Jumat, 21 Agustus 2026

Materi Ajar Jumat 21 Agustus 2026

| | 0 komentar

  


1.       Nama Guru                       : Ruwi Merliana, S.Pd

2.       Hari / Tanggal                   : Jum'at, 14 Agustus 2026

3.       Fase / Kelas                       : B / IV

4.       Mata Pelajaran                 : Kokurikuler

5.       Materi                             : Mendesain motif tapis sederhana pada kertas gambar (Minggu ke 4)

6.       Pertemuan Ke                   : 9 (2 JP)

7.       Apersepsi                           

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap mengikuti kegiatan pembelajaran.

Anak-anak, sebelum belajar mari kita bersyukur kepada Allah SWT. Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Zat Yang Maha Menciptakan. Allah menciptakan manusia dengan berbagai kemampuan, termasuk kemampuan untuk berpikir, berkreasi, menggambar, dan menghasilkan karya yang indah.

Allah juga Al-Malik, yaitu Zat Yang Maha Memelihara dan mengatur seluruh ciptaan-Nya. Salah satu ciptaan Allah adalah alam dan budaya yang ada di sekitar kita. Indonesia memiliki banyak budaya yang indah, salah satunya adalah kain tapis dari Lampung.

Allah juga Ar-Razzaq, yaitu Zat Yang Maha Memberi Rezeki. Keterampilan membuat karya seni dapat menjadi salah satu bentuk kemampuan yang suatu saat dapat dikembangkan menjadi karya yang bermanfaat dan bernilai.

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah mengenal berbagai bentuk dan unsur motif. Hari ini kita akan belajar membuat desain motif tapis sederhana pada kertas gambar.

Coba perhatikan kain tapis atau gambar motif tapis yang ditunjukkan oleh guru.

 


Pertanyaan pemantik:

  1. Pernahkah kalian melihat kain tapis?

  2. Menurut kalian, apa yang membuat kain tapis terlihat indah?

  3. Bentuk apa saja yang dapat kita gunakan untuk membuat motif tapis?

  4. Bagaimana cara membuat motif tapis sederhana dengan menggunakan pensil dan kertas?

Mari kita belajar dengan tenang, teliti, kreatif, dan gembira.


8. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu mengenali, mengamati, mengeksplorasi, dan menciptakan karya seni rupa sederhana dengan memanfaatkan unsur garis, bentuk, pola, dan warna serta menunjukkan apresiasi terhadap kekayaan seni dan budaya daerah, khususnya motif tapis Lampung.


9. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Melalui pengamatan gambar, murid mampu mengenali karakteristik sederhana motif tapis Lampung dengan tepat.

  2. Melalui kegiatan tanya jawab dan pengamatan, murid mampu mengidentifikasi unsur garis, bentuk, pola, dan pengulangan yang terdapat pada motif tapis.

  3. Melalui demonstrasi guru, murid mampu membuat rancangan motif tapis sederhana pada kertas gambar dengan menggunakan bentuk dan pola yang sesuai.

  4. Murid mampu mengembangkan kreativitas dengan membuat variasi motif tapis sederhana sesuai ide dan imajinasinya. (Meaningful)

  5. Melalui kegiatan menggambar secara perlahan dan teliti, murid mampu menunjukkan sikap fokus, sabar, dan menghargai proses dalam membuat karya. (Mindful)

  6. Melalui kegiatan menggambar dan menghias motif secara kreatif, murid mampu menunjukkan antusiasme, rasa percaya diri, dan kegembiraan dalam berkarya. (Joyful)

  7. Murid mampu menghargai motif tapis sebagai salah satu warisan budaya daerah Lampung serta menunjukkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia.


10. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Murid mengamati gambar atau contoh kain tapis Lampung yang ditampilkan oleh guru.

  2. Murid mengidentifikasi bentuk, garis, pola, dan pengulangan yang terdapat pada motif tapis.

  3. Guru menjelaskan secara sederhana tentang kain tapis sebagai salah satu karya budaya khas Lampung.

  4. Guru menunjukkan beberapa contoh motif sederhana yang dapat digunakan untuk membuat desain tapis, seperti:

    • garis lurus;

    • garis zig-zag;

    • segitiga;

    • belah ketupat;

    • lingkaran;

    • bentuk bunga;

    • bentuk daun;

    • bentuk geometris lainnya.

  5. Guru mendemonstrasikan cara membuat desain motif tapis pada kertas gambar, mulai dari membuat garis bantu, menentukan pola utama, melakukan pengulangan motif, hingga memberikan warna.

  6. Murid menentukan pola atau bentuk motif yang akan digunakan.

  7. Murid membuat sketsa sederhana motif tapis menggunakan pensil.

  8. Murid mengembangkan sketsa dengan membuat pola berulang sehingga menghasilkan desain yang menyerupai motif tapis.

  9. Murid memberikan warna atau hiasan sesuai kreativitas masing-masing.

  10. Murid menunjukkan hasil karyanya kepada teman dan guru.

  11. Murid melakukan apresiasi sederhana terhadap karya sendiri dan karya teman.

  12. Guru memberikan umpan balik, penguatan, dan apresiasi terhadap proses serta hasil karya murid.


11. MODEL / METODE PEMBELAJARAN

Model Pembelajaran:
Project Based Learning (PjBL) sederhana berbasis karya seni.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab

  • Observasi/pengamatan

  • Demonstrasi

  • Diskusi

  • Praktik langsung

  • Penugasan

  • Presentasi/apresiasi karya


12. PENJABARAN MATERI

A. Pengenalan Kain Tapis

Kain tapis merupakan salah satu kain tradisional khas Lampung. Kain tapis memiliki motif yang indah dan dibuat dengan teknik menghias permukaan kain menggunakan pola dan hiasan tertentu.

Motif tapis dapat terinspirasi dari berbagai bentuk, seperti bentuk tumbuhan, manusia, hewan, geometris, serta bentuk-bentuk simbolis lainnya.

Dalam kegiatan kali ini, kita tidak membuat kain tapis secara langsung, tetapi mendesain motif tapis sederhana pada kertas gambar.


B. Unsur-Unsur Motif Tapis

Beberapa unsur yang dapat digunakan dalam membuat desain motif tapis antara lain:

1. Garis

Garis dapat berupa:

  • garis lurus;

  • garis lengkung;

  • garis zig-zag;

  • garis horizontal;

  • garis vertikal;

  • garis diagonal.

Garis digunakan untuk membentuk dan memperindah motif.

2. Bentuk

Bentuk sederhana yang dapat digunakan antara lain:

  • segitiga;

  • lingkaran;

  • persegi;

  • belah ketupat;

  • bunga;

  • daun;

  • bentuk geometris lainnya.

3. Pola

Pola adalah susunan bentuk atau motif yang dibuat secara teratur.

Contohnya:

◆ ▲ ◆ ▲ ◆ ▲

Bentuk tersebut menunjukkan adanya pengulangan pola.

4. Pengulangan

Motif tapis akan terlihat menarik apabila bentuk tertentu diulang secara teratur.

Contoh:

Bunga – Daun – Bunga – Daun – Bunga – Daun


C. Langkah-Langkah Mendesain Motif Tapis Sederhana

Langkah 1 – Menyiapkan alat dan bahan

Alat dan bahan:

  • kertas gambar;

  • pensil;

  • penghapus;

  • penggaris;

  • pensil warna/crayon/spidol warna.

Langkah 2 – Membuat bidang gambar

Buat bidang atau batas gambar pada kertas menggunakan penggaris.

Langkah 3 – Membuat garis bantu

Buat beberapa garis horizontal atau vertikal sebagai panduan agar pola tersusun rapi.

Langkah 4 – Menentukan motif utama

Pilih motif sederhana yang akan digunakan, misalnya:

  • bunga;

  • daun;

  • belah ketupat;

  • segitiga;

  • lingkaran;

  • bentuk geometris.

Langkah 5 – Membuat pola berulang

Ulangi motif secara teratur.

Contoh:

◇ ○ ◇ ○ ◇ ○ ◇

atau

▲ ◆ ▲ ◆ ▲ ◆ ▲

Langkah 6 – Mengembangkan desain

Tambahkan garis atau bentuk kecil sebagai hiasan agar motif terlihat lebih menarik.

Langkah 7 – Memberikan warna

Warnai desain dengan rapi dan kreatif. Gunakan kombinasi warna yang harmonis.

Langkah 8 – Finishing

Periksa kembali karya:

  • Apakah garis sudah rapi?

  • Apakah motif sudah berulang?

  • Apakah warna sudah merata?

  • Apakah tidak banyak bagian yang keluar garis?


D. CONTOH AKTIVITAS PRAKTIK

Proyek: “Motif Tapis Kreasi Aku”

Murid membuat satu desain motif tapis sederhana pada kertas gambar.

Ketentuan:

  1. Menggunakan minimal 2 bentuk motif.

  2. Memiliki pola yang berulang.

  3. Menggunakan minimal 3 warna.

  4. Karya dibuat dengan rapi.

  5. Murid bebas mengembangkan motif sesuai kreativitasnya.

  6. Murid memberikan nama pada hasil karyanya.

Contoh nama karya:

  • Tapis Bunga Lampung

  • Tapis Geometris

  • Tapis Alam Lampung

  • Tapis Kreasi Nusantara


     


E. VIDEO PEMBELAJARAN

Guru dapat menampilkan video/gambar referensi tentang:

“Kain Tapis Lampung dan Cara Membuat Motif Tapis Sederhana”

Setelah menyaksikan video, guru memberikan pertanyaan:

  1. Apa nama kain tradisional yang kita pelajari?

  2. Dari daerah mana kain tersebut berasal?

  3. Apa yang membuat motif tapis terlihat menarik?

  4. Apa saja bentuk yang dapat digunakan untuk membuat motif?

  5. Mengapa pola dalam desain perlu dibuat berulang dan teratur?


F. ASESMEN FORMATIF

Pilihan Ganda

1. Kain tapis merupakan kain tradisional yang berasal dari ....

A. Jawa Barat
B. Lampung
C. Bali
D. Sumatera Barat

2. Salah satu unsur yang dapat digunakan untuk membuat motif adalah ....

A. garis
B. suara
C. aroma
D. rasa

3. Susunan motif yang dilakukan secara berulang disebut ....

A. pola
B. bayangan
C. tekstur
D. ukuran

4. Alat yang dapat digunakan untuk membuat garis lurus agar rapi adalah ....

A. penghapus
B. penggaris
C. kuas
D. gunting

5. Dalam membuat desain motif tapis, kita sebaiknya ....

A. membuat motif secara asal
B. tidak menggunakan pola
C. membuat motif dengan rapi dan kreatif
D. hanya menggunakan satu bentuk

Isian

6. Kain tapis merupakan salah satu kain tradisional khas __________.

7. Bentuk motif yang dibuat secara berulang akan membentuk sebuah __________.

8. Sebelum memberikan warna, kita dapat membuat __________ terlebih dahulu menggunakan pensil.

Esai

9. Sebutkan tiga bentuk yang dapat digunakan untuk membuat motif tapis sederhana!

10. Mengapa kita harus menjaga dan menghargai kain tapis sebagai budaya daerah?


G. KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN

1. B – Lampung
Kain tapis merupakan salah satu kain tradisional khas Lampung.

2. A – garis
Garis merupakan salah satu unsur penting dalam membuat sebuah motif.

3. A – pola
Pola merupakan susunan bentuk atau motif yang dibuat secara teratur dan dapat berulang.

4. B – penggaris
Penggaris membantu membuat garis lurus dengan lebih rapi.

5. C – membuat motif dengan rapi dan kreatif
Desain seni tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga ketelitian dan kerapian.

6. Lampung

7. pola

8. sketsa

9. Contoh jawaban: segitiga, lingkaran, belah ketupat, bunga, daun, atau bentuk geometris lainnya.

10. Karena kain tapis merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia, khususnya budaya Lampung, sehingga perlu dihargai, dilestarikan, dan dikenalkan kepada generasi berikutnya.


H. RUBRIK PENILAIAN KARYA

Aspek yang DinilaiSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4

Kreativitas motif

Belum berkembang

Mulai berkembang

Baik

Sangat kreatif

Kesesuaian pola

Belum sesuai

Sebagian sesuai

Sesuai

Sangat teratur

Kerapian

Kurang rapi

Cukup rapi

Rapi

Sangat rapi

Pewarnaan

Belum selesai

Cukup

Baik

Sangat baik

Apresiasi budaya

Belum memahami

Mulai memahami

Memahami

Sangat menghargai


13. KESIMPULAN / REFLEKSI

A. Kesimpulan Materi

Hari ini kita telah mempelajari bahwa kain tapis merupakan salah satu warisan budaya khas Lampung yang memiliki motif indah dan beragam.

Dalam membuat desain motif tapis sederhana, kita dapat menggunakan unsur garis, bentuk, pola, pengulangan, dan warna.

Membuat motif tapis membutuhkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan kerapian. Setiap murid juga dapat membuat variasi motif sesuai dengan ide dan imajinasinya.

Melalui kegiatan ini, kita belajar bukan hanya membuat karya seni, tetapi juga mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya daerah.

B. Refleksi Pembelajaran

Guru mengajak murid menjawab:

  1. Apa yang kamu pelajari hari ini?

  2. Motif apa yang paling kamu sukai?

  3. Bagian mana yang paling mudah?

  4. Bagian mana yang paling sulit?

  5. Apakah kamu senang membuat desain motif tapis?

  6. Bagaimana cara kita ikut melestarikan budaya Lampung?

C. Kendala

Guru mencatat kendala yang ditemukan selama pembelajaran, misalnya:

  • beberapa murid masih kesulitan membuat pola berulang;

  • beberapa murid membutuhkan bantuan dalam menggunakan penggaris;

  • terdapat murid yang masih kurang percaya diri dalam menentukan motif;

  • sebagian murid membutuhkan waktu lebih lama dalam proses pewarnaan.

D. Tindak Lanjut

Murid yang sudah mencapai tujuan pembelajaran diberikan pengayaan berupa pengembangan motif tapis yang lebih kompleks.

Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan pendampingan untuk mengulang pembuatan pola sederhana dengan menggunakan bentuk dasar seperti segitiga, lingkaran, persegi, dan belah ketupat.

E. Capaian Pembelajaran

Guru mencatat:

  • Jumlah siswa yang memahami materi: ______ siswa

  • Jumlah siswa yang masih membutuhkan bimbingan: ______ siswa

  • Jumlah siswa yang mampu menyelesaikan karya: ______ siswa

  • Jumlah siswa yang membutuhkan tindak lanjut: ______ siswa

Pesan penutup:

"Budaya adalah identitas kita. Dengan mengenal dan membuat karya dari motif tapis, kita ikut menjaga dan melestarikan budaya Lampung."

Alhamdulillah, pembelajaran hari ini selesai. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Read more...

Kamis, 20 Agustus 2026

Materi Ajar Kamis, 20 Agustus 2026

| | 0 komentar

 

KELAS IV A


 


IDENTITAS

Nama Guru             : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal       : kamis, 20Agustus 2026
Fase / Kelas            : B / 4
Mata Pelajaran        : IPAS
Materi                      : Fotosintesis, Proses Penting di Bumi
Pertemuan Ke         : 2

7. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar.

Coba perhatikan tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Ada pohon, rumput, bunga, atau tanaman di halaman sekolah. Pernahkah kalian berpikir, bagaimana tumbuhan mendapatkan makanan sehingga dapat tumbuh dan tetap hidup?

Ternyata Allah Swt. telah menciptakan tumbuhan dengan kemampuan yang luar biasa, yaitu fotosintesis.

Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tumbuhan dengan daun yang mampu memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanannya sendiri.

Allah adalah Al-Malik, Maha Memelihara. Allah memelihara kehidupan di Bumi melalui tumbuhan yang menghasilkan oksigen dan menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup.

Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan rezeki kepada makhluk-Nya melalui berbagai tumbuhan yang dapat menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan.

Hari ini kita akan belajar bagaimana proses fotosintesis berlangsung dan mengapa proses tersebut sangat penting bagi kehidupan di Bumi.


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan serta proses kehidupan pada tumbuhan, termasuk proses fotosintesis dan manfaatnya bagi kehidupan.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.

  2. Mengidentifikasi bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis, yaitu air, karbon dioksida, dan cahaya matahari.

  3. Menjelaskan peran daun dan klorofil dalam proses fotosintesis.

  4. Menjelaskan secara sederhana proses fotosintesis pada tumbuhan.

  5. Mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan (glukosa) dan oksigen.

  6. Menjelaskan pentingnya fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  7. Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, murid mampu menghubungkan proses fotosintesis dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)

  8. Melalui pengenalan kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq, murid mampu menunjukkan rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah. (Mindful)

  9. Melalui kegiatan permainan, pengamatan, dan kuis, murid menunjukkan rasa ingin tahu, antusias, dan senang mengikuti pembelajaran. (Joyful)


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengamati berbagai tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

  2. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Dari mana tumbuhan mendapatkan makanan?"

  3. Murid menyampaikan dugaan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan awal.

  4. Guru memperkenalkan konsep fotosintesis sebagai proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

  5. Murid mengidentifikasi bahan yang diperlukan dalam fotosintesis: cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.

  6. Murid mengamati gambar/diagram proses fotosintesis.

  7. Guru menjelaskan fungsi akar, daun, stomata, klorofil, dan cahaya matahari secara sederhana.

  8. Murid menyusun kartu proses fotosintesis secara berurutan.

  9. Murid mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan dan oksigen.

  10. Murid mendiskusikan manfaat fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.

  11. Murid mengerjakan latihan/asesmen formatif secara bertingkat.

  12. Murid menyampaikan kesimpulan tentang pentingnya fotosintesis bagi kehidupan di Bumi.


11. Model / Metode

Model Pembelajaran: Discovery Learning

Metode:

  • Tanya jawab

  • Pengamatan

  • Demonstrasi

  • Diskusi kelompok

  • Permainan kartu proses

  • Penugasan

  • Kuis


12. Penjabaran Materi

A. Video Pembelajaran

Guru menampilkan video pembelajaran tentang proses fotosintesis pada tumbuhan.

Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan:

"Menurut kalian, apa yang dilakukan tumbuhan ketika terkena cahaya matahari?"


 

Setelah video selesai, murid diminta menyebutkan hal-hal yang mereka temukan dari video.


B. Materi Pembelajaran

1. Apa itu fotosintesis?

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.

Fotosintesis terutama berlangsung pada bagian daun karena daun mengandung klorofil, yaitu zat hijau daun yang membantu menangkap energi cahaya matahari.

2. Apa saja yang diperlukan dalam fotosintesis?

Tumbuhan memerlukan:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Klorofil

Air diserap oleh akar dari dalam tanah.

Karbon dioksida masuk ke daun terutama melalui bagian kecil pada daun yang disebut stomata.

Cahaya matahari ditangkap oleh klorofil pada daun.

3. Bagaimana proses fotosintesis?

Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:

Cahaya matahari + air + karbon dioksida → makanan (glukosa) + oksigen

Air diserap akar → dibawa menuju daun.

Karbon dioksida dari udara → masuk ke daun.

Cahaya matahari → ditangkap oleh klorofil.

Di dalam daun → bahan-bahan tersebut digunakan dalam proses fotosintesis.

Hasilnya → tumbuhan menghasilkan makanan dan melepaskan oksigen ke udara.

4. Apa hasil fotosintesis?

Fotosintesis menghasilkan:

a. Makanan (glukosa)
Glukosa digunakan tumbuhan sebagai sumber energi untuk tumbuh dan melakukan berbagai aktivitas kehidupan.

Sebagian hasil makanan juga dapat disimpan oleh tumbuhan dalam bentuk cadangan makanan.

b. Oksigen

Oksigen dilepaskan ke udara dan dapat digunakan manusia serta hewan untuk bernapas.

5. Mengapa fotosintesis penting bagi kehidupan?

Fotosintesis sangat penting karena:

  • membantu tumbuhan membuat makanan;

  • menghasilkan oksigen;

  • menjadi awal dari banyak rantai makanan;

  • menyediakan makanan bagi manusia dan hewan secara langsung maupun tidak langsung;

  • membantu menjaga keseimbangan gas di udara;

  • mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di Bumi.

6. Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Perhatikan tanaman padi.

Padi melakukan fotosintesis untuk menghasilkan makanan yang membantu pertumbuhannya. Padi kemudian menghasilkan bulir beras yang menjadi salah satu sumber makanan manusia.

Contoh lainnya adalah pohon buah. Pohon menggunakan hasil fotosintesis untuk tumbuh dan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan manusia.

Dengan demikian, fotosintesis merupakan salah satu proses penting yang mendukung kehidupan di Bumi.


C. Aktivitas Pembelajaran

Aktivitas 1 – "Detektif Fotosintesis"

Murid mengamati gambar tumbuhan kemudian mencari:

  1. sumber cahaya;

  2. air;

  3. karbon dioksida;

  4. daun;

  5. oksigen;

  6. makanan yang dihasilkan.

Aktivitas 2 – Susun Proses Fotosintesis

Guru menyediakan kartu:

  • Cahaya matahari

  • Air

  • Karbon dioksida

  • Daun/klorofil

  • Makanan

  • Oksigen

Murid bekerja dalam kelompok untuk menyusun kartu sehingga membentuk alur proses fotosintesis.

yuk kita main gamesnya : games aur fotosintesis dan games mario

Aktivitas 3 – Hubungkan dengan Kehidupan

Murid menjawab pertanyaan:

"Apa yang mungkin terjadi jika di Bumi tidak ada tumbuhan?"

Murid mendiskusikan kemungkinan berkurangnya makanan dan oksigen serta terganggunya kehidupan makhluk hidup.


D. Asesmen Formatif

Pilihan Ganda

1. Fotosintesis adalah proses tumbuhan untuk ....

A. bernapas
B. membuat makanan
C. menyerap tanah
D. menghasilkan air

2. Bagian tumbuhan yang paling banyak melakukan fotosintesis adalah ....

A. akar
B. batang
C. daun
D. bunga

3. Zat hijau pada daun yang membantu proses fotosintesis disebut ....

A. stomata
B. klorofil
C. glukosa
D. oksigen

4. Salah satu bahan yang diperlukan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....

A. karbon dioksida
B. oksigen
C. tanah
D. gula

5. Salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara adalah ....

A. air
B. karbon dioksida
C. oksigen
D. tanah


Isian

6. Air untuk fotosintesis diserap tumbuhan melalui ....

7. Cahaya yang digunakan tumbuhan dalam fotosintesis berasal dari ....

8. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dari ....


Esai

9. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan fotosintesis!

10. Mengapa fotosintesis sangat penting bagi manusia dan hewan?


E. Kunci Jawaban dan Pembahasan

Pilihan Ganda

1. B — membuat makanan
Fotosintesis merupakan proses tumbuhan membuat makanan sendiri.

2. C — daun
Daun mengandung banyak klorofil sehingga menjadi tempat utama fotosintesis.

3. B — klorofil
Klorofil adalah zat hijau daun yang berperan menangkap energi cahaya.

4. A — karbon dioksida
Karbon dioksida merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam fotosintesis.

5. C — oksigen
Oksigen merupakan salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara.

Isian

6. akar

7. matahari

8. udara

Esai

9. Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

10. Fotosintesis penting bagi manusia dan hewan karena menghasilkan oksigen untuk bernapas dan menghasilkan makanan yang menjadi sumber kehidupan secara langsung maupun tidak langsung.


13. Kesimpulan / Refleksi

A. Kesimpulan Materi

Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.

Fotosintesis menghasilkan makanan dan oksigen.

Proses ini sangat penting karena tumbuhan menjadi sumber makanan dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan berbagai makhluk hidup.

Melalui fotosintesis, kita dapat melihat kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, pencipta seluruh makhluk; Al-Malik, yang memelihara kehidupan; dan Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk.

B. Refleksi Pembelajaran

Kendala:
pada materi menjelaskan alur proses fotosintesis, siswa masih memerlukan bimbingan tentang urutan dengan tepat. terkendala karena singkatan seperti oksigen O2, karbondioksida CO2. masih sering keliru.

Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami proses fotosintesis akan diberikan penjelasan kembali menggunakan gambar, kartu proses, dan contoh tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.

Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menjelaskan hubungan fotosintesis dengan rantai makanan dan keberlangsungan kehidupan di Bumi.

Capaian Pembelajaran:

Jumlah murid yang sudah memahami materi: 19 siswa.

Jumlah murid yang masih memerlukan bimbingan: 5 siswa.

Pertanyaan refleksi untuk murid:

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?

  2. Apa saja yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis?

  3. Apa hasil fotosintesis?

  4. Mengapa kita harus menjaga tumbuhan di sekitar kita?

  5. Bagaimana pembelajaran hari ini membuatmu semakin menyadari kebesaran Allah?


IDENTITAS

1. Nama Guru                 : Ruwi Merliana, S.Pd
2. Hari / Tanggal            : Kamis, 20 Agustus 2026
3. Fase / Kelas                : B / IV
4. Mata Pelajaran          : Pendidikan Pancasila
5. Materi                         : Bab 1 – Menjelajah Lingkungan Tempat Tinggalku
6. Pertemuan Ke             : Ke-1 (3 JP)


7. APERSEPSI

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya dalam keadaan sehat, bahagia, dan siap belajar.

Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. atas segala nikmat yang diberikan kepada kita.

Allah adalah Maha Khaliq, yaitu Allah Maha Pencipta. Allah menciptakan manusia, hewan, tumbuhan, tanah, air, rumah, jalan, dan lingkungan tempat kita tinggal.

Allah juga Maha Malik, yaitu Allah Maha Memelihara. Lingkungan tempat tinggal kita merupakan bagian dari ciptaan Allah yang harus kita jaga dan pelihara.

Allah juga Maha Razaq, yaitu Allah Maha Pemberi Rezeki. Dari lingkungan tempat tinggal, Allah memberikan berbagai rezeki kepada manusia, seperti makanan, air, tempat tinggal, dan berbagai sumber kehidupan.

Anak-anak, coba perhatikan lingkungan tempat tinggal kalian.

  • Di mana kalian tinggal?

  • Apa saja yang ada di sekitar rumah kalian?

  • Apakah ada masjid, sekolah, pasar, sungai, taman, atau tempat lainnya?

  • Siapa saja yang tinggal di lingkungan tersebut?

  • Bagaimana cara kita menjaga lingkungan tempat tinggal?

Hari ini kita akan menjelajah lingkungan tempat tinggal kita dan mengenal berbagai keadaan serta keberagaman yang ada di dalamnya.


8. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Murid mampu mengenal lingkungan tempat tinggalnya, mengidentifikasi karakteristik dan keberagaman masyarakat di lingkungan sekitar, serta menunjukkan sikap menghargai dan menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan bersama.


9. TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  • Melalui pengamatan gambar dan lingkungan sekitar, murid mampu mengidentifikasi berbagai unsur yang terdapat di lingkungan tempat tinggalnya dengan tepat.

  • Melalui kegiatan diskusi, murid mampu mendeskripsikan karakteristik lingkungan tempat tinggalnya dengan bahasa sederhana. (Meaningful)

  • Melalui kegiatan pengamatan, murid mampu menunjukkan sikap tenang, sadar, dan bersyukur terhadap lingkungan yang Allah ciptakan. (Mindful)

  • Melalui kegiatan permainan dan membuat peta sederhana lingkungan tempat tinggal, murid mampu menunjukkan antusiasme, kreativitas, dan rasa senang dalam belajar. (Joyful)

  • Murid mampu menyebutkan contoh sikap menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.

  • Murid mampu menunjukkan sikap peduli, menghargai, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.


10. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  • Murid diajak mengamati gambar beberapa lingkungan tempat tinggal, seperti lingkungan perkotaan, pedesaan, pesisir, dan permukiman.

  • Murid menyebutkan berbagai benda, bangunan, tempat, dan fasilitas yang terdapat dalam gambar.

  • Murid menghubungkan gambar dengan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

  • Murid menceritakan secara sederhana kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

  • Murid berdiskusi mengenai persamaan dan perbedaan lingkungan tempat tinggal setiap murid.

  • Murid mengenal bahwa lingkungan tempat tinggal dapat memiliki kondisi, fasilitas, pekerjaan masyarakat, dan kebiasaan yang berbeda.

  • Murid mengidentifikasi contoh kegiatan masyarakat yang dilakukan di lingkungan tempat tinggal.

  • Murid mengidentifikasi perilaku yang dapat menjaga dan merusak lingkungan.

  • Murid membuat peta sederhana lingkungan tempat tinggal berdasarkan tempat-tempat yang dikenalnya.

  • Murid mempresentasikan hasil pengamatan atau peta sederhana secara bergantian.

  • Murid mengerjakan asesmen formatif untuk mengetahui pemahaman terhadap materi.


11. MODEL / METODE

Model : Discovery Learning dan Cooperative Learning

Metode :

  • Tanya jawab

  • Observasi

  • Diskusi kelompok

  • Demonstrasi

  • Permainan

  • Penugasan

  • Presentasi


12. PENJABARAN MATERI

A. Video Pembelajaran

Guru menayangkan video pendek tentang lingkungan tempat tinggal dan kehidupan masyarakat di dalamnya.

Sebelum video dimulai, guru memberikan pertanyaan pemantik:

“Apa saja yang kalian lihat di lingkungan tempat tinggal pada video?”

“Apakah lingkungan pada video sama dengan lingkungan tempat tinggal kalian?”

“Apa yang harus kita lakukan agar lingkungan tempat tinggal tetap nyaman?”

Setelah video selesai, murid menyampaikan hal-hal yang mereka temukan.


B. Materi Pembelajaran

1. Mengenal Lingkungan Tempat Tinggal

Lingkungan tempat tinggal adalah tempat di sekitar rumah yang menjadi tempat manusia melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.

Lingkungan tempat tinggal dapat berupa:

  • lingkungan perkotaan;

  • lingkungan pedesaan;

  • lingkungan pesisir;

  • lingkungan pegunungan;

  • lingkungan permukiman;

  • dan lingkungan lainnya.

Setiap lingkungan memiliki karakteristik yang berbeda.

Contohnya:

Lingkungan perkotaan

  • banyak rumah dan gedung;

  • terdapat jalan yang ramai;

  • banyak kendaraan;

  • terdapat pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas umum lainnya.

Lingkungan pedesaan

  • banyak lahan pertanian;

  • terdapat perkebunan atau persawahan;

  • suasana cenderung lebih tenang;

  • masyarakat dapat bekerja sebagai petani, peternak, atau pekebun.

Lingkungan pesisir

  • berada dekat dengan laut;

  • banyak masyarakat bekerja sebagai nelayan;

  • terdapat perahu dan tempat pelelangan ikan;

  • masyarakat memanfaatkan sumber daya laut.


2. Apa Saja yang Ada di Lingkungan Tempat Tinggal?

Lingkungan tempat tinggal terdiri atas berbagai unsur.

Contohnya:

Tempat dan bangunan

  • rumah;

  • sekolah;

  • masjid;

  • toko;

  • pasar;

  • puskesmas;

  • taman;

  • balai desa.

Lingkungan alam

  • sungai;

  • sawah;

  • kebun;

  • pepohonan;

  • bukit;

  • pantai.

Masyarakat

  • keluarga;

  • tetangga;

  • pedagang;

  • guru;

  • petani;

  • nelayan;

  • petugas keamanan;

  • dan berbagai pekerjaan lainnya.


3. Setiap Lingkungan Memiliki Perbedaan

Tidak semua murid tinggal di lingkungan yang sama.

Ada murid yang tinggal di dekat pasar, sekolah, sungai, sawah, pantai, atau pusat kota.

Perbedaan tersebut merupakan bagian dari keberagaman kehidupan masyarakat.

Walaupun lingkungan tempat tinggal kita berbeda, kita tetap harus:

  • saling menghargai;

  • hidup rukun;

  • membantu tetangga;

  • menjaga kebersihan;

  • menaati aturan;

  • dan menjaga keamanan lingkungan.


4. Menjaga Lingkungan Tempat Tinggal

Lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama.

Contoh perilaku menjaga lingkungan:

  1. Membuang sampah pada tempatnya.

  2. Membersihkan halaman rumah.

  3. Tidak merusak tanaman.

  4. Menjaga kebersihan sungai.

  5. Melaksanakan kerja bakti.

  6. Menjaga fasilitas umum.

  7. Menghemat air.

  8. Menjaga ketertiban.

  9. Menghormati tetangga.

  10. Tidak melakukan kegiatan yang mengganggu kenyamanan orang lain.


C. Aktivitas Pembelajaran: “Jelajah Lingkunganku”

Guru membagi murid dalam kelompok kecil.

Setiap kelompok mendapatkan LKPD Jelajah Lingkunganku.

Murid mengisi:

No.Hal yang DiamatiHasil Pengamatan
1Nama lingkungan tempat tinggal.........................
2Kondisi lingkungan.........................
3Bangunan yang ada.........................
4Fasilitas umum.........................
5Pekerjaan masyarakat.........................
6Kegiatan masyarakat.........................
7Keadaan lingkungan.........................
8Masalah lingkungan.........................
9Cara menjaga lingkungan.........................

D. Aktivitas Joyful: “Tebak Lingkunganku”

Guru menampilkan gambar beberapa lingkungan.

Contohnya:

  • gambar persawahan;

  • gambar perkotaan;

  • gambar pantai;

  • gambar pegunungan;

  • gambar pasar;

  • gambar permukiman.

Murid dibagi menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok harus menebak:

“Lingkungan apakah ini?”

Kemudian kelompok menjelaskan minimal dua ciri lingkungan tersebut.


E. LKPD Kreatif: “Peta Sederhana Lingkunganku”

Murid membuat gambar atau peta sederhana lingkungan tempat tinggal.

Peta dapat memuat:

  • rumah;

  • jalan;

  • sekolah;

  • masjid;

  • toko;

  • taman;

  • sungai;

  • lapangan;

  • atau tempat penting lainnya.

Murid kemudian memberikan tanda atau simbol sederhana pada tempat-tempat tersebut.

Tantangan:

“Tambahkan satu tempat yang menurutmu penting bagi masyarakat dan jelaskan alasannya.”


F. ASESMEN FORMATIF

Pilihan Ganda

1. Lingkungan tempat tinggal adalah ....

A. tempat untuk bermain saja
B. tempat di sekitar rumah tempat manusia melakukan berbagai aktivitas
C. tempat untuk bersekolah saja
D. tempat untuk berbelanja saja

2. Contoh lingkungan yang banyak memiliki persawahan adalah ....

A. perkotaan
B. pedesaan
C. pusat perbelanjaan
D. terminal

3. Salah satu ciri lingkungan pesisir adalah ....

A. banyak gedung bertingkat
B. dekat dengan laut
C. banyak jalan tol
D. banyak pusat perbelanjaan

4. Contoh sikap menjaga lingkungan adalah ....

A. membuang sampah ke sungai
B. mencoret fasilitas umum
C. membuang sampah pada tempatnya
D. merusak tanaman

5. Walaupun memiliki lingkungan tempat tinggal yang berbeda, kita harus ....

A. saling mengejek
B. hidup sendiri-sendiri
C. saling menghargai
D. tidak peduli kepada tetangga


Isian

6. Tempat tinggal yang berada dekat dengan laut disebut lingkungan ....

7. Membersihkan lingkungan secara bersama-sama disebut ....

8. Sampah sebaiknya dibuang di ....


Esai

9. Sebutkan tiga contoh tempat atau bangunan yang terdapat di lingkungan tempat tinggalmu!

10. Mengapa kita harus menjaga lingkungan tempat tinggal? Jelaskan!


KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN

Pilihan Ganda

1. B
Lingkungan tempat tinggal merupakan tempat di sekitar rumah tempat manusia melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.

2. B
Pedesaan biasanya memiliki lahan pertanian, seperti sawah dan perkebunan.

3. B
Lingkungan pesisir merupakan wilayah yang berada di sekitar atau dekat dengan laut.

4. C
Membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

5. C
Perbedaan lingkungan merupakan bagian dari keberagaman. Kita harus tetap saling menghargai dan hidup rukun.

Isian

6. Pesisir

7. Kerja bakti

8. Tempat sampah

Esai

9. Jawaban dapat berupa rumah, sekolah, masjid, pasar, toko, taman, lapangan, puskesmas, dan sebagainya.

10. Kita harus menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, aman, nyaman, dan dapat digunakan dengan baik oleh seluruh masyarakat.


13. KESIMPULAN / REFLEKSI

A. Kesimpulan Materi

Lingkungan tempat tinggal merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Setiap lingkungan memiliki karakteristik yang berbeda. Ada lingkungan perkotaan, pedesaan, pesisir, pegunungan, dan lingkungan lainnya.

Meskipun memiliki lingkungan tempat tinggal yang berbeda, masyarakat harus tetap hidup rukun, saling menghargai, bekerja sama, dan menjaga lingkungan.

Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap bersih, aman, sehat, dan nyaman.


B. Refleksi Pembelajaran

Guru mengajak murid menjawab pertanyaan:

  1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?

  2. Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?

  3. Apa saja yang terdapat di lingkungan tempat tinggalmu?

  4. Apakah lingkungan tempat tinggal setiap temanmu sama?

  5. Apa yang dapat kamu lakukan untuk menjaga lingkungan?

Refleksi Ma-Mi-Joy

Mindful:
“Apakah hari ini saya sudah belajar dengan tenang dan memperhatikan lingkungan sekitar?”

Meaningful:
“Apa manfaat materi hari ini bagi kehidupan saya sehari-hari?”

Joyful:
“Kegiatan apa yang paling menyenangkan hari ini?”


C. Kendala Pembelajaran

Guru mencatat kendala yang ditemukan selama pembelajaran, misalnya:

  • Murid masih kesulitan menjelaskan karakteristik lingkungan.

  • Murid masih membutuhkan bantuan dalam membuat peta sederhana.

  • Sebagian murid belum berani menyampaikan hasil pengamatan.

  • Keterbatasan waktu dalam kegiatan presentasi.


D. Tindak Lanjut

Murid yang sudah memahami materi:

  • diberikan tugas pengayaan berupa membuat gambar lingkungan tempat tinggal yang lebih lengkap;

  • mencari satu masalah lingkungan di sekitar rumah dan menuliskan solusinya.

Murid yang belum memahami materi:

  • diberikan pendampingan;

  • mengulang materi melalui gambar konkret;

  • mengerjakan latihan sederhana tentang mengenal lingkungan tempat tinggal.


E. Catatan Capaian Pembelajaran

Jumlah murid yang:

Paham : ............ siswa
Belum paham : ............ siswa
Memerlukan pendampingan : ............ siswa

Catatan guru:
......................................................................................
......................................................................................
......................................................................................

Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Jumat 21 Agustus 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©