Senin, 31 Agustus 2026

Materi Ajar PKN, Senin 31 Agustus 2026

| | 0 komentar

 

MATERI PENDIDIKAN PANCASILA 

KELAS 4

1. Nama Guru :Ruwi Merliana, S.Pd.

2. Mapel :Pendidikan Pancasila

3. Hari/Tanggal : Senin, 31 Agustus 2026

4. Fase/Kelas  : Fase B / Kelas IV

5. Materi

Menjelajah Tempat Tinggalku: Lingkungan Alam dan Lingkungan Buatan

6. Pertemuan ke : 1



CP Umum

Peserta didik mengenal lingkungan tempat tinggalnya serta mampu mengidentifikasi berbagai unsur lingkungan alam dan lingkungan buatan yang terdapat di sekitarnya. Peserta didik menunjukkan sikap peduli, bertanggung jawab, dan mampu menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan bersama.

TP Umum

Murid dapat menjelajah dan mengidentifikasi lingkungan tempat tinggal dengan membedakan lingkungan alam dan lingkungan buatan serta menjelaskan manfaat dan cara menjaga keduanya.

TP Nomor

Murid dapat:

  1. Menjelaskan pengertian lingkungan tempat tinggal.
  2. Menjelaskan pengertian lingkungan alam.
  3. Mengidentifikasi contoh lingkungan alam di tempat tinggal.
  4. Menjelaskan pengertian lingkungan buatan.
  5. Mengidentifikasi contoh lingkungan buatan di tempat tinggal.
  6. Membedakan lingkungan alam dan lingkungan buatan.
  7. Menjelaskan manfaat lingkungan alam dan lingkungan buatan bagi masyarakat.
  8. Mengidentifikasi perubahan atau pemanfaatan lingkungan di sekitar tempat tinggal.
  9. Menyajikan hasil pengamatan lingkungan alam dan buatan.
  10. Menunjukkan sikap peduli dan bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan.

ATP (sesuaikan TP)

Murid mengamati lingkungan tempat tinggal untuk mengenali berbagai unsur lingkungan alam dan lingkungan buatan, mengidentifikasi ciri-ciri serta contoh keduanya, membedakan lingkungan alam dan buatan berdasarkan hasil pengamatan, menjelaskan manfaatnya bagi kehidupan masyarakat, kemudian menyajikan hasil pengamatan dan menunjukkan sikap peduli serta bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan.

MATERI

Apersepsi Singkat

Guru mengajak murid membayangkan perjalanan dari rumah menuju sekolah.

Guru bertanya:

  • Apa saja yang kalian lihat di sepanjang perjalanan?
  • Apakah kalian melihat pohon, sungai, bukit, atau sawah?
  • Apakah kalian melihat jalan, jembatan, gedung, atau taman?
  • Mana yang sudah tersedia secara alami?
  • Mana yang dibuat oleh manusia?
  • Mengapa manusia membuat berbagai bangunan dan fasilitas di lingkungan?

Guru menjelaskan bahwa lingkungan tempat tinggal terdiri atas berbagai unsur. Ada yang terbentuk secara alami dan ada yang dibuat atau diubah oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Akhlak yang Dikembangkan

Melalui pembelajaran ini, murid diharapkan memiliki sikap:

  • Peduli lingkungan, dengan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
  • Bertanggung jawab, dalam menggunakan fasilitas yang ada.
  • Bersyukur, atas keberadaan lingkungan alam yang bermanfaat bagi kehidupan.
  • Tidak merusak, lingkungan alam maupun lingkungan buatan.
  • Gotong royong, dalam menjaga lingkungan bersama.
  • Disiplin, dalam menaati aturan lingkungan.
  • Menghargai, lingkungan dan masyarakat yang ada di sekitar.

PENGAJARAN MATERI SINGKAT

A. Apa Itu Lingkungan?

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar kita dan memengaruhi kehidupan manusia.

Lingkungan tempat tinggal merupakan tempat kita hidup, bermain, belajar, berinteraksi, dan melakukan berbagai kegiatan.

Di lingkungan tempat tinggal terdapat dua jenis lingkungan yang dapat kita kenali, yaitu:

  1. Lingkungan alam
  2. Lingkungan buatan

B. Lingkungan Alam

Lingkungan alam adalah lingkungan yang terbentuk melalui proses alam dan bukan dibuat oleh manusia.

Contoh lingkungan alam:

🌳 Pepohonan dan hutan

Hutan menjadi tempat hidup berbagai tumbuhan dan hewan serta membantu menjaga keseimbangan lingkungan.

🏞️ Bukit dan pegunungan

Bukit dan pegunungan merupakan bentuk permukaan bumi yang terbentuk secara alami.

🌊 Sungai

Sungai merupakan aliran air alami yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan dengan tetap menjaga kelestariannya.

🌾 Sawah

Sawah dapat menjadi bagian dari lingkungan sekitar dan dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

🌊 Danau dan laut

Danau dan laut merupakan perairan yang terbentuk secara alami dan memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan.

☀️ Matahari

Matahari merupakan sumber cahaya dan panas yang sangat penting bagi kehidupan.

Ciri-Ciri Lingkungan Alam

Lingkungan alam memiliki ciri-ciri:

  • terbentuk melalui proses alam;
  • terdapat tumbuhan dan hewan;
  • memiliki unsur air, tanah, udara, dan cahaya matahari;
  • menjadi tempat berlangsungnya kehidupan berbagai makhluk hidup.

D. Lingkungan Buatan

Lingkungan buatan adalah lingkungan atau fasilitas yang dibuat, dibangun, atau diubah oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Contoh lingkungan buatan:

🏠 Rumah

Rumah dibuat manusia sebagai tempat tinggal.

🏫 Sekolah

Sekolah dibangun sebagai tempat belajar dan mendapatkan pendidikan.

πŸ›£️ Jalan

Jalan dibuat untuk memudahkan manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

πŸŒ‰ Jembatan

Jembatan dibuat untuk membantu manusia melewati sungai, jalan, atau tempat tertentu.

🏞️ Taman

Taman dapat dibuat sebagai ruang terbuka untuk bermain, bersantai, dan memperindah lingkungan.

πŸͺ Pasar

Pasar merupakan tempat yang digunakan masyarakat untuk melakukan kegiatan jual beli.

🏒 Kantor

Kantor digunakan untuk berbagai kegiatan pelayanan dan pekerjaan.

Ciri-Ciri Lingkungan Buatan

Lingkungan buatan memiliki ciri-ciri:

  • dibuat atau dibangun oleh manusia;
  • memiliki tujuan atau fungsi tertentu;
  • digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan manusia;
  • dapat dirawat, diperbaiki, atau dikembangkan.

E. Perbedaan Lingkungan Alam dan Buatan

Lingkungan AlamLingkungan Buatan
Terbentuk melalui proses alamDibuat atau dibangun manusia
Tidak dibuat manusiaDibuat manusia
Contoh: sungaiContoh: jalan
Contoh: gunungContoh: jembatan
Contoh: lautContoh: taman
Contoh: hutanContoh: sekolah

Perlu diketahui bahwa lingkungan alam juga dapat dimanfaatkan atau mengalami perubahan karena aktivitas manusia.

Contohnya, lahan yang semula merupakan lingkungan alami dapat dimanfaatkan untuk pertanian atau pembangunan. Oleh karena itu, manusia harus menggunakan lingkungan dengan bijak dan tetap menjaga kelestariannya.

F. Manfaat Lingkungan Alam

Lingkungan alam memberikan banyak manfaat bagi manusia.

Contohnya:

  1. Menyediakan udara untuk bernapas.
  2. Menyediakan air.
  3. Menjadi tempat hidup tumbuhan dan hewan.
  4. Menyediakan sumber makanan.
  5. Menjadi tempat kegiatan pertanian.
  6. Menjadi tempat rekreasi.
  7. Membantu menjaga keseimbangan lingkungan.

G. Manfaat Lingkungan Buatan

Lingkungan buatan dibuat untuk membantu kehidupan manusia.

Contohnya:

  • Rumah sebagai tempat tinggal.
  • Sekolah sebagai tempat belajar.
  • Jalan sebagai sarana transportasi.
  • Jembatan sebagai penghubung wilayah.
  • Pasar sebagai tempat jual beli.
  • Taman sebagai tempat bermain dan bersantai.
  • Fasilitas kesehatan sebagai tempat mendapatkan pelayanan kesehatan.

H. Menjelajah Lingkungan Tempat Tinggalku

Untuk mengenal lingkungan dengan lebih baik, kita dapat melakukan penjelajahan sederhana.

Saat menjelajah, amati:

1. Lingkungan Alam

Apakah terdapat:

  • pohon;
  • sungai;
  • sawah;
  • kebun;
  • bukit;
  • danau;
  • kolam;
  • atau lingkungan alam lainnya?

2. Lingkungan Buatan

Apakah terdapat:

  • rumah;
  • sekolah;
  • jalan;
  • jembatan;
  • taman;
  • pasar;
  • tempat ibadah;
  • kantor;
  • atau fasilitas lainnya?

3. Kondisi Lingkungan

Perhatikan apakah lingkungan:

  • bersih;
  • kotor;
  • tertata;
  • rusak;
  • terawat;
  • atau membutuhkan perbaikan.

I. Cara Menjaga Lingkungan Alam

Kita dapat menjaga lingkungan alam dengan:

  1. Tidak membuang sampah sembarangan.
  2. Menanam dan merawat tumbuhan.
  3. Tidak merusak pohon.
  4. Menjaga kebersihan sungai.
  5. Tidak mencemari air dan tanah.
  6. Menjaga hewan dan habitatnya.
  7. Menggunakan sumber daya alam dengan bijak.

J. Cara Menjaga Lingkungan Buatan

Kita dapat menjaga lingkungan buatan dengan:

  1. Menggunakan fasilitas umum dengan baik.
  2. Tidak mencoret-coret dinding.
  3. Tidak merusak fasilitas umum.
  4. Membuang sampah pada tempatnya.
  5. Menjaga kebersihan jalan dan taman.
  6. Merawat fasilitas yang digunakan bersama.
  7. Mengikuti aturan yang berlaku.

MEDIA / ALAT PERAGA

Guru dapat menggunakan:

  • Gambar lingkungan alam.
  • Gambar lingkungan buatan.

  •  
  • Foto lingkungan sekitar sekolah.
  • Peta sederhana.
  • Video tentang lingkungan.
  • Kartu gambar alam dan buatan.
  • Teks cetak.
  • LKPD bergambar.

KEGIATAN PENGAMATAN

Guru menampilkan berbagai gambar lingkungan.

Murid mengelompokkan gambar menjadi:

🌳 LINGKUNGAN ALAM

dan

🏠 LINGKUNGAN BUATAN

Kemudian murid menjelaskan alasan pengelompokannya.

Contoh:

Gambar sungai → Lingkungan Alam

Alasan: sungai merupakan bagian dari lingkungan alam yang terbentuk melalui proses alam.

Gambar jembatan → Lingkungan Buatan

Alasan: jembatan dibuat oleh manusia untuk membantu aktivitas dan menghubungkan suatu tempat dengan tempat lainnya.

KEGIATAN KELOMPOK

“AYO MENJELAJAH LINGKUNGANKU!”

Bentuklah kelompok kecil.

Amatilah lingkungan sekitar sekolah atau lingkungan yang ditentukan oleh guru.

Catat hasil pengamatan pada tabel berikut.

No.Yang DiamatiAlam/BuatanManfaat
1................................................................................................
2................................................................................................
3................................................................................................
4................................................................................................
5................................................................................................

Tugas Kelompok

Setelah melakukan pengamatan:

  1. Temukan minimal 3 lingkungan alam.
  2. Temukan minimal 3 lingkungan buatan.
  3. Tuliskan manfaatnya.
  4. Amati kondisi lingkungan tersebut.
  5. Tentukan cara menjaganya.
  6. Buat kesimpulan kelompok.

MENYAJIKAN HASIL PENGAMATAN

Setiap kelompok menyajikan hasil pengamatan di depan kelas.

Hal-hal yang disampaikan:

  1. Nama kelompok.
  2. Lokasi pengamatan.
  3. Contoh lingkungan alam yang ditemukan.
  4. Contoh lingkungan buatan yang ditemukan.
  5. Manfaat lingkungan.
  6. Kondisi lingkungan.
  7. Cara menjaga lingkungan.
  8. Kesimpulan.

Contoh Presentasi

“Kelompok kami melakukan pengamatan di lingkungan sekitar sekolah.

Kami menemukan beberapa lingkungan alam, yaitu ....................................

Kami juga menemukan lingkungan buatan, yaitu ....................................

Lingkungan tersebut bermanfaat untuk ....................................

Menurut kelompok kami, lingkungan harus dijaga dengan cara ....................................

Kesimpulan kelompok kami adalah bahwa lingkungan alam dan lingkungan buatan sama-sama penting bagi kehidupan sehingga harus kita jaga bersama.”

POST TEST / TUGAS PEMAHAMAN

Bacalah kembali teks cetak yang diberikan guru, kemudian jawablah pertanyaan berikut.

  1. Apa yang dimaksud dengan lingkungan tempat tinggal?
  2. Apa yang dimaksud dengan lingkungan alam?
  3. Sebutkan tiga contoh lingkungan alam!
  4. Apa yang dimaksud dengan lingkungan buatan?
  5. Sebutkan tiga contoh lingkungan buatan!
  6. Apa perbedaan lingkungan alam dan lingkungan buatan?
  7. Sebutkan dua manfaat lingkungan alam!
  8. Sebutkan dua manfaat lingkungan buatan!
  9. Tuliskan dua cara menjaga lingkungan alam!
  10. Tuliskan dua cara menjaga lingkungan buatan!

Tugas Menarik Kesimpulan dari Teks

Setelah membaca teks cetak yang diberikan guru, tuliskan kesimpulan menggunakan kalimat sendiri.

Kesimpulan saya:

....................................................................................

....................................................................................

....................................................................................

....................................................................................

KESIMPULAN

Lingkungan tempat tinggal terdiri atas berbagai unsur yang dapat kita kenali sebagai lingkungan alam dan lingkungan buatan.

Lingkungan alam terbentuk melalui proses alam, seperti sungai, gunung, hutan, laut, dan pepohonan. Sementara itu, lingkungan buatan dibuat atau dibangun oleh manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti rumah, sekolah, jalan, jembatan, taman, dan pasar.

Lingkungan alam dan lingkungan buatan sama-sama memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, kita harus menjaga keduanya dengan tidak merusak lingkungan, menjaga kebersihan, menggunakan fasilitas dengan baik, serta ikut melakukan kegiatan yang membuat lingkungan tetap bersih, nyaman, dan terawat.

REFLEKSI

Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur.

  1. Apa hal baru yang saya pelajari hari ini?

....................................................................................

  1. Apa contoh lingkungan alam yang ada di sekitar tempat tinggalku?

....................................................................................

  1. Apa contoh lingkungan buatan yang ada di sekitar tempat tinggalku?

....................................................................................

  1. Apa perbedaan lingkungan alam dan lingkungan buatan?

....................................................................................

  1. Lingkungan apa yang paling sering saya gunakan?

....................................................................................

  1. Apakah lingkungan tempat tinggalku sudah terawat?

....................................................................................

  1. Apa yang dapat saya lakukan untuk menjaga lingkungan alam?

....................................................................................

  1. Apa yang dapat saya lakukan untuk menjaga lingkungan buatan?

....................................................................................

Read more...

Materi Ajar Bahasa Indonesia Senin, 31 Agustus 2026

| | 0 komentar

 


IDENTITAS

1. Nama Guru    : Ruwi Merliana,S.Pd

2. Mapel        : Bahasa Indonesia

3. Hari/Tanggal : Senin, 31 AGustus 2026

4. Fase/Kelas : B / IV

5. Materi : Membuat Kamus Kartu Kosakata Baru

6. Pertemuan ke : 4

CP Umum

Peserta didik mampu memahami informasi dari teks yang dibaca atau didengar, memperkaya kosakata, serta menggunakan kosakata tersebut untuk menyampaikan gagasan secara lisan dan tulisan.

TP Umum

Peserta didik mampu memahami arti kosakata baru dari teks yang dibaca dan menyajikannya dalam bentuk kamus kartu secara tepat dan menarik.

TP Nomor

Peserta didik mampu membuat kamus kartu untuk memahami arti dari kosakata yang baru dipelajari.

ATP (sesuaikan TP)

Peserta didik:

  1. Menemukan kosakata baru dari teks yang dibaca.
  2. Mengidentifikasi arti kosakata baru berdasarkan konteks kalimat dan sumber yang sesuai.
  3. Menuliskan kosakata beserta arti sederhananya.
  4. Membuat kamus kartu secara mandiri atau berkelompok.
  5. Menggunakan kamus kartu untuk memahami dan mengingat arti kosakata baru.


MATERI

A. Apersepsi Singkat

Guru menunjukkan beberapa kartu kata, misalnya:


Guru bertanya:

  1. Apakah kalian pernah mendengar kata-kata tersebut?
  2. Kata mana yang belum kalian pahami?
  3. Bagaimana cara mengetahui arti sebuah kata yang belum kita ketahui?
  4. Pernahkah kalian menggunakan kamus?

Guru menyampaikan bahwa kata-kata baru dapat dicatat agar lebih mudah dipelajari kembali. Salah satu cara yang menyenangkan adalah membuat kamus kartu.


B. Penguatan Akhlak

Guru mengaitkan kegiatan dengan sikap gemar belajar, teliti, bertanggung jawab, dan menghargai hasil karya teman.

Peserta didik dibiasakan untuk:

  • membaca dengan sungguh-sungguh;
  • bertanya ketika belum memahami arti kata;
  • mengerjakan kartu dengan teliti;
  • menjaga dan menggunakan hasil karya dengan baik;
  • menghargai kamus kartu yang dibuat oleh teman.

Guru menekankan bahwa mencari tahu arti kata yang belum dipahami merupakan kebiasaan baik seorang pembelajar.


C. Pengajaran Materi Singkat

1. Pengertian Kosakata Baru

Kosakata baru adalah kata yang belum diketahui atau belum dipahami maknanya oleh pembaca.

Contoh:

Di halaman sekolah terdapat pohon yang sangat rindang.Jika peserta didik belum mengetahui arti kata rindang, kata tersebut dapat dicatat sebagai kosakata baru.

2. Cara Menemukan Arti Kosakata

Arti kosakata baru dapat diketahui dengan cara:

  • membaca kalimat secara keseluruhan;
  • memperhatikan kata-kata di sekitar kosakata tersebut;
  • mencari arti dalam kamus;
  • bertanya kepada guru;
  • menggunakan sumber belajar yang sesuai.


3. Kamus Kartu

Kamus kartu adalah kumpulan kartu yang berisi kosakata dan informasi tentang arti kata tersebut.

Contoh format kartu:

KATA: RINDANG

ARTI: Banyak daun dan cabang sehingga terasa teduh.

CONTOH KALIMAT: Kami berteduh di bawah pohon yang rindang.

GAMBAR: 🌳

Kamus kartu dapat dihias dengan gambar atau simbol agar lebih menarik dan mudah diingat.


D. Media/Alat Peraga

Guru menggunakan:

kartu kosakata;

teks bacaan pendek;

contoh kamus kartu;

kamus Bahasa Indonesia atau sumber belajar yang tersedia.

Guru dapat menampilkan video pembelajaran singkat tentang cara menemukan arti kosakata dalam teks dan menggunakan kamus.


E. Kegiatan Membuat Kamus Kartu

Langkah 1 – Membaca Teks : Peserta didik membaca teks yang telah disediakan guru dengan teliti.

Langkah 2 – Menemukan Kosakata Baru :Peserta didik memberi tanda pada kata-kata yang belum dipahami.

Contoh:Taman sekolah terlihat asri dan rindang. Para siswa merawat tanaman dengan telaten agar tetap tumbuh subur.

Kosakata yang dapat ditemukan:

asri

rindang

telaten

Langkah 3 – Mencari Arti : Peserta didik mencari arti kata menggunakan konteks kalimat atau kamus.

Langkah 4 – Membuat Kartu : Setiap peserta didik membuat beberapa kartu dengan format:

KOSAKATA....................................

ARTI....................................

CONTOH KALIMAT....................................

GAMBAR....................................

Langkah 5 – Menghias Kartu

Peserta didik memberikan gambar atau hiasan sederhana yang sesuai dengan makna kata.

Langkah 6 – Menggunakan Kamus Kartu

Peserta didik membaca kartu yang dibuat dan mencoba menjelaskan arti kosakata kepada teman.


F. Post-Test / Tugas

Guru memberikan teks cetak pendek kepada peserta didik.

Bacalah teks berikut!

Pagi itu, udara di desa terasa sejuk. Pepohonan yang rindang membuat jalan terasa teduh. Rani berjalan dengan hati-hati karena jalan masih licin setelah hujan. Ia membantu ibunya membawa hasil kebun dengan gigih meskipun cukup berat.

Tugas Rumah/PR:

  1. Tuliskan 3 kosakata yang menurutmu penting untuk dipelajari!
  2. Tuliskan arti setiap kosakata tersebut!
  3. Buatlah 3 kamus kartu berdasarkan kosakata yang kamu pilih!
  4. Tambahkan contoh kalimat dan gambar sederhana pada setiap kartu.
  5. Tukarkan salah satu kartu dengan teman, kemudian jelaskan arti kata tersebut.

KESIMPULAN

Kosakata baru adalah kata yang belum kita pahami maknanya. Untuk memahami kosakata baru, kita dapat membaca konteks kalimat, bertanya kepada guru, atau mencari artinya dalam kamus.

Kamus kartu dapat digunakan untuk mencatat kosakata baru beserta arti, contoh kalimat, dan gambar. Dengan membuat kamus kartu, peserta didik dapat belajar kosakata dengan cara yang lebih menarik dan mudah diingat.


REFLEKSI

  1. Peserta didik menjawab pertanyaan berikut:
  2. Apa kosakata baru yang kamu pelajari hari ini?
  3. Bagaimana cara kamu mengetahui arti kata tersebut?
  4. Apakah membuat kamus kartu membantu kamu memahami arti kata?
  5. Bagian mana yang paling kamu sukai saat membuat kamus kartu?
  6. Apa yang akan kamu lakukan jika menemukan kata baru yang belum kamu pahami?


Refleksi Guru:

  1. Apakah peserta didik mampu menemukan kosakata baru dari teks?
  2. Apakah peserta didik mampu memahami arti kosakata?
  3. Apakah peserta didik mampu membuat kamus kartu sesuai petunjuk?
  4. Apakah peserta didik menunjukkan sikap teliti, bertanggung jawab, dan menghargai karya teman?
  5. Bagian kegiatan mana yang perlu diperbaiki pada pembelajaran berikutnya?



Read more...

Materi Ajar MAtematika senin 31 Agustus 2026

| | 1 komentar

  

 MATERI MATEMATIKA KELAS 4

1. Nama Guru         : Ruwi Merliana, S.Pd.

2. Mapel                 : Matematika

3. Hari/Tanggal : Senin, 31 Agustus 2026

4. Fase/Kelas         : Fase B / Kelas IV

5. Materi                 : Melakukan dan Menyelesaikan Masalah Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Cacah sampai 1000 dengan Bantuan Benda Konkret, Gambar, dan Simbol

6. Pertemuan ke : 1

CP Umum

Peserta didik memahami konsep dan prosedur operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 serta mampu menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika.

TP Umum

Murid dapat melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 dengan menggunakan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol secara tepat.

TP Nomor

Murid dapat:

  1. Memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang dengan menggunakan benda konkret.
  2. Menyajikan operasi perkalian menggunakan gambar.
  3. Menuliskan operasi perkalian menggunakan simbol matematika.
  4. Menghitung hasil perkalian bilangan cacah sampai 1000.
  5. Memahami konsep pembagian sebagai membagi sama banyak atau pengurangan berulang dengan menggunakan benda konkret.
  6. Menyajikan operasi pembagian menggunakan gambar.
  7. Menuliskan operasi pembagian menggunakan simbol matematika.
  8. Menghitung hasil pembagian bilangan cacah sampai 1000.
  9. Menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian.
  10. Menjelaskan langkah penyelesaian masalah menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol.


ATP (sesuaikan TP)

Murid memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang melalui penggunaan benda konkret, kemudian menyajikannya dalam bentuk gambar dan simbol. Murid memahami pembagian sebagai proses membagi sama banyak melalui benda konkret, gambar, dan simbol. Selanjutnya, murid menggunakan pemahaman tersebut untuk melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1000 serta menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan kedua operasi tersebut.


MATERI

Apersepsi Singkat

Guru menunjukkan beberapa benda konkret, misalnya pensil, kelereng, stik es krim, atau tutup botol.

Guru bertanya:

  1. Jika ada 3 kelompok dan setiap kelompok berisi 4 pensil, berapa jumlah pensil seluruhnya?
  2. Bagaimana cara menghitungnya tanpa menghitung satu per satu?
  3. Jika 12 kelereng dibagikan sama rata kepada 3 anak, berapa kelereng yang diterima setiap anak?
  4. Operasi matematika apa yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut?

Guru mengarahkan murid untuk memahami bahwa perkalian dapat digunakan untuk menghitung jumlah kelompok yang sama banyak, sedangkan pembagian dapat digunakan untuk membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama banyak.


Akhlak yang Dikembangkan

Melalui pembelajaran ini, murid diharapkan memiliki sikap:

  1. Teliti dalam menghitung.
  2. Jujur dalam mengerjakan soal.
  3. Bertanggung jawab menyelesaikan tugas.
  4. Percaya diri ketika menjelaskan jawaban.
  5. Bekerja sama saat menggunakan benda konkret bersama kelompok.
  6. Sabar ketika menemukan soal yang sulit.
  7. Menghargai cara berpikir dan jawaban teman.

PENGAJARAN MATERI SINGKAT

A. PERKALIAN

1. Pengertian Perkalian

Perkalian adalah penjumlahan berulang dengan bilangan yang sama.

Contoh:

Ada 4 kelompok apel. Setiap kelompok berisi 3 apel.

Dapat ditulis: 3 + 3 + 3 + 3 = 12

Karena angka 3 dijumlahkan sebanyak 4 kali, maka dapat ditulis: 4 × 3 = 12

Jadi: 4 × 3 = 3 + 3 + 3 + 3 = 12

2. Perkalian dengan Benda Konkret

Perhatikan contoh berikut.

Ada 5 kantong. Setiap kantong berisi 4 kelereng.

Maka:

πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ | πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ | πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ | πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅ | πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅

Ada 5 kelompok, setiap kelompok berisi 4 kelereng.

Jadi:

5 × 4 = 20

Jumlah seluruh kelereng adalah 20.

3. Perkalian dengan Gambar

Contoh:

🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎

Ada 4 kelompok apel. Setiap kelompok berisi 3 apel.

Maka: 4 × 3 = 12

Jadi, jumlah seluruh apel adalah 12 buah.

4. Perkalian dengan Simbol

Perkalian ditulis menggunakan tanda: ×

Contoh: 6 × 4 = 24

Artinya:

6 kelompok yang masing-masing berisi 4.

6 × 4 = 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 24

B. PEMBAGIAN

1. Pengertian Pembagian

Pembagian adalah proses membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama banyak.

Pembagian juga dapat dipahami sebagai pengurangan berulang.

Contoh:

Ada 12 apel yang akan dibagikan sama rata kepada 3 anak.

Setiap anak mendapatkan:

12 ÷ 3 = 4

Jadi, setiap anak mendapatkan 4 apel.


2. Pembagian dengan Benda Konkret

Guru menyiapkan 12 kelereng.

Kelereng tersebut akan dibagikan sama rata kepada 3 anak.

Bagikan satu per satu:

Anak 1: πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅

Anak 2: πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅

Anak 3: πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅πŸ”΅

Setiap anak memperoleh 4 kelereng.

Jadi:

12 ÷ 3 = 4

3. Pembagian dengan Gambar

Contoh:

Ada 15 permen yang akan dibagi sama rata kepada 5 anak.

🍬🍬🍬 | 🍬🍬🍬 | 🍬🍬🍬 | 🍬🍬🍬 | 🍬🍬🍬

Ada 5 kelompok.

Setiap kelompok berisi 3 permen.

Maka:

15 ÷ 5 = 3

Jadi, setiap anak mendapatkan 3 permen.

4. Pembagian dengan Simbol

Pembagian menggunakan tanda: ÷

Contoh: 20 ÷ 4 = 5

Artinya 20 dibagi menjadi 4 kelompok yang sama banyak dan setiap kelompok berisi 5.

C. HUBUNGAN PERKALIAN DAN PEMBAGIAN

Perkalian dan pembagian memiliki hubungan yang erat.

Contoh: 4 × 5 = 20

Maka pembagiannya: 20 ÷ 5 = 4

dan

20 ÷ 4 = 5

Ketiga operasi tersebut saling berhubungan.

Perkalian

4 × 5 = 20

Pembagian

20 ÷ 5 = 4

20 ÷ 4 = 5

Dengan mengetahui perkalian, kita dapat lebih mudah memahami pembagian.

D. PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN CACAH SAMPAI 1000

Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 dan seterusnya.

Contohnya: 0, 1, 2, 3, 4, 5, ...

Pada materi ini, murid berlatih melakukan perkalian dan pembagian dengan hasil bilangan cacah sampai 1000.

Contoh perkalian:

25 × 4 = 100

30 × 5 = 150

125 × 4 = 500

200 × 5 = 1000

Contoh pembagian:

100 ÷ 4 = 25

150 ÷ 5 = 30

500 ÷ 4 = 125

1000 ÷ 5 = 200

Murid dapat menggunakan benda konkret, gambar, atau simbol untuk membantu memahami proses perhitungan.

E. MENYELESAIKAN MASALAH PERKALIAN

Untuk menyelesaikan soal cerita perkalian, lakukan langkah berikut:

Langkah 1 : Baca soal dengan teliti.

Langkah 2 : Cari informasi yang diketahui.

Langkah 3 : Tentukan apa yang ditanyakan.

Langkah 4 : Tentukan operasi yang digunakan.

Langkah 5 : Hitung hasilnya.

Langkah 6 : Tuliskan jawaban dengan lengkap.


Contoh : Ibu membeli 6 bungkus pensil. Setiap bungkus berisi 8 pensil. Berapa jumlah pensil seluruhnya?

Diketahui:

Jumlah bungkus = 6

Pensil setiap bungkus = 8

Ditanyakan:

Jumlah pensil seluruhnya.

Penyelesaian:

6 × 8 = 48

Jawab:

Jumlah pensil seluruhnya adalah 48 pensil.


F. MENYELESAIKAN MASALAH PEMBAGIAN

Untuk menyelesaikan soal cerita pembagian, lakukan langkah berikut:

Langkah 1 : Baca soal dengan teliti.

Langkah 2 : Cari informasi yang diketahui.

Langkah 3  : Tentukan apa yang ditanyakan.

Langkah 4 : Tentukan operasi pembagian.

Langkah 5 :Hitung hasilnya.

Langkah 6 : Tuliskan jawaban dengan lengkap.

Contoh

Ayah memiliki 36 jeruk. Jeruk tersebut akan dibagikan sama rata kepada 6 anak.  Berapa jeruk yang diterima setiap anak?

Diketahui:

Jumlah jeruk = 36

Jumlah anak = 6

Ditanyakan:

Jeruk yang diterima setiap anak.

Penyelesaian:

36 ÷ 6 = 6

Jawab:

Setiap anak mendapatkan 6 jeruk.


G. MEMILIH OPERASI YANG TEPAT

Perhatikan kata-kata dalam soal. Gunakan perkalian jika: jumlah kelompok diketahui; setiap kelompok memiliki jumlah yang sama; ditanyakan jumlah seluruhnya.

Contoh:

7 kotak, setiap kotak berisi 5 buku.

Operasi: 7 × 5 = 35

Gunakan pembagian jika:jumlah keseluruhan diketahui;akan dibagikan sama rata;ditanyakan jumlah setiap kelompok.

Contoh:

35 buku dibagikan kepada 7 anak.

Operasi:35 ÷ 7 = 5


H. MEDIA / ALAT PERAGA

Guru dapat menggunakan:

Pensil.Kelereng.Tutup botol.Stik es krim.Kancing.Balok atau kubus matematika.Gambar benda.Kartu bilangan.Kartu perkalian dan pembagian.Tabel perkalian.LKPD bergambar.Video pembelajaran.

Benda konkret digunakan untuk membantu murid memahami konsep sebelum berpindah ke bentuk gambar dan simbol.


KEGIATAN PENGAMATAN DAN PRAKTIK

Kegiatan 1 – Perkalian dengan Benda Konkret

Dalam kelompok, siapkan beberapa benda seperti tutup botol atau stik es krim.

Guru memberikan contoh: 4 kelompok × 5 benda

Murid menyusun benda menjadi 4 kelompok yang masing-masing berisi 5 benda.

Kemudian murid menuliskan:

5 + 5 + 5 + 5 = ....

4 × 5 = ....


Kegiatan 2 – Pembagian dengan Benda Konkret

Guru memberikan 24 benda kepada setiap kelompok.

Murid membagi benda tersebut sama rata menjadi 6 kelompok.

Kemudian tuliskan:

24 ÷ 6 = ....

Murid memastikan bahwa setiap kelompok memiliki jumlah benda yang sama.

Kegiatan 3 – Dari Benda ke Gambar

Murid menggambar susunan benda yang telah dibuat.

Contoh:

●●●● | ●●●● | ●●●●

Kemudian tuliskan:

3 × 4 = 12


Kegiatan 4 – Dari Gambar ke Simbol

Murid melihat gambar yang diberikan guru kemudian menentukan operasi matematika yang sesuai.

Contoh:

🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎

Maka:

4 × 3 = 12

KEGIATAN KELOMPOK

Setiap kelompok mengerjakan LKPD bergambar.

Murid melakukan kegiatan:

  1. Mengamati benda atau gambar.
  2. Mengelompokkan benda.
  3. Menghitung jumlah benda.
  4. Menentukan operasi perkalian atau pembagian.
  5. Menuliskan simbol matematika.
  6. Menyelesaikan soal cerita.
  7. Menuliskan kesimpulan.
  8. Mempresentasikan hasil pekerjaan kelompok.

POST TEST / TUGAS PEMAHAMAN

Bacalah kembali teks cetak yang diberikan guru, kemudian kerjakan soal berikut.

A. Perkalian

1. Perhatikan kelompok benda berikut!

🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎 | 🍎🍎🍎

Ada .... kelompok.

Setiap kelompok berisi .... apel.

Operasi: .... × .... = ....

Jadi, jumlah apel seluruhnya adalah .... buah.

2. Hitunglah!

a. 6 × 7 = ........

b. 8 × 9 = ........

c. 12 × 5 = ........

d. 20 × 4 = ........

e. 25 × 4 = ........

B. Pembagian

3. Perhatikan gambar berikut!

●●●● | ●●●● | ●●●●

Jumlah seluruh benda = ........

Jumlah kelompok = ........

Operasi:........ ÷ ........ = ........

4. Hitunglah!

a. 24 ÷ 4 = ........

b. 36 ÷ 6 = ........

c. 45 ÷ 5 = ........

d. 100 ÷ 10 = ........

e. 200 ÷ 5 = ........

C. Pilih Operasi yang Tepat

Tuliskan × untuk perkalian atau ÷ untuk pembagian.

5 kelompok yang masing-masing berisi 8 benda → ........

40 benda dibagikan sama rata kepada 5 anak → ........

7 kotak masing-masing berisi 6 pensil → ........

72 kelereng dibagi sama rata kepada 8 anak → ........

10 kelompok masing-masing berisi 10 benda → ........

D. Soal Cerita

5.Siti memiliki 8 kantong permen. Setiap kantong berisi 12 permen.Berapa jumlah permen Siti seluruhnya?

Jawab....................................................................................

6.Pak Budi memiliki 48 buku. Buku tersebut dibagikan sama rata kepada 6 siswa.Berapa buku yang diterima setiap siswa?

Jawab:...................................................................................

7.Sebuah toko memiliki 10 kotak pensil. Setiap kotak berisi 25 pensil.Berapa jumlah pensil seluruhnya?

Jawab:....................................................................................

8.Ibu memiliki 100 kue. Kue tersebut dibagikan sama rata kepada 10 anak.Berapa kue yang diterima setiap anak?

Jawab:...................................................................................


TUGAS MENARIK KESIMPULAN DARI TEKS


Setelah membaca teks materi yang diberikan guru, lengkapilah kalimat berikut.


Perkalian adalah ........................................................................

Pembagian adalah ......................................................................

Perkalian digunakan ketika ................................................................

Pembagian digunakan ketika ................................................................

Saya dapat menggunakan benda konkret dan gambar untuk membantu ........................................................................

KESIMPULAN

Perkalian merupakan penjumlahan berulang dengan bilangan yang sama. Pembagian merupakan proses membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama banyak.

Perkalian dan pembagian dapat dipelajari menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Penggunaan benda konkret membantu kita memahami konsep sebelum menyelesaikannya menggunakan simbol.

Perkalian dapat digunakan untuk menentukan jumlah seluruh benda dalam beberapa kelompok yang sama banyak. Pembagian dapat digunakan untuk membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok yang sama banyak.

Dalam menyelesaikan masalah matematika, kita harus membaca soal dengan teliti, menentukan informasi yang diketahui, menentukan apa yang ditanyakan, memilih operasi yang tepat, menghitung dengan teliti, dan menuliskan jawaban dengan lengkap.


REFLEKSI

Jawablah pertanyaan berikut dengan jujur.

Saya sudah memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang.

☐ Ya

☐ Masih perlu belajar


Saya sudah memahami pembagian sebagai membagi sama banyak.

☐ Ya

☐ Masih perlu belajar


Saya lebih mudah memahami perkalian ketika menggunakan:

☐ Benda konkret

☐ Gambar

☐ Simbol

☐ Semuanya


Saya lebih mudah memahami pembagian ketika menggunakan:

☐ Benda konkret

☐ Gambar

☐ Simbol

☐ Semuanya


Bagian yang paling saya sukai hari ini adalah:....................................................................................

Bagian yang masih sulit bagi saya adalah:....................................................................................

Setelah belajar hari ini, saya akan berlatih:....................................................................................

Read more...

Jumat, 28 Agustus 2026

Materi ajar kokurikuler Jum'at 28 Agustus 2026

| | 1 komentar

  

IDENTITAS

Nama Guru        : Ruwi Merliana, S.Pd
Hari / Tanggal    : Jum'at 28 Agustus 2026
Fase / Kelas        : B / 4
Mata Pelajaran : Kokurikuler Seni dan Budaya / Kearifan Lokal Lampung
Materi                : Diskusi Makna Filosofi Motif Tapis Lampung dan Penyempurnaan Desain
Minggu Ke         : 5
Pertemuan Ke    : 3 dan 4


7. Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan semangat untuk berkarya.

Anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah mengenal bahwa Tapis Lampung bukan hanya kain yang indah, tetapi memiliki berbagai motif yang mengandung makna dan nilai kehidupan masyarakat Lampung.

Allah SWT adalah Al-Khaliq, Zat Yang Maha Menciptakan. Allah menciptakan manusia, alam, tumbuhan, hewan, dan segala sesuatu dengan bentuk yang indah dan memiliki manfaat.

Allah juga Al-Malik, Yang Maha Memelihara. Kita sebagai manusia harus menjaga dan menghargai ciptaan Allah serta menjaga budaya yang diwariskan oleh masyarakat terdahulu.

Allah adalah Ar-Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki. Keterampilan membuat karya dapat menjadi salah satu bentuk usaha manusia untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Hari ini kita akan belajar bahwa sebuah motif tidak hanya dibuat supaya terlihat indah. Setiap motif dapat memiliki cerita dan filosofi.

Oleh karena itu, sebelum menyempurnakan desain, kita akan berdiskusi:

“Apa makna motif yang kita pilih dan bagaimana kita dapat menggambarkan makna tersebut melalui karya kita?”


8. Capaian Pembelajaran (CP)

Murid mampu mengenal, mengembangkan, dan menyempurnakan karya seni berbasis budaya lokal dengan memperhatikan bentuk, pola, makna, serta nilai yang terkandung dalam motif Tapis Lampung.


9. Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan secara sederhana makna filosofi motif Tapis Lampung yang dipilih.

  2. Menghubungkan makna motif dengan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

  3. Menyampaikan pendapat mengenai kelebihan dan kekurangan desain motif yang telah dibuat.

  4. Berdiskusi dan menerima saran dari teman dalam menyempurnakan desain.

  5. Memperbaiki bentuk, ukuran, pola, dan susunan motif berdasarkan hasil diskusi.

  6. Membuat desain motif yang sederhana sehingga dapat ditiru dan dikerjakan secara mandiri pada kain strimin.

  7. Meaningful: memahami bahwa motif yang dibuat memiliki cerita dan nilai kehidupan, bukan sekadar hiasan.

  8. Mindful: bekerja dengan teliti, sabar, dan bertanggung jawab ketika memperbaiki desain.

  9. Joyful: menikmati proses berdiskusi, menggambar, mencoba, dan menyempurnakan karya bersama teman.


10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Pertemuan Ke-3 – Mengenal Makna dan Berdiskusi

Murid:

  1. Mengamati kembali beberapa contoh motif Tapis Lampung.

  2. Mengidentifikasi motif yang telah dipilih pada pertemuan sebelumnya.

  3. Mendengarkan penjelasan guru mengenai makna atau filosofi motif.

  4. Berdiskusi dalam kelompok mengenai hubungan antara motif dengan kehidupan sehari-hari.

  5. Menyampaikan hasil diskusi kelompok.

  6. Mengamati kembali desain masing-masing.

  7. Menentukan bagian desain yang perlu diperbaiki.

  8. Mendapatkan masukan dari guru dan teman.

Pertemuan Ke-4 – Menyempurnakan Desain

Murid:

  1. Membuka kembali desain awal yang telah dibuat.

  2. Memilih bagian motif yang akan dipertahankan.

  3. Memperbaiki bentuk motif agar lebih sederhana dan mudah dibuat.

  4. Mengatur pengulangan motif agar terlihat rapi.

  5. Menyesuaikan ukuran motif dengan ukuran kain strimin.

  6. Menambahkan pola pendukung sederhana.

  7. Menyelesaikan desain akhir.

  8. Mempresentasikan desain secara singkat.

  9. Menjelaskan makna motif yang dipilih.

  10. Menyimpan desain sebagai pola yang akan digunakan pada tahap pembuatan karya berikutnya.


11. Model / Metode

Model : Project Based Learning / Pembelajaran Berbasis Projek

Metode :

  • Pengamatan

  • Diskusi kelompok

  • Tanya jawab

  • Demonstrasi

  • Praktik menggambar

  • Peer review / saling memberikan masukan

  • Presentasi

  • Refleksi


12. PENJABARAN MATERI

PERTEMUAN KE-3

Diskusi Makna Filosofi Motif Tapis Lampung

A. Mengingat Kembali Motif Tapis

Guru menampilkan beberapa contoh motif Tapis Lampung.

Motif yang direkomendasikan untuk proyek kelas 4:

MotifMakna sederhana untuk siswaTingkat kemudahan

Pucuk Rebung

Kekeluargaan, saling membantu, menjaga silaturahmi

⭐ Sangat mudah

Belah Ketupat

Kebersamaan dan berbagi

⭐ Sangat mudah

Bunga

Perbuatan dan pekerjaan yang baik, rapi, dan indah

⭐ Sangat mudah

Kapal

Perjalanan kehidupan manusia

⭐⭐ Mudah

Burung

Kebebasan memilih dengan tetap menjaga kesopanan

⭐⭐ Mudah

Pohon Hayat

Kehidupan dan kemampuan menempatkan diri dalam masyarakat

⭐⭐⭐ Sedang

Makna pucuk rebung sebagai simbol hubungan kekeluargaan dan saling menolong, belah ketupat sebagai kebersamaan, bunga sebagai kerapian/keindahan, pohon hayat sebagai bagian dari perjalanan hidup dan kehidupan bermasyarakat, serta burung sebagai simbol kebebasan dengan tetap menjaga perilaku sopan dijelaskan dalam beberapa sumber mengenai filosofi motif Tapis Lampung.

Untuk kelas 4 dan pembuatan mandiri, guru sebaiknya mengutamakan:

1. Motif Pucuk Rebung

Bentuk dasarnya dapat dibuat dari segitiga.

Contoh sederhana:

/\ / \ /____\ /\ / \ /____\

Makna: hubungan kekeluargaan dan saling membantu.

Contoh penerapan di sekolah:

Saya membantu teman ketika mengalami kesulitan.

Motif pucuk rebung memang merupakan salah satu motif yang banyak dijumpai pada Tapis dan memiliki beragam penafsiran filosofis. Untuk pembelajaran kelas 4, makna yang digunakan sebaiknya disederhanakan menjadi kekeluargaan, saling membantu, dan menjaga silaturahmi.


2. Motif Belah Ketupat

Bentuk dasarnya sangat mudah dibuat menggunakan pola geometris:

/\ / \ \ / \/

Dapat dibuat berulang:

/\ /\ /\ /\ / \ / \ / \ / \ \ / \ / \ / \ / \/ \/ \/ \/

Makna: kebersamaan dan berbagi kepada sesama.

Contoh perilaku:

Saya mau berbagi alat tulis dengan teman yang membutuhkan.


3. Motif Bunga Sederhana

Bunga dapat dibuat dengan bentuk geometris sederhana.

\ | / -- (●) -- / | \

Atau dibuat dengan 4–6 kelopak.

Makna: pekerjaan dan perbuatan dilakukan dengan baik, rapi, dan indah.

Contoh perilaku:

Saya mengerjakan tugas dengan rapi dan tidak terburu-buru.


4. Motif Kapal Sederhana

Untuk kelas 4, kapal tidak perlu dibuat rumit.

/\ / \ /____\ || ____/ \____ /____________\

Motif kapal pada Tapis memiliki makna perjalanan kehidupan manusia. Sumber resmi Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya menjelaskan motif kapal sebagai simbol perjalanan kehidupan manusia dari kelahiran, masa anak-anak, remaja, dewasa, perkawinan hingga kematian.

Untuk anak kelas 4 dapat disederhanakan menjadi:

Kapal = perjalanan kehidupan.

Guru dapat menghubungkannya dengan:

“Hari ini kita masih anak-anak. Kita terus belajar agar perjalanan hidup kita menjadi lebih baik.”


B. Kegiatan Diskusi Kelompok

Setiap kelompok memilih satu motif.

Pertanyaan Diskusi

1. Nama motif yang kami pilih:
....................................................

2. Bentuk motifnya seperti apa?
....................................................

3. Apa makna motif tersebut?
....................................................

4. Bagaimana makna tersebut dapat diterapkan di sekolah?
....................................................

5. Bagian desain kami yang sudah bagus:
....................................................

6. Bagian desain yang perlu diperbaiki:
....................................................

7. Apa saran teman untuk memperbaiki desain kami?
....................................................


C. Kegiatan “Galeri Motif”

Setiap kelompok meletakkan desainnya di meja.

Kelompok lain mengamati dan memberikan dua jenis komentar:

⭐ Yang sudah bagus

....................................................

πŸ’‘ Yang dapat diperbaiki

....................................................

Guru mengingatkan:

“Memberikan masukan bukan berarti mengatakan karya teman jelek. Kita memberikan saran agar karya teman menjadi lebih baik.”


PERTEMUAN KE-4

Menyempurnakan Desain Motif

A. Langkah 1 – Memeriksa Desain

Murid melihat kembali desain awal.

Guru memberikan pertanyaan:

  • Apakah bentuk motif sudah jelas?

  • Apakah motif terlalu rumit?

  • Apakah ukuran motif sudah sesuai?

  • Apakah motif dapat dibuat menggunakan kain strimin?

  • Apakah pola dapat diulang?

  • Apakah jarak antar motif sudah cukup?


B. Langkah 2 – Menyederhanakan Motif

Prinsip utama untuk karya anak:

SEDERHANA – RAPI – BERULANG – MUDAH DITIRU

Contoh:

❌ Terlalu rumit:

Motif memiliki banyak garis kecil dan bentuk tidak beraturan.

✅ Lebih sesuai:

Motif menggunakan:

  • garis lurus

  • segitiga

  • belah ketupat

  • persegi

  • lingkaran sederhana

  • bentuk bunga sederhana

Hal ini sangat sesuai dengan teknik kerja pada kain strimin karena anak dapat mengikuti kotak-kotak kain sebagai panduan.


C. Langkah 3 – Membuat Pola Berulang

Contoh pola pucuk rebung:

/\ /\ /\ /\ /\ / \ / \ / \ / \ / \ \ / \ / \ / \ / \ / \/ \/ \/ \/ \/

Contoh pola belah ketupat:

◇ ◇ ◇ ◇ ◇ ◇

Contoh pola bunga:

✿ ✿ ✿ ✿ ✿

Anak boleh membuat variasi sendiri selama bentuk dasar dan makna motif tetap dipertahankan.


D. Langkah 4 – Menyesuaikan dengan Kain Strimin

Guru memberikan contoh ukuran sederhana.

Untuk pembatas buku:

┌──────────────────┐ │ /\ ◇ /\ ◇ │ │ / \/ \/ \ │ │ \ /\ /\ / │ │ \/ ◇ \/ │ └──────────────────┘

Untuk gantungan kunci:

┌──────────┐ │ /\ │ │ / \ │ │ /____\ │ │ \ / │ │ \/ │ └──────────┘

Motif dibuat besar dan sederhana, sehingga anak dapat menghitung kotak strimin dan mengikuti pola secara mandiri.


E. Langkah 5 – Penyempurnaan Desain

Murid menyempurnakan:

  1. Bentuk utama motif.

  2. Ukuran motif.

  3. Jarak antar motif.

  4. Pola pengulangan.

  5. Motif pendukung.

  6. Kerapian garis.

  7. Kesesuaian dengan ukuran benda yang akan dibuat.

  8. Kesederhanaan pola agar mudah disulam.


F. HASIL AKHIR YANG DIHARAPKAN

Pada akhir Pertemuan ke-4, setiap murid memiliki:

1 desain final motif Tapis Lampung

yang sudah memiliki:

  • Nama motif

  • Gambar motif

  • Makna/filosofi

  • Pola pengulangan

  • Ukuran

  • Rancangan warna

  • Siap dipindahkan ke kain strimin


G. Contoh Format Desain Final Siswa

NAMA : ............................................

KELAS : ............................................

MOTIF PILIHAN : ............................................

MAKNA MOTIF :
............................................................

CONTOH PERILAKU YANG AKAN SAYA LAKUKAN:
............................................................

GAMBAR DESAIN FINAL

┌──────────────────────────┐ │ │ │ POLA MOTIF │ │ │ │ ◇ /\ ◇ /\ │ │ /\ ◇ /\ ◇ │ │ │ │ ◇ /\ ◇ /\ │ │ │ └──────────────────────────┘

WARNA YANG DIGUNAKAN:

  1. ................................

  2. ................................

  3. ................................


ASESMEN FORMATIF

Pilihan Ganda

1. Sebelum menyempurnakan desain, sebaiknya kita ....

A. langsung menyulam
B. berdiskusi dan menerima masukan
C. membuang desain
D. menyalin karya teman

2. Motif pucuk rebung dapat dikaitkan dengan nilai ....

A. permusuhan
B. kekeluargaan
C. kesombongan
D. kemalasan

3. Motif belah ketupat dapat dikaitkan dengan nilai ....

A. kebersamaan
B. pertengkaran
C. persaingan
D. kemarahan

4. Agar mudah dibuat di kain strimin, desain sebaiknya ....

A. sangat rumit
B. memiliki banyak detail kecil
C. sederhana dan mengikuti pola kotak
D. tidak memiliki pola

5. Ketika teman memberikan saran terhadap desain kita, sikap yang tepat adalah ....

A. marah
B. menolak semua saran
C. mendengarkan dan mempertimbangkan saran
D. meninggalkan kelompok

Isian

6. Motif yang berbentuk tunas bambu disebut motif ....

7. Desain yang dibuat berulang akan menghasilkan sebuah ....

8. Saat memperbaiki desain, kita harus bekerja dengan .... dan teliti.

Esai

9. Jelaskan mengapa kita perlu mengetahui makna sebuah motif sebelum membuat karya!

10. Sebutkan tiga hal yang harus diperhatikan ketika menyempurnakan desain agar mudah dibuat pada kain strimin!


KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda

  1. B. berdiskusi dan menerima masukan

  2. B. kekeluargaan

  3. A. kebersamaan

  4. C. sederhana dan mengikuti pola kotak

  5. C. mendengarkan dan mempertimbangkan saran

Isian

  1. Pucuk rebung

  2. Pola

  3. Sabar

Esai

9. Agar kita tidak hanya membuat motif sebagai hiasan, tetapi juga memahami cerita, nilai, dan filosofi yang terkandung di dalamnya sehingga karya memiliki makna.

10. Contohnya:

  • Bentuk motif sederhana.

  • Ukuran sesuai dengan kain strimin.

  • Pola mudah diikuti.

  • Jarak antar motif teratur.

  • Menggunakan garis dan bentuk geometris sederhana.


KESIMPULAN / REFLEKSI

Kesimpulan

Pada kegiatan minggu ke-5, murid belajar bahwa motif Tapis Lampung tidak hanya memiliki fungsi sebagai hiasan, tetapi juga dapat mengandung nilai dan filosofi.

Murid kemudian menggunakan hasil diskusi untuk menyempurnakan desain motif agar lebih sederhana, rapi, memiliki pola berulang, dan dapat dikerjakan secara mandiri menggunakan kain strimin.

Refleksi Murid

Murid menjawab:

1. Motif yang saya pilih adalah:
....................................................

2. Makna motif saya adalah:
....................................................

3. Hal yang saya perbaiki dari desain saya adalah:
....................................................

4. Saran teman yang saya gunakan adalah:
....................................................

5. Saya merasa ................. saat menyempurnakan desain.

Refleksi Guru

Kendala pembelajaran:
............................................................

Tindak lanjut:
............................................................

Jumlah siswa yang sudah mampu menjelaskan filosofi motif:
........ siswa

Jumlah siswa yang masih membutuhkan bimbingan:
........ siswa

Jumlah siswa yang telah menyelesaikan desain final:
........ siswa

 

Read more...

Kamis, 27 Agustus 2026

MATERI AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KAMIS 27 AGUSTUS 2026

| | 0 komentar

 

MATERI PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 4

IDENTITAS

1. Nama Guru             : Ruwi Merliana, S.Pd.

2. Mapel                     :  Pendidikan Pancasila

3. Hari/Tanggal           : Kamis, 27 Agustus 2026

4. Fase/Kelas               : Fase B / Kelas IV

5. Materi                       : Mengidentifikasi Tugas Pemerintahan Desa dan Kelurahan serta Perannya di Tempat Tinggalku

6. Pertemuan ke            : 2 & 3


CP Umum

Peserta didik mengenal lingkungan tempat tinggalnya sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta memahami tugas dan peran pemerintahan di lingkungan masyarakat. Peserta didik mampu mengenali bentuk pelayanan pemerintahan desa dan kelurahan serta menunjukkan sikap bertanggung jawab, peduli, dan menghargai peran pemerintahan dalam kehidupan masyarakat.

TP Umum

Murid dapat mengidentifikasi tugas pemerintahan desa dan kelurahan serta menjelaskan perannya dalam memberikan pelayanan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tempat tinggalnya.

TP Nomor

Murid dapat:

1. Menjelaskan pengertian pemerintahan desa dan kelurahan.
2. Mengidentifikasi tugas pemerintahan desa dalam melayani masyarakat.
3. Mengidentifikasi tugas pemerintahan kelurahan dalam melayani masyarakat.
4. Menjelaskan peran pemerintahan desa dan kelurahan di lingkungan tempat tinggal.
5. Mengidentifikasi contoh pelayanan pemerintahan yang dapat dirasakan masyarakat.
6. Menghubungkan tugas pemerintahan dengan kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggal.
7. Menyajikan hasil identifikasi tugas dan peran pemerintahan desa atau kelurahan.
8. Menunjukkan sikap menghargai, peduli, tertib, dan bertanggung jawab sebagai anggota masyarakat.

ATP (sesuaikan TP)

Murid mengenal pemerintahan desa dan kelurahan sebagai bagian dari pemerintahan di lingkungan tempat tinggal, mengidentifikasi tugas pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mengamati contoh peran pemerintahan dalam kehidupan sehari-hari, kemudian menyajikan hasil identifikasi secara sederhana serta menunjukkan sikap menghargai dan bertanggung jawab sebagai anggota masyarakat.

MATERI

Apersepsi Singkat

Guru mengajak murid mengingat kegiatan atau pelayanan yang pernah dilakukan di kantor desa atau kelurahan.

Guru bertanya:

  • Pernahkah kalian melihat kantor desa atau kelurahan?
  • Apa yang dilakukan masyarakat ketika datang ke kantor desa atau kelurahan?
  • Siapa yang membantu masyarakat mendapatkan pelayanan?
  • Pernahkah kalian melihat kegiatan pemerintahan di lingkungan tempat tinggal?
  • Menurut kalian, apa saja tugas pemerintah desa atau kelurahan?

Guru menjelaskan bahwa pemerintahan desa dan kelurahan berada dekat dengan kehidupan masyarakat. Pemerintahan tersebut memiliki tugas untuk mengatur, melayani, dan membantu masyarakat sesuai dengan kewenangannya.

Akhlak yang Dikembangkan

Melalui pembelajaran ini, murid diharapkan memiliki sikap:

  • Peduli terhadap lingkungan tempat tinggal.

  • Menghargai tugas dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

  • Bertanggung jawab sebagai anggota masyarakat.

  • Tertib dalam mengikuti aturan dan pelayanan masyarakat.

  • Sopan ketika berkomunikasi dengan petugas pemerintahan.

  • Gotong royong dalam menjaga lingkungan.

  • Jujur ketika menyampaikan informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan.

PENGAJARAN MATERI SINGKAT

A. Apa Itu Pemerintahan Desa dan Kelurahan?

Pemerintahan desa adalah penyelenggaraan pemerintahan yang berada di wilayah desa dan bertugas membantu mengatur serta melayani masyarakat desa.

Desa dipimpin oleh Kepala Desa yang dibantu oleh perangkat desa.

Pemerintahan kelurahan adalah penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kelurahan.

Kelurahan dipimpin oleh Lurah yang dibantu oleh perangkat kelurahan.

Pemerintahan desa dan kelurahan memiliki peran penting karena letaknya dekat dengan kehidupan masyarakat.

B. Tugas Pemerintahan Desa

Pemerintahan desa memiliki berbagai tugas dalam membantu masyarakat.

Beberapa contoh tugasnya adalah:

1. Memberikan Pelayanan kepada Masyarakat

Pemerintahan desa membantu masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan administrasi sesuai dengan kebutuhan.

Contohnya membantu pengurusan surat atau dokumen yang diperlukan masyarakat.

2. Menyelenggarakan Pemerintahan Desa

Pemerintah desa menjalankan kegiatan pemerintahan di wilayah desa sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

3. Melaksanakan Pembangunan Desa

Pemerintah desa berperan dalam pembangunan dan pengembangan lingkungan desa agar kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

Contohnya pembangunan atau pemeliharaan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat sesuai dengan perencanaan desa.

4. Membantu Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintahan desa dapat menjalankan berbagai kegiatan yang bertujuan mendukung kesejahteraan masyarakat.

5. Membina Kehidupan Masyarakat

Pemerintah desa membantu menjaga kehidupan masyarakat agar berjalan tertib, aman, dan harmonis.

C. Tugas Pemerintahan Kelurahan

Pemerintahan kelurahan juga memiliki tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kelurahan.

Contohnya:

1. Memberikan Pelayanan Masyarakat

Kelurahan membantu masyarakat memperoleh pelayanan administrasi sesuai dengan kebutuhan.

2. Menyelenggarakan Pemerintahan Kelurahan

Kelurahan melaksanakan kegiatan pemerintahan di wilayahnya.

3. Membantu Pelaksanaan Pembangunan

Pemerintahan kelurahan berperan dalam mendukung kegiatan pembangunan dan pemeliharaan lingkungan.

4. Membantu Pemberdayaan Masyarakat

Kelurahan dapat mendukung kegiatan masyarakat agar masyarakat dapat berperan aktif dalam mengembangkan lingkungannya.

5. Membantu Menjaga Ketertiban Lingkungan

Pemerintahan kelurahan bekerja bersama masyarakat dan pihak terkait dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman.

D. Peran Pemerintahan Desa dan Kelurahan di Tempat Tinggalku

Pemerintahan desa atau kelurahan memiliki peran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Contohnya:

Pelayanan administrasi

Membantu masyarakat mendapatkan pelayanan administrasi sesuai dengan kebutuhannya.

Pembangunan lingkungan

Mendukung pembangunan dan pemeliharaan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

Kegiatan masyarakat

Mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang bermanfaat bagi lingkungan.

Ketertiban dan kenyamanan

Membantu menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bersama masyarakat.

Penyampaian informasi

Menyampaikan informasi atau program pemerintah kepada masyarakat.

E. Contoh Peran Pemerintahan di Lingkungan Tempat Tinggal

Perhatikan contoh berikut.

Contoh 1 – Pelayanan Administrasi

Seorang warga membutuhkan surat atau dokumen tertentu. Warga tersebut datang ke kantor desa atau kelurahan untuk mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhannya.

Peran pemerintah: memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

Contoh 2 – Perbaikan Lingkungan

Di suatu lingkungan terdapat fasilitas yang perlu diperbaiki.

Pemerintah bersama masyarakat dapat mendukung kegiatan pembangunan atau pemeliharaan lingkungan sesuai kewenangannya.

Peran pemerintah: membantu menyediakan dan memelihara fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.

Contoh 3 – Kegiatan Masyarakat

Masyarakat mengadakan kegiatan yang bertujuan menjaga kebersihan atau meningkatkan kebersamaan.

Pemerintah dapat mendukung kegiatan masyarakat tersebut sesuai dengan tugasnya.

Peran pemerintah: mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Contoh 4 – Penyampaian Informasi

Pemerintah memiliki informasi atau program yang perlu diketahui masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan kepada masyarakat melalui lingkungan pemerintahan setempat.

Peran pemerintah: membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat.

F. Mengidentifikasi Tugas Pemerintahan di Tempat Tinggalku

Untuk mengetahui peran pemerintahan di lingkungan tempat tinggal, murid dapat melakukan pengamatan sederhana.

Murid dapat mencari informasi dari:

  • orang tua;

  • guru;

  • lingkungan sekitar;

  • gambar atau video;

  • pengalaman ketika mendapatkan pelayanan;

  • informasi dari kantor desa atau kelurahan.

Murid kemudian mengidentifikasi:

  1. Nama desa atau kelurahan tempat tinggal.

  2. Pemimpin pemerintahan setempat.

  3. Tugas pemerintahan yang diketahui.

  4. Contoh pelayanan yang diberikan.

  5. Contoh kegiatan pemerintah di lingkungan sekitar.

  6. Manfaatnya bagi masyarakat.

KEGIATAN PENGAMATAN

Guru menampilkan gambar atau video kegiatan pemerintahan desa atau kelurahan.

Murid mengamati kemudian menjawab:

  1. Apa kegiatan yang dilakukan?

  2. Siapa yang terlibat?

  3. Apa tugas pemerintah dalam kegiatan tersebut?

  4. Siapa yang mendapatkan manfaat?

  5. Bagaimana kegiatan tersebut membantu masyarakat?

KEGIATAN KELOMPOK

Setiap kelompok melakukan identifikasi sederhana mengenai pemerintahan di tempat tinggal.

Tugas Kelompok

Lengkapilah tabel berikut berdasarkan informasi yang kalian ketahui.

No.Hal yang DiidentifikasiHasil Pengamatan
1Nama desa/kelurahan................................
2Pemimpin................................
3Contoh pelayanan................................
4Contoh kegiatan pemerintah................................
5Peran bagi masyarakat................................

Setelah selesai, diskusikan hasilnya bersama anggota kelompok.

Kemudian buatlah kesimpulan:

“Pemerintahan desa/kelurahan di tempat tinggal kami berperan dalam ....................................................”

MENYAJIKAN HASIL IDENTIFIKASI

Setiap kelompok menyajikan hasil pengamatannya di depan kelas.

Hal-hal yang disampaikan:

Nama desa atau kelurahan.
Pemimpin pemerintahan.
Contoh tugas pemerintahan.
Contoh pelayanan kepada masyarakat.
Peran pemerintahan di lingkungan tempat tinggal.
Kesimpulan kelompok.

Saat kelompok lain melakukan presentasi, murid mendengarkan dengan tertib dan memberikan apresiasi.

MEDIA / ALAT PERAGA

Guru dapat menggunakan:

Gambar kantor desa.

Gambar kantor kelurahan.
Gambar kegiatan pelayanan masyarakat.
Gambar pembangunan lingkungan.
Video kegiatan pemerintahan desa atau kelurahan.
Kartu tugas pemerintahan.
Teks cetak materi.
LKPD kelompok.







POST TEST / TUGAS PEMAHAMAN

Bacalah kembali teks cetak yang diberikan guru, kemudian jawablah pertanyaan berikut.

  1. Apa yang dimaksud dengan pemerintahan desa?

  2. Siapa yang memimpin pemerintahan desa?

  3. Apa yang dimaksud dengan pemerintahan kelurahan?

  4. Siapa yang memimpin pemerintahan kelurahan?

  5. Sebutkan tiga tugas pemerintahan desa atau kelurahan!

  6. Apa contoh pelayanan yang diberikan pemerintahan desa atau kelurahan kepada masyarakat?

  7. Bagaimana peran pemerintah dalam pembangunan lingkungan?

  8. Mengapa pemerintahan desa dan kelurahan penting bagi masyarakat?

  9. Sebutkan satu contoh peran pemerintahan di tempat tinggalmu!

  10. Bagaimana sikap yang sebaiknya kita tunjukkan terhadap orang yang menjalankan tugas pemerintahan? 

KESIMPULAN

Pemerintahan desa dan kelurahan memiliki tugas untuk membantu mengatur dan melayani masyarakat di lingkungan tempat tinggal.

Pemerintahan desa dipimpin oleh Kepala Desa, sedangkan pemerintahan kelurahan dipimpin oleh Lurah. Dalam menjalankan tugasnya, mereka dibantu oleh perangkat masing-masing.

Tugas pemerintahan antara lain memberikan pelayanan kepada masyarakat, menyelenggarakan pemerintahan, mendukung pembangunan, membantu kegiatan masyarakat, serta mendukung terciptanya lingkungan yang tertib dan nyaman.

Dengan mengenal tugas dan peran pemerintahan, kita dapat memahami bagaimana pemerintah membantu kehidupan masyarakat di tempat tinggal kita.

Sebagai anggota masyarakat, kita harus menghargai, menaati aturan, peduli terhadap lingkungan, serta ikut menjaga dan membangun lingkungan bersama-sama.

REFLEKSI

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan pengalaman belajar hari ini.

  1. Apa yang saya ketahui tentang tugas pemerintahan desa atau kelurahan?

....................................................................................

  1. Apa tugas pemerintahan yang paling saya ingat?

....................................................................................

  1. Apa contoh pelayanan pemerintah yang pernah saya lihat atau ketahui?

....................................................................................

  1. Apa peran pemerintahan di tempat tinggal saya?

....................................................................................

  1. Mengapa keberadaan pemerintahan penting bagi masyarakat?

....................................................................................

  1. Sikap apa yang harus saya tunjukkan sebagai anggota masyarakat?

....................................................................................

  1. Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu menjaga lingkungan tempat tinggal saya?

....................................................................................

Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar jumat 11 September 2026

 

Designed by: CompartidΓ­simo
Images by: DeliciousScraps©