Rabu, 22 Juli 2026

Materi Ajar Rabu 22 Juli 2026

| | 0 komentar

  

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             : Seni rupa & IPAS

Hari/tanggal                 : Rabu, 22 Juli 2026

Kelas                            : 4 A 

Materi Pokok        

1. Seni Rupa (murid dapat memahami lingkungan tetangga, mengenali unsur rupa di sekitarnya, serta menjelaskan perbedaannya dengan bahasa sederhana)

2. IPAS (Perubahan Energi di Sekitar Kita)

Alat Peraga  

1. Seni Rupa (LKPD mewarnai)

2. IPAS (LKPD dan video pembelajaran)

Metode Pembelajaran : 

1.  Seni Rupa : PBL

2. IPAS : PBL

Ringkasan materi 

Seni Rupa

murid dapat memahami lingkungan tetangga, mengenali unsur rupa di sekitarnya, serta menjelaskan perbedaannya dengan bahasa sederhana

Ringkasan Materi: Menggambar Rumah Tetangga dan Kehidupan Sekitar
1. Lingkungan Tetangga sebagai Rumah Bersama
  • Pengertian Sosial: Tetangga adalah orang-orang yang tinggal di dekat rumah kita. Mereka memiliki latar belakang, pekerjaan, dan suku yang beragam. 
  • Pengertian Fisik: Rumah-rumah tetangga membentuk pemandangan di sekitar kita (arsitektur lingkungan). 
  • Kehidupan Sehari-hari: Aktivitas tetangga seperti menyiram tanaman, mengobrol, atau berdagang membuat lingkungan menjadi hidup dan menarik untuk diamati. 
2. Menemukan Unsur Rupa pada Rumah Tetangga
Setiap rumah dan benda di sekitar kita memiliki unsur-unsur rupa dasar yang bisa kita lihat: 
  • Garis:
    • Garis tegak (vertikal) pada tiang rumah.
    • Garis datar (horizontal) pada pagar atau lantai.
    • Garis miring (diagonal) pada atap rumah yang berbentuk segitiga. 
  • Bentuk (Bidang):
    • Kotak atau persegi panjang pada dinding, jendela, dan pintu.
    • Segitiga pada bentuk atap rumah.
  • Warna:
    • Warna cat dinding (misalnya putih, hijau, atau biru).
    • Warna alami seperti cokelat pada pintu kayu atau merah pada genteng tanah liat.
  • Tekstur:
    • Kasar pada dinding semen yang belum dicat atau batang pohon di halaman.
    • Halus/licin pada kaca jendela dan ubin lantai.
  • Ruang:
    • Halaman rumah tetangga yang luas atau lorong gang yang sempit.
3. Membandingkan Perbedaan Unsur Rupa Rumah Tetangga
Kita bisa membedakan rumah satu dengan rumah lainnya menggunakan bahasa yang sederhana, contohnya:
  • Perbedaan Bentuk & Garis: "Rumah Pak Budi atapnya segitiga tinggi, sedangkan rumah Bu Siti atapnya datar."
  • Perbedaan Warna: "Cat rumah bagian kiri berwarna cerah (kuning), sedangkan rumah bagian kanan berwarna gelap (abu-abu)."
  • Perbedaan Tekstur & Ruang: "Pagar rumah itu terasa kasar karena terbuat dari batu, dan halamannya lebih sempit daripada rumah saya."
LKPD :


IPAS

1. Sumber Energi
Sumber energi adalah segala sesuatu di sekitar kita yang mampu menghasilkan energi. 
  • Matahari: Sumber energi terbesar di bumi. Menghasilkan energi panas dan cahaya.
  • Air: Aliran air yang deras menyimpan energi kinetik untuk menggerakkan turbin.
  • Angin: Hembusan udara yang menggerakkan kincir angin.
  • Makanan: Sumber energi kimia bagi tubuh manusia dan hewan agar bisa beraktivitas.
  • Bahan Bakar Fosil: Minyak bumi, gas alam, dan batu bara yang digunakan untuk kendaraan dan pabrik.
  • Listrik: Sumber energi paling praktis yang buatan manusia untuk menyalakan elektronik.
2. Bentuk-Bentuk Energi
Energi tidak dapat dilihat, namun pengaruh dan bentuknya bisa kita rasakan.
  • Energi Panas: Energi yang berpindah karena perbedaan suhu (contoh: api, panas bumi).
  • Energi Cahaya: Energi yang dipancarkan oleh sumber cahaya (contoh: lampu, senter).
  • Energi Listrik: Energi yang timbul dari perpindahan muatan listrik.
  • Energi Kimia: Energi yang tersimpan dalam bahan-bahan kimia (contoh: baterai, aki, makanan).
  • Energi Gerak (Kinetik): Energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak (contoh: roda berputar).
  • Energi Bunyi: Energi yang dihasilkan oleh benda yang bergetar (contoh: pita suara, alat musik).
3. Perubahan Bentuk Energi (Transformasi Energi)
Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, tetapi bisa berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. 
  • Listrik - Panas: Setrika, magic com, oven, dispenser.
  • Listrik - Gerak: Kipas angin, blender, mesin cuci.
  • Listrik - Bunyi & Cahaya: Televisi, komputer, smartphone.
  • Kimia - Gerak: Manusia berjalan setelah makan, mobil melaju karena bensin.
  • Kimia - Listrik - Cahaya: Senter yang menyala menggunakan baterai.
  • Gerak - Listrik: Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau kincir angin pembangkit listrik.
  • Gerak- Bunyi: Bertepuk tangan, memukul bedug
LKPD :

KESIMPULAN :


PENUTUP :
Demikianlah pembelajaran hari ini semoga bermanfaat. wassalamualaikum wr wb
Read more...

Selasa, 21 Juli 2026

Materi Ajar Selasa, 21 Juli 2026

| | 0 komentar

 

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             :   bahasa Indonesia, Matematika 

Hari/tanggal                 : Selasa, 21 Juli 2026

Kelas                            : 4 A 

Materi Pokok        

1. B.indonesia (memaknai teks narasi yang dibacakan dan menyampaikan  kembali isinya dengan beberapa kalimat.)

2. Matematika  (membaca dan menulis bilangan cacah sampai 10.000)

Alat Peraga  

1.  Bahasa Indonesia : Lkpd teks cerita

2. Matematika : Kartu Angka bilangan cacah

Metode Pembelajaran : 

1.  Bahasa Indonesia (PBL)

2. Matematika (Discovery Learning)

Ringkasan materi 

Bahasa Indonesia 

Teks narasi adalah cerita rekaan atau kisah nyata yang disusun secara berurutan. Untuk memahaminya, gunakan kegiatan menyimak (mendengarkan) dan membaca. Keterampilan ini membantu siswa Kelas 4 mengidentifikasi 3 unsur inti:

Tokoh: Pelaku atau orang yang ada di dalam cerita.

Peristiwa: Rangkaian kejadian atau alur yang dialami tokoh.

Pesan (Amanat): Pelajaran moral atau nasihat yang bisa dipetik pembaca.

Tips untuk memahaminya:

  1. Saat Menyimak: Dengarkan dengan saksama dan bayangkan alur ceritanya di dalam pikiranmu.
  2. Saat Membaca: Catat nama tokoh, di mana kejadiannya, dan apa masalah yang terjadi. 
Video pembelajaran 
Yuk saksikan video pembelajaran ini agar kalian lebih paham yaa

Latihan soal :


Matematika 

Bilangan cacah dapat dikatakan sebagai bilangan yang digunakan dalam berbagai operasi hitung, misalnya asosiatif, komputatif, dan lainnya.

Nah, bilangan sendiri adalah konsep dasar dalam matematika yang digunakan untuk mewakili jumlah atau kuantitas.

Bilangan diartikan juga sebagai konsep berupa angka yang digunakan dalam membantu kehidupan sehari-hari manusia.

Bilangan dapat digunakan untuk menghitung, mengukur, membandingkan, dan menggambarkan hubungan antara objek atau kuantitas.

Dalam matematika, bilangan memainkan peran penting dalam berbagai bidang, seperti aritmetika, aljabar, geometri, dan analisis.

O iya, simbol atau lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut dengan lambang bilangan atau angka

Pengertian Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang digunakan dalam perhitungan.

Misalnya 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, ...

Nah, bilangan cacah merupakan bilangan bulat yang nilainya positif, sehingga bilangan negatif tidak termasuk sebagai bilangan cacah.

Pada bilangan cacah, terdapat himpunan bilangan bulat berupa angka positif dan juga himpunan bilangan asli bernilai positif ditambah 0.

Menurut Nurlev, jika suatu himpunan tidak mempunyai anggota sama sekali karena alasan tertentu, maka cacah anggota himpunan tersebut adalah nol.

Bilangan cacah ini akan selalu diawali dengan nol. Contoh bilangan cacah, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan seterusnya.

Umumnya bilangan cacah digunakan dalam berbagai operasi hitung.

Misalnya dalam penambahan, pengurangan, perkalian, sampai pembagian.

1. Membaca dan Menulis Bilangan
  • Membaca: Dipisahkan oleh titik sebagai tanda ribuan. Contohnya: 3.254 dibaca "tiga ribu dua ratus lima puluh empat".
  • Menulis: Menyesuaikan nama bilangan ke dalam susunan angka. Contohnya: "empat ribu delapan ratus delapan puluh empat" ditulis menjadi 4.884.
2. Nilai Tempat
Setiap angka pada bilangan memiliki nilai yang berbeda tergantung posisinya. Misalnya pada bilangan 3.578, posisinya adalah: [1]
  • 3 menempati ribuan, nilainya 3.000
  • 5 menempati ratusan, nilainya 500
  • 7 menempati puluhan, nilainya 70
  • 8 menempati satuan, nilainya 8
Jika diuraikan menjadi bentuk panjang: 3.578 = 3.000 + 500 + 70 + 8.
3. Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan
Untuk membandingkan dua bilangan cacah, kita gunakan tanda: 
  • (lebih besar dari)
  • < (lebih kecil dari)
  • = (sama dengan)
Contoh: 4.521 < 4.560, karena angka puluhannya (2 < 6). Untuk mengurutkan, bandingkan nilai tempat dari yang terbesar (ribuan) hingga terkecil (satuan). 
4. Operasi Hitung (Penjumlahan dan Pengurangan)
  • Penjumlahan: Dilakukan dengan cara susun panjang (menguraikan nilai tempat) atau susun pendek (menyimpan angka jika jumlahnya lebih dari 10). 
  • Pengurangan: Menggunakan cara susun panjang atau susun pendek dengan teknik meminjam dari nilai tempat di sebelah kirinya jika angka yang dikurangi lebih kecil.
Video Pembelajaran :

setelah kita menyaksikan penjelasan video diatas, mari kita kerjakan tugas berikut


Kesimpulan : pada pembelajaran hari ini ananda sudah dapat memembaca dan menulis bilangan cacah 1-10.000 dengan  baik


Penutup :
Demikianlah pembelajaran hari ini semoga bermanfaat ya nak
Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Rabu 22 Juli 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©