Selasa, 27 Oktober 2026

Materi Ajar Selasa 27 Oktober 2026

| | 0 komentar

 



๐Ÿ“š BAHASA INDONESIA KELAS 4 SD AL-AZHAR 3 

๐Ÿšฆ Memahami Kosakata dan Pentingnya Menaati Rambu Lalu Lintas


๐ŸŸฉ IDENTITAS

Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd
Mapel : Bahasa Indonesia
Fase/Kelas : B / IV
Materi : Kosakata Baru dan Rambu Lalu Lintas
Hari/Tanggal : Selasa 27 Oktober 2026
Pertemuan ke : .1


๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Membaca dan memahami teks narasi tentang lalu lintas.
  2. Menemukan kosakata baru dalam teks.
  3. Menjelaskan makna kosakata baru berdasarkan konteks kalimat.
  4. Mengidentifikasi berbagai rambu lalu lintas.
  5. Menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas.
  6. Menunjukkan sikap tertib dan aman saat berada di jalan raya.

๐Ÿ“– PEMBAHASAN MATERI

๐Ÿš— 1. Apa Itu Lalu Lintas?

Lalu lintas adalah kegiatan pergerakan kendaraan, orang, dan berbagai pengguna jalan di suatu tempat.

Ketika berada di jalan, kita harus memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Oleh karena itu, terdapat berbagai rambu lalu lintas yang membantu mengatur pengguna jalan.


๐Ÿšฆ 2. Apa Itu Rambu Lalu Lintas?

Rambu lalu lintas adalah tanda atau petunjuk yang digunakan untuk mengatur, memperingatkan, atau memberikan informasi kepada pengguna jalan.

Rambu lalu lintas dapat membantu kita mengetahui:

  • Apa yang boleh dilakukan.
  • Apa yang tidak boleh dilakukan.
  • Bahaya yang mungkin ada di jalan.
  • Arah atau lokasi tertentu.
  • Aturan yang harus dipatuhi.

๐Ÿ“– 3. AYO MEMBACA TEKS NARASI

“Dina dan Rambu Lalu Lintas”

Pagi itu, Dina berangkat ke sekolah bersama ayahnya menggunakan sepeda motor. Mereka melewati jalan yang cukup ramai. Ayah Dina selalu berkendara dengan hati-hati.

Ketika mendekati persimpangan, lampu lalu lintas menunjukkan warna merah. Ayah segera memperlambat kendaraan dan berhenti di belakang garis putih. Dina memperhatikan kendaraan lain yang juga berhenti.

Setelah lampu berubah menjadi hijau, ayah kembali menjalankan kendaraan. Di perjalanan, Dina melihat sebuah rambu berbentuk lingkaran dengan garis merah. Ayah menjelaskan bahwa beberapa rambu memberikan larangan kepada pengguna jalan.

Dina juga melihat tanda penyeberangan. Ayah mengingatkan Dina bahwa pejalan kaki harus menyeberang di tempat yang aman dan memperhatikan keadaan jalan.

Dina menyadari bahwa menaati rambu lalu lintas sangat penting. Dengan menaati aturan, perjalanan menjadi lebih aman dan tertib.


๐Ÿ”Ž 4. MENEMUKAN KOSAKATA BARU

Dari teks tersebut, kita dapat menemukan beberapa kosakata yang berkaitan dengan lalu lintas.

KosakataMakna
Lalu lintasPergerakan kendaraan dan pengguna jalan
PersimpanganTempat bertemunya atau bercabangnya beberapa jalan
RambuTanda atau petunjuk di jalan
LaranganSesuatu yang tidak boleh dilakukan
Pengguna jalanOrang yang menggunakan jalan
Pejalan kakiOrang yang berjalan di jalan atau menggunakan fasilitas pejalan kaki
PenyeberanganTempat atau kegiatan untuk berpindah dari satu sisi jalan ke sisi lainnya
TertibTeratur dan sesuai aturan
MematuhiMenaati atau mengikuti aturan
KeselamatanKeadaan aman atau terhindar dari bahaya

๐Ÿ’ก 5. MEMAKNAI KOSAKATA BERDASARKAN KONTEKS

Kita tidak selalu harus mencari arti kata di kamus.

Kita dapat mengetahui makna sebuah kata dengan memperhatikan kalimat di sekitarnya.

Contoh:

“Ayah segera memperlambat kendaraan ketika mendekati persimpangan.”

Dari kalimat tersebut, kita dapat memahami bahwa persimpangan adalah tempat bertemunya atau bercabangnya jalan.

Contoh lainnya:

“Dengan menaati aturan, perjalanan menjadi lebih tertib.”

Kata tertib dalam kalimat tersebut berarti teratur dan sesuai aturan.


๐Ÿšฆ 6. MENGENAL RAMBU LALU LINTAS

๐Ÿ›‘ Rambu Berhenti

Rambu ini mengingatkan pengendara untuk berhenti.

๐Ÿšซ Rambu Larangan

Rambu ini menunjukkan sesuatu yang tidak boleh dilakukan.

⚠️ Rambu Peringatan

Rambu ini memberikan peringatan adanya kondisi atau bahaya tertentu di jalan.

โ„น️ Rambu Petunjuk

Rambu ini memberikan informasi atau petunjuk kepada pengguna jalan.


๐Ÿšธ 7. MENGAPA HARUS MENAATI RAMBU?

Menaati rambu lalu lintas sangat penting karena dapat:

✅ menjaga keselamatan pengguna jalan;

✅ mengurangi risiko kecelakaan;

✅ membuat lalu lintas lebih tertib;

✅ membantu pengguna jalan mengetahui aturan;

✅ melindungi pejalan kaki dan pengendara.

Jika setiap orang menaati aturan, jalan akan menjadi lebih aman dan nyaman.


๐Ÿ‘ง 8. SIKAP YANG BENAR DI JALAN

Sebagai pelajar, kita juga harus belajar menjadi pengguna jalan yang tertib.

Saat berjalan kaki:

๐Ÿšถ Berjalan di tempat yang aman.

๐Ÿšธ Menggunakan tempat penyeberangan jika tersedia.

๐Ÿ‘€ Melihat keadaan jalan sebelum menyeberang.

๐Ÿšฆ Memperhatikan lampu lalu lintas.

Saat dibonceng kendaraan:

๐Ÿช– Menggunakan helm.

๐Ÿง Duduk dengan aman.

๐Ÿšฆ Mematuhi rambu lalu lintas.

❌ Tidak mengganggu pengendara.


๐Ÿง  AYO MEMAHAMI TEKS

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks “Dina dan Rambu Lalu Lintas”!

1. Ke mana Dina pergi bersama ayahnya?

2. Apa yang dilakukan ayah Dina ketika lampu lalu lintas berwarna merah?

3. Apa yang dimaksud dengan kata persimpangan dalam teks?

4. Mengapa kita harus menaati rambu lalu lintas?

5. Apa pesan yang dapat kamu ambil dari cerita tersebut?


๐Ÿ” AYO CARI MAKNA KATA!

Tuliskan makna kata berikut berdasarkan konteks pembelajaran!

KataMakna
Persimpangan........................................
Rambu........................................
Larangan........................................
Tertib........................................
Mematuhi........................................

๐ŸŽฏ AYO BERLATIH

Pilihan Ganda

1. Tanda atau petunjuk yang digunakan untuk mengatur pengguna jalan disebut ....

A. marka sekolah
B. rambu lalu lintas
C. papan pengumuman
D. petunjuk sekolah

2. Arti kata tertib pada kalimat “Lalu lintas menjadi tertib” adalah ....

A. ramai
B. cepat
C. teratur
D. sepi

3. Tempat bertemunya atau bercabangnya beberapa jalan disebut ....

A. trotoar
B. persimpangan
C. halte
D. terminal

4. Rambu yang menunjukkan sesuatu yang tidak boleh dilakukan disebut rambu ....

A. petunjuk
B. peringatan
C. larangan
D. informasi

5. Salah satu alasan kita harus menaati rambu lalu lintas adalah ....

A. agar perjalanan lebih lama
B. agar jalan semakin ramai
C. menjaga keselamatan pengguna jalan
D. agar kendaraan dapat berjalan sesuka hati


✏️ URAIAN SINGKAT

6. Apa yang dimaksud dengan rambu lalu lintas?

............................................................................

7. Apa arti kata mematuhi?

............................................................................

8. Sebutkan dua manfaat menaati rambu lalu lintas!

............................................................................

9. Apa yang harus dilakukan pejalan kaki ketika akan menyeberang jalan?

............................................................................

10. Mengapa kita harus berhati-hati ketika berada di jalan raya?

............................................................................


๐Ÿ”‘ KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

No.Jawaban
1B
2C
3B
4C
5C

Uraian

6. Rambu lalu lintas adalah tanda atau petunjuk yang digunakan untuk mengatur, memperingatkan, atau memberikan informasi kepada pengguna jalan.

7. Mematuhi berarti menaati atau mengikuti aturan.

8. Contoh: menjaga keselamatan dan membuat lalu lintas menjadi lebih tertib.

9. Memperhatikan keadaan jalan dan menggunakan tempat penyeberangan yang aman jika tersedia.

10. Karena jalan raya memiliki banyak kendaraan sehingga terdapat risiko bahaya atau kecelakaan.


๐Ÿ’ก KESIMPULAN MATERI

๐Ÿ“Œ Kosakata baru dapat dipahami dengan memperhatikan konteks kalimat.

๐Ÿ“Œ Rambu lalu lintas memberikan aturan, peringatan, atau informasi kepada pengguna jalan.

๐Ÿ“Œ Kita harus mematuhi rambu lalu lintas untuk menjaga keselamatan.

๐Ÿ“Œ Sikap tertib di jalan menunjukkan bahwa kita peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

๐Ÿšฆ INGAT!

“Pahami rambunya, taati aturannya, selamat perjalanannya!”


๐Ÿ’ญ REFLEKSI PEMBELAJARAN

Read more...

Materi Ajar Selasa 27 Oktober 2026

| | 0 komentar

  

IDENTITAS

Nama Guru : Ruwi Merliana,S.Pd

Mapel : Matematika

Hari/Tanggal : Selasa 27 Oktober 2026

Fase/Kelas : B / IV

Materi : Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen

Pertemuan ke : 2

๐Ÿ“‹ CP UMUM

Peserta didik dapat memahami dan menggunakan pecahan dalam berbagai bentuk, termasuk pecahan desimal dan persen, serta menghubungkan berbagai bentuk representasi bilangan untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  • Menjelaskan pengertian pecahan desimal perseratusan.
  • Mengenali hubungan antara pecahan desimal dan persen.
  • Mengubah pecahan desimal perseratusan menjadi persen.
  • Mengubah persen menjadi pecahan desimal perseratusan.
  • Menentukan nilai pecahan desimal dan persen dari suatu gambar atau situasi.
  • Menggunakan hubungan desimal dan persen dalam masalah kehidupan sehari-hari.

๐ŸŽฏ TP MAMiJoy

Peserta didik mampu menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


๐Ÿ“š ATP

  • Mengenal pecahan desimal dengan dua angka di belakang koma.
  • Memahami bahwa pecahan desimal perseratusan berhubungan dengan pecahan berpenyebut 100.
  • Mengenal simbol persen (%).
  • Menghubungkan pecahan perseratusan, pecahan desimal, dan persen.
  • Mengubah pecahan desimal menjadi persen.
  • Mengubah persen menjadi pecahan desimal.
  • Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan desimal dan persen.

๐Ÿ“– PEMBAHASAN MATERI

1. Mengenal Pecahan Desimal Perseratusan

Pecahan desimal perseratusan adalah bilangan desimal yang memiliki dua angka di belakang koma.

Contoh:

0,25

Angka 25 menunjukkan 25 perseratus.

Jadi:

0,25 = 25/100

Contoh lainnya:

0,50 = 50/100

0,75 = 75/100

0,08 = 8/100


2. Apa Itu Persen?

Persen berarti per seratus.

Simbol persen adalah:

%

Artinya:

25% = 25/100

50% = 50/100

75% = 75/100

Jadi, persen sebenarnya menunjukkan suatu bagian dari 100 bagian.


๐Ÿ”— 3. Hubungan Desimal dengan Persen

Pecahan desimal perseratusan dapat dihubungkan dengan persen.

Perhatikan:

0,25 = 25/100 = 25%

Jadi:

0,25 = 25%

Contoh lainnya:

Pecahan DesimalPecahan PerseratusanPersen
0,011/1001%
0,055/1005%
0,1010/10010%
0,2020/10020%
0,2525/10025%
0,5050/10050%
0,7575/10075%
0,9090/10090%
0,9999/10099%
1,00100/100100%

✏️ 4. Mengubah Desimal Menjadi Persen

Untuk mengubah pecahan desimal perseratusan menjadi persen, kita dapat mengalikan bilangan desimal dengan 100.

Contoh 1

0,25 = ...%

0,25 × 100 = 25

Jadi:

0,25 = 25%


Contoh 2

0,40 = ...%

0,40 × 100 = 40

Jadi:

0,40 = 40%


Contoh 3

0,65 = ...%

0,65 × 100 = 65

Jadi:

0,65 = 65%


๐Ÿ”„ 5. Mengubah Persen Menjadi Desimal

Untuk mengubah persen menjadi pecahan desimal, kita dapat membagi bilangan persen dengan 100.

Contoh 1

30% = ...

30 ÷ 100 = 0,30

Jadi:

30% = 0,30


Contoh 2

45% = ...

45 ÷ 100 = 0,45

Jadi:

45% = 0,45


Contoh 3

80% = ...

80 ÷ 100 = 0,80

Jadi:

80% = 0,80


๐ŸŸจ 6. Cara Mudah Mengingat

Ingatlah:

DESIMAL → PERSEN

× 100

Contoh:

0,35 → 35%

PERSEN → DESIMAL

÷ 100

Contoh:

35% → 0,35

Atau dengan cara sederhana:

Desimal ke persen: koma digeser 2 tempat ke kanan.

Persen ke desimal: koma digeser 2 tempat ke kiri.


๐Ÿงฉ 7. Menghubungkan dengan Gambar

Bayangkan sebuah persegi dibagi menjadi 100 bagian sama besar.

Jika 25 bagian diarsir, maka:

25 dari 100 bagian = 25/100

Dalam bentuk desimal:

25/100 = 0,25

Dalam bentuk persen:

25/100 = 25%

Jadi:

25/100 = 0,25 = 25%


๐Ÿ›’ 8. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebuah toko memberikan diskon 25%.

Diskon 25% dapat ditulis sebagai:

25% = 0,25

Artinya, dari setiap Rp100 harga barang, bagian diskonnya adalah Rp25.

Contoh lain:

Dari 100 siswa, sebanyak 50 siswa mengikuti kegiatan olahraga.

Maka:

50/100 = 0,50 = 50%

Jadi, 50% siswa mengikuti kegiatan olahraga.


๐Ÿ“ LATIHAN SOAL

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

1. 0,25 = .... %

2. 0,50 = .... %

3. 0,75 = .... %

4. 30% = ....

5. 65% = ....

6. 90% = ....

7. 0,08 jika ditulis dalam bentuk persen menjadi .... %

8. 45% jika ditulis dalam bentuk desimal menjadi ....

9. Pecahan 35/100 dalam bentuk desimal adalah ....

10. Pecahan 35/100 dalam bentuk persen adalah ....


✏️ B. Pilihan Ganda

11. Bentuk persen dari 0,25 adalah ....

A. 2,5%
B. 25%
C. 250%
D. 0,25%

12. Bentuk desimal dari 40% adalah ....

A. 0,04
B. 0,40
C. 4,0
D. 40,0

13. Pecahan 75/100 sama dengan ....

A. 0,075
B. 0,75
C. 7,5
D. 75,0

14. Bentuk persen dari 0,60 adalah ....

A. 6%
B. 60%
C. 600%
D. 0,60%

15. Bentuk desimal dari 85% adalah ....

A. 8,5
B. 0,085
C. 0,85
D. 85,0


๐Ÿง  C. SOAL CERITA

16. Siti memiliki 100 buah kelereng. Sebanyak 25 kelereng berwarna merah. Berapa persen kelereng merah milik Siti?

17. Dalam sebuah kelas terdapat 100 buku. Sebanyak 40 buku merupakan buku cerita. Tuliskan jumlah buku cerita tersebut dalam bentuk desimal dan persen!

18. Sebuah toko memberikan potongan harga sebesar 30%. Tuliskan 30% dalam bentuk pecahan desimal!

19. Andi telah menyelesaikan 0,75 bagian dari tugasnya. Berapa persen tugas yang telah diselesaikan Andi?

20. Dari 100 siswa, 65 siswa mengikuti kegiatan pramuka. Tuliskan bagian siswa yang mengikuti pramuka dalam bentuk pecahan desimal dan persen!


๐Ÿ’ก KESIMPULAN MATERI

  • Pecahan desimal perseratusan mempunyai dua angka di belakang koma.
  • Persen berarti per seratus.
  • Pecahan desimal perseratusan dapat diubah menjadi persen.
  • 0,25 = 25/100 = 25%
  • 0,50 = 50/100 = 50%
  • 0,75 = 75/100 = 75%
  • Untuk mengubah desimal menjadi persen, kalikan dengan 100.
  • Untuk mengubah persen menjadi desimal, bagi dengan 100.
  • Desimal dan persen dapat digunakan untuk menyatakan bagian dari keseluruhan dalam kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ’ญ REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI

Read more...

Senin, 26 Oktober 2026

TES UKG IPAS KLS 4 - RUWI MERLIANA

| | 0 komentar

 



๐Ÿ“š IPAS KELAS 4 A SD AL AZHAR 3

Pemanfaatan Perubahan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari


๐ŸŸฉ IDENTITAS


Nama Guru

Ruwi merliana, S.Pd.,Gr

Mata Pelajaran

Seni Rupa

Kelas / Fase

IV / Fase B

Materi

Pemanfaatan  Perubahan Energi dalam kehidupan sehari-hari

Hari / Tanggal

Rabu 28 Oktober 2026

Pertemuan ke-

1

Alokasi Waktu

2 × 35 menit (dapat disesuaikan)



๐ŸŽฏ CAPAIAN PEMBELAJARAN 

 Peserta didik mengidentifikasi berbagai sumber dan bentuk energi serta menjelaskan perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari melalui pengamatan terhadap benda dan peristiwa di lingkungan sekitar.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, Peserta didik mampu:

1. Mengamati berbagai bentuk energi yang terdapat di lingkungan sekitar dengan penuh perhatian.
2. Menyebutkan berbagai bentuk energi, seperti energi listrik, cahaya, panas, bunyi, gerak dan kimia.
3. Mengidentifikasi energi awal dan energi hasil pada berbagai benda atau peristiwa.
4. Menjelaskan manfaat perubahan energi dalam kehidupan sehari-hari.
5. Menghubungkan perubahan energi dengan manfaatnya bagi kehidupan manusia
6. Menunjukkan sikap bu=ijak dalam menggunakan energi dalam kehidupan sehari-hari

TP Mamijoy (Meaningful, Mindful dan joy ful)

Peserta didik mampu  memahami dan menemukan perubahan energi melalui kegiatan mengamati, mencoba, berdiskusi dan menggunakan media PID secara meaningful, mindful dan joyful, kemudian menghubungkannya dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari

 ATP

Peserta didik:
1. Mengenali bentuk-bentuk energi melalui gambar, benda, dan fenomena yang terdapat di lingkungan sekitar.
2. Mengidentifikasi energi awal dan energi hasil pada berbagai alat.
3. Menemukan perubahan energi melalui pengamatan dan simulasi pada PID.
4. Menghubungkan perubahan energi dengan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
5. Menyelesaikan masalah sederhana yang berkaitan dengan pemanfaatan perubahan energi.
6. Menyampaikan hasil pengamatan dan kesimpulan secara percaya diri. 

๐Ÿ“– PEMBAHASAN MATERI

Apersepsi (Awal Pembelajaran)

 Guru menyapa peserta didik dengan ramah dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Guru mengingatkan kebesaran allah swt  melalui surat berikut ini

QS. Yunus Ayat 5

ู‡ُูˆَ ุงู„َّุฐِูŠ ุฌَุนَู„َ ุงู„ุดَّู…ْุณَ ุถِูŠَุงุกً ูˆَุงู„ْู‚َู…َุฑَ ู†ُูˆุฑًุง ูˆَู‚َุฏَّุฑَู‡ُ ู…َู†َุงุฒِู„َ ู„ِุชَุนْู„َู…ُูˆุง ุนَุฏَุฏَ ุงู„ุณِّู†ِูŠู†َ ูˆَุงู„ْุญِุณَุงุจَ ۚ ู…َุง ุฎَู„َู‚َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฐَٰู„ِูƒَ ุฅِู„َّุง ุจِุงู„ْุญَู‚ِّ ۚ ูŠُูَุตِّู„ُ ุงู„ْุขูŠَุงุชِ ู„ِู‚َูˆْู…ٍ ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ

Artinya:

“Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.”

Kaitan dengan materi Perubahan Energi kita sekarang adalah:

Matahari merupakan sumber energi yang sangat penting bagi kehidupan di bumi.

Energi cahaya matahari dapat dimanfaatkan dan mengalami perubahan menjadi bentuk energi lain, misalnya energi kimia melalui fotosintesis.

Berbagai perubahan energi yang dipelajari dalam IPA menunjukkan keteraturan dan kebesaran Allah dalam menciptakan alam semesta.

Melalui pembelajaran energi, siswa dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah dan menyadari bahwa sumber-sumber energi merupakan nikmat yang harus digunakan dengan bijak.

Guru mengajak peserta didik melakukan permainan singkat:

*“Tepuk Energi!”*

Guru berkata:

*“Kalau Ibu bilang ENERGI...”*

Peserta didik menjawab:

*“SIAP BERUBAH!”*

Guru kemudian mengajukan pertanyaan pemantik:

- Pernahkah kalian menyalakan lampu?
- Apa yang terjadi ketika lampu dinyalakan
 

๐Ÿš— 1. Apa Itu ENERGI?

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau menyebabkan suatu perubahan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita menggunakan berbagai bentuk energi, seperti:

- *Energi listrik*
- *Energi cahaya*
- *Energi panas*
- *Energi bunyi*
- *Energi gerak*
- *Energi kimia*
- *Energi dari makanan dan bahan bakar*

Energi sangat penting karena membantu manusia melakukan berbagai kegiatan.


 2. Apa Itu Perubahan Energi?


Energi dapat mengalami perubahan dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

Contohnya:

*Lampu*

Energi listrik → energi cahaya

Lampu menggunakan energi listrik dan menghasilkan cahaya sehingga ruangan menjadi terang.

*Kipas angin*

Energi listrik → energi gerak

Energi listrik membuat baling-baling kipas berputar sehingga menghasilkan hembusan udara.

*Setrika*

Energi listrik → energi panas

Energi listrik diubah menjadi panas yang digunakan untuk merapikan pakaian.

*Speaker*

Energi listrik → energi bunyi

Energi listrik digunakan untuk menghasilkan suara yang dapat kita dengar.

*Rice cooker*

Energi listrik → energi panas

Energi panas digunakan untuk memasak dan menghangatkan nasi.

๐Ÿ“– 3. Pemanfaatan Perubahan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari

Perubahan energi memberikan banyak manfaat bagi manusia.

Contohnya:


| Alat | Energi Awal | Energi Hasil | Manfaat |
| Lampu | Listrik | Cahaya | Menerangi ruangan |
| Kipas angin | Listrik | Gerak | Menghasilkan hembusan udara |
| Setrika | Listrik | Panas | Merapikan pakaian |
| Speaker | Listrik | Bunyi | Menghasilkan suara |
| Rice cooker | Listrik | Panas | Memasak nasi |
| Televisi | Listrik | Cahaya dan bunyi | Menampilkan gambar dan suara |
| Blender | Listrik | Gerak | Menghaluskan makanan |
| Pengering rambut | Listrik | Panas dan gerak | Mengeringkan rambut |
| Panel surya | Cahaya matahari | Listrik | Menghasilkan energi listrik |
| Sepeda | Energi dari tubuh/otot | Gerak | Membantu berpindah tempat |


๐Ÿ”Ž 4. KEGIATAN INTERAKTIF DENGAN PAPAN INTERAKTIF DIGITAL

Guru menampilkan gambar benda pada *Papan Interaktif Digital (PID)*.

Peserta didik melakukan kegiatan:
 

๐Ÿ‘€ Ayo Amati!

Peserta didik mengamati gambar benda yang ditampilkan.
 ๐Ÿค” Ayo Tebak!

Peserta didik menebak:

*Energi apa yang digunakan benda tersebut?*
๐Ÿ”Ž Ayo Buktikan!

Guru menampilkan simulasi atau gambar perubahan energi pada PID.

Peserta didik membandingkan jawaban awal dengan hasil pengamatan.
๐Ÿ’ฌ Ayo Ceritakan!

Peserta didik menjelaskan:

*Energi awal → alat/benda → energi hasil → manfaat*

Contoh:

*Energi listrik → kipas angin → energi gerak → menghasilkan hembusan udara.*


๐Ÿ’ก 5. SIMULASI BERMAKNA

Guru memberikan masalah sederhana yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

 Contoh masalah:
“Siti ingin Memasak nasi dengan menggunakan alai rice cookeri? bagaimana cara Siti memasak beras mentah hingga menjadi nasi yang matang agar bs dimakan siti”*

Peserta didik berdiskusi.

Jawaban yang diharapkan:

*Rice cooker.*

*Energi listrik → energi panas.*

*Manfaatnya adalah memasak nasi menggunakan rice cooker menjadi lebih mudah dan hemat eaktua.


LKPD

 kerjakan lah latihan berikut dengan tepat!




๐Ÿ’ก KESIMPULAN MATERI

๐Ÿ“ŒEnergi digunakan dalam berbagai kegiatan kehidupan sehari-hari

๐Ÿ“ŒEnergi memiliki berbagai bentuk, seperti listrik, cahaya, panas, bunyi, gerak, dan kimia.

๐Ÿ“Œ Energi dapat mengalami perubahan dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

๐Ÿ“Œ Setiap alat dapat memanfaatkan perubahan energi untuk menghasilkan manfaat tertentu.


๐Ÿ’ญ REFLEKSI PEMBELAJARAN

Read more...

MAteri Ajar B. Indonesia, Senin 26 Oktober 2026

| | 0 komentar



๐Ÿ“š BAHASA INDONESIA KELAS 4 SD

๐Ÿšฆ Memahami Kosakata dan Pentingnya Menaati Rambu Lalu Lintas


๐ŸŸฉ IDENTITAS

Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd
Mapel : Bahasa Indonesia
Fase/Kelas : B / IV
Materi : Kosakata Baru dan Rambu Lalu Lintas
Hari/Tanggal : Senin 26 Oktober 2026
Pertemuan ke : .1


๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Membaca dan memahami teks narasi tentang lalu lintas.
  2. Menemukan kosakata baru dalam teks.
  3. Menjelaskan makna kosakata baru berdasarkan konteks kalimat.
  4. Mengidentifikasi berbagai rambu lalu lintas.
  5. Menjelaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas.
  6. Menunjukkan sikap tertib dan aman saat berada di jalan raya.

๐Ÿ“– PEMBAHASAN MATERI

๐Ÿš— 1. Apa Itu Lalu Lintas?

Lalu lintas adalah kegiatan pergerakan kendaraan, orang, dan berbagai pengguna jalan di suatu tempat.

Ketika berada di jalan, kita harus memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Oleh karena itu, terdapat berbagai rambu lalu lintas yang membantu mengatur pengguna jalan.


๐Ÿšฆ 2. Apa Itu Rambu Lalu Lintas?

Rambu lalu lintas adalah tanda atau petunjuk yang digunakan untuk mengatur, memperingatkan, atau memberikan informasi kepada pengguna jalan.

Rambu lalu lintas dapat membantu kita mengetahui:

  • Apa yang boleh dilakukan.
  • Apa yang tidak boleh dilakukan.
  • Bahaya yang mungkin ada di jalan.
  • Arah atau lokasi tertentu.
  • Aturan yang harus dipatuhi.

๐Ÿ“– 3. AYO MEMBACA TEKS NARASI

“Dina dan Rambu Lalu Lintas”

Pagi itu, Dina berangkat ke sekolah bersama ayahnya menggunakan sepeda motor. Mereka melewati jalan yang cukup ramai. Ayah Dina selalu berkendara dengan hati-hati.

Ketika mendekati persimpangan, lampu lalu lintas menunjukkan warna merah. Ayah segera memperlambat kendaraan dan berhenti di belakang garis putih. Dina memperhatikan kendaraan lain yang juga berhenti.

Setelah lampu berubah menjadi hijau, ayah kembali menjalankan kendaraan. Di perjalanan, Dina melihat sebuah rambu berbentuk lingkaran dengan garis merah. Ayah menjelaskan bahwa beberapa rambu memberikan larangan kepada pengguna jalan.

Dina juga melihat tanda penyeberangan. Ayah mengingatkan Dina bahwa pejalan kaki harus menyeberang di tempat yang aman dan memperhatikan keadaan jalan.

Dina menyadari bahwa menaati rambu lalu lintas sangat penting. Dengan menaati aturan, perjalanan menjadi lebih aman dan tertib.


๐Ÿ”Ž 4. MENEMUKAN KOSAKATA BARU

Dari teks tersebut, kita dapat menemukan beberapa kosakata yang berkaitan dengan lalu lintas.

KosakataMakna
Lalu lintasPergerakan kendaraan dan pengguna jalan
PersimpanganTempat bertemunya atau bercabangnya beberapa jalan
RambuTanda atau petunjuk di jalan
LaranganSesuatu yang tidak boleh dilakukan
Pengguna jalanOrang yang menggunakan jalan
Pejalan kakiOrang yang berjalan di jalan atau menggunakan fasilitas pejalan kaki
PenyeberanganTempat atau kegiatan untuk berpindah dari satu sisi jalan ke sisi lainnya
TertibTeratur dan sesuai aturan
MematuhiMenaati atau mengikuti aturan
KeselamatanKeadaan aman atau terhindar dari bahaya

๐Ÿ’ก 5. MEMAKNAI KOSAKATA BERDASARKAN KONTEKS

Kita tidak selalu harus mencari arti kata di kamus.

Kita dapat mengetahui makna sebuah kata dengan memperhatikan kalimat di sekitarnya.

Contoh:

“Ayah segera memperlambat kendaraan ketika mendekati persimpangan.”

Dari kalimat tersebut, kita dapat memahami bahwa persimpangan adalah tempat bertemunya atau bercabangnya jalan.

Contoh lainnya:

“Dengan menaati aturan, perjalanan menjadi lebih tertib.”

Kata tertib dalam kalimat tersebut berarti teratur dan sesuai aturan.


๐Ÿšฆ 6. MENGENAL RAMBU LALU LINTAS

๐Ÿ›‘ Rambu Berhenti

Rambu ini mengingatkan pengendara untuk berhenti.

๐Ÿšซ Rambu Larangan

Rambu ini menunjukkan sesuatu yang tidak boleh dilakukan.

⚠️ Rambu Peringatan

Rambu ini memberikan peringatan adanya kondisi atau bahaya tertentu di jalan.

โ„น️ Rambu Petunjuk

Rambu ini memberikan informasi atau petunjuk kepada pengguna jalan.


๐Ÿšธ 7. MENGAPA HARUS MENAATI RAMBU?

Menaati rambu lalu lintas sangat penting karena dapat:

✅ menjaga keselamatan pengguna jalan;

✅ mengurangi risiko kecelakaan;

✅ membuat lalu lintas lebih tertib;

✅ membantu pengguna jalan mengetahui aturan;

✅ melindungi pejalan kaki dan pengendara.

Jika setiap orang menaati aturan, jalan akan menjadi lebih aman dan nyaman.


๐Ÿ‘ง 8. SIKAP YANG BENAR DI JALAN

Sebagai pelajar, kita juga harus belajar menjadi pengguna jalan yang tertib.

Saat berjalan kaki:

๐Ÿšถ Berjalan di tempat yang aman.

๐Ÿšธ Menggunakan tempat penyeberangan jika tersedia.

๐Ÿ‘€ Melihat keadaan jalan sebelum menyeberang.

๐Ÿšฆ Memperhatikan lampu lalu lintas.

Saat dibonceng kendaraan:

๐Ÿช– Menggunakan helm.

๐Ÿง Duduk dengan aman.

๐Ÿšฆ Mematuhi rambu lalu lintas.

❌ Tidak mengganggu pengendara.


๐Ÿง  AYO MEMAHAMI TEKS

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks “Dina dan Rambu Lalu Lintas”!

1. Ke mana Dina pergi bersama ayahnya?

2. Apa yang dilakukan ayah Dina ketika lampu lalu lintas berwarna merah?

3. Apa yang dimaksud dengan kata persimpangan dalam teks?

4. Mengapa kita harus menaati rambu lalu lintas?

5. Apa pesan yang dapat kamu ambil dari cerita tersebut?


๐Ÿ” AYO CARI MAKNA KATA!

Tuliskan makna kata berikut berdasarkan konteks pembelajaran!

KataMakna
Persimpangan........................................
Rambu........................................
Larangan........................................
Tertib........................................
Mematuhi........................................

๐ŸŽฏ AYO BERLATIH

Pilihan Ganda

1. Tanda atau petunjuk yang digunakan untuk mengatur pengguna jalan disebut ....

A. marka sekolah
B. rambu lalu lintas
C. papan pengumuman
D. petunjuk sekolah

2. Arti kata tertib pada kalimat “Lalu lintas menjadi tertib” adalah ....

A. ramai
B. cepat
C. teratur
D. sepi

3. Tempat bertemunya atau bercabangnya beberapa jalan disebut ....

A. trotoar
B. persimpangan
C. halte
D. terminal

4. Rambu yang menunjukkan sesuatu yang tidak boleh dilakukan disebut rambu ....

A. petunjuk
B. peringatan
C. larangan
D. informasi

5. Salah satu alasan kita harus menaati rambu lalu lintas adalah ....

A. agar perjalanan lebih lama
B. agar jalan semakin ramai
C. menjaga keselamatan pengguna jalan
D. agar kendaraan dapat berjalan sesuka hati


✏️ URAIAN SINGKAT

6. Apa yang dimaksud dengan rambu lalu lintas?

............................................................................

7. Apa arti kata mematuhi?

............................................................................

8. Sebutkan dua manfaat menaati rambu lalu lintas!

............................................................................

9. Apa yang harus dilakukan pejalan kaki ketika akan menyeberang jalan?

............................................................................

10. Mengapa kita harus berhati-hati ketika berada di jalan raya?

............................................................................


๐Ÿ”‘ KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

No.Jawaban
1B
2C
3B
4C
5C

Uraian

6. Rambu lalu lintas adalah tanda atau petunjuk yang digunakan untuk mengatur, memperingatkan, atau memberikan informasi kepada pengguna jalan.

7. Mematuhi berarti menaati atau mengikuti aturan.

8. Contoh: menjaga keselamatan dan membuat lalu lintas menjadi lebih tertib.

9. Memperhatikan keadaan jalan dan menggunakan tempat penyeberangan yang aman jika tersedia.

10. Karena jalan raya memiliki banyak kendaraan sehingga terdapat risiko bahaya atau kecelakaan.


๐Ÿ’ก KESIMPULAN MATERI

๐Ÿ“Œ Kosakata baru dapat dipahami dengan memperhatikan konteks kalimat.

๐Ÿ“Œ Rambu lalu lintas memberikan aturan, peringatan, atau informasi kepada pengguna jalan.

๐Ÿ“Œ Kita harus mematuhi rambu lalu lintas untuk menjaga keselamatan.

๐Ÿ“Œ Sikap tertib di jalan menunjukkan bahwa kita peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

๐Ÿšฆ INGAT!

“Pahami rambunya, taati aturannya, selamat perjalanannya!”


๐Ÿ’ญ REFLEKSI PEMBELAJARAN

Read more...

Materi Ajar Mtk Senin 26 Oktober 2026

| | 0 komentar

 

IDENTITAS

Nama Guru : Ruwi Merliana,S.Pd

Mapel : Matematika

Hari/Tanggal : Senin 26 Oktober 2026

Fase/Kelas : B / IV

Materi : Menghubungkan Pecahan Desimal Perseratusan dengan Konsep Persen

Pertemuan ke : 2

๐Ÿ“‹ CP UMUM

Peserta didik dapat memahami dan menggunakan pecahan dalam berbagai bentuk, termasuk pecahan desimal dan persen, serta menghubungkan berbagai bentuk representasi bilangan untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  • Menjelaskan pengertian pecahan desimal perseratusan.
  • Mengenali hubungan antara pecahan desimal dan persen.
  • Mengubah pecahan desimal perseratusan menjadi persen.
  • Mengubah persen menjadi pecahan desimal perseratusan.
  • Menentukan nilai pecahan desimal dan persen dari suatu gambar atau situasi.
  • Menggunakan hubungan desimal dan persen dalam masalah kehidupan sehari-hari.

๐ŸŽฏ TP MAMiJoy

Peserta didik mampu menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep persen serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.


๐Ÿ“š ATP

  • Mengenal pecahan desimal dengan dua angka di belakang koma.
  • Memahami bahwa pecahan desimal perseratusan berhubungan dengan pecahan berpenyebut 100.
  • Mengenal simbol persen (%).
  • Menghubungkan pecahan perseratusan, pecahan desimal, dan persen.
  • Mengubah pecahan desimal menjadi persen.
  • Mengubah persen menjadi pecahan desimal.
  • Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan desimal dan persen.

๐Ÿ“– PEMBAHASAN MATERI

1. Mengenal Pecahan Desimal Perseratusan

Pecahan desimal perseratusan adalah bilangan desimal yang memiliki dua angka di belakang koma.

Contoh:

0,25

Angka 25 menunjukkan 25 perseratus.

Jadi:

0,25 = 25/100

Contoh lainnya:

0,50 = 50/100

0,75 = 75/100

0,08 = 8/100


2. Apa Itu Persen?

Persen berarti per seratus.

Simbol persen adalah:

%

Artinya:

25% = 25/100

50% = 50/100

75% = 75/100

Jadi, persen sebenarnya menunjukkan suatu bagian dari 100 bagian.


๐Ÿ”— 3. Hubungan Desimal dengan Persen

Pecahan desimal perseratusan dapat dihubungkan dengan persen.

Perhatikan:

0,25 = 25/100 = 25%

Jadi:

0,25 = 25%

Contoh lainnya:

Pecahan DesimalPecahan PerseratusanPersen
0,011/1001%
0,055/1005%
0,1010/10010%
0,2020/10020%
0,2525/10025%
0,5050/10050%
0,7575/10075%
0,9090/10090%
0,9999/10099%
1,00100/100100%

✏️ 4. Mengubah Desimal Menjadi Persen

Untuk mengubah pecahan desimal perseratusan menjadi persen, kita dapat mengalikan bilangan desimal dengan 100.

Contoh 1

0,25 = ...%

0,25 × 100 = 25

Jadi:

0,25 = 25%


Contoh 2

0,40 = ...%

0,40 × 100 = 40

Jadi:

0,40 = 40%


Contoh 3

0,65 = ...%

0,65 × 100 = 65

Jadi:

0,65 = 65%


๐Ÿ”„ 5. Mengubah Persen Menjadi Desimal

Untuk mengubah persen menjadi pecahan desimal, kita dapat membagi bilangan persen dengan 100.

Contoh 1

30% = ...

30 ÷ 100 = 0,30

Jadi:

30% = 0,30


Contoh 2

45% = ...

45 ÷ 100 = 0,45

Jadi:

45% = 0,45


Contoh 3

80% = ...

80 ÷ 100 = 0,80

Jadi:

80% = 0,80


๐ŸŸจ 6. Cara Mudah Mengingat

Ingatlah:

DESIMAL → PERSEN

× 100

Contoh:

0,35 → 35%

PERSEN → DESIMAL

÷ 100

Contoh:

35% → 0,35

Atau dengan cara sederhana:

Desimal ke persen: koma digeser 2 tempat ke kanan.

Persen ke desimal: koma digeser 2 tempat ke kiri.


๐Ÿงฉ 7. Menghubungkan dengan Gambar

Bayangkan sebuah persegi dibagi menjadi 100 bagian sama besar.

Jika 25 bagian diarsir, maka:

25 dari 100 bagian = 25/100

Dalam bentuk desimal:

25/100 = 0,25

Dalam bentuk persen:

25/100 = 25%

Jadi:

25/100 = 0,25 = 25%


๐Ÿ›’ 8. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebuah toko memberikan diskon 25%.

Diskon 25% dapat ditulis sebagai:

25% = 0,25

Artinya, dari setiap Rp100 harga barang, bagian diskonnya adalah Rp25.

Contoh lain:

Dari 100 siswa, sebanyak 50 siswa mengikuti kegiatan olahraga.

Maka:

50/100 = 0,50 = 50%

Jadi, 50% siswa mengikuti kegiatan olahraga.


๐Ÿ“ LATIHAN SOAL

A. Isilah titik-titik dengan jawaban yang tepat!

1. 0,25 = .... %

2. 0,50 = .... %

3. 0,75 = .... %

4. 30% = ....

5. 65% = ....

6. 90% = ....

7. 0,08 jika ditulis dalam bentuk persen menjadi .... %

8. 45% jika ditulis dalam bentuk desimal menjadi ....

9. Pecahan 35/100 dalam bentuk desimal adalah ....

10. Pecahan 35/100 dalam bentuk persen adalah ....


✏️ B. Pilihan Ganda

11. Bentuk persen dari 0,25 adalah ....

A. 2,5%
B. 25%
C. 250%
D. 0,25%

12. Bentuk desimal dari 40% adalah ....

A. 0,04
B. 0,40
C. 4,0
D. 40,0

13. Pecahan 75/100 sama dengan ....

A. 0,075
B. 0,75
C. 7,5
D. 75,0

14. Bentuk persen dari 0,60 adalah ....

A. 6%
B. 60%
C. 600%
D. 0,60%

15. Bentuk desimal dari 85% adalah ....

A. 8,5
B. 0,085
C. 0,85
D. 85,0


๐Ÿง  C. SOAL CERITA

16. Siti memiliki 100 buah kelereng. Sebanyak 25 kelereng berwarna merah. Berapa persen kelereng merah milik Siti?

17. Dalam sebuah kelas terdapat 100 buku. Sebanyak 40 buku merupakan buku cerita. Tuliskan jumlah buku cerita tersebut dalam bentuk desimal dan persen!

18. Sebuah toko memberikan potongan harga sebesar 30%. Tuliskan 30% dalam bentuk pecahan desimal!

19. Andi telah menyelesaikan 0,75 bagian dari tugasnya. Berapa persen tugas yang telah diselesaikan Andi?

20. Dari 100 siswa, 65 siswa mengikuti kegiatan pramuka. Tuliskan bagian siswa yang mengikuti pramuka dalam bentuk pecahan desimal dan persen!


๐Ÿ’ก KESIMPULAN MATERI

  • Pecahan desimal perseratusan mempunyai dua angka di belakang koma.
  • Persen berarti per seratus.
  • Pecahan desimal perseratusan dapat diubah menjadi persen.
  • 0,25 = 25/100 = 25%
  • 0,50 = 50/100 = 50%
  • 0,75 = 75/100 = 75%
  • Untuk mengubah desimal menjadi persen, kalikan dengan 100.
  • Untuk mengubah persen menjadi desimal, bagi dengan 100.
  • Desimal dan persen dapat digunakan untuk menyatakan bagian dari keseluruhan dalam kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ’ญ REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI

Read more...

Jumat, 23 Oktober 2026

Materi ajar jumat 23 oktober 2026

| | 0 komentar

   



     

MENDESAIN FINAL MOTIF TAPIS LAMPUNG

Menyusun Pola Motif pada Media yang Dipilih


IDENTITAS

Nama Guru                             : Ruwi Merliana, S.Pd.
Kegiatan                                  : Kokurikuler
Hari/Tanggal                           : Jum'at, 23 oktober 2026    
Fase/Kelas                               : Fase B / Kelas IV
Materi/Kegiatan                     : Menyusun Pola Motif pada Media yang Dipilih
Proyek                                     : Mendesain Final Motif Tapis Lampung
Pertemuan ke                         : 6


TUJUAN PEMBELAJARAN

TP UMUM

Peserta didik mampu menyusun pola motif pada media yang dipilih dan membuat desain final motif Tapis Lampung dengan memperhatikan susunan, pengulangan, kerapian, dan kreativitas.

TP MINDful

Peserta didik mampu mengamati bentuk, susunan, dan pengulangan motif Tapis Lampung dengan teliti, serta bekerja dengan fokus dan hati-hati dalam menyusun pola pada media yang dipilih.

TP MEANingful

Peserta didik mampu menghubungkan motif Tapis Lampung dengan budaya daerah Lampung serta menuangkan hasil pengamatannya menjadi desain yang dapat digunakan pada media pilihan.

TP JOYful

Peserta didik mampu bereksplorasi menyusun, mengulang, dan mengembangkan motif Tapis Lampung melalui kegiatan menggambar dan menghias media secara kreatif, aktif, dan menyenangkan.


ATP

  1. Peserta didik mampu mengamati dan mengidentifikasi bentuk serta pola motif Tapis Lampung sebagai dasar dalam membuat desain.

  2. Peserta didik mampu menyusun dan mengulang pola motif Tapis Lampung pada media yang dipilih dengan memperhatikan kerapian dan keseimbangan pola.

  3. Peserta didik mampu menghasilkan desain final motif Tapis Lampung pada media yang dipilih secara kreatif serta menunjukkan sikap menghargai budaya daerah.


PEMBAHASAN MATERI

1. APERSEPSI SINGKAT

Awal Kegiatan

Guru menampilkan contoh gambar atau kain bermotif Tapis Lampung.

Guru mengajak peserta didik mengamati:

  • Bentuk motif apa yang terlihat?

  • Apakah motif hanya dibuat satu kali?

  • Bagaimana susunan motifnya?

  • Apakah terdapat pola yang berulang?

  • Bagaimana perpaduan bentuk dan ruang pada motif?

  • Menurut kalian, pada media apa motif tersebut dapat diterapkan?

Guru menjelaskan:

Motif dapat disusun menjadi sebuah pola dengan cara mengulang, mengatur jarak, dan menempatkan bentuk secara teratur sehingga menghasilkan desain yang indah.


NILAI YANG DIKEMBANGKAN ๐ŸŒฑ

Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mengembangkan:

  • Kreativitas dalam mengembangkan motif.

  • Ketelitian dalam menyusun pola.

  • Kesabaran dalam menyelesaikan desain.

  • Tanggung jawab terhadap karya yang dibuat.

  • Gotong royong ketika berdiskusi dan berbagi ide.

  • Apresiasi budaya terhadap motif daerah Lampung.

  • Percaya diri dalam menyampaikan ide dan hasil karya.


2. PENGAJARAN MATERI

A. MENGENAL MOTIF TAPIS LAMPUNG

Tapis Lampung merupakan salah satu bentuk warisan budaya Lampung yang memiliki motif dan susunan hias yang khas.

Dalam kegiatan ini, peserta didik mengamati motif sebagai inspirasi untuk membuat desain, kemudian menyusun pola secara kreatif pada media yang telah dipilih.

Yang perlu diperhatikan:

๐Ÿ”Ž Bentuk motif
Perhatikan bentuk dasar yang digunakan.

๐Ÿ” Pengulangan
Motif dapat disusun berulang untuk membentuk pola.

↔️ Jarak
Berikan jarak yang sesuai antarmotif.

⚖️ Keseimbangan
Susunan motif dibuat agar terlihat seimbang.

✏️ Kerapian
Gunakan garis dan bentuk dengan hati-hati.

๐ŸŽจ Kreativitas
Peserta didik dapat mengembangkan susunan motif sesuai ide masing-masing.


B. APA ITU POLA MOTIF?

Pola motif adalah susunan bentuk atau motif yang diatur secara teratur dan dapat dilakukan dengan pengulangan.

Contoh sederhana:

◇ ◇ ◇ ◇ ◇

atau

▲ ● ▲ ● ▲ ●

atau

๐ŸŒฟ ๐ŸŒฟ ๐ŸŒฟ ๐ŸŒฟ

Motif yang sama dapat diulang dengan jarak tertentu sehingga membentuk pola yang teratur.


C. MENYUSUN POLA MOTIF

Sebelum membuat desain final, peserta didik menentukan:

1. Motif Utama

Tentukan bentuk motif yang akan menjadi bagian utama desain.

2. Motif Pendukung

Tambahkan bentuk sederhana sebagai pelengkap.

3. Arah Susunan

Motif dapat disusun:

➡️ Mendatar
⬆️ Tegak
↗️ Diagonal
๐Ÿ”„ Berulang

4. Pengulangan

Tentukan bagaimana motif akan diulang pada media.

Contoh:

Motif A → Motif A → Motif A → Motif A

atau

Motif A → Motif B → Motif A → Motif B


D. MEMILIH MEDIA

Peserta didik memilih salah satu media yang tersedia.

Contoh media:

๐Ÿ“„ Kertas gambar
๐Ÿ““ Buku gambar
๐Ÿ“ฆ Karton
๐Ÿ‘œ Tas kain/kertas
๐Ÿชต Media kayu yang disediakan guru
๐ŸŽจ Media lain yang disetujui guru

Pilih media yang sesuai dengan desain dan kemampuan membuat karya.


E. LANGKAH MEMBUAT DESAIN FINAL

LANGKAH 1 — MENGAMATI ๐Ÿ”Ž

Amati contoh motif Tapis Lampung yang diberikan guru.

LANGKAH 2 — MEMILIH MOTIF ✏️

Pilih motif yang akan digunakan sebagai inspirasi desain.

LANGKAH 3 — MEMBUAT SKETSA

Buat sketsa ringan menggunakan pensil.

LANGKAH 4 — MENYUSUN POLA ๐Ÿ”

Ulangi dan susun motif sesuai rancangan.

LANGKAH 5 — MEMERIKSA DESAIN

Perhatikan:

  • apakah pola sudah teratur?

  • apakah jarak antarmotif cukup?

  • apakah komposisinya seimbang?

  • apakah ada bagian yang masih kosong?

LANGKAH 6 — MEMBUAT DESAIN FINAL ๐ŸŽจ

Pertegas garis dan lengkapi desain sesuai media yang dipilih.


MEDIA / ALAT PERAGA

Guru dapat menggunakan:

  • contoh gambar motif Tapis Lampung;

  • gambar pola motif;

  • kartu motif;

  • kertas gambar;

  • pensil;

  • penghapus;

  • penggaris;

  • spidol;

  • pensil warna/crayon;

  • cat atau alat pewarna sesuai media;

  • media pilihan peserta didik.

MEDIA UTAMA: KARTU SUSUN MOTIF ๐ŸŽด

Guru menyediakan beberapa kartu motif.

Peserta didik mengambil beberapa kartu, kemudian mencoba menyusunnya menjadi pola.

Contoh:

A – A – A – A

A – B – A – B

A – B – C – A – B – C

Setelah menemukan pola yang menarik, peserta didik menuangkannya ke dalam desain final.


KEGIATAN JOYFUL ๐ŸŽฏ

"DESAIN MOTIFKU!"

Peserta didik bekerja secara individu atau kelompok kecil.

Tantangan:

"Bisakah kamu membuat satu pola motif yang memiliki pengulangan teratur dan terlihat menarik?"

Peserta didik:

  1. memilih motif;

  2. menyusun kartu motif;

  3. menentukan pola;

  4. membuat sketsa;

  5. memilih media;

  6. membuat desain final.

Gallery Walk ๐Ÿ–ผ️

Setelah selesai, semua karya dipajang.

Peserta didik berjalan mengamati karya teman.

Kemudian setiap peserta didik memilih satu karya yang menurutnya menarik dan menyampaikan:

"Saya tertarik dengan karya ini karena ...................................."


KEGIATAN KARYA

๐ŸŒบ "MOTIF TAPIS KREASIKU"

Tahap 1 — Sketsa

Buat rancangan awal:

Motif yang saya pilih:

....................................................

Pola yang saya gunakan:

....................................................

Tahap 2 — Menyusun Pola

Gambarkan susunan motif:

....................................................

....................................................

Tahap 3 — Desain Final

Tuangkan pola pada media yang telah dipilih.

Media yang saya pilih:

☐ Kertas
☐ Karton
☐ Buku gambar
☐ Tas
☐ Media lainnya: ....................

beberapa contoh motif tapis lampung


CHECKLIST DESAINKU ✅

Sebelum mengumpulkan karya, periksa:

☐ Saya sudah memilih motif.
☐ Saya sudah membuat sketsa.
☐ Motif saya memiliki pola pengulangan.
☐ Susunan motif terlihat teratur.
☐ Saya memperhatikan jarak antarmotif.
☐ Saya membuat desain dengan rapi.
☐ Saya menyelesaikan karya dengan tanggung jawab.
☐ Saya menghargai motif sebagai bagian dari budaya Lampung.


PRESENTASI KARYA ๐ŸŽค

Setiap peserta didik dapat menjelaskan:

  1. Nama karya.

  2. Motif yang digunakan.

  3. Media yang dipilih.

  4. Pola yang digunakan.

  5. Alasan memilih pola tersebut.

  6. Kesulitan yang dialami.

  7. Hal yang paling disukai dari karya.

Contoh Presentasi

"Nama karya saya adalah ....................................
Saya menggunakan motif ....................................
Media yang saya pilih adalah ....................................
Saya menyusun motif dengan pola ....................................
Saya memilih pola tersebut karena ....................................
Bagian yang paling saya sukai adalah ...................................."


REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI

alhamdulilah sebagian siswa sudah mampu membuat motif dengan mencontoh gamabr yang diberikan guru. motif yang dibuat dengan rapi dan jelas pada media kanvas.


KESIMPULAN MATERI

Motif dapat disusun menjadi pola yang teratur melalui pengulangan dan pengaturan posisi motif.

Dalam kegiatan ini, peserta didik mengamati motif Tapis Lampung, memilih motif yang akan digunakan, menyusun pola, membuat sketsa, memilih media, kemudian mengembangkan rancangan menjadi desain final.

Melalui kegiatan membuat desain motif, peserta didik tidak hanya belajar berkarya secara kreatif, tetapi juga belajar teliti, sabar, bertanggung jawab, dan menghargai budaya daerah Lampung.

๐ŸŒฟ Kenali budayanya, kembangkan kreativitasnya, dan bangga dengan karya sendiri!

MENGAMATI • MENYUSUN • BERKREASI • MENGHARGAI BUDAYA ❤️


Read more...

Kamis, 22 Oktober 2026

MAteri Ajar IPAS Kamis 22 Oktober 2026

| | 0 komentar

    

IDENTITAS

Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd

Mapel : IPAS

Hari/Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026

Fase/Kelas : B / IV

Materi : Bentang Alam Daerahku

Pertemuan ke : 1


๐Ÿ“‹ CP UMUM

Peserta didik mampu mengenal berbagai bentang alam yang terdapat di lingkungan sekitar, memahami karakteristiknya, serta mengetahui hubungan antara bentang alam dengan kehidupan masyarakat.


๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian bentang alam.
  2. Menyebutkan berbagai jenis bentang alam.
  3. Mengidentifikasi bentang alam yang terdapat di daerah tempat tinggal.
  4. Menjelaskan ciri-ciri berbagai bentang alam.
  5. Menjelaskan manfaat bentang alam bagi kehidupan manusia.
  6. Menjelaskan hubungan bentang alam dengan pekerjaan masyarakat.
  7. Menunjukkan sikap menjaga dan melestarikan bentang alam di lingkungan sekitar.

๐Ÿ“š ATP

Peserta didik:

  • Mengenal pengertian bentang alam.
  • Mengidentifikasi bentang alam daratan dan perairan.
  • Mengamati bentang alam yang terdapat di daerahnya.
  • Menjelaskan manfaat bentang alam bagi manusia.
  • Menghubungkan bentang alam dengan kegiatan ekonomi masyarakat.
  • Menjelaskan cara menjaga kelestarian bentang alam.

๐ŸŒ PEMBAHASAN MATERI

1. Apa Itu Bentang Alam?

Bentang alam adalah kenampakan permukaan bumi yang terbentuk secara alami.

Bentang alam dapat kita lihat di sekitar tempat tinggal kita.

Contohnya:

๐Ÿ”️ Gunung
⛰️ Pegunungan
๐ŸŒ‹ Bukit
๐ŸŒพ Dataran tinggi
๐Ÿก Dataran rendah
๐ŸŒŠ Pantai
๐Ÿž️ Sungai
๐Ÿ’ง Danau
๐ŸŒŠ Laut

Setiap daerah dapat memiliki bentang alam yang berbeda.


๐Ÿž️ 2. Jenis-Jenis Bentang Alam

Secara sederhana, bentang alam dapat dikelompokkan menjadi:

A. Bentang Alam Daratan

Bentang alam daratan merupakan kenampakan alam yang berupa wilayah daratan.

Contohnya:

  • Gunung
  • Pegunungan
  • Bukit
  • Dataran tinggi
  • Dataran rendah
  • Lembah

B. Bentang Alam Perairan

Bentang alam perairan merupakan kenampakan alam yang berupa wilayah berair.

Contohnya:

  • Sungai
  • Danau
  • Laut
  • Pantai
  • Teluk

⛰️ 3. Gunung

Gunung adalah bagian permukaan bumi yang menjulang tinggi dibandingkan daerah di sekitarnya.

Gunung dapat memiliki bentuk dan ketinggian yang berbeda-beda.

Manfaat gunung

Gunung dapat memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Menjadi sumber air.
  • Menjadi tempat tumbuh berbagai tumbuhan.
  • Menjadi habitat berbagai hewan.
  • Menjadi tempat wisata.
  • Tanah di sekitar gunung dapat dimanfaatkan untuk pertanian.

๐ŸŒ„ 4. Pegunungan

Pegunungan adalah rangkaian gunung yang saling berhubungan.

Daerah pegunungan biasanya memiliki udara yang lebih sejuk.

Banyak masyarakat memanfaatkan daerah pegunungan untuk:

๐ŸŒฑ perkebunan
๐Ÿฅฌ pertanian
๐Ÿ„ peternakan
๐Ÿ•️ pariwisata


๐ŸŒพ 5. Dataran Tinggi

Dataran tinggi adalah wilayah daratan yang berada pada ketinggian tertentu dan permukaannya relatif lebih tinggi dibandingkan dataran rendah.

Dataran tinggi biasanya memiliki udara yang sejuk.

Tanaman yang dapat dibudidayakan antara lain:

  • Teh
  • Kopi
  • Sayuran
  • Buah-buahan

๐Ÿก 6. Dataran Rendah

Dataran rendah adalah wilayah daratan yang memiliki ketinggian lebih rendah dibandingkan daerah pegunungan atau dataran tinggi.

Dataran rendah banyak digunakan sebagai tempat:

๐Ÿ  permukiman
๐ŸŒพ pertanian
๐Ÿญ industri
๐Ÿช perdagangan

Banyak kota dan permukiman berkembang di wilayah dataran rendah karena relatif mudah dijangkau dan dimanfaatkan.


๐ŸŒŠ 7. Pantai

Pantai adalah wilayah pertemuan antara daratan dan laut.

Pantai memiliki pemandangan yang indah dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.

Manfaat pantai

  • Tempat wisata.
  • Tempat mencari ikan.
  • Tempat budidaya hasil laut.
  • Tempat kegiatan ekonomi masyarakat.
  • Penghasil sumber daya laut.

Masyarakat yang tinggal di sekitar pantai banyak yang bekerja sebagai nelayan.


๐Ÿž️ 8. Sungai

Sungai adalah aliran air yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi menuju tempat yang lebih rendah.

Sungai dapat dimanfaatkan untuk:

๐Ÿ’ง sumber air
๐ŸŒพ pengairan sawah
๐ŸŸ perikanan
๐Ÿšฃ kegiatan tertentu
๐Ÿž️ pariwisata

Sungai harus dijaga kebersihannya agar tidak tercemar.


๐Ÿ’ง 9. Danau

Danau adalah genangan air yang luas dan dikelilingi oleh daratan.

Danau dapat terbentuk secara alami maupun melalui proses tertentu.

Manfaat danau antara lain:

  • Sumber air.
  • Tempat perikanan.
  • Pengairan.
  • Tempat wisata.
  • Habitat berbagai tumbuhan dan hewan.

๐ŸŒŠ 10. Laut

Laut merupakan perairan yang luas dan mengandung air asin.

Laut memiliki banyak sumber daya alam.

Contohnya:

๐ŸŸ ikan
๐Ÿฆ udang
๐Ÿฆ€ kepiting
๐Ÿš kerang
๐ŸŒฟ rumput laut

Masyarakat dapat memanfaatkan laut sebagai sumber mata pencaharian.


๐Ÿ‘จ‍๐ŸŒพ 11. Bentang Alam dan Pekerjaan Masyarakat

Bentang alam suatu daerah dapat memengaruhi pekerjaan masyarakat.

Perhatikan tabel berikut:

Bentang AlamContoh Pekerjaan
PantaiNelayan, petambak, pedagang
LautNelayan, pembudidaya hasil laut
Dataran rendahPetani, pedagang, pekerja industri
Dataran tinggiPetani, pekebun
PegununganPetani, pekebun, pemandu wisata
SungaiNelayan sungai, petani
Daerah wisataPedagang, pemandu wisata

Contoh:

Masyarakat yang tinggal di daerah pantai banyak yang bekerja sebagai nelayan karena dekat dengan sumber daya laut.

Masyarakat di daerah dataran tinggi dapat bekerja sebagai petani sayur atau pekebun karena kondisi lingkungan mendukung kegiatan tersebut.


๐Ÿ—บ️ 12. Bentang Alam di Daerahku

Setiap daerah memiliki bentang alam yang khas.

Coba perhatikan daerah tempat tinggalmu.

Isilah tabel berikut!

PertanyaanJawaban
Nama daerah tempat tinggalku.........................
Bentang alam yang terdapat di daerahku.........................
Apakah ada sungai?.........................
Apakah ada pantai?.........................
Apakah ada gunung/bukit?.........................
Pekerjaan masyarakat yang banyak dilakukan.........................
Manfaat bentang alam bagi masyarakat.........................

Ayo Mengamati! ๐Ÿ”

Amatilah lingkungan di sekitar rumahmu.

Tuliskan 3 bentang alam yang kamu ketahui di daerahmu.

  1. ........................................................
  2. ........................................................
  3. ........................................................

๐ŸŒฑ 13. Menjaga Bentang Alam

Bentang alam merupakan bagian penting dari lingkungan kita. Oleh karena itu, kita harus menjaganya.

Cara menjaga bentang alam:

✅ Tidak membuang sampah ke sungai.

✅ Tidak menebang pohon secara sembarangan.

✅ Menanam dan merawat pohon.

✅ Tidak membuang limbah ke laut.

✅ Menjaga kebersihan pantai.

✅ Tidak merusak tumbuhan dan hewan di alam.

✅ Menggunakan sumber daya alam dengan bijak.


๐Ÿ’ก TAHUKAH KAMU?

Bentang alam dapat memengaruhi kehidupan manusia.

Contohnya:

๐ŸŒŠ Daerah pantai → banyak masyarakat bekerja sebagai nelayan.

๐ŸŒพ Dataran rendah → banyak digunakan untuk permukiman dan pertanian.

๐Ÿฅฌ Dataran tinggi → cocok untuk perkebunan dan sayuran.

⛰️ Daerah pegunungan → dapat dimanfaatkan untuk pertanian dan wisata.

Jadi, bentang alam dan kehidupan masyarakat memiliki hubungan yang erat.


๐Ÿง  AYO BERPIKIR!

Mengapa pekerjaan masyarakat di daerah pantai berbeda dengan pekerjaan masyarakat di daerah pegunungan?

Jawaban:

....................................................................................

....................................................................................

....................................................................................


✏️ AYO BERLATIH

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Kenampakan permukaan bumi yang terbentuk secara alami disebut ....

A. lingkungan buatan
B. bentang alam
C. lingkungan sosial
D. permukiman

2. Contoh bentang alam daratan adalah ....

A. laut
B. sungai
C. gunung
D. danau

3. Wilayah pertemuan antara daratan dan laut disebut ....

A. lembah
B. pantai
C. gunung
D. dataran tinggi

4. Pekerjaan yang banyak dilakukan masyarakat di daerah pantai adalah ....

A. nelayan
B. petani teh
C. petani sayur
D. pekebun kopi

5. Daerah yang cocok untuk perkebunan teh adalah ....

A. pantai
B. laut
C. dataran tinggi
D. dataran rendah


๐Ÿ“ AYO MENJAWAB

6. Apa yang dimaksud dengan bentang alam?

Jawab:
....................................................................................

7. Sebutkan tiga contoh bentang alam daratan!

Jawab:
....................................................................................

8. Sebutkan tiga contoh bentang alam perairan!

Jawab:
....................................................................................

9. Mengapa masyarakat di daerah pantai banyak bekerja sebagai nelayan?

Jawab:
....................................................................................

10. Sebutkan tiga cara menjaga kelestarian bentang alam!

Jawab:
....................................................................................


๐ŸŒฟ KESIMPULAN MATERI

  • Bentang alam adalah kenampakan permukaan bumi yang terbentuk secara alami.
  • Bentang alam terdiri atas daratan dan perairan.
  • Contoh bentang alam daratan adalah gunung, pegunungan, bukit, dataran tinggi, dan dataran rendah.
  • Contoh bentang alam perairan adalah sungai, danau, pantai, dan laut.
  • Bentang alam dapat memengaruhi kehidupan dan pekerjaan masyarakat.
  • Kita harus menjaga bentang alam agar tetap bersih, sehat, dan lestari.

๐Ÿ’ญ REFLEKSI PEMBELAJARAN


Read more...

Materi Ajar PKn Kamis 22 Oktober 2026

| | 0 komentar

MENGENAL PERBEDAAN IDENTITAS DI MASYARAKAT


๐ŸŸฉ IDENTITAS

Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd
Mapel : PPKn
Fase/Kelas : B / IV
Materi : Perbedaan Identitas di Masyarakat
Hari/Tanggal : Kamis, 22 Oktober 2026
Pertemuan ke :1


๐ŸŽฏ TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, murid mampu:

  1. Menjelaskan pengertian identitas.
  2. Menyebutkan contoh identitas diri.
  3. Mengidentifikasi perbedaan identitas yang terdapat di masyarakat.
  4. Menunjukkan sikap menghargai perbedaan identitas.
  5. Menjelaskan pentingnya hidup rukun di tengah perbedaan.

๐Ÿ“š MATERI PEMBELAJARAN

1. Apa Itu Identitas?

Identitas adalah ciri atau tanda yang menunjukkan siapa diri kita.

Setiap orang mempunyai identitas yang dapat berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Contohnya:

๐Ÿ‘ง Nama
๐Ÿ‘ฆ Jenis kelamin
๐Ÿ  Daerah asal
๐Ÿ—ฃ️ Bahasa daerah
๐ŸŽญ Suku bangsa
๐Ÿ™ Agama
๐ŸŽจ Kegemaran atau hobi
๐Ÿ‘จ‍๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿ‘ง Keluarga

Perbedaan tersebut merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.


๐Ÿ‘จ‍๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿ‘ง 2. Contoh Identitas Diri

Perhatikan contoh berikut!

Nama: Rani
Daerah asal: Lampung
Bahasa daerah: Bahasa Lampung
Hobi: Membaca
Makanan kesukaan: Seruit

Teman Rani mungkin memiliki identitas yang berbeda.

Nama: Budi
Daerah asal: Jawa Barat
Bahasa daerah: Bahasa Sunda
Hobi: Bermain sepak bola
Makanan kesukaan: Nasi timbel

Rani dan Budi mempunyai beberapa identitas yang berbeda, tetapi mereka tetap dapat berteman dan bekerja sama.


๐ŸŒ 3. Perbedaan Identitas di Masyarakat

Indonesia memiliki masyarakat yang beragam.

Kita dapat menemukan orang yang memiliki:

๐Ÿ—ฃ️ Perbedaan bahasa

Ada masyarakat yang menggunakan bahasa Jawa, Sunda, Lampung, Batak, Bugis, Bali, dan berbagai bahasa daerah lainnya.

๐ŸŽญ Perbedaan suku

Indonesia memiliki banyak suku bangsa.

Contohnya:

  • Suku Jawa
  • Suku Sunda
  • Suku Batak
  • Suku Minangkabau
  • Suku Bugis
  • Suku Bali
  • Suku Lampung

๐Ÿ  Perbedaan daerah asal

Ada orang yang berasal dari desa, kota, pulau, atau provinsi yang berbeda.

๐ŸŽจ Perbedaan kegemaran

Ada yang senang:

⚽ bermain sepak bola
๐Ÿ“š membaca
๐ŸŽจ menggambar
๐ŸŽต bernyanyi
๐ŸŒฑ berkebun

Walaupun berbeda kegemaran, kita tetap dapat bermain dan belajar bersama.


๐Ÿค 4. Mengapa Kita Harus Menghargai Perbedaan?

Perbedaan identitas merupakan bagian dari kehidupan masyarakat.

Kita tidak boleh mengejek atau merendahkan orang lain hanya karena memiliki identitas yang berbeda.

Sikap yang baik adalah:

✅ Menghargai teman.

✅ Tidak mengejek bahasa atau logat teman.

✅ Tidak membeda-bedakan teman.

✅ Mau berteman dengan siapa saja.

✅ Mendengarkan pendapat orang lain.

✅ Bekerja sama dengan semua orang.

✅ Hidup rukun dan saling membantu.


 5. Berbeda tetapi Tetap Bersatu

Walaupun masyarakat Indonesia memiliki banyak perbedaan, kita tetap merupakan bagian dari bangsa Indonesia.

Semboyan bangsa Indonesia adalah:

Bhinneka Tunggal Ika

Artinya:

Berbeda-beda tetapi tetap satu.

Perbedaan bukan alasan untuk saling bermusuhan.

Justru perbedaan membuat kehidupan masyarakat menjadi beragam dan kaya.


๐Ÿงฉ 6. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Di sekolah

Di kelas IV terdapat murid yang berasal dari berbagai daerah.

Ada yang memiliki bahasa daerah berbeda dan kegemaran yang berbeda.

Ketika bekerja kelompok, semua murid tetap:

๐Ÿค bekerja sama
๐Ÿ’ฌ berdiskusi
❤️ saling menghargai
๐Ÿ˜Š saling membantu

Sikap yang benar:

“Walaupun kita berbeda, kita tetap dapat belajar dan bermain bersama.”


๐Ÿšซ 7. Sikap yang Tidak Boleh Dilakukan

Kita harus menghindari perilaku yang dapat menyakiti orang lain.

❌ Mengejek nama atau daerah asal teman.

❌ Menghina bahasa daerah teman.

❌ Menganggap identitas diri sendiri lebih baik.

❌ Tidak mau berteman karena perbedaan.

❌ Memaksakan kehendak kepada orang lain.

❌ Membeda-bedakan teman.


๐ŸŒŸ AYO BERMAIN “KARTU IDENTITASKU”

Murid mengisi kartu berikut:

๐Ÿ‘ค KARTU IDENTITASKU

Namaku: ....................................

Aku berasal dari: ....................................

Bahasa daerah yang aku kenal: ....................................

Hobiku: ....................................

Makanan kesukaanku: ....................................

Hal yang membuatku berbeda dari temanku:
............................................................

Hal yang sama antara aku dan temanku:
............................................................

๐Ÿ’š Pesanku untuk teman:

“Walaupun kita berbeda, kita harus ........................................”


๐Ÿง  AYO BERPIKIR

Perhatikan situasi berikut:

Dina berasal dari daerah yang berbeda dengan Siti. Dina menggunakan bahasa daerah yang berbeda ketika berbicara dengan keluarganya.

Ketika di sekolah, Siti dan Dina tetap belajar dan bermain bersama.

Pertanyaan:

1. Apa perbedaan identitas Dina dan Siti?

............................................................................

2. Apakah perbedaan tersebut boleh menjadi alasan untuk tidak berteman?

............................................................................

3. Sikap apa yang sebaiknya dilakukan Dina dan Siti?

............................................................................


✏️ AYO BERLATIH

Pilihan Ganda

1. Ciri atau tanda yang menunjukkan siapa diri seseorang disebut ....

A. lingkungan
B. identitas
C. kebiasaan
D. masyarakat

2. Berikut yang merupakan contoh identitas adalah ....

A. nama dan daerah asal
B. meja dan kursi
C. buku dan pensil
D. rumah dan sekolah

3. Perbedaan identitas yang dapat ditemukan di masyarakat adalah ....

A. suku dan bahasa
B. ukuran sepatu saja
C. warna meja
D. jumlah buku

4. Ketika teman memiliki daerah asal yang berbeda, sikap kita sebaiknya ....

A. mengejek
B. menjauhi
C. menghargai
D. memusuhi

5. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti ....

A. Bersatu kita kuat
B. Berbeda-beda tetapi tetap satu
C. Hidup harus bersama
D. Semua harus sama


๐Ÿ“ URAIAN SINGKAT

6. Apa yang dimaksud dengan identitas?

7. Sebutkan tiga contoh identitas seseorang!

8. Sebutkan dua contoh perbedaan identitas yang dapat ditemukan di masyarakat!

9. Mengapa kita harus menghargai perbedaan identitas?

10. Tuliskan dua contoh sikap menghargai perbedaan identitas di sekolah!


๐Ÿ”‘ KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

No.Jawaban
1B
2A
3A
4C
5B

Uraian

6. Identitas adalah ciri atau tanda yang menunjukkan siapa diri seseorang.

7. Contoh: nama, daerah asal, bahasa daerah, suku, agama, atau hobi.

8. Contoh: perbedaan suku, bahasa daerah, daerah asal, agama, atau kegemaran.

9. Agar tercipta kehidupan yang rukun, saling menghargai, dan tidak terjadi perselisihan.

10. Contoh: berteman dengan siapa saja dan tidak mengejek perbedaan teman.


๐Ÿ’ก KESIMPULAN MATERI

  • Setiap orang mempunyai identitas.
  • Identitas setiap orang dapat berbeda.
  • Perbedaan identitas dapat berupa nama, daerah asal, suku, bahasa, agama, dan kegemaran.
  • Kita harus menghargai dan menghormati perbedaan.
  • Perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk bermusuhan.
  • Kita harus hidup rukun sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika.

๐Ÿ’ญ REFLEKSI PEMBELAJARAN

Read more...

Cari Blog Ini

 

Designed by: Compartidรญsimo
Images by: DeliciousScraps©