... A. 560.045 B. 506.045 C. 506.450 D. 560.400
3. Bentuk panjang dari bilangan 638.215 adalah... A.
B.
C.
D.
4. Urutan bilangan berikut dari yang terkecil ke yang terbesar adalah... A. 415.200, 415.020, 415.210 B. 321.050, 321.500, 321.005 C. 543.120, 543.210, 543.211 D. 789.123, 789.132, 789.321
5. Hasil dari
adalah... A. 369.935 B. 369.835 C. 359.935 D. 359.835
6. Sebuah toko buku memiliki persediaan
buku. Jika terjual sebanyak
buku, sisa buku di toko tersebut adalah... A. 525.300 B. 525.200 C. 535.300 D. 535.200
7. Ayah membeli 25 kotak buah. Setiap kotak berisi 120 buah. Jumlah seluruh buah yang dibeli ayah adalah... A. 3.000 B. 3.500 C. 4.000 D. 4.500
8. Nilai dari
adalah... A. 200 B. 20 C. 2.000 D. 2
9. Pak Budi memiliki uang sebesar Rp 450.000. Uang tersebut ia belikan sembako seharga Rp 125.000 dan alat tulis Rp 75.000. Sisa uang Pak Budi sekarang adalah... A. Rp 200.000 B. Rp 225.000 C. Rp 250.000 D. Rp 275.000
10. Diketahui
dan
. Jika
, maka nilai
adalah... A. 70.000 B. 80.000 C. 90.000 D. 100.000
Refleksi :
Penutup
Demikianlah Pembahasan kita hari ini semoga bermanfaat wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh