RUANG BELAJAR KELAS 5 A
SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
( BAHASA INDONESIA & IPAS)
IDENTITAS:
Hari/tanggal : Kamis, 08 Januari 2026
Kelas / Fase : 5 A /C
Mata pelajaran : IPAS & Bahasa Indonesia
Alokasi waktu : 2×35 menit
pertemuan ke : 1
Model pembelajaran : IPAS (PJBL) ; BAhasa Indonesia (PBL);
Media pembelajaran : IPAS (PJBL); Bahasa Indonesia (Fakta dan opini)
Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.
Fungsi Sistem Pernapasan Manusia
Organ-organ pernapasan manusia memiliki fungsi untuk memasukan udara yang mengandung oksigen dan mengeluarkannya dalam senyawa karbon dioksida dan uap air. Selain untuk bernapas, sistem pernapasan manusia juga memiliki fungsi untuk membuat suara. Berikut adalah beberapa fungsi sistem pernapasan manusia:
1. Menghirup dan menghembuskan udara atau bernapas
Pada paru-paru, udara dihirup melalui rongga hidung dan mulut. Selanjutnya akan bergerak melalui faring, laring dan trakea lalu menuju ke paru-paru. Selanjutnya udara akan dihembuskan keluar dan mengalir melalui jalur yang sama. ketika sedang menghirup udara, diafragma dan tulang rusuk terangkat. Saat volume paru-paru meningkat, tekanan udara turun dan udara masuk. Saat menghembuskan napas, otot-otot menjadi rileks, paru-paru menjadi lebih kecil dan udara dikeluarkan.
2. Pertukaran Gas antara Paru-paru & Aliran Darah
Di dalam paru-paru, akan terjadi pertukaran antara oksigen dengan limbah karbon dioksida. Proses ini disebut dengan respirasi eksternal dan terjadi di alveoli. Oksigen yang dihirup akan mengikat molekul hemoglobin dalam sel darah merah dan dipompa melalui aliran darah.
3. Pertukaran gas antara aliran darah dan jaringan di dalam tubuh
Aliran darah akan mengalirkan oksigen ke sel tubuh dan membuang limbah karbon dioksida. Proses ini disebut respirasi internal. pada proses ini, sel darah merah akan membawa oksigen yang diserap dari paru-paru ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.
4. Menciptakan Suara
udara yang menggetarkan pita suara akan menciptakan sebuah suara. Suara ini dibentuk oleh struktur di saluran pernapasan bagian atas. Selama bernapas udara akan mengalir dari paru-paru ke kotak suara. Saat manusia berbicara otot di laring akan menggerakkan tulang rawan aritenoid, selanjutnya akan mendorong pita suara. Getaran yang besar pada pita suara akan menghasilkan suara bernada tinggi. Sedangkan getaran yang kecil akan membuat suara bernada rendah.
5. Mencium bau
proses penciuman dimulai dengan serat penciuman yang melapisi rongga hidung. Saat udara memasuki rongga hidung, bahan-bahan kimia di udara akan mengaktifkan reseptor sistem saraf. Stimulus ini akan mengirimkan sinyal ke otak. Sinyal tersebut akan bergerak dan dari situlah manusia bisa mengenali bau.
Proses Pernapasan Manusia
Manusia memiliki dua mekanisme pernapasan. Ada pernapasan dada dan juga pernapasan perut. Lalu bagaimana perbedaan keduanya? Berikut adalah penjelasan mekanisme pernapasan manusia.
1. Pernapasan Dada
Ketika kita bernapas menggunakan dada, otot yang berperan adalah otot-otot di sekitar tulang rusuk. Otot-otot ini dibagi menjadi dua yaitu otot tulang rusuk luar dan tulang rusuk dalam. otot tulang rusuk luar memiliki peran untuk mengangkat tulang-tulang rusuk. Sedangkan otot tulang rusuk dalam memiliki fungsi untuk menurunkan tulang rusuk ke posisi normal.
Jika otot-otot pada tulang rusuk luar mengalami kontraksi, tulang rusuk akan terangkat sehingga volume di dada menjadi lebih besar. Hal ini akan menyebabkan tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih kecil. Karena tekanan udara yang di dalam rongga dada mengecil, akan menyebabkan aliran udara masuk dari luar tubuh ke dalam tubuh. Proses ini disebut dengan inspirasi.
Apabila kontraksi dari otot dalam tulang rusuk, dan tulang rusuk kembali pada posisi semula, maka akan menyebabkan tekanan udara di dalam tubuh menjadi bertambah. Hal ini akan menimbulkan udara di dalam paru-paru tertekan pada rongga dada sehingga aliran udara akan terdorong ke luar tubuh. Proses ini lah yang disebut dengan ekspirasi.
2. Pernapasan Perut
Pernapasan dada atau disebut juga dengan pernapasan diafragma adalah pernapasan yang menggunakan diafragma dan otot dinding di rongga perut. otot diafragma akan berkontraksi dan posisinya menjadi datar. Hal ini menyebabkan volume rongga dada menjadi bertambah besar dan tekanan udara menjadi kecil. Karena tekanan udaranya yang rendah, paru-paru akan mengembang. Saat itulah terjadi masuknya udara ke paru-paru atau proses menghirup udara.
Sedangkan proses ekspirasi pernapasan perut, terjadi jika otot diafragma menjadi rileks dan otot yang ada di dinding perut menjadi kontraksi. Hal ini akan menyebabkan bagian dalam rongga perut menjadi terdesak ke arah diafragma. Sehingga hal tersebut menyebabkan posisi diafragma menjadi cekung ke arah rongga dada.
Sebetulnya, manusia terlahir secara alamiah bernapas menggunakan diafragma sepenuhnya. Sehingga napas yang diambil bisa lebih dalam. Namun, seiring bertambahnya usia, manusia tidak lagi melakukan kebiasaan bernapas menggunakan diafragma ini. Segala sesuatu kegiatan sehari-hari tanpa kita sadari memaksa kita untuk secara bertahap beralih ke pernapasan dada.
Ketika bernapas dengan diafragma atau pernapasan perut, akan mendorong pertukaran oksigen lebih maksimal dibanding pernapasan dada. Tidak heran bahwa pernapasan perut akan memperlambat detak jantung dan bisa menurunkan tekanan darah.
Pengertian Iklan
Apa yang dimaksud dengan iklan?
Iklan adalah sebuah informasi yang mendorong dan membujuk khalayak agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Iklan juga dapat diartikan sebagai pemberitahuan kepada khalayak mengenai suatu barang atau jasa. Biasanya, iklan disampaikan melalui media massa seperti televisi, radio, surat kabar, dan internet.
Nah, sebelum iklan ditayangkan atau dipublikasikan, kita harus membuat teks tertulisnya terlebih dahulu nih, yang berguna sebagai naskah panduan. Naskah panduan ini harus dibuat sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan iklan supaya iklan yang dihasilkan bisa dipahami oleh khalayak.
Ciri-Ciri Iklan
Iklan tentu berbeda dengan jenis publikasi lainnya. Ciri iklan paling umum, yaitu bersifat informatif dan mampu menjelaskan produk atau jasa secara efektif. Selain itu, iklan juga memiliki ciri-ciri lain seperti berikut:
- Menggunakan bahasa yang singkat namun tetap efektif agar pesan yang disampaikan tepat sasaran.
- Menggunakan diksi yang bersifat sugesti dan mengajak karena tujuan dari iklan adalah untuk mempengaruhi konsumen.
- Memiliki target pasar yang jelas agar distribusi produk lebih efektif.
- Dikemas secara menarik agar mendapatkan perhatian pembaca atau konsumen.
- Penyampaian informasi secara padat, jelas, dan tidak menyinggung pihak lain
Tujuan Iklan
Kenapa sih iklan itu penting banget dilakukan ketika kita ingin memasarkan suatu barang atau jasa? Oke, berikut beberapa fungsi iklan yang bisa kamu ketahui:
1. Memperkenalkan Produk
Kalo mau jualan kita laku, tentunya orang-orang harus tau apa yang kita jual kan? Nah, iklan membantu memperkenalkan produk atau layanan kepada masyarakat, sehingga orang-orang jadi tau tentang produk yang kita jual.
2. Meningkatkan Penjualan
Iklan mengandung kata-kata persuasif (ajakan) yang dapat merangsang minat dan keinginan konsumen untuk membeli produk atau layanan yang diiklankan.
3. Memperkuat Citra Brand
Kamu pasti punya brand favorit kan? Misalnya aja, produk pembersih muka. Di antara sekian banyak merk pembersih muka yang beredar di pasaran, kamu selalu memilih produk yang kamu percaya kualitasnya. Nah, itulah yang dinamakan citra brand. Lewat iklan, sebuah brand dapat membangun citra yang kuat di mata konsumen.
Jenis-Jenis Iklan
Jenis iklan ternyata ada banyak, lho! Berdasarkan isinya, iklan dibagi menjadi beberapa jenis, seperti iklan pengumuman atau pemberitahuan, iklan niaga atau penawaran, iklan layanan masyarakat, dan iklan permintaan. Nah, untuk memahaminya lebih lanjut, yuk simak penjelasan berikut:
1. Iklan Pengumuman atau Pemberitahuan
Dalam buku Manajemen Penerbitan Public Relation (2021) yang dilansir melalui Kompas.com, tujuan dari iklan pengumuman atau pemberitahuan adalah menyampaikan informasi pada masyarakat tentang sesuatu hal. Misalnya, iklan tentang suatu acara atau lomba.
2. Iklan Niaga atau Penawaran
Jenis iklan niaga atau penawaran bertujuan untuk memperkenalkan, menawarkan, dan mempromosikan suatu produk atau jasa kepada konsumen. Iklan niaga sering kita temukan di televisi, radio, koran, media sosial, dan masih banyak lagi. Misalnya, iklan promo diskon Dafa & Lulu Live Premium yang terdapat pada cover artikel di atas hihihi…
3. Iklan Layanan Masyarakat
Iklan layanan masyarakat bertujuan untuk mengajak dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu sosial yang sedang terjadi. Jenis iklan ini bersifat tidak komersial dan dibuat oleh lembaga atau organisasi tertentu. Misalnya, iklan tentang imbauan kepada masyarakat untuk selalu menggunakan helm saat berkendara sepeda motor.
4. Iklan Permintaan
Umumnya, iklan permintaan dibuat atas permintaan pribadi, instansi, atau lembaga tertentu yang ingin informasinya diketahui oleh khalayak, seperti iklan lowongan kerja.
5. Iklan Media Cetak
Seperti namanya, iklan media cetak menggunakan media cetak sebagai media publikasinya. Jenis iklan ini biasanya dimuat di koran, majalah, selebaran, brosur, dan media cetak lainnya.
6. Iklan Media Elektronik
Jenis iklan ini menggunakan media elektronik sebagai media publikasinya. Misalnya iklan yang disampaikan melalui radio yang berfokus pada audio, televisi dan media sosial yang berfokus pada audio visual.
Sementara itu, apabila dilihat dari tujuannya, iklan dibagi menjadi dua jenis juga, yaitu:
7. Iklan Komersial
Iklan komersial dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan suatu produk atau jasa, sehingga penyedia produk atau jasa mendapatkan keuntungan ekonomi yang besar.
8. Iklan Non Komersial
Kebalikan dari iklan komersial, iklan non komersial tidak bertujuan untuk mendapatkan profil ekonomi. Iklan jenis ini fokus memberikan informasi tentang suatu hal. Selain itu, juga dapat berisi ajakan kepada masyarakat untuk melakukan sesuatu, seperti iklan keluarga berencana, imbauan untuk menanam pohon, dan lain sebagainya.
Struktur Iklan
Apa saja sih struktur iklan itu? Struktur iklan terdiri dari tiga hal, yakni judul, nama produk, dan deskripsi produknya. Coba perhatikan infografik berikut supaya lebih jelas, ya!
Contoh Iklan
Coba kamu perhatikan contoh iklan Ruangguru pada gambar berikut!

Sekarang, kita coba bedah contoh iklan ini berdasarkan strukturnya, ya!
Judul
Judul biasanya mempunyai tulisan yang lebih besar atau paling menonjol sehingga dapat langsung terlihat. Judul pada iklan di atas adalah “Bisa belajar seru bareng petualangan Dafa Lulu di DAFA & LULU LIVE PREMIUM Khusus SD Kelas 1-2”. Nah, dari judulnya kita bisa tahu nih, bahwa iklan tersebut sedang membahas tentang salah satu produk Ruangguru yaitu Dafa & Lulu Live Premium yang bisa bikin belajar kita makin seru.
Nama Produk
Pada iklan tersebut, produk yang diiklankan adalah fitur Dafa & Lulu Live Premium milik aplikasi Ruangguru. Nama produk ini bisa kita lihat pada judul dan bisa kita lihat juga dari layar smartphone yang sedang membuka tampilan aplikasi Ruangguru.
Deskripsi Produk
Deskripsi produk yang dicantumkan pada iklan tersebut, yaitu “Diskon spesial sampai dengan 55% Rp 2.520.000”.
alhamdulillah pada pembelajaran bahasa indonesia tentang materi iklan, murid dapat memahami berbagai bentuk jenis iklan dan juga tujuan dibuatnya iklan. dan pada pembelaharan ipas murid sudah dapat memahami mekanisme pernapasan manusia melalui alat peraga yang sudah dibuat oleh murid.



0 komentar:
Posting Komentar