Rabu, 25 Februari 2026

MAteri Ajar Rabu 25 Februari 2026

| |

   

RUANG BELAJAR KELAS 5 A

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

(IPAS & BAHASA INDONESIA)

IDENTITAS:

Hari/tanggal             : Rabu, 25 Februari 2026

Kelas / Fase                : 5 A /C

Mata pelajaran          :IPAS & BAhasa indonesia

Alokasi waktu           : 2×35 menit

pertemuan ke            : 2

Model pembelajaran :   IPAS (ceramah ) ;bahasa indonesia (PBL); 

Media pembelajaran : IPAS (video pembelajaran & LKPD); bahasa indonesia (penulisan huruf kapital dan kalimat perintah)

🌠 Capaian Pembelajaran :

IPAS : Pada Fase C peserta didik diperkenalkan dengan sistem - perangkat unsur yang saling terhubung satu sama lain dan berjalan dengan aturan-aturan tertentu untuk  menjalankan fungsi tertentu - khususnya yang berkaitan dengan bagaimana alam dan kehidupan sosial saling berkaitan dalam konteks kebhinekaan. Peserta didik melakukan suatu tindakan, mengambil suatu keputusan atau menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan pemahamannya terhadap materi yang telah dipelajari

🌠 Capaian Pembelajaran : Bahasa Indonesia
Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi,narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.

🌅Tujuan Pembelajaran :IPAS
Mengidnetifikasi informasi dari sebuah peta, dan memahami tentang negara martim dan agraris

🌅Tujuan Pembelajaran : Bahasa Indonesia
Mengidentifikasi penulisan kalimat perintah dan penggunaan huruf kapital pada kalimat

💫Apersepsi :
 Good Morning everyone..
how are you this morning?
alhamdulilah kita sudah mempelajari materi Ipas di hari kemarin tentang memahami negara maritim dan negara agraris dan mengidentifikasi informasi dari sebuah peta dan Bahasa indonesia materi yang berikutnya tentang mengidentifikasi penggunaan huruf kapital dan kalimat perintah pada kalimat
hari ini kita akan mempelajari nya dengan baik ya nak

💫 Materi Pembelajaran : 
BAhasa Indonesia

Ketika kita membaca buku pelajaran atau buku cerita, biasanya huruf yang menyusun kalimat, tidak semuanya sama.

Yap, ada huruf yang ditulis kecil, ada juga huruf yang bentuknya lebih besar. Itulah huruf besar atau huruf kapital.

Menurut KBBI, huruf kapital adalah huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar dari huruf biasa).

Biasanya, huruf kapital ini digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, teman-teman.

O iya, penggunaan huruf kapital dalam bahasa Indonesia diatur dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

Meski begitu, kali ini, Bobo akan menjelaskan juga tentang kaidah penulisan huruf kapital. Kita simak, yuk!

Kaidah Penulisan Huruf Kapital

Bersumber dari buku Bahasa Indonesia kelas 5 SD, setidaknya ada 10 kaidah penulisan huruf kapital, yakni:

1. Huruf pertama di awal kalimat.

Contoh:

  • Mari menuju ke ruang utama.
  • Apakah kamu melihat tasku? 2. Huruf pertama unsur nama orang.

    Contoh:

    • Bapak Hasan
    • Vina Panduwinata

    3. Huruf pertama di awal kalimat dalam petikan langsung.

    Contoh:

    • Gani bertanya, "Kapan tugas itu dikumpulkan?"
    • "Aku tidak bisa datang ke rumahmu," kata Dimas.

    4. Huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan.

    Contoh:

    • Tuhan Yang Maha Esa
    • Al-Quran
    • Alkitab

    5. Huruf pertama nama gelar yang diikuti nama orang.

    Contoh:

  • Sultan Hasanuddin
  • Haji Agus Salim
  • Raden Ajeng Kartini
  • Doktor Mohammad Hatta
  • 6. Huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. 

    Contoh:

    • suku Sasak
    • bahasa Banjar

    7. Huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya 

    Contoh:

    • Selasa, 17 September 2020
    • hari Waisak

    8. Huruf pertama nama geografi. 

    Contoh:

    • Kalimantan Selatan
    • Danau Toba
    • Kecamatan Menteng

    9. Huruf pertama nama unsur peristiwa sejarah. 

    Contoh:

    • Sumpah Pemuda
    • Konferensi Meja Bundar

    10. Huruf pertama nama negara, lembaga, dan organisasi.

    Contoh:

    • Peraturan Presiden
    • Perserikatan Bangsa-Bangsa
    • Jenis-Jenis Kalimat Perintah

      Kalimat perintah bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut ini Bobo akan berikan penjelasannya. Simak, yuk!

      1. Ajakan

      Kalimat perintah ajakan adalah kalimat yang berisi ajakan kepada seseorang untuk melakukan suatu hal.

      Kalimat ajakan ditujukan kepada seseorang agar mereka mau melakukan suatu hal yang kita inginkan.

      Kalimat perintah ajakan ini biasanya ditandai dengan kata "ayo", "ayolah", "mari", "marilah", dan lainnya.beberapa contoh kalimat perintah ajakan dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

      - Mari kita pergi sekolah!

      - Ayo besok ikut aku ke Surabaya!

      - Ayo belajar bersama di rumah Kiki!

      2. Harapan

      Kalimat perintah jenis ini merupakan kalimat yang berisi tentang harapan dan juga kata permintaan.

      Kalimat ini bertujuan meminta seseorang melaksanakan suatu hal dengan bahasa sopan dan halus.

      Kalimat perintah harapan atau mempersilakan ini biasanya ditandai dengan kata "hendaknya" atau "harap".

      Berikut ini Bobo punya beberapa contoh kalimat perintah harapan dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

      - Harap mematuhi peraturan yang ada

      - Harap memenuhi kursi di bagian depan terlebih dahulu

      - Hendaknya kamu tak mencontek saat ulangan

      3. Larangan

      Kalimat perintah yang satu ini umumnya ditujukan untuk melarang seseorang dalam melakukan sesuatu.Kalimat larangan ini dibedakan menjadi dua, yakni menyatakan larangan yang lunak dan juga lebih keras.

      Kalimat ajakan larangan ini biasanya ditandai dengan kata "jangan", "janganlah", "dilarang".Berikut ini Bobo punya beberapa contoh kalimat perintah larangan dalam kehidupan sehari-hari, yakni:

      - Jangan buang sampah sembarangan! Dilarang membuka buku saat ujian!

      - Jangan bawa durian masuk ke kereta!

      4. Saran

      Kalimat perintah juga bisa juga dikatakan dalam bentuk saran, lo. Apa bedanya dengan yang lain, Bo?

      Kalimat ini adalah kalimat yang isinya saran dengan cara meminta seseorang untuk melakukan suatu hal.

      Jenis kalimat perintah yang satu ini ditandai dengan adanya kata "sebaiknya" hingga kata "seharusnya". beberapa contoh kalimat perintah saran dalam kehidupan sehari-hari, yakni:- Sebaiknya kamu pergi dari tempat ini!

      - Sebaiknya kamu lebih giat dalam belajar!

      - Seharusnya kamu minum obat dari dokter!

    • video pembelajaran :


    • latihan soal
      1. Siswa kelas 5 mendengarkan penjelasan dari . . . tentang benda-benda bersejarah yang ada di museum.

      Kata yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang di atas yaitu. . .
      A. arsitek
      B. pemandu
      C. pahlawan
      D. montir

      2. Museum Benteng Vredeburg didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono pada . . .Belanda

      Kata yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang di atas yaitu. . .
      A. waktu
      B. tanggal
      C. tahum
      D. zaman

      3. Berikut ini salah satu contoh penggunaan huruf kapital yang benar yaitu. . .
      A. Ditya sedang belajar bahasa bali
      B. Tio bertanya, “Kapan paketnya datang?”
      C. Sultan hasanuddin adalah pahlawan nasional
      D. Dia tinggal di jalan Gunung Lempuyang

      4. Kunjungan ke museum dilaksankan pada rabu, 6 maret 2024.

      Penggunaan huruf kapital di atas kurang tepat. Kata yang seharusnya ditulis kapital pada huruf pertamanya yaitu. . .
      A. rabu dan maret
      B. musem dan rabu
      C. maret dan musem
      D. pada dan rabu

      5. Perhatikan pernyataan berikut!

      1. Huruf pertama di akhir kalimat.
      2. Huruf pertama unsur nama orang.
      3. Huruf pertama nama benda.
      4. Huruf pertama di awal kalimat dalam petikan kalimat tidak langsung.

      Kaidah penulisan huruf kapital yang benar ditunjukkan oleh nomor....
      A. satu
      B. dua
      C. tiga
      D. empat

  • IPAS

Indonesia sebagai negara tempat kita tinggal merupakan negara dengan bentuk kepulauan.

Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua, yakni Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki 17.508 buah pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Banyaknya pulau yang dimiliki oleh Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar yang ada di dunia.

Indonesia memiliki luas wilayah sebesar 5.193.250 km⊃2; dengan wilayah lautan yang lebih luas daripada wilayah daratannya. Luas wilayah lautan yang dimiliki oleh Indonesia adalah sebesar 3.273.810 km2;, sedangkan untuk wilayah daratannya sebesar 1.919.440 km2;.

Dengan wilayah lautan dan juga daratan yang sangat luas ini, Indonesia menjadi negara dengan sumber daya alam yang sangat melimpah. Sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia, baik di lautan maupun di daratan ini dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Wilayah yang sangat luas dan sumber daya alam yang melimpah menjadikan Indonesia sebagai negara maritim dan negara agraris.


Negara Maritim

Negara maritim merupakan negara yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari perairan atau memiliki wilayah laut yang sangat luas. Negara maritim memiliki sumber daya laut yang melimpah, di mana sumber daya ini menjadi potensi dan kekayaan yang dimiliki oleh negara tersebut.

Negara maritim memiliki beberapa ciri-ciri, di antaranya:

Memiliki wilayah laut yang luas.
Menggunakan sumber daya laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Memiliki sarana transportasi di perairan.
Terlibat dalam kegiatan perdagangan melalui laut.
Menyediakan armada militer di laut untuk menjaga kedaulatan perairan wilayahnya.
Sebagai negara maritim, luasnya wilayah laut Indonesia memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai:

Sumber kekayaan ikan dan bahan makanan laut lainnya.
Lokasi wisata laut dan pariwisata bahari.
Jalur penghubung antara pulau yang satu dengan pulau yang lain.
Potensi sumber energi alternatif, seperti pembangkit listrik tenaga angin.
Sumber daya lepas pantai, seperti minyak bumi dan gas alam.
Sumber garam.
Sumber pengetahuan dan riset dalam ranah ilmu kelautan.
Negara Agraris

Negara agraris adalah negara yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dari kegiatan bercocok tanam.

Dengan luasnya wilayah daratan yang dimiliki, penduduk di negara agraris dapat mengelola tanah untuk dijadikan lahan pertanian dan perkebunan. Hasil dari kegiatan pertanian dan perkebunan ini dapat digunakan sebagai sumber penghidupan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Negara agraris memiliki beberapa ciri-ciri, di antaranya:

Memiliki areal daratan yang luas yang dapat digunakan sebagai lahan pertanian.
Memiliki sawah, ladang, dan kebun yang luas.
Aktivitas ekonomi penduduknya berada di sektor pertanian.
Penduduknya mencukupi kebutuhan hidup melalui hasil pertanian.
Pada umumnya, negara yang mengandalkan pertanian juga terlibat dalam bidang peternakan karena pakan ternak yang berkualitas dapat dihasilkan dari produk pertanian.
Tidak hanya memiliki daratan yang luas, Indonesia juga memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif. Gunung-gunung ini memiliki abu vulkanik yang berpotensi untuk meningkatkan kesuburan tanah di sekitarnya.

Dari sini dapat diketahui bahwa tanah di Indonesia merupakan tanah yang subur. Tanah subur ini menjadi salah satu sumber daya alam yang penting untuk kegiatan pertanian dan perkebunan karena berpengaruh pada bagus atau tidaknya hasil pertanian dan perkebunan.
 
video pembelajaran 

LAtihan soal
Pilihlah huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

Soal No.1
Perhatikan gambar berikut!
Fungsi gambar di atas yaitu...
A. menggambarkan banyak rasi bintang
B. menunjukkan lokasi suatu tempat
C. membantu dalam segala kegiatan
D. mempercepat laju kendaraan

Soal No.2
Diana memperhatikan sebuah peta. Peta tersebut menggambarkan informasi tentang kepadatan penduduk di suatu wilayah. Peta yang diperhatikan Diana disebut. . .
A. peta topograf
B. peta chorograf
C. peta tematik
D. peta dunia

Soal No.3
Perhatikan gambar di bawah!
Informasi umum peta yang ditunjukkan oleh tanda panah di atas yaitu. . .
A. skala
B. legenda
C. judul peta
D. peta sisipan

Soal No.4
Perhatikan tabel berikut!
NoInformasi Umum Peta
1Skala
2Simbol
3Legenda
4Peta sisipan
Informasi umum yang menjelaskan keterangan simbol pada suatu peta ditunjukkan oleh nomor
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

Soal No.5
Wina berkata bahwa Indonesia dikenal sebagai negara yang luas, tetapi terlihat kecil pada peta. Hal itu terjadi karena peta dibuat berdasarkan perbandingan ukuran besarnya gambar dengan keadaan yang sebenarnya. Perbandingan tersebut dinamakan . . .
A. skala
B. simbol
C. legenda
D. peta sisipan

Kesimpulan

pada pembelajaran hari ini ananda dapat mengidentifikasi penggunaan hurufkapital dengan tepat pada sebuah kalimat dan juga dapat menggunakan kalimat perintah sesuai dengan tujuannya. dan untuk materi ipas ananda sudah dapat membedakan negara maritim dan agraris dan juga dapat membaca informasi dari sebuah peta

Penutup
Demikian Pembelajaran hari ini semoga bermanfaat, wassalamualaikum wr wb

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

MAteri Ajar Rabu 25 Februari 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©