RUANG BELAJAR KELAS 5 A
SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
(IPAS & BAHASA INDONESIA)
IDENTITAS:
Hari/tanggal : RAbu, 28 Januari 2026
Kelas / Fase : 5 A /C
Mata pelajaran :IPAS & BAhasa indonesia
Alokasi waktu : 2×35 menit
pertemuan ke : 2
Model pembelajaran : IPAS (ceramah ) ;bahasa indonesia (PJBL);
Media pembelajaran : IPAS (video pembelajaran & LKPD); bahasa indonesia (surel)
🌠 Capaian Pembelajaran :Di tengah era globalisasi seperti sekarang ini, teknologi kita semakin canggih dari ke hari, teman-teman.
Dengan teknologi, jarak seperti tiada artinya. Sebab, kita bisa dapat kabar dari daerah atau negara lain.
Yap, kita bisa mengirimkan surat elektronik (surel) untuk teman yang berada jauh dari tempat kita, lo.
Surat elektronik ini sering juga disebut dengan istilah email, suratron, ratron pos-el, atau pos elektronik.
O iya, surat elektronik atau surel sendiri merupakan sarana berkirim surat melalui adanya jaringan internet.
Dengan surat elektronik, pesan bisa disampaikan ke seluruh pelosok dunia dengan waktu singkat.
Untuk berkirim surat elektronik, pengguna hanya perlu mengetahui alamat email tujuan. Mudah, bukan?
Manfaat Surat Elektronik
Dengan berkirim pesan melalui surat elektronik, ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan, yakni:
- Memudahkan komunikasi jarak jauh.
- Dapat mengirim pesan dalam bentuk teks, gambar, file, dan lainnya.
- Dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
- Dapat menjadi identitas diru.
- Dapat digunakan sebagai sarana pemasaran.
Contoh Surat Elektronik
Surel yang Dikirimkan
Subjek: Rencana Liburan
Penerima: ika.saraswati@ahamail.com
Hai Ika!
Apa Kabar?
Senang sekali minggu depan kita sudah akan berjumpa. Aku sudah tidak sabar untuk sampai ke Bali untuk berwisata saat libur sekolah. Kami sekeluarga akan tinggal di Bali dua minggu lamanya sebelum pulang kembali ke Australia. Kami akan tinggal di rumah Nenek Jalan Pulau Saelus yang tidak jauh dari rumahmu.
Oh iya, guruku meminta kami membuat sebuah tulisan tentang hal baru yang kami pelajari selama liburan. Aku ingin sekali belajar tentang kesenian Bali. Apakah kamu ada ide? Beri tahu aku ya. Biar kita bisa rencanakan mengisi kegiatan liburan bersama.
Sampai jumpa.
Salam,
Devi.
Surel Balasan
Setelah membaca surat itu, kita diminta membantu Ika menuliskan surat elektronik balasan untuk Devi.
Kita diminta mencari tahu kegiatan kesenian apa saja yang dapat dilakukan Devi selama berlibur di Bali nanti.
JAwaban Subjek: Rencana Liburan
Penerima: Devi@ahamail.com
Hai Devi!
Kabarku baik. Bagaimana dengan kabarmu di sana?
Aku tidak sabar menunggu kedatanganmu di Bali minggu depan. Kamu tahu, Bali memiliki banyak kesenian yang indah. Selama liburan nanti, kamu bisa mencoba beberapa kegiatan kesenian yang menarik.
Kamu bisa mencoba melukis batik dengan warna-warna yang cerah. Selain itu, kamu bisa belajar dengan melihat tarian khas Bali. Yap, Tari Kecak! Hihi. Kalau kamu suka berkreasi, kamu juga bisa mencoba mengukir kayu. Ini semua akan menjadi pengalaman seru selama liburan.
Jadi, mari kita rencanakan untuk berlibur bersama dan belajar banyak hal baru di Bali. Aku sudah tidak sabar menyambutmu di Bali. Sampai ketemu di sini, ya!
Salam,
Ika
Nah, itulah alternatif untuk latihan menjawab surat elektronik di halaman 116. Semoga bisa bermanfaat, ya!
VIdeo Pembelajaran ;
Subjek: Rencana Liburan
Penerima: Devi@ahamail.com
Hai Devi!
Kabarku baik. Bagaimana dengan kabarmu di sana?
Aku tidak sabar menunggu kedatanganmu di Bali minggu depan. Kamu tahu, Bali memiliki banyak kesenian yang indah. Selama liburan nanti, kamu bisa mencoba beberapa kegiatan kesenian yang menarik.
Kamu bisa mencoba melukis batik dengan warna-warna yang cerah. Selain itu, kamu bisa belajar dengan melihat tarian khas Bali. Yap, Tari Kecak! Hihi. Kalau kamu suka berkreasi, kamu juga bisa mencoba mengukir kayu. Ini semua akan menjadi pengalaman seru selama liburan.
Jadi, mari kita rencanakan untuk berlibur bersama dan belajar banyak hal baru di Bali. Aku sudah tidak sabar menyambutmu di Bali. Sampai ketemu di sini, ya!
Salam,
Ika
Nah, itulah alternatif untuk latihan menjawab surat elektronik di halaman 116. Semoga bisa bermanfaat, ya!
IPAS
Kita tidak selamanya menjadi anak-anak, bukan? Yap, kita pasti akan bertambah tinggi, berat, dan menjadi dewasa. Hihi.
Nah, ketika kita bertumbuh lebih tinggi atau lebih berat, tubuh kita tentu mengalami perubahan bentuk dan fisik.
Tentunya, pertumbuhan setiap orang ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari genetik hingga nutrisi tubuh.
Hal inilah yang menyebabkan adanya perbedaan tinggi badan, berat badan, dan cara berpikir pada setiap orang.
Meski begitu, ternyata, setiap manusia memiliki siklus pertumbuhan yang sama. Apa saja? Simak informasinya, yuk!
Tahap Pertumbuhan pada Manusia
1. Masa Embrio, Janin, dan Bayi
Setiap manusia memulai kehidupannya dari sebuah telur yang sangat kecil, lebih kecil daripada kepala peniti, lo
Kemudian, telur yang sangat kecil itu berangsur-angsur akan berkembang menjadi bayi yang ada di dalam rahim ibu.
Di dalam rahim ibu, janin memperoleh nutrisi melalui tali pusar dan juga mengalami perkembangan. Ia makin besar!
Ketika sudah 38-40 pekan, maka janin itu akan lahir dalam bentuk bayi. Bayi yang baru lahir biasanya akan menangis.
Sebab, di dalam rahim, bayi merasa hangat dan gelap. Ketika sudah di luar rahim, bayi merasakan lingkungan baru.Tangisan bayi adalah alat pendeteksi bahwa mereka sudah mulai bernapas sendiri menggunakan paru-paru.
2. Masa Balita (0-5 Tahun)
Masa balita adalah awal pertumbuhan manusia setelah dilahirkan. Perkembangan fisik pada balita sangat pesat!
Di masa balita, terjadi perkembangan seperti mulai tengkurap, merangkak, berjalan, hingga kemudian berlari.
Perkembangan komunikasi juga bisa terjadi, seperti tertawa, berteriak, mengucap satu kata, hingga berbicara.
Di akhir masa balita, mereka sudah bisa memegang mainan, tepuk tangan, hingga belajar makan minum sendiri.
3. Masa Anak-anak (6-10 Tahun)
Pada masa anak-anak, yakni di usia sekitar 6-10 tahun, rasa ingin tahu yang kita miliki sangat besar, teman-teman.
Rasanya kita ingin mencoba atau mencari tahu hal-hal yang baru. Setiap hari, ada saja hal-hal yang ditanyakan.
Di masa anak-anak, tubuh kita pun menjadi besar. Kita lebih tinggi dan lebih berat. Begitu pula dengan otak kita.
Pada usia ini, anak-anak sudah mampu membedakan mana hal yang baik dan buruk serta benar dan salah.
4. Masa Remaja (10-17 Tahun)
Pada masa remaja ini, selain tubuh kita yang lebih tinggi, fisik kita pun mengalami beberapa perubahan, lo.
Umumnya, perempuan mengalami perubahan pada usia 11-14 tahun sedangkan laki-laki pada usia 12-15 tahun.Masa perubahan ini disebut pubertas. Adapun perubahan fisik yang terjadi dipengaruhi oleh hormon pada tubuh.Perlu diketahui, perubahan fisik yang terjadi antara perempuan dan laki-laki di masa pubertas ini berbeda, ya.
5. Masa Dewasa (17-50 Tahun)
Pada masa dewasa, yakni di umur 17 sampai 50 tahun, biasanya cara berpikir manusia sudah semakin matang.
Orang yang sudah mencapai masa dewasa sudah bisa berpikir rasional dan bisa bertindak dengan bijak.
Biasanya, di masa ini, tubuh kita sudah tidak bertumbuh lagi secara signifikan seperti saat masa peralihan anak-anak.
6. Masa Manula (50 Tahun ke Atas)
Pada usia ini, yang disebut dengan masa manula, terjadi penurunan fungsi organ tubuh pada manusia, teman-teman.
Misalnya, di masa manula ini kemampuan pendengaran berkurang, begitu juga dengan kemampuan penglihatan kita.
Tak hanya itu, gerakan pun menjadi lambat karena persendian kaku dan tulang sudah alami keropos (osteoporosis).
Pada masa manula, biasanya, tubuh seseorang terasa cepat letih dan daya tahan tubuh terhadap penyakit menurun.
Wanita akan mengalami menopause yang ditandai dengan berhentinya haid karena tak lagi hasilkan ovum matang.
Nah, itulah penjelasan tentang tahap pertumbuhan pada manusia. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untukmu, ya!



0 komentar:
Posting Komentar