Jumat, 27 Februari 2026

Materi ajar Jum'at 27 februari 2026

| | 0 komentar

      

RUANG BELAJAR KELAS 5 A

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

( seni Budaya)

IDENTITAS:

Hari/tanggal             : Jum'at, 27 februari 2026

Kelas / Fase                : 5 A /C

Mata pelajaran          :  Seni Budaya

Alokasi waktu           : 2×35 menit

pertemuan ke            : 2

Model pembelajaran : SBDP (Ceramah & penugasan) ; 

Media pembelajaran : Video Pembelajaran dan beberaa contoh gambar tumbuhan 


🌠 Capaian Pembelajaran :
SBDP : 

Pada akhir fase C, peserta didik mampu mengamati, mengenal, merekam dan menuangkan pengalaman kesehariannya secara visual dengan menggunakan garis pijak dan proporsi. Peserta didik terbiasa menggunakan alat, bahan dan prosedur dasar yang tepat dalam menggambar, mewarnai, membentuk, memotong, dan merekat



🌠 Tujuan Pembelajaran : SENI RUPA

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

Menciptakan sebuah karya seni gambar tumbuhan dengan menggunakan prinsip proporsi .


💫Apersepsi :

 Good Morning everyone..
how are you this morning?

alhamdulilah kita sudah mempelajari materi seni rupa hari ini adalah memahami prinsip keseimbangan dalam karya seni rupa menggambar ekspresif
Insyaallah hari ini akan kita pelajari materi  bab 6 tentang menggambar tumbuhan dengan proporsi 

💫 Materi Pembelajaran : 


Prinsip proporsi melibatkan keseimbangan antara bagian-bagian suatu objek, yang membuatnya terlihat seimbang dan harmonis. Dalam menggambar tumbuhan, proporsi yang tepat memungkinkan kita menggambarkan bagian-bagian seperti akar, batang, daun, dan bunga dengan ukuran yang sesuai dan seimbang. Dengan memahami prinsip ini, gambar tumbuhan dapat terlihat lebih alami dan menarik bagi mata. Ayo simak materi berikut!

Prinsip proporsi dalam seni rupa sangatlah penting. Prinsip tersebut berhubungan dengan cara menyusun dan menyesuaikan ukuran, bentuk, serta posisi bagian-bagian dalam sebuah karya seni. Dengan menyatukan elemen-elemen tersebut secara serasi, prinsip proporsi mampu menciptakan tampilan yang menarik secara visual. Dengan memahami prinsip proporsi, kamu dapat membuat susunan yang menarik, mengarahkan perhatian penonton, dan menciptakan karya seni yang memikat mata.

1. Proporsi pada Objek Tumbuhan
Prinsip proporsi juga memiliki peranan yang signifikan dalam mengamati dan menggambarkan objek tumbuhan. Saat kita mengaplikasikan prinsip ini pada objek tumbuhan, kita dapat melihat bagaimana ukuran, bentuk, dan posisi berbagai bagian tanaman saling berhubungan.
Bunga
Sebagai contoh, ketika melukis atau menggambar bunga, penting untuk memperhatikan proporsi antara kelopak bunga, tangkai, dan daun-daunnya. Dengan mengikuti proporsi alami dari tanaman, karya seni kita akan terlihat lebih realistis dan mudah dikenali. Dengan menerapkan prinsip proporsi dalam seni rupa tumbuhan, kita bisa menghasilkan karya seni yang menggambarkan keindahan alam secara lebih akurat dan menarik bagi mata.

2. Menguraikan dan Mengevaluasi Proporsi dalam Sebuah Objek Tumbuhan
Menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam sebuah objek tumbuhan adalah langkah penting dalam seni rupa yang memungkinkan kita memahami bagaimana elemen- elemen dalam tanaman terkait satu sama lain secara visual. Contohnya saat menggambar bunga, kita dapat memperhatikan bagaimana proporsi antara kelopak bunga dan tangkai membentuk keselarasan yang estetis.

Proporsi yang benar antara daun dan batang juga memberikan kesan alami pada gambar. Evaluasi terhadap prinsip proporsi bisa melibatkan pertimbangan apakah ukuran daun terlalu besar untuk batang atau sebaliknya, apakah tangkai bunga terlihat seimbang dengan kelopaknya, dan sejenisnya. Dengan menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam objek tumbuhan, kita dapat menciptakan karya seni yang menggambarkan keindahan alam dengan lebih baik dan memikat mata penonton.

Mari kita lihat contoh penerapan menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam gambar pohon Natal. Dalam menggambar pohon Natal, penting untuk memperhatikan bagaimana elemen-elemen seperti ranting, bola-bola hiasan, dan bintang puncak berhubungan secara visual.

Menguraikan prinsip proporsi dalam gambar pohon Natal berarti memahami bagaimana panjang dan lebar setiap ranting yang dipasang. Kita ingin agar ranting yang lebih bawah lebih lebar dan panjang, sementara ranting yang lebih atas semakin pendek dan sempit. Ini menciptakan bentuk pohon yang khas.

Selanjutnya, dalam mengevaluasi prinsip proporsi, kita perlu memeriksa apakah bola- bola hiasan yang ditaruh di ranting-ranting telah ditempatkan dengan seimbang. Apakah bola-bola besar dan kecil tersebar secara merata atau tidak. Juga, bintang puncak pohon harus memiliki ukuran yang tepat agar tidak terlalu besar atau terlalu kecil untuk pohon.

Dengan memeriksa dan menerapkan prinsip proporsi ini dalam gambar pohon Natal, kita dapat menciptakan gambar yang indah dan seimbang, di mana setiap elemen memiliki ukuran dan posisi yang tepat sesuai dengan prinsip visual.

Asesmen Formatif
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1.Apa yang dimaksud dengan prinsip proporsi dalam seni rupa?
Jawab: Prinsip proporsi dalam seni rupa berkaitan dengan cara mengatur ukuran, bentuk, dan posisi elemen-elemen dalam sebuah karya seni.
2.Mengapa prinsip ini penting dalam menyusun sebuah karya seni?
Jawab: Prinsip ini penting karena dapat menciptakan harmoni visual yang menarik. Misalnya, dalam lukisan, proporsi yang benar antara objek-objek dapat menciptakan kesan seimbang.
3. Sebutkan contoh penggunaan prinsip proporsi pada karya seni!
Jawab: Contoh konkretnya adalah lukisan bunga di mana kelopak bunga, tangkai, dan daunnya memiliki proporsi yang serasi.
Perhatikan gambar berikut untuk menjawab soal nomor 4 dan 5!
Cemara
4. Bagaimana penerapan prinsip proporsi dalam menggambar pohon Natal?
Jawab: Dalam gambar pohon Natal, prinsip proporsi dapat diterapkan dengan mengatur panjang dan lebar ranting-ranting yang dipasang. Ranting yang lebih bawah sebaiknya lebih lebar dan panjang, sementara ranting yang lebih atas semakin pendek dan sempit, menciptakan bentuk pohon yang khas.
Jelaskan menguraikan dan mengevaluasi prinsip proporsi dalam gambar tersebut!
Jawab: Dalam menguraikan prinsip proporsi, kita memahami bagaimana elemen-elemen saling berhubungan. Dalam mengevaluasi, kita periksa apakah bola-bola hiasan telah ditempatkan dengan seimbang di ranting-ranting dan apakah bintang puncak memiliki ukuran yang tepat. Semua ini menciptakan gambar yang seimbang dan indah berdasarkan prinsip visual.

Apakah kamu tahu bagaimana cara menggambar tanaman dengan ukuran yang pas? Nah, terdapat prinsip yang dapat kita pelajari untuk melakukannya. Prinsip ini adalah prinsip proporsi. Jadi, bagaimana caranya? Prinsip proporsi ini membantu kita menggambar tanaman dengan bentuk yang lebih tepat dan bagus dilihat. Dengan mengerti prinsip ini, kita bisa menggambar tanaman dengan lebih nyata dan seimbang. Jadi, mari kita belajar bagaimana cara menggambar tanaman yang bagus dengan prinsip proporsi ini!

Menggambar Objek Tumbuhan dengan Prinsip Proporsi
Praktikkan kegiatan berikut secara mandiri, untuk meningkatkan kemampuan dan pemahamanmu terkait menggambar objek tumbuhan dengan prinsip proporsi.

1. Alat dan Bahan
Sebelum melakukan kegiatan menggambar objek tumbuhan, ayo siapkan beberapa alat dan bahan berikut ini.
Buku gambar A4.
Pensil dan Penghapus.
Krayon, pensil warna atau spidol.
Penggaris dan meja (Opsional).

2.Petunjuk Pelaksanaan
Ayo ikuti langkah-langkah petunjuk pelaksanaan berikut!
Pertama-tama gambarlah sketsa bunga dengan unsur garis.
Setelah menggambar sketsa bunga, beri elemen tambahan seperti daun dan ranting.
Lalu, beri warna sesuai kreativitas kamu.
Lakukan finishing pada gambar yang telah kamu buat. Kemudian, beri warna pada latarbelakang gambar tersebut.

Asesmen Formatif
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan prinsip proporsi dalam menggambar objek tumbuhan!
Jawab: Prinsip proporsi dalam menggambar objek tumbuhan adalah cara mengatur ukuran dan posisi berbagai bagian tumbuhan sehingga terlihat seimbang dan nyata.
2. Mengapa prinsip ini penting dalam menghasilkan gambar yang baik dan nyata?
Jawab: Prinsip ini penting karena membantu menciptakan gambar yang lebih akurat dan menyenangkan dilihat, serta memberikan kesan yang seimbang visual.
3. Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan menggambar objek tumbuhan dengan prinsip proporsi?
Jawab: Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah buku gambar A4, pensil, penghapus, krayon, pensil warna atau spidol, penggaris, dan meja (opsional).
4. Bagaimana langkah-langkah dalam pelaksanaan menggambar objek tumbuhan dengan prinsip proporsi?
Jawab: Berikut ini langkah-langkah menggambar objek tumbuhan dengan prinsip proporsi.
a.Gambar sketsa bunga dengan unsur garis.
b.Beri elemen tambahan seperti daun dan ranting.
c.Beri warna sesuai kreativitas.
d.Lakukan finishing pada gambar dan tambahkan warna pada latar belakang.
5.Mengapa finishing pada gambar penting?
Jawab: Finishing pada gambar penting untuk memberikan sentuhan akhir pada gambar agar terlihat lebih rapi dan selesai

Kesimpulan 
pada pembelajaran hari ini ananda sudah mampu memahami prinsip menggambar tumbuhan dengan menggunakan prinsip proporsi dengan tepat.

Penutup
semoga pembelajaran hari ini menyenangkan dan bermanfaat
wassalamualaikum wr wb

Read more...

Kamis, 26 Februari 2026

Materi Ajar Kamis, 26 Februari 2026

| | 0 komentar

    

RUANG BELAJAR KELAS 5 A

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

(IPAS & BAHASA INDONESIA)

IDENTITAS:

Hari/tanggal             : Kamis, 26 Februari 2026

Kelas / Fase                : 5 A /C

Mata pelajaran          :IPAS & BAhasa indonesia

Alokasi waktu           : 2×35 menit

pertemuan ke            : 2

Model pembelajaran :   IPAS (ceramah ) ;bahasa indonesia (PBL); 

Media pembelajaran : IPAS (video pembelajaran & LKPD); bahasa indonesia (penulisan  kalimat perintah)


🌠 Capaian Pembelajaran : Bahasa Indonesia
Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi,narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.

🌅Tujuan Pembelajaran : Bahasa Indonesia
Mengidentifikasi penulisan kalimat perintah dan penggunaan huruf kapital pada kalimat

💫Apersepsi :
 Good Morning everyone..
how are you this morning?
alhamdulilah kita sudah mempelajari materi  dan Bahasa indonesia materi yang berikutnya tentang mengidentifikasi penggunaan huruf kapital 
hari ini kita akan mempelajari kalimat perintah pada kalimat nya dengan baik ya nak

💫 Materi Pembelajaran : BAhasa Indonesia

Kalimat perintah bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut ini Bobo akan berikan penjelasannya. Simak, yuk!

1. Ajakan

Kalimat perintah ajakan adalah kalimat yang berisi ajakan kepada seseorang untuk melakukan suatu hal.

Kalimat ajakan ditujukan kepada seseorang agar mereka mau melakukan suatu hal yang kita inginkan.

Kalimat perintah ajakan ini biasanya ditandai dengan kata "ayo", "ayolah", "mari", "marilah", dan lainnya.beberapa contoh kalimat perintah ajakan dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

- Mari kita pergi sekolah!

- Ayo besok ikut aku ke Surabaya!

- Ayo belajar bersama di rumah Kiki!

2. Harapan

Kalimat perintah jenis ini merupakan kalimat yang berisi tentang harapan dan juga kata permintaan.

Kalimat ini bertujuan meminta seseorang melaksanakan suatu hal dengan bahasa sopan dan halus.

Kalimat perintah harapan atau mempersilakan ini biasanya ditandai dengan kata "hendaknya" atau "harap".

Berikut ini Bobo punya beberapa contoh kalimat perintah harapan dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

- Harap mematuhi peraturan yang ada

- Harap memenuhi kursi di bagian depan terlebih dahulu

- Hendaknya kamu tak mencontek saat ulangan

3. Larangan

Kalimat perintah yang satu ini umumnya ditujukan untuk melarang seseorang dalam melakukan sesuatu.Kalimat larangan ini dibedakan menjadi dua, yakni menyatakan larangan yang lunak dan juga lebih keras.

Kalimat ajakan larangan ini biasanya ditandai dengan kata "jangan", "janganlah", "dilarang".Berikut ini Bobo punya beberapa contoh kalimat perintah larangan dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

- Jangan buang sampah sembarangan! Dilarang membuka buku saat ujian!

- Jangan bawa durian masuk ke kereta!

4. Saran

Kalimat perintah juga bisa juga dikatakan dalam bentuk saran, lo. Apa bedanya dengan yang lain, Bo?

Kalimat ini adalah kalimat yang isinya saran dengan cara meminta seseorang untuk melakukan suatu hal.

Jenis kalimat perintah yang satu ini ditandai dengan adanya kata "sebaiknya" hingga kata "seharusnya". beberapa contoh kalimat perintah saran dalam kehidupan sehari-hari, yakni:- Sebaiknya kamu pergi dari tempat ini!

- Sebaiknya kamu lebih giat dalam belajar!

- Seharusnya kamu minum obat dari dokter!

VIdeo Pembelajaran
 

latihan soal

1. Kalimat perintah yang mengandung ajakan biasanya dimulai dengan kata berikut, kecuali ...

ayo

mari

harap

marilah

2.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

Kalimat "Ayo kita bersihkan lingkungan sekolah!" merupakan jenis kalimat perintah ...

harapan

ajakan

larangan lunak

larangan keras

3.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

Kata yang sering digunakan dalam kalimat perintah harapan adalah ...

ayo

hendaknya

janganlah

dilarang

4.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

"Harap tenang, ujian sedang berlangsung." Kalimat tersebut termasuk perintah ...

larangan

harapan

ajakan

keras

5.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

Kalimat "Dilarang membuang sampah sembarangan!" termasuk jenis kalimat perintah ...

ajakan

harapan

larangan lunak

larangan keras

6.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

Kalimat "Jangan bermain di jalan raya!" termasuk jenis kalimat perintah ...

larangan keras

larangan lunak

harapan

ajakan

7.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

Fungsi dari kalimat perintah adalah untuk menyatakan ...

pendapat

ajakan, harapan, atau larangan

pertanyaan

perasaan

8.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

"Marilah kita saling menghargai!" Kalimat ini termasuk dalam jenis ...

larangan

ajakan

permintaan

harapan

9.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

Ciri khas kalimat larangan yang keras adalah ...

menggunakan kata hendaknya

menggunakan kata jangan

menggunakan kata dilarang dan disertai sanksi

menggunakan kata harap

10.

PILIHAN GANDA

 •  30 detik  •  1 poin

Kalimat "Hendaknya kita menjaga persatuan." termasuk kalimat perintah ...

larangan

ajakan

harapan



Kesimpulan 

alhamdulillah pada materi bahasa indonesia hari ini ananda semua di kelas 5  A telh mempelajari tentang penggunaan kalimat perintah dengan tepat dengan melalui media latihan soal tentang materi kalimat perintah. Masih terdapat 2 siswa yang membutuhkan banyak latihan sapal tentang kalimat peeintah. Dikarenakan ananda tersebut kesuitan dalam membedakan jenis jenis kalimat perintah 


Penutup

Demikian pembelajaran hari ini, wassalamualaikum wr wb

biasa 



Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

STS DAY 6 Jumat 13 Maret 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©