Senin, 05 Januari 2026

MAteri AJar Senin 05 JAnuari 2026

| |

  

RUANG BELAJAR KELAS 5 A

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

(PKN, BAHASA INDONESIA,SBDp & MTK)

IDENTITAS:

Hari/tanggal             : Senin, 05Januari 2026

Kelas / Fase                : 5 A /C

Mata pelajaran       : PKN,Bahasa Indonesia,Seni Rupa & matematika

Alokasi waktu           : 2×35 menit

pertemuan ke            : 1

Model pembelajaran :  PKN (ceramah & diskusi) ; Matematika (PBL); Seni Rupa PjBL) dan Bahasa Indonesia (PBL)

Media pembelajaran : PKN (Peta Indonesia dan keberagaman budaya); seni rupa ( Video Pembelajaran (menganyam) ; Bahasa Indonesia (Flashcard); matematika (bentuk bangun ruang konkret)


🌠 Capaian Pembelajaran :
PKN : Peserta didik menyajikan hasil identifikasi sikap menghormati, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan rumah, sekolah, dan
masyarakat.

 Bahasa Indonesia

Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan  indah serta memahami  informasi  dan  kosakata  baru  yang  memiliki  makna  denotatif,  literal,  konotatif,  dan  kiasan  untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.  


🌠 Capaian Pembelajaran :
Seni Rupa : Peserta didik mampu bekerja mandiri atau berkelompok dalam mengeksplorasi, menemukan, memilih, dan menggabungkan unsur rupa dengan pertimbangan nilai artistik yang didukung oleh medium, teknik, dan prosedur berkarya.

🌠 Capaian Pembelajaran : matematika
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut. 

 🌅Tujuan Pembelajaran : PKN
      Mengidentifikasi bentuk-bentuk keberagaman budaya Indonesia (rumah adat, daerah, suku).

 🌅Tujuan Pembelajaran : matematika 
  Memahami konsep luas daerah bangun datar sebagai banyaknya satuan persegi yang menutupi suatu bidang.

🌅Tujuan Pembelajaran :Seni Rupa
 Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 jenis bahan yang digunakan dalam kerajinan anyaman.

🌅Tujuan Pembelajaran : Bahasa Indonesia

Murid dapat mengenali makna singkatan dan akronim serta cara membentuk dan membaca kata-kata tersebut

 
💫Apersepsi :

 Good Morning everyone..
how are you this morning?

alhamdulilah kita sudah memasuki semester 2, itu maknanya ananda soeh solehah sebentar lagi akan menyelesaikan pendidikan di kelas 5 ini. untuk itu tetap selalu menjaga keshatan dan semangat belajarnya ya nak.

💫 Materi Pembelajaran : 

Pendidikan Pancasila

Sejak dulu, Indonesia memang sudah terkenal dengan keberagaman budaya yang dimiliki oleh tiap daerahnya.Keberagaman budaya Indonesia ini datang dari berbagai kebudayaan lokal yang terus tumbuh berkembang.Menariknya, hingga kini, beragam kebudayaan itu masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.Masyarakat masih terus melestarikan dengan cara mempelajari budaya dan membaginya ke orang lain.Hal ini membuat banyak orang tahu dengan budaya kita. Dengan begitu, budaya kita pun bisa terus lestari, lo.

Jenis Keragaman Budaya Indonesia

Sebagai negara kepulauan dengan beragam masyarakatnya, Indonesia punya banyak budaya yang sangat beragam. 

Ada beberapa jenis keragaman budaya yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia di tiap daerahnya, yakni:

  • Bahasa daerah
  • Pakaian tradisional
  • Rumah tradisional
  • Makanan khas
  • Tarian tradisional
  • Alat musik tradisional
  • Senjata tradisional

Berikut penjelasannya:

1. Bahasa Daerah

Setiap suku bangsa yang ada di Indonesia biasanya punya bahasa daerah masing-masing untuk komunikasi.Banyaknya suku di Indonesia membentuk banyak bahasa daerah. Bahkan, jumlahnya mencapai ratusan!Keragaman bahasa daerah yang dimiliki oleh masyarakat ini tidak akan menimbulkan masalah antarsuku bangsa.Sebab, dalam komunikasi di masyarakat digunakan bahasa Indonesia yang mampu menyatukan semua bahasa.

Contoh bahasa daerah: Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Madura, Bahasa Betawi, Bahasa Minangkabau.


2. Pakaian Tradisional

Pakaian tradisional Indonesia merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh negara kita, Indonesia.Banyaknya suku dan provinsi di wilayah Indonesia membuat negara kita memiliki banyak sekali pakaian tradisional.Pakaian tradisional di Indonesia memiliki ciri-ciri khusus dalam pembuatan, cara pemakaian, hingga makna.Berikut ini Bobo punya beberapa contoh nama pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia:

  • Sumatra Utara: Ulos
  • Bangka Belitung: Paksian
  • D.I. Yogyakarta: Kebaya Ksatrian
  • Sulawesi Tengah: Baju Nggembe
  • Maluku: Baju Cele

3. Rumah Tradisional

Hampir setiap suku bangsa punya rumah adat sebagai tempat tinggal. Tiap rumah adat punya bentuk yang khas.Biasanya, rumah tradisional di berbagai wilayah Indonesia ini punya maknanya sendiri dan disesuaikan dengan lingkungan.Hingga kini, rumah tradisional masih terus dipertahankan, baik dari segi kegunaan, fungsi sosial, hingga fungsi budaya.Bangunan rumah tiap suku bangsa disesuaikan dengan kondisi alam. Nama rumah tradisional tiap daerah pun berbeda.Ada banyak sekali contoh rumah tradisional dari berbagai suku atau wilayah di Indonesia. Berikut di antaranya:

  • Aceh: Rumah Aceh, Rumah Krong Bade
  • Jambi: Rumah Panggung
  • Jawa Barat: Rumah Kasepuhan
  • Jawa Tengah: Joglo
  • Kalimantan Selatan: Rumah Banjar
  • Papua: Honai

4. Makanan Khas

Makanan khas adalah salah satu bentuk keragaman budaya yang memiliki nilai sejarah, identitas, dan budaya. Makanan khas daerah memiliki cara pembuatan dan cita rasa yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.Ada banyak sekali contoh makanan dan minuman khas dari berbagai wilayah di Indonesia. Berikut di antaranya:

  • Sumatra Barat: Rendang
  • Bengkulu: Pendap
  • Sumatra Selatan: Empek-empek
  • DI. Yogyakarta: Gudeg

5. Tarian Tradisional

Tarian tradisional bukan hanya menjadi kekayaan bangsa Indonesia, tapi juga jadi ciri khas dari tiap daerah Indonesia/Tarian tradisional punya tujuan atau fungsi yang khusus, salah satunya adalah pelengkap dalam upacara ritual.

Selain itu, ada juga tari tradisional yang dimainkan pada acara-acara tertentu seperti penobatan raja atau kepala adat.Pada upacara kematian pun ada juga tarian tradisional yang dimainkan sebagai pelengkap ritual yang dilakukan.

Contoh tari tradisional: Tari Saman (Aceh), Tari Tor Tor (Tapanuli Utara), Tari Piring (Minangkabau), dan lainnya.

6. Alat Musik Tradisional

Alat musik adalah alat untuk menghasilkan musik dan jadi pengiring sebuah lagu, tarian, atau kegiatan lainnya.Alat musik tradisional memiliki beberapa fungsi, yaitu sarana upacara, hiburan, ekonomi, dan pengiring tarian.Alat musik tradisional memiliki ciri khas yang berbeda karena dipengaruhi oleh adat istiadat, kepercayaan, dan agama. Contoh alat musik tradisional: Sarune Kale (Aceh), Saluang (Sumatra Barat), Krumpyung (Yogyakarta), dan lainnya.

7. Senjata TradisionalSenjata tradisional adalah salah satu bentuk keragaman budaya yang memiliki peran penting dalam hidup nenek moyang,Senjata tradisional memiliki beberapa fungsi, seperti melindungi diri dari serangan musuh, berburu, dan bertani.

Senjata tradisional Indonesia memiliki beragam bentuk dan jenis, tergantung dari daerah asalnya. Contohnya:

  • Rencong dari Nanggroe Aceh Darussalam
  • Piso Surit dari Sumatra Utara
  • Kerambit dari Sumatra Barat
  • Pedang Jenawi dari Riau
  • Keris Jambi dari Jambi

Nah, itulah jenis keragaman budaya di Indonesia beserta dengan contohnya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya!

VIDEO PEMBELAJARAN PKN

perhatikan video berikut ini


project kita hari adaah melengkapi peta indonesia dengan kebudayaan sesuai dengan provinsinya

BAHASA INDONESIA

Apa Perbedaan Singkatan dan Akronim?Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, singkatan adalah hasil menyingkat yang berupa huruf atau gabungan huruf.

Oleh karena itu, singkatan sering disebut atau diartikan dengan kependekan atau ringkasan dari beberapa kata.Kata ini biasanya digunakan untuk menyingkat nama orang, gelar, sapaan, jabatan, nama lembaga, hingga frase.

Singkatan memiliki berbagai jenis dan kaidah penulisan, bergantung pada penggunaannya, teman-teman.Ada yang ditulis dengan huruf kapital dengan titik, ada yang huruf kapital tanpa titik, hingga singkatan tiga huruf.

1. Singkatan Huruf Kapital dengan TitikW.R. Supratman = Wage Rudolf Supratman

A.H. Nasution = Abdul Haris Nasution

R.A. Kartini = Raden Ajeng Kartini

M.B.A. = Master of Business Administration

2. Singkatan Huruf Kapital Tanpa Titik


NKRI = Negara Kesatuan Republik Indonesia

WHO = World Health Organization

PGRI = Persatuan Guru Republik Indonesia

SD = Sekolah Dasar

KTP = Kartu Tanda Penduduk

3. Singkatan Tiga Huruf dengan Titik


hlm. = halaman

dll. = dan lain-lain

sda. = sama dengan di atas

yth. = yang terhormat

dsb. = dan sebagainya

4. Singkatan untuk Surat Menyurat


Kata yang biasa digunakan dalam surat menyurat dapat disingkat dengan disertai tanda titik di tiap unsurnya. Contohnya:


d.a. = dengan hormat

s.d. = sampai dengan

a.n. = atas nama

u.p. = untuk perhatian

5. Singkatan untuk Lambang Kimia dan Satuan Ukuran


He = Helium

cm = sentimeter

C = celcius

l = liter

Rp = rupiah

kg = kilogram

Akronim

Menurut KBBI, akronim adalah gabungan huruf, suku kata, atau bagian kata lain yang ditulis sebagai kata wajar.Kata akronim ini dibuat supaya pembaca atau penutur tidak kesulitan dalam melafalkan atau membacakannya.

Selain itu, penggunaan akronim juga bisa menghemat penuturan kata. Kata panjang bisa diucapkan singkat.Kalau singkatan biasanya dibaca per huruf, akronim tidak dibaca per huruf. Akronim itu bisa dibaca sebagai kata.

Akronim beserta dengan contohnya

Ketika sedang membaca buku pelajaran dan buku lainnya, kita sering menemukan kata yang penulisannya disingkat.

Namun perlu diperhatikan, kata-kata yang penulisannya disingkat itu tidak selalu singkatan, bisa juga akronim.

Bahkan, jika kita mencari arti kata singkatan dan akronim di Kamus Besar Bahasa Indonesia, keduanya berbeda.

Keduanya memang sama-sama sebuah kependekan dari kata panjang. 

Perbedaan Singkatan dan Akronim

Singkatan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, singkatan adalah hasil menyingkat yang berupa huruf atau gabungan huruf.Oleh karena iu, singkatan sering disebut atau diartikan dengan kependekan atau ringkasan dari beberapa kata

Kata ini biasanya digunakan untuk menyingkat nama orang, gelar, sapaan, jabatan, nama lembaga, hingga frasse

Singkatan memiliki berbagai jenis dan kaidah penulisan, bergantung pada penggunaannya, teman-teman.

Ada yang ditulis dengan huruf kapital dengan titik, ada yang huruf kapital tanpa titik, hingga singkatan tiga huruf.


1. Singkatan Huruf Kapital dengan Titik

Baca Juga: Bagaimana Kedudukan Negara Indonesia dalam UNCLOS 1982? Materi PPKn

W.R. Supratman = Wage Rudolf Supratman

A.H. Nasution = Abdul Haris Nasution

R.A. Kartini = Raden Ajeng Kartini

M.B.A. = Master of Business Administration

2. Singkatan Huruf Kapital Tanpa Titik

NKRI = Negara Kesatuan Republik Indonesia

WHO = World Health Organization

PGRI = Persatuan Guru Republik Indonesia

SD = Sekolah Dasar

KTP = Kartu Tanda Penduduk

3. Singkatan Tiga Huruf dengan Titik

hlm. = halaman

dll. = dan lain-lain

sda. = sama dengan di atas

yth. = yang terhormat

dsb. = dan sebagainya

4. Singkatan untuk Surat Menyurat

Kata yang biasa digunakan dalam surat menyurat dapat disingkat dengan disertai tanda titik di tiap unsurnya. Contohnya:

d.a. = dengan hormat

s.d. = sampai dengan

a.n. = atas nama

u.p. = untuk perhatian

5. Singkatan untuk Lambang Kimia dan Satuan Ukuran

He = Helium

cm = sentimeter

C = celcius

l = liter

Rp = rupiah

kg = kilogram

Akronim

Menurut KBBI, akronim adalah gabungan huruf, suku kata, atau bagian kata lain yang ditulis sebagai kata wajar.

Kata akronim ini dibuat supaya pembaca atau penutur tidak kesulitan dalam melafalkan atau membacakannyaSelain itu, penggunaan akronim juga bisa menghemat penuturan kata. Kata panjang bisa diucapkan singkat.

Kis dengan huruf kapital tanpa titik jika merupakan huruf awal tiap kata nama diri, lembaga, atau komunitas. Contohnya:

LIPI = Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

BIN = Badan Intelijen Negara

PASI = Persatuan Atletik Seluruh Indonesia

LAN = Lembaga Administrasi Negara

2. Akronim Huruf Kapital di Huruf Depan

Akronim akan ditulis dengan huruf kapital di awal kata jika berupa gabungan suku kata atau huruf dan suku kata. Contohnya:

Bappenas = Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Kowani = Kongres Wanita Indonesia

Suramadu = Surabaya-Madura

Sumsel = Sulawesi Selatan

3. Akronim Ditulis Huruf Kecil

Akronim ditulis dengan huruf kecil jika merupakan gabungan huruf awal dan suku kata atau gabungan suku kata yang bukan nama diri. Contohnya:puskesmas = pusat kesehatan masyarakat

iptek = ilmu pengetahuan dan teknologi

pemilu = pemilihan umum

rudal = peluru kendali

Nah, itulah penjelasan tentang perbedaan antara singkatan dan akronim?

mari kita buat kebudayaan di setiap provinsi yang ada di indonesia






VIDeo pembelajaran BAhasa Indonesia


Kerjakan soal berikut ini



SENI RUPA

Siswa dapat menyusun langkah-langkah dalam proses pembuatan karya seni anyaman. Siswa dapat menciptakan karya seni anyaman sederhana dengan aneka media sesuai kreatifitasnya sendiri. Pada Pembelajaran Unit 5 ini siswa diajak untuk mengenali berbagai aneka produk anyaman, jenis-jenis anyaman serta bahan-bahan untuk membuatnya.

A. Definisi Karya Seni Anyaman

Anyaman berasal dari kata anyam yang tidak lain merupakan proses menyilangkan sesuatu atau bahan-bahan untuk dijadikan satu kesatuan menjadi lebih kuat dan dapat digunakan atau berfungsi pakai, pada dasarnya anyaman adalah bidang yang terwujud karena ada jalinan ikatan lungsi (horisontal) dan pakan (vertikal). 

Dalam perkembangannya menjadi karya seni rupa terapan untuk memenuhi keutuhan praktis sehari-hari dan berubah untuk memenuhi keperluan estetis. Menurut Wahudi (1979), Kerajinan anyaman merupakan suatu usaha atau kegiatan keterampilan masyarakat dalam pembuatan barang-barang dengan cara susup menyusup antara pakan dan lungsi. Yang dimaksud dengan lungsi adalah atau daun anyaman yang tegak lurus terhadap penganyam sedangkan pakan adalah atau anyaman yang disusupkan pada lungsi pada saat menganyam.

B. Jenis-Jenis Motif Anyaman

Berikut merupakan beberapa jenis motif anyaman:

1) Motif anyaman tunggal:

Merupakan anyaman yang tiap helai lungsian ditarik sekaligus satu per satu dengan pakan, sehingga terbentuk anyaman dengan satu silangan lungsi dan pakan.

2) Motif anyaman ganda: 

Merupakan anyaman yang tiap dua helai lungsian ditarik berama dengan satu dengan pakan, sehingga terbentuk anyaman dengan silangan dua lungsi dan satu pakan.

3) Motif anyaman ganda  tiga:

Merupakan anyaman yang serupa dengan motif ganda dua. Hanya saja pemisahan pada lungsin sebanyak tiga lembar sekaligus, sehingga terbentuk anyaman dengan silangan

4) Motif anyaman Kombinasi:

Merupakan anyaman yang dengan motif tunggal, ganda dua dan ganda tuga dengan variasi bentuk sesuai rancangan desain yang ingin di buat, sehingga terbentuk anyaman dengan silangan yang bervariasi dan membetuk motif tertentu yang lebih unik, indah dan menarik.

C. Bahan-Bahan Anyaman

Pada kegiatan ini siswa juga akan dikenalkan dengan beragai bahan-bahan untuk karya seni anyaman, bahan yang sering digunakan adalah berasal dari alam antara lain: daun lontar, daun pandan, bambu, rotan, rumput, tumbuhan pakis, pelepah pisang, eceng gondok, dan lain-lain, dan juga dapat dibuat dari bahan-bahan buatan misalnya plastik, pita, kertas, karet, dan lain-lain.

D. Langkah-Langkah Menganyam

Untuk kegiatan selanjutnya, siswa dapat membuat anyaman dari bahan-bahan yang tersedia di sekitar mereka untuk menghasilkan karya seni anyaman yang indah. Ada banyak motif anyaman yang dapat dibuat dengan menggunakan bahan- bahan di atas, setelah menguasai teknik dasar-dasar terlebih dahulu, pembuatan anyaman dengan jenis-jenis motif lain akan dapat dikerjakan dengan mudah, bagi yang terbiasa/pernah membuat anyaman dasar maka akan dapat mengerjakanya

dengan baik, untuk selanjutnya akan dapat divariasikan sehingga menghasilkan motif-motif lain yang lebih unik, indah dan menarik. Menurut Sugiono, (1974:37), menganyam adalah suatu pekerjaan yang memerlukan ketelitian dan kerapian, maka harus dilakukan dengan kesabaran.

Alat:

Alat potong, Cutter, Gunting, Pisau, alat khusus di daerah tertentu, dan lain-lain.

Siswa dipersilahkan menggunakan alat khusus yang tersedia di daerah sekitar.

Bahan:

Bahan alam: seperti bambu, rotan, eceng gondok, daun kelapa, daun lontar, dan daun pandan, jerami, dan lain-lain.

Bahan buatan : seperti kertas dan serat plastik, aneka jenis pita,Kain Flanel.

Bahan pewarna: cat, pigmen, pewarna alam, dan lain-lain.

Bahan hiasan tambahan sesuai keinginan.

Berikut adalah langkah-langkah pembuatan anyaman ganda, dengan langkah- langkah sebagai berikut :

Siapkan bahan-bahan anyaan, baik bahan alam maupun buatan;

Buatlah berjajar beberapa “pakan” untuk memulai menganyam dan kemudian masukkan “lungsi” pada pakan tersebut dengan selisin dua ruas bergantian, dan buatlah jeda satu ruas antara “lungsi” tersebut (Sesuai gambar);

Rapatkan antara "pakan” dengan “pakan” yang lain begitu juga merapatkan “lungsi” dengan “lungsi” yang lian sapai terlihat rapi dan kuat;

Tambahkah bahan “pakan” dan “lungsi” sampai sesuai lebar yang diinginkandengan tetap urutkan sesuai pola anyaman tersebuat, dapat juga menambahkan variasi anyaman dengan kombinasi sehingga menghasilkan karya yang lebihmenarik;

VIdeo PEmbelajaran: Seni Rupa


MATEMATIKA


Bangun datar adalah sebuah obyek benda dua dimensi yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau garis lengkung. Karena bangun datar merupakan bangun dua dimensi, maka hanya memiliki ukuran panjang dan lebar oleh sebab itu maka bangun datar hanya memiliki luas dan keliling.
Beberapa jenis bangun datar dan juga rumus untuk mencari luas dan kelilingnya yaitu:
1. Persegi
Bentuk umum dari sebuah persegi adalah sebagai berikut :

Sifat-sifat Persegi
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar serta sama panjang
Keempat sisinya sama panjang
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° ( sudut siku-siku )
Memiliki empat buah simetri lipat
Memiliki empat simetri putar
Rumus luas persegi :
Luas = sisi x sisi
Rumus keliling persegi :
Keliling = 4 x sisi
2. Persegi Panjang
Bentuk umum dari sebuah persegi panjang adalah sebagai berikut :


Sifat-sifat Persegi Panjang
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi sejajar yang berhadapan dan sama panjang
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° ( sudut siku-siku )
Memiliki dua diagonal yang sama panjang
Memiliki dua buah simetri lipat
Memiliki dua simetri putar
Rumus luas persegi panjang :
Luas = panjang x lebar
Rumus keliling persegi panjang :
Keliling = 2 x ( panjang + lebar )
3. Jajar Genjang


Bentuk umum dari sebuah jajar genjang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Jajar Genjang
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan sama panjang
Memiliki dua buah sudut tumpul dan dua buah sudut lancip
Sudut yang berhadapan sama besar
Diagonal yang dimiliki tidak sama panjang
Tidak memiliki simetri lipat
Memiliki dua simetri putar
Rumus luas jajar genjang :
Luas = alas x tinggi
Rumus keliling jajar genjang :
Keliling = (2 x alas) + (2 x tinggi)
4. Belah Ketupat


Bentuk umum dari sebuah belah ketupat adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Belah Ketupat
Memiliki empat buah sisi dan empat buah titik sudut
Keempat sisinya sama panjang
Dua pasang sudut yang berhadapan sama besar
Diagonalnya berpotongan tegak lurus
Memiliki dua buah simetri lipat
Memiliki simetri putar tingkat dua
Rumus Luas Belah Ketupat :
Luas = 1/2 x diagonal 1 x diagonal 2
Rumus Keliling Belah Ketupat :
Keliling = jumlah panjang sisi belah ketupat
5. Trapesium


Bentuk umum dari sebuah trapesium adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Trapesium
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki sepasang sisi yang sejajar tetapi tidak sama panjang
Sudut-sudut diantara sisi sejajar besarnya 180°
Rumus Luas Trapesium:
Luas = 1/2 x (sisi AB + sisi CD) x tinggi
Rumus Keliling Trapesium :
Keliling = jumlah semua sisi trapesium.
6. Layang-Layang


Bentuk umum dari sebuah layang-layang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Layang-Layang
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sama panjang
Memiliki dua sudut yang sama besarnya
Diagonalnya berpotongan tegak lurus
Salah satu diagonalnya membagi diagonal yang lain sama panjang
Memiliki satu simetri lipat
Rumus Luas Layang-Layang :
Luas = 1/2 x diagonal 1 x diagonal 2
Rumus Keliling Layang-Layang :
Keliling = Jumlah semua sisi layang-layang
7. Segitiga




Bentuk umum dari sebuah segitiga adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Segitiga
Mempunyai 3 sisi dan tiga titik sudut
Jumlah ketiga sudutnya 180
Rumus Luas Segitiga :
Luas = 1/2 x alas x tinggi
Rumus Keliling Segitiga :
Keliling = jumlah panjang sisi segitiga
8. Lingkaran


Bentuk umum dari sebuah lingkaran adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Lingkaran
Mempunyai satu sisi
Memiliki simetri putar dan simetri lipat tak berhingga
Rumus Luas Lingkaran:
Luas = Description: \piDescription: r^2
Rumus Keliling Belah Ketupat :
Keliling = jumlah panjang sisi belah ketupat

VIdeo Pembelajaran MAtematika : 




Kesimpulan

pada pembelajaran hari ini ananda dapat memahami materi pembelajaran bahasa indonesia , siswa dapat memahami dengan baik melalui LKPD yang diberikan terkait materi singkatan dan akronim, dan pembelajaran seni rupa murid mampu  memahami pengertian anyaman  melaului video yang diberikan dan pe;ajaran matematikan materi membandingkan, untuk pembeajaran pkn murid diminta untuk mengidentifikasi budaya daerah masing-masing provinsi di indonesia kemudianmembuat happy notenya.dan matematika sudah cukup baik dalam memahami konsep sifatsifat bangun ruang melalui benda konkretnya

Penutup
Demikian Pembelajaran hari ini semoga bermanfaat, wassalamualaikum wr wb

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

MAteri AJar Senin 05 JAnuari 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©