RUANG BELAJAR KELAS 5 A
SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
(PKN, BAHASA INDONESIA,SBDp & MTK)
IDENTITAS:
Hari/tanggal : Selasa, 06 Januari 2026
Kelas / Fase : 5 A /C
Mata pelajaran : PKN, IPAS & matematika
Alokasi waktu : 2×35 menit
pertemuan ke : 1
Model pembelajaran : PKN (ceramah & diskusi) ; IPAS ( Ceramah & diskusi) ;Matematika (PBL);
Media pembelajaran : PKN (Peta Indonesia dan keberagaman budaya); IPAS (Video pembelajaran); matematika (bentuk bangun ruang konkret)
Pendidikan Pancasila
Sejak dulu, Indonesia memang sudah terkenal dengan keberagaman budaya yang dimiliki oleh tiap daerahnya.Keberagaman budaya Indonesia ini datang dari berbagai kebudayaan lokal yang terus tumbuh berkembang.Menariknya, hingga kini, beragam kebudayaan itu masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.Masyarakat masih terus melestarikan dengan cara mempelajari budaya dan membaginya ke orang lain.Hal ini membuat banyak orang tahu dengan budaya kita. Dengan begitu, budaya kita pun bisa terus lestari, lo.
Jenis Keragaman Budaya Indonesia
Sebagai negara kepulauan dengan beragam masyarakatnya, Indonesia punya banyak budaya yang sangat beragam.
Ada beberapa jenis keragaman budaya yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia di tiap daerahnya, yakni:
- Bahasa daerah
- Pakaian tradisional
- Rumah tradisional
- Makanan khas
- Tarian tradisional
- Alat musik tradisional
- Senjata tradisional
Berikut penjelasannya:
1. Bahasa Daerah
Setiap suku bangsa yang ada di Indonesia biasanya punya bahasa daerah masing-masing untuk komunikasi.Banyaknya suku di Indonesia membentuk banyak bahasa daerah. Bahkan, jumlahnya mencapai ratusan!Keragaman bahasa daerah yang dimiliki oleh masyarakat ini tidak akan menimbulkan masalah antarsuku bangsa.Sebab, dalam komunikasi di masyarakat digunakan bahasa Indonesia yang mampu menyatukan semua bahasa.
Contoh bahasa daerah: Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Madura, Bahasa Betawi, Bahasa Minangkabau.
2. Pakaian Tradisional
Pakaian tradisional Indonesia merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh negara kita, Indonesia.Banyaknya suku dan provinsi di wilayah Indonesia membuat negara kita memiliki banyak sekali pakaian tradisional.Pakaian tradisional di Indonesia memiliki ciri-ciri khusus dalam pembuatan, cara pemakaian, hingga makna.Berikut ini Bobo punya beberapa contoh nama pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia:
- Sumatra Utara: Ulos
- Bangka Belitung: Paksian
- D.I. Yogyakarta: Kebaya Ksatrian
- Sulawesi Tengah: Baju Nggembe
- Maluku: Baju Cele
3. Rumah Tradisional
Hampir setiap suku bangsa punya rumah adat sebagai tempat tinggal. Tiap rumah adat punya bentuk yang khas.Biasanya, rumah tradisional di berbagai wilayah Indonesia ini punya maknanya sendiri dan disesuaikan dengan lingkungan.Hingga kini, rumah tradisional masih terus dipertahankan, baik dari segi kegunaan, fungsi sosial, hingga fungsi budaya.Bangunan rumah tiap suku bangsa disesuaikan dengan kondisi alam. Nama rumah tradisional tiap daerah pun berbeda.Ada banyak sekali contoh rumah tradisional dari berbagai suku atau wilayah di Indonesia. Berikut di antaranya:
- Aceh: Rumah Aceh, Rumah Krong Bade
- Jambi: Rumah Panggung
- Jawa Barat: Rumah Kasepuhan
- Jawa Tengah: Joglo
- Kalimantan Selatan: Rumah Banjar
- Papua: Honai
4. Makanan Khas
Makanan khas adalah salah satu bentuk keragaman budaya yang memiliki nilai sejarah, identitas, dan budaya. Makanan khas daerah memiliki cara pembuatan dan cita rasa yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.Ada banyak sekali contoh makanan dan minuman khas dari berbagai wilayah di Indonesia. Berikut di antaranya:
- Sumatra Barat: Rendang
- Bengkulu: Pendap
- Sumatra Selatan: Empek-empek
- DI. Yogyakarta: Gudeg
5. Tarian Tradisional
Tarian tradisional bukan hanya menjadi kekayaan bangsa Indonesia, tapi juga jadi ciri khas dari tiap daerah Indonesia/Tarian tradisional punya tujuan atau fungsi yang khusus, salah satunya adalah pelengkap dalam upacara ritual.
Selain itu, ada juga tari tradisional yang dimainkan pada acara-acara tertentu seperti penobatan raja atau kepala adat.Pada upacara kematian pun ada juga tarian tradisional yang dimainkan sebagai pelengkap ritual yang dilakukan.
Contoh tari tradisional: Tari Saman (Aceh), Tari Tor Tor (Tapanuli Utara), Tari Piring (Minangkabau), dan lainnya.
6. Alat Musik Tradisional
Alat musik adalah alat untuk menghasilkan musik dan jadi pengiring sebuah lagu, tarian, atau kegiatan lainnya.Alat musik tradisional memiliki beberapa fungsi, yaitu sarana upacara, hiburan, ekonomi, dan pengiring tarian.Alat musik tradisional memiliki ciri khas yang berbeda karena dipengaruhi oleh adat istiadat, kepercayaan, dan agama. Contoh alat musik tradisional: Sarune Kale (Aceh), Saluang (Sumatra Barat), Krumpyung (Yogyakarta), dan lainnya.
7. Senjata TradisionalSenjata tradisional adalah salah satu bentuk keragaman budaya yang memiliki peran penting dalam hidup nenek moyang,Senjata tradisional memiliki beberapa fungsi, seperti melindungi diri dari serangan musuh, berburu, dan bertani.
Senjata tradisional Indonesia memiliki beragam bentuk dan jenis, tergantung dari daerah asalnya. Contohnya:
- Rencong dari Nanggroe Aceh Darussalam
- Piso Surit dari Sumatra Utara
- Kerambit dari Sumatra Barat
- Pedang Jenawi dari Riau
- Keris Jambi dari Jambi
Nah, itulah jenis keragaman budaya di Indonesia beserta dengan contohnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya!
VIDEO PEMBELAJARAN PKN
perhatikan video berikut ini
MATEMATIKA
Bangun datar adalah sebuah obyek benda dua dimensi yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau garis lengkung. Karena bangun datar merupakan bangun dua dimensi, maka hanya memiliki ukuran panjang dan lebar oleh sebab itu maka bangun datar hanya memiliki luas dan keliling.
Beberapa jenis bangun datar dan juga rumus untuk mencari luas dan kelilingnya yaitu:
1. Persegi
Bentuk umum dari sebuah persegi adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Persegi
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar serta sama panjang
Keempat sisinya sama panjang
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° ( sudut siku-siku )
Memiliki empat buah simetri lipat
Memiliki empat simetri putar
Rumus luas persegi :
Luas = sisi x sisi
Rumus keliling persegi :
Keliling = 4 x sisi
2. Persegi Panjang
Bentuk umum dari sebuah persegi panjang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Persegi Panjang
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi sejajar yang berhadapan dan sama panjang
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° ( sudut siku-siku )
Memiliki dua diagonal yang sama panjang
Memiliki dua buah simetri lipat
Memiliki dua simetri putar
Rumus luas persegi panjang :
Luas = panjang x lebar
Rumus keliling persegi panjang :
Keliling = 2 x ( panjang + lebar )
3. Jajar Genjang
Bentuk umum dari sebuah jajar genjang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Jajar Genjang
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan sama panjang
Memiliki dua buah sudut tumpul dan dua buah sudut lancip
Sudut yang berhadapan sama besar
Diagonal yang dimiliki tidak sama panjang
Tidak memiliki simetri lipat
Memiliki dua simetri putar
Rumus luas jajar genjang :
Luas = alas x tinggi
Rumus keliling jajar genjang :
Keliling = (2 x alas) + (2 x tinggi)
4. Belah Ketupat
Bentuk umum dari sebuah belah ketupat adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Belah Ketupat
Memiliki empat buah sisi dan empat buah titik sudut
Keempat sisinya sama panjang
Dua pasang sudut yang berhadapan sama besar
Diagonalnya berpotongan tegak lurus
Memiliki dua buah simetri lipat
Memiliki simetri putar tingkat dua
Rumus Luas Belah Ketupat :
Luas = 1/2 x diagonal 1 x diagonal 2
Rumus Keliling Belah Ketupat :
Keliling = jumlah panjang sisi belah ketupat
5. Trapesium
Bentuk umum dari sebuah trapesium adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Trapesium
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki sepasang sisi yang sejajar tetapi tidak sama panjang
Sudut-sudut diantara sisi sejajar besarnya 180°
Rumus Luas Trapesium:
Luas = 1/2 x (sisi AB + sisi CD) x tinggi
Rumus Keliling Trapesium :
Keliling = jumlah semua sisi trapesium.
6. Layang-Layang
Bentuk umum dari sebuah layang-layang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Layang-Layang
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sama panjang
Memiliki dua sudut yang sama besarnya
Diagonalnya berpotongan tegak lurus
Salah satu diagonalnya membagi diagonal yang lain sama panjang
Memiliki satu simetri lipat
Rumus Luas Layang-Layang :
Luas = 1/2 x diagonal 1 x diagonal 2
Rumus Keliling Layang-Layang :
Keliling = Jumlah semua sisi layang-layang
7. Segitiga
Bentuk umum dari sebuah segitiga adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Segitiga
Mempunyai 3 sisi dan tiga titik sudut
Jumlah ketiga sudutnya 180
Rumus Luas Segitiga :
Luas = 1/2 x alas x tinggi
Rumus Keliling Segitiga :
Keliling = jumlah panjang sisi segitiga
8. Lingkaran
Bentuk umum dari sebuah lingkaran adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Lingkaran
Mempunyai satu sisi
Memiliki simetri putar dan simetri lipat tak berhingga
Rumus Luas Lingkaran:
Luas =
x ![]()
Rumus Keliling Belah Ketupat :
Keliling = jumlah panjang sisi belah ketupat
VIdeo Pembelajaran MAtematika :
IPAS
Materi IPAS Kelas 5 Bab 5 "Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh" Topik A membahas tentang sistem pernapasan manusia.
1. Organ Pernapasan dan Fungsinya
Udara masuk melalui urutan saluran berikut:
Hidung: Pintu masuk utama udara; di dalamnya terdapat rambut dan lendir untuk menyaring debu serta mengatur suhu udara.
Faring & Laring: Saluran yang menghubungkan hidung/mulut menuju tenggorokan. Laring juga berfungsi sebagai kotak suara.
Trakea (Batang Tenggorokan): Saluran pipa yang membawa udara menuju paru-paru.
Bronkus: Percabangan trakea yang menuju paru-paru kanan dan kiri.
Bronkiolus: Percabangan lebih kecil dari bronkus di dalam paru-paru.
Alveolus: Ujung saluran pernapasan berupa gelembung kecil tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
Paru-paru: Organ utama pernapasan yang menampung udara.
Diafragma: Otot di bawah paru-paru yang membantu menarik dan mengeluarkan udara.
2. Jenis Pernapasan
Pernapasan Dada: Melibatkan otot antartulang rusuk.
Pernapasan Perut: Melibatkan aktivitas otot diafragma.
3. Proses Bernapas
Inspirasi (Menghirup Napas): Udara masuk, otot diafragma berkontraksi (mendatar), rongga dada membesar, dan paru-paru mengembang.
Ekspirasi (Menghembuskan Napas): Udara keluar (kaya karbon dioksida), otot diafragma relaksasi (melengkung), rongga dada mengecil, dan paru-paru mengempis.
4. Gangguan Pernapasan
Beberapa penyakit yang sering dibahas meliputi flu, asma, bronkitis, hingga pneumonia yang dapat mengganggu aliran udara dalam tubuh.
VIdeo Pembelajaran
Kesimpulan













0 komentar:
Posting Komentar