Rabu, 29 Juli 2026

Materi Ajar Rabu 29 Juli 2026

| | 0 komentar

  

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             : Seni rupa & IPAS

Hari/tanggal                 : Rabu, 29 Juli 2026

Kelas                            : 4 A 

Materi Pokok        

1. Seni Rupa (murid dapat memahami lingkungan tetangga, mengenali unsur rupa di sekitarnya, serta menjelaskan perbedaannya dengan bahasa sederhana)

2. IPAS (Perubahan Energi di Sekitar Kita)

Alat Peraga  

1. Seni Rupa (LKPD mewarnai)

2. IPAS (LKPD dan video pembelajaran)

Metode Pembelajaran : 

1.  Seni Rupa : PBL

2. IPAS : PBL

Ringkasan materi 

Seni Rupa

murid dapat memahami lingkungan tetangga, mengenali unsur rupa di sekitarnya, serta menjelaskan perbedaannya dengan bahasa sederhana

Ringkasan Materi: Menggambar Rumah Tetangga dan Kehidupan Sekitar
1. Lingkungan Tetangga sebagai Rumah Bersama
  • Pengertian Sosial: Tetangga adalah orang-orang yang tinggal di dekat rumah kita. Mereka memiliki latar belakang, pekerjaan, dan suku yang beragam. 
  • Pengertian Fisik: Rumah-rumah tetangga membentuk pemandangan di sekitar kita (arsitektur lingkungan). 
  • Kehidupan Sehari-hari: Aktivitas tetangga seperti menyiram tanaman, mengobrol, atau berdagang membuat lingkungan menjadi hidup dan menarik untuk diamati. 
2. Menemukan Unsur Rupa pada Rumah Tetangga
Setiap rumah dan benda di sekitar kita memiliki unsur-unsur rupa dasar yang bisa kita lihat: 
  • Garis:
    • Garis tegak (vertikal) pada tiang rumah.
    • Garis datar (horizontal) pada pagar atau lantai.
    • Garis miring (diagonal) pada atap rumah yang berbentuk segitiga. 
  • Bentuk (Bidang):
    • Kotak atau persegi panjang pada dinding, jendela, dan pintu.
    • Segitiga pada bentuk atap rumah.
  • Warna:
    • Warna cat dinding (misalnya putih, hijau, atau biru).
    • Warna alami seperti cokelat pada pintu kayu atau merah pada genteng tanah liat.
  • Tekstur:
    • Kasar pada dinding semen yang belum dicat atau batang pohon di halaman.
    • Halus/licin pada kaca jendela dan ubin lantai.
  • Ruang:
    • Halaman rumah tetangga yang luas atau lorong gang yang sempit.
3. Membandingkan Perbedaan Unsur Rupa Rumah Tetangga
Kita bisa membedakan rumah satu dengan rumah lainnya menggunakan bahasa yang sederhana, contohnya:
  • Perbedaan Bentuk & Garis: "Rumah Pak Budi atapnya segitiga tinggi, sedangkan rumah Bu Siti atapnya datar."
  • Perbedaan Warna: "Cat rumah bagian kiri berwarna cerah (kuning), sedangkan rumah bagian kanan berwarna gelap (abu-abu)."
  • Perbedaan Tekstur & Ruang: "Pagar rumah itu terasa kasar karena terbuat dari batu, dan halamannya lebih sempit daripada rumah saya."

LKPD :




IPAS

1. Sumber Energi
Sumber energi adalah segala sesuatu di sekitar kita yang mampu menghasilkan energi. 
  • Matahari: Sumber energi terbesar di bumi. Menghasilkan energi panas dan cahaya.
  • Air: Aliran air yang deras menyimpan energi kinetik untuk menggerakkan turbin.
  • Angin: Hembusan udara yang menggerakkan kincir angin.
  • Makanan: Sumber energi kimia bagi tubuh manusia dan hewan agar bisa beraktivitas.
  • Bahan Bakar Fosil: Minyak bumi, gas alam, dan batu bara yang digunakan untuk kendaraan dan pabrik.
  • Listrik: Sumber energi paling praktis yang buatan manusia untuk menyalakan elektronik.
2. Bentuk-Bentuk Energi
Energi tidak dapat dilihat, namun pengaruh dan bentuknya bisa kita rasakan.
  • Energi Panas: Energi yang berpindah karena perbedaan suhu (contoh: api, panas bumi).
  • Energi Cahaya: Energi yang dipancarkan oleh sumber cahaya (contoh: lampu, senter).
  • Energi Listrik: Energi yang timbul dari perpindahan muatan listrik.
  • Energi Kimia: Energi yang tersimpan dalam bahan-bahan kimia (contoh: baterai, aki, makanan).
  • Energi Gerak (Kinetik): Energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak (contoh: roda berputar).
  • Energi Bunyi: Energi yang dihasilkan oleh benda yang bergetar (contoh: pita suara, alat musik).
3. Perubahan Bentuk Energi (Transformasi Energi)
Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi bisa berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. 
  • Listrik - Panas: Setrika, magic com, oven, dispenser.
  • Listrik - Gerak: Kipas angin, blender, mesin cuci.
  • Listrik - Bunyi & Cahaya: Televisi, komputer, smartphone.
  • Kimia - Gerak: Manusia berjalan setelah makan, mobil melaju karena bensin.
  • Kimia - Listrik - Cahaya: Senter yang menyala menggunakan baterai.
  • Gerak - Listrik: Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau kincir angin pembangkit listrik.
  • Gerak- Bunyi: Bertepuk tangan, memukul bedug
LKPD :


KESIMPULAN : Alhamdulillah dalam pembelajaran IPAS ananda sudah memahami materi sumber energi. Dan dalam pembelajaran seni rupa masih perlu bimbingan dalam pemahaman teknik perspektif 

PENUTUP :
Demikianlah pembelajaran hari ini semoga bermanfaat. wassalamualaikum wr wb
Read more...

Selasa, 28 Juli 2026

materi ajar selasa 28 Juli 2026

| | 0 komentar

  

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             :  bahasa Indonesia, Matematika 

Hari/tanggal                 : Selasa, 28 Juli 2026

Kelas                            : 4 A 

Materi Pokok        

1. Bahasa Indonesia (Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan kalimat transitif dan intransitif dalam sebuah teks.)

2. MAtematika (Membandingkan, dan mengurutkan bilangan sampai 10.000)

Alat Peraga:

1. Bahasa Indonesia : KArtu Soal

2. Matematika : kartu soal/papan bilangan

Metode Pembelajaran:

1. bahasa Indonesia : discovery learning

2. Matematika : PBL

Ringkasan Materi 

Bahasa indonesia :


setelah kita menonton video timun mas di atas. yuk kita simak pembelajaran hari ini tentang kalimat transitif dan intransitif :

Pembahasan mengenai kalimat ini ada di BAB I: Sudah Besar. Lalu, apa saja contoh-contoh kalimat transitif dan kalimat intransitif, ya? Yuk, cari tahu!


Pengertian Kalimat Transintif


Sebelum cari tahu contohnya, cari tahu dulu pengertian kalimat transitif, yuk!

Kalimat transitif adalah kalimat yang memerlukan objek.

Objek sendiri merupakan salah satu unsur yang membentuk kalimat. Selain objek, ada subjek, predikat, dan keterangan.

Supaya lebih jelas, kita cari tahu dulu pengertian unsur-unsur kalimat ini:


A. Subjek (S): bagian kalimat yang menunjukkan pelaku.

B. Predikat (P): bagian kalimat yang menunjukkan hal yang dilakukan atau keadaan subjek.

C. Objek (O): bagian kalimat yang jadi pelengkap predikat.

D. Keterangan (K): fungsi tambahan.

Contoh Kalimat Transitif

Nah, sekarang kita cari tahu contoh-contoh kalimat transitif memerlukan objek.

Supaya lebih paham, kita cari tahu contohnya dari cerita yang berjudul "Tak Muat Lagi",  

1. Kiki menyodorkan segelas air. (Objeknya adalah "segelas air")

2. Lala mendapatkan kembali bajunya. (Objeknya adalah "bajunya")

3. Lala berusaha menggaruk punggungnya. (Objeknya adalah "punggungnya")

4. Dia meraba bagian baju yang sobek. (Objeknya adalah "bagian baju yang sobek")

5. Lala melihat bayangan dirinya dan Kiki di cermin. (Objeknya adalah "bayangan dirinya dan Kiki")

Pengertian Kalimat Intransitif

Kalimat intransitif adalah kalimat yang tidak memerlukan objek. Tanpa objek, kalimat itu sudah memiliki arti yang jelas.

Contoh Kalimat Intransitif

1. Kiki bingung.

2. Lala mulai marah.

3. Lala terdiam.

4. Kiki mengalah.

5. Kiki berteriak.





Matematika



setelah kita memahami isi video pembelajaran diatas, yuk kita simak pembahasan berikut ini

Membandingkan dan mengurutkan bilangan sampai 10.000 dilakukan dengan membandingkan nilai tempat dari yang paling depan (ribuan) secara berurutan. Tanda yang digunakan adalah lebih dari (>), kurang dari (<), atau sama dengan (=). 

Cara Membandingkan Bilangan

Mulai dari nilai tempat ribuan (angka paling kiri).

Jika angka ribuan sama, bandingkan nilai tempat ratusan.

Jika ratusan sama, bandingkan puluhan, lalu satuan.

Gunakan tanda > (lebih dari), < (kurang dari), atau = (sama dengan).

Contoh: 4.520 lebih besar dari 3.890 ditulis 4.520 > 3.890 karena angka ribuan 4 lebih besar dari 3. 

Cara Mengurutkan Bilangan

Bandingkan semua bilangan terlebih dahulu.

Urutkan dari yang terkecil ke terbesar (naik) atau terbesar ke terkecil (turun).

Contoh urutan dari terkecil: 2.150, 2.400, 3.100, 5.600. 

latihan soal



kesimpulan:
alhamdulilah dalam materi hari ini sudah berjalan dengan baik
penutup: demikian pembelajaran  kita hari ini semoga bermanfaat 
wassalamualaikum wr wb

Pixabay
Read more...

Senin, 27 Juli 2026

Materi Ajar Senin27 Juli 2026

| | 0 komentar

  

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             :  bahasa Indonesia, Matematika dan PPKN

Hari/tanggal                 : Senin, 27 Juli 2026

Kelas                            : 4 A 

Materi Pokok        

1. Bahasa Indonesia (Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan kalimat transitif dan intransitif dalam sebuah teks.)

2. MAtematika (Membandingkan, dan mengurutkan bilangan sampai 10.000)

3. PPKN (Murid dapat mengidentifikasi, membedakan, dan menghargai identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, suku bangsa, bahasa, agama dan kepercayaannya serta mempraktikkan di lingkungan masyarakat./sub bab Menghargai Perbedaan Menghargai Perbedaan Identitas Masyarakat )

Alat Peraga:

1. Bahasa Indonesia : KArtu Soal

2. Matematika : kartu soal/papan bilangan

3.PPkn : kartu suku bangsa

Metode Pembelajaran:

1. bahasa Indonesia : discovery learning

2. Matematika : PBL

3. PPkn : PBL

Ringkasan Materi 

Bahasa indonesia :


setelah kita menonton video timun mas di atas. yuk kita simak pembelajaran hari ini tentang kalimat transitif dan intransitif :

Pembahasan mengenai kalimat ini ada di BAB I: Sudah Besar. Lalu, apa saja contoh-contoh kalimat transitif dan kalimat intransitif, ya? Yuk, cari tahu!


Pengertian Kalimat Transintif


Sebelum cari tahu contohnya, cari tahu dulu pengertian kalimat transitif, yuk!

Kalimat transitif adalah kalimat yang memerlukan objek.

Objek sendiri merupakan salah satu unsur yang membentuk kalimat. Selain objek, ada subjek, predikat, dan keterangan.

Supaya lebih jelas, kita cari tahu dulu pengertian unsur-unsur kalimat ini:


A. Subjek (S): bagian kalimat yang menunjukkan pelaku.

B. Predikat (P): bagian kalimat yang menunjukkan hal yang dilakukan atau keadaan subjek.

C. Objek (O): bagian kalimat yang jadi pelengkap predikat.

D. Keterangan (K): fungsi tambahan.

Contoh Kalimat Transitif

Nah, sekarang kita cari tahu contoh-contoh kalimat transitif memerlukan objek.

Supaya lebih paham, kita cari tahu contohnya dari cerita yang berjudul "Tak Muat Lagi",  

1. Kiki menyodorkan segelas air. (Objeknya adalah "segelas air")

2. Lala mendapatkan kembali bajunya. (Objeknya adalah "bajunya")

3. Lala berusaha menggaruk punggungnya. (Objeknya adalah "punggungnya")

4. Dia meraba bagian baju yang sobek. (Objeknya adalah "bagian baju yang sobek")

5. Lala melihat bayangan dirinya dan Kiki di cermin. (Objeknya adalah "bayangan dirinya dan Kiki")

Pengertian Kalimat Intransitif

Kalimat intransitif adalah kalimat yang tidak memerlukan objek. Tanpa objek, kalimat itu sudah memiliki arti yang jelas.

Contoh Kalimat Intransitif

1. Kiki bingung.

2. Lala mulai marah.

3. Lala terdiam.

4. Kiki mengalah.

5. Kiki berteriak.





Matematika



setelah kita memahami isi video pembelajaran diatas, yuk kita simak pembahasan berikut ini

Membandingkan dan mengurutkan bilangan sampai 10.000 dilakukan dengan membandingkan nilai tempat dari yang paling depan (ribuan) secara berurutan. Tanda yang digunakan adalah lebih dari (>), kurang dari (<), atau sama dengan (=). 

Cara Membandingkan Bilangan

Mulai dari nilai tempat ribuan (angka paling kiri).

Jika angka ribuan sama, bandingkan nilai tempat ratusan.

Jika ratusan sama, bandingkan puluhan, lalu satuan.

Gunakan tanda > (lebih dari), < (kurang dari), atau = (sama dengan).

Contoh: 4.520 lebih besar dari 3.890 ditulis 4.520 > 3.890 karena angka ribuan 4 lebih besar dari 3. 

Cara Mengurutkan Bilangan

Bandingkan semua bilangan terlebih dahulu.

Urutkan dari yang terkecil ke terbesar (naik) atau terbesar ke terkecil (turun).

Contoh urutan dari terkecil: 2.150, 2.400, 3.100, 5.600. 

latihan soal


PPKN :Menghargai Perbedaan Menghargai Perbedaan Identitas Masyarakat

yuk kita simak uraian cara kita Menghargai Perbedaan Menghargai Perbedaan Identitas Masyarakat.
Apa manfaat sikap menghargai perbedaan di lingkungan masyarakat?

Indonesia memiliki berbagai perbedaan yang membentuk keberagaman dan dapat kita temukan sehari-hari. 

Bentuk keberagaman bangsa Indonesia terdiri dari perbedaan individu, suku, bahasa, budaya, agama, karakter, dan sebagainya. 

Keberagaman dapat memberikan dampak dan manfaat bagi suatu negara. 

Manfaat adanya keberagaman membantu masyarakat untuk belajar bertoleransi dan tidak tertutup terhadap perubahan. 

kita akan belajar menyebutkan manfaat sikap menghargai perbedaan. 

Yuk, temukan kunci jawaban pertanyaan tersebut dari penjelasan berikut ini!

Manfaat Sikap Menghargai Perbedaan 
Berikut ini beberapa manfaat yang bisa teman-teman dapatkan dari sikap menghargai perbedaan. 

1. Menjaga kerukunan masyarakat. 
2. Mengenal keberagaman bangsa.
3. Mencegah konflik. 
4. Belajar bertoleransi. 
5. Mengutamakan persatuan masyarakat.
6. Mewujudkan lingkungan masyarakat yang ramah. 
7. Mempererat hubungan sosial.
8. Menciptakan masyarakat yang harmonis.
9. Mengutamakan kepentingan bersama.
10. Mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia. 

Contoh Sikap Menghargai Perbedaan 
Berikut ini contoh sikap menghargai perbedaan.

1. Menerima adanya perbedaan di masyarakat. 
2. Mengakui beragam bentuk kesenian daerah. 
3. Tidak membedakan teman berdasarkan sukunya.
4. Tidak menganggap suku yang satu lebih baik daripada suku yang lain. 
5. Mau belajar mengenal suku asli teman. 
6. Tidak menganggap remeh suku lain. 
7. Mengadakan acara pengenalan suku bangsa di sekolah.
8. Belajar budaya suku-suku di Indonesia. 
9. Belajar bahasa suku asli teman di sekolah.
10. Mengenal seni tradisional dari beragam suku bangsa di sekolah. 

latihan soal

kesimpulan:
alhamdulilah dalam materi hari ini sudah berjalan dengan baik
penutup: demikian pembelajaran  kita hari ini semoga bermanfaat 
wassalamualaikum wr wb

Pixabay
Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Rabu 29 Juli 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©