Selasa, 06 Agustus 2024

Materi Ajar Selasa 6 Agustus 2024

| | 0 komentar

 

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 


Welcome to SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

Hari/Tanggal : Selasa, 06 Agustus 2024
Kelas : 4A
Mata Pelajaran :  Matematika & Pendidikan Pancasila
Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila:
Peserta didik mampu memahami dan menyebutkan makna sila-sila Pancasila serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran (TP) Pendidikan Pancasila:
1. 1      Peserta didik menjelaskan proses perumusan Pancasila.
Fokus Materi : Sejarah PErumusan Pancasila
Capaian Pembelajaran Matematika

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. 

Tujuan Pembelajaran (TP) Matematika:
1.2 Melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan cacah

       Fokus Materi : Pembagian dengan bilangan 1 angka

 APERSEPSI
Sebelum belajar marilah kita bersamasama untuk membaca doa belajar

 

Materi Pendidikan Pancasila
Mari kita simak video berikut ini

Sejarah awal mula perumusan dan proses bagaimana Pancasila terbentuk menjadi dasar negara.

Badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan (BPUPK) diketuai oleh dr Radjiman Wedyodiningrat.

Pendirian BPUPKI telah diumumkan pada tanggal 1 Maret 1945. Namun BPUPKI baru diresmikan pada tanggal 29 April 1945 yang bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. BPUPKI memiliki nama dalam bahasa Jepang yang bernama Dokuritsu Junbi Cosakai.

Beberapa tokoh menyampaikan rumusan calon dasar negara antara lain Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr Soepomo, dan Ir. Soekarno. 

Gagasan dasar negara tersebut dinamakan dengan pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia merdeka.

Gagasan Mr. Muhammad Yamin



Mr Muhammad Yamin menjadi orang pertama penggagas mengenai dasar negara.

Gagasan Mr Muhammad Yamin disampaikan pada sidang pertama BPUPK tanggal 29 Mei 1945.

Adapun gagasan beliau tentang dasar negara adalah sebagai berikut:

  1. Peri kebangsaan
  2. Peri kemanusiaan
  3. Peri ketuhanan
  4. Peri kerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat

Gagasan Prof. Dr. Mr. Soepomo



Mr. Soepomo adalah orang kedua yang menyampaikan gagasan dasar negara.

  1. Gagasan Mr. Soepomo disampaikan di hadapan sidang BPUPK tanggal 31 Mei 1945, gagasannya adalah sebgai berikut:
  2. Persatuan
  3. Kekeluargaan
  4. Keseimbangan lahir batin
  5. Musyawarah
  6. Keadilan rakyat

Gagasan Ir. Soekarno



Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno menyampaikan pandangan dan pidatonya di hadapan sidang BPUPK.

Ir. Soekarno mengajukan usulan secara lisan berupa lima asas sebagai bentuk dasar negara Indonesia.

Rumusan dasar negara tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Nasionalisme atau kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau perikemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. Ketuhanan yang berkebudayaan

Gagasan-gagasan tersebut disampaikan dalam SIDANG I BPUPK yang berlangsung tanggal 29 Mei - 1 Juni.

Sidang ke II BPUPK dilaksanakan pada tanggal 10-17 Juli 1945. Pada sidang II dibahas tentang rancangan Undang Undang Dasar (RUUD), termasuk pembukaan UUD yang memuat dasar negara.

BPUPK dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945.

Setelah BPUPK bubar, selanjutnya dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Inkai.

***

Kini Negara Republik Indonesia memiliki dasar negara bernama Pancasila.

Hari lahir Pancasila ditetapkan dan diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Pancasila yang kita kenal sekarang ini memiliki lima sila yang berbunyi:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dimpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Jawablah pertanyaan berikut!

1. Lahirnya Pancasila sebagai dasar Negara dimulai dengan dibentuknya ….

2. BPUPKI dibentuk tanggal ….
3. Rumusan dasar Negara Pancasila ditetapkan menjadi dasar Negara pada sidang ….
4. Setiap tanggal 1 Juni kita peringati sebagai hari ….

5. Tokoh-tokoh yang mengemukakan pandangannya tentang rumusan dasar Negara adalah sebagai berikut kecuali ….


Materi Matematika

Apresepsi

Masih inggatkah kalian dengan yang sudah dipelajari kemarin?? kemarin kita sudah belajar tentang pembagian 1 angka dan 2 angka,  Yuk kita lanjutkan materi selanjunya....

Pembagian pada dasarnya merupakan salah satu bagian dari operasi perhitungan dasar matematika atau yang dikenal sebagai aritmatika. Dimana operasi hitungan pembagian ini adalah kebalikannya dari operasi hitungan perkalian. Pada pengoperasiannya, pembagian digunakan untuk menghitung hasil atau jumlah pada suatu bilangan terhadap pembaginya. Ketika kita belajar pembagian, maka tidak akan asing dengan tanda bagi berupa ‘titik dua” atau ( : ) bisa juga menggunakan tanda “garis miring” atau (/).

1. Kita ingin membagi 48 permen karamel sama rata terhadap 9 anak. Berapa permen yang akan diterima setiap anak dan berapa sisanya?(jumlah permen : jumlah anak)

(1) "Bagi"
① "Di mana" hasil bagi diletakkan?
Tekankan pada penentuan hasil bagi di nilai tempat pertama (satuan).

② "Berapa" hasilnya?
Jika hasil baginya adalah 6, maka akan menjadi 9 x 6 = 54, yang menyebabkan bilangan yang dibagi menjadi lebih besar dari yang seharusnya, sehingga 5 yang merupakan hasil bagi dan diletakkan pada nilai tempat pertama (satuan).

(2) "Kalikan"
① 9 × 5 = 45
② Tuliskan 45 di bawah 48 dalam urutan yang  sama.

(3) "Kurangkan, konfirmasi"
① 48 - 45 = 3
② Pastikan sisa 3 lebih kecil dari bilangan pembagi 9.

Cara menghitung 48 : 9 dengan Bersusun
Bagilah 48 karamel ini menjadi 9 bagian untuk setiap orang. Karamel tersebut dibagi kepada berapa orang, dan berapakah sisanya?
Pembagian
“9 kali 6 sama dengan 54” terlalu besar, karena itu aku menggunakan “9 kali 5 sama dengan 45”
① Tulis 5 di atas nilai tempat satuan pada bilangan 48.

Latihan Soal Matematika

 

Kesimpulan
Alhamdulillah pada pembelajaran kita hari ini kalian semua sudah dapat memahami materi dengan baik. dan tugas yang diberikan juga sudah dapat mengerjakan dengan mandiri.

Refleksi & Evaluasi

Untuk pembelajaran Bahasa Indonesia & Matematika hari ini berjalan lancar dan ananda semua sudah dapat memahami materi ini dengan baik.

Penutup
Read more...

Senin, 05 Agustus 2024

Materi Ajar Senin 05 Agustus 2024

| | 0 komentar

  
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Welcome to SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG


Hari/Tanggal : Senin,  05 Agustus 2024
Kelas : 4A

👀Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia\
Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik. Peserta didik mampu membaca kata-kata baru dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya dengan fasih. Peserta didik mampu memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif. Peserta didik mampu menjelaskan hal-hal yang dihadapi oleh tokoh cerita pada teks narasi. Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca atau tayangan yang sesuai dengan topik.
2.1 Mampu memahami pesan dan informasi tentang kehidupan sehari-hari, teks narasi, dan puisi dalam bentuk cetak atau elektronik

Tujuan Pembelajaran (TP) Bahasa Indonesia:
       Fokus Materi : mengenal pemakaian awalan ber-

👀  Capaian Pembelajaran Matematika

Peserta didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. 

Tujuan Pembelajaran (TP) Matematika:

1.2  Melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian bilangan cacah

       Fokus Materi : Pembagian dengan bilangan 1 angka

Sebelum belajar marilah kita bersama sama untuk membaca doa belajar

Materi Bahasa Indonesia
Apersepsi

Haii,, Good Morning Student.. How are you today?
Masih ingatkan dengan materi Bahasa Indonesia yang telah kita pelajari pada pertemua terakhir kemarin,
minggu kearin kita sudah belajar tentang menggunaan kalimat dengan penggunaan kata kerja dengan awalan awalan me-

Bentuk Umum Kata Awalan 'Ber-"
Ini adalah bentuk umum yang paling mudah kita terapkan. Sebab, kita hanya tinggal menambahkan awalan 'ber-' tanpa adanya perubahan bentuk. 
Contoh: 
- Ber + kunjung, menjadi berkunjung. 
- Ber + buah, menjadi berbuah. 
- Ber + main, menjadi bermain
Bentuk Awalan 'Ber-' Berubah Menjadi 'Be-', Jika Huruf Awal Kata Dasarnya 'R'
Awalan 'ber-' bisa berubah bentuk menjadi 'be-' jika huruf awal kata dasaranya adalah r. 
Contoh: 
- Ber + racun, menjadi beracun.
- Ber + ragam, menjadi beragam.
- Ber + rambut, menjadi berambut.
agar jelas kita simak video di bawah ini.

Latihan  Soal

Soal Pilihan Ganda
     Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat berikut adalah “Dia _______usaha dengan keras untuk mencapai cita-citanya.” a) ber
b) ter
c) mer
d) se
      Manakah dari kata berikut yang menggunakan awalan ber-?
a) berlari
b) bermain
c) menyanyi
d) tidur
     Pilihlah kalimat yang benar!
a) Mereka bersepeda di taman.
b) Dia mengajar di sekolah.
c) Kami bermain di halaman.
d) Ibu memasak di dapur.
      Kata “bertemu” memiliki arti:
a) Menghindari
b) Bertemu secara kebetulan
c) Berjalan
d) Menemukan
     Kata yang memiliki awalan ber- adalah:
a) Membangun
b) Menyiram
c) Berkendara
d) Menggambar

Soal Isian
     Lengkapi kalimat berikut dengan kata yang tepat:
“Ayah suka ________ di taman setiap sore.” (gunakan awalan ber-)
     Ubah kata “baca” menjadi kata dengan awalan ber-!
Jawaban: ___________
      Buatlah kalimat menggunakan kata “bermain”!
      Apa arti dari kata “berjalan”?
Jawaban: ___________
      Sebutkan 3 contoh kata yang menggunakan awalan ber-!

Materi Matematika
Apresepsi

Masih inggatkah kalian dengan yang sudah dipelajari kemarin?? kemarin kita sudah belajar tentang pembagian 1 angka dan 2 angka,  Yuk kita lanjutkan materi selanjunya....

Pembagian pada dasarnya merupakan salah satu bagian dari operasi perhitungan dasar matematika atau yang dikenal sebagai aritmatika. Dimana operasi hitungan pembagian ini adalah kebalikannya dari operasi hitungan perkalian. Pada pengoperasiannya, pembagian digunakan untuk menghitung hasil atau jumlah pada suatu bilangan terhadap pembaginya. Ketika kita belajar pembagian, maka tidak akan asing dengan tanda bagi berupa ‘titik dua” atau ( : ) bisa juga menggunakan tanda “garis miring” atau (/).

1. Kita ingin membagi 48 permen karamel sama rata terhadap 9 anak. Berapa permen yang akan diterima setiap anak dan berapa sisanya?(jumlah permen : jumlah anak)

(1) "Bagi"
① "Di mana" hasil bagi diletakkan?
Tekankan pada penentuan hasil bagi di nilai tempat pertama (satuan).

② "Berapa" hasilnya?
Jika hasil baginya adalah 6, maka akan menjadi 9 x 6 = 54, yang menyebabkan bilangan yang dibagi menjadi lebih besar dari yang seharusnya, sehingga 5 yang merupakan hasil bagi dan diletakkan pada nilai tempat pertama (satuan).

(2) "Kalikan"
① 9 × 5 = 45
② Tuliskan 45 di bawah 48 dalam urutan yang  sama.

(3) "Kurangkan, konfirmasi"
① 48 - 45 = 3
② Pastikan sisa 3 lebih kecil dari bilangan pembagi 9.

Cara menghitung 48 : 9 dengan Bersusun
Bagilah 48 karamel ini menjadi 9 bagian untuk setiap orang. Karamel tersebut dibagi kepada berapa orang, dan berapakah sisanya?
Pembagian
“9 kali 6 sama dengan 54” terlalu besar, karena itu aku menggunakan “9 kali 5 sama dengan 45”
① Tulis 5 di atas nilai tempat satuan pada bilangan 48.

Latihan Soal Matematika

 

Kesimpulan
Alhamdulillah pada pembelajaran kita hari ini kalian semua sudah dapat memahami materi dengan baik. dan tugas yang diberikan juga sudah dapat mengerjakan dengan mandiri.

Refleksi & Evaluasi

Untuk pembelajaran Bahasa Indonesia & Matematika hari ini berjalan lancar dan ananda semua sudah dapat memahami materi ini dengan baik.

Penutup
Read more...

Kamis, 01 Agustus 2024

Materi Ajar Jum'at 02 Agustus 2024

| | 0 komentar

 

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Welcome to SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

Hari/Tanggal : jum'at  02 Agustus 2024

Kelas : 4A

Capaian Pembelajaran P5:

Dengan mengangkat tema “kearifan lokal ” dan mengacu kepada Profil Pelajar Pancasila,  projek pembuatan batik adalah untuk mengenalkan batik kepada peserta didik bahwa batik adalah warisan dunia yang menjadi ciri khas dari budaya Indonesia yang harus kita lestarikan. 

Fokus Materi : 
Mengenal batik Jumputan

Materi P5

Mari kita menyanyikan lagu berikut ini





Batik merupakan salah satu kekayaan bangsa Indonesia dan masing-masing daerah memiliki ciri khas motifnya. Jika dikaitkan dengan kawasan wisata, batik merupakan salah satu produk yang memiliki potensi ekonomi. Banyak motif, relief serta kearifan lokal di sekitar kawasan pantai Popoh yang dapat menjadi referensi motif batik.
Pada pertemuan pertama ini kita akan mempelajari sejarah singkat ditemukannya batik di di Indonesia

Mari kita simak ppt tentang sejarah batik di Indonesia.... 


Tugas
Buatlah sebuah karya batik dalam selembar kertas. 

Kesimpulan
Alhamdulillah dalam pelajaran P5 ananda soleh solehah sudah dapat memahami dengan baik materi hari ini. 

Refleksi dan evaluasi

Alhamdulillah pelajaran P5 hari ini berjalan lancar dan tanpa halangan.. 
Semoga minggu depan kita dapat mempraktikkan dari salah satu teknik yang ada agar menghasilkan batik jumputan yang indah dan bagus. 

Penutup 

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat. 


Read more...

Materi Ajar Kamis, 01 Agustus 2024

| | 0 komentar

 

ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ 


Welcome to SD AL-AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

Hari/Tanggal : Kamis, 01 Agustus 2024
Kelas : 4A
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila & IPAS

Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila:
Peserta didik mampu memahami dan menyebutkan makna sila-sila Pancasila serta menceritakan contoh penerapan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan perkembangan dan konteks peserta didik; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran (TP) Pendidikan Pancasila:
1. 1      Peserta didik menjelaskan proses perumusan Pancasila.
Fokus Materi : Sejarah PErumusan Pancasila

Capaian Pembelajaran IPAS :
Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia (pancaindra). Peserta didik dapat membuat simulasi menggunakan bagan/alat bantu sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitarnya dan kaitannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup.

Tujuan Pembelajaran :
1.3      Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitarnya dan kaitannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup.
Fokus Materi : Proses Fotosintesis
APERSEPSI
Sebelum belajar marilah kita bersamasama untuk membaca doa belajar

 

Materi Pendidikan Pancasila
Mari kita simak video berikut ini

Sejarah awal mula perumusan dan proses bagaimana Pancasila terbentuk menjadi dasar negara.

Badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan (BPUPK) diketuai oleh dr Radjiman Wedyodiningrat.

Pendirian BPUPKI telah diumumkan pada tanggal 1 Maret 1945. Namun BPUPKI baru diresmikan pada tanggal 29 April 1945 yang bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. BPUPKI memiliki nama dalam bahasa Jepang yang bernama Dokuritsu Junbi Cosakai.

Beberapa tokoh menyampaikan rumusan calon dasar negara antara lain Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr Soepomo, dan Ir. Soekarno. 

Gagasan dasar negara tersebut dinamakan dengan pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia merdeka.

Gagasan Mr. Muhammad Yamin



Mr Muhammad Yamin menjadi orang pertama penggagas mengenai dasar negara.

Gagasan Mr Muhammad Yamin disampaikan pada sidang pertama BPUPK tanggal 29 Mei 1945.

Adapun gagasan beliau tentang dasar negara adalah sebagai berikut:

  1. Peri kebangsaan
  2. Peri kemanusiaan
  3. Peri ketuhanan
  4. Peri kerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat

Gagasan Prof. Dr. Mr. Soepomo



Mr. Soepomo adalah orang kedua yang menyampaikan gagasan dasar negara.

  1. Gagasan Mr. Soepomo disampaikan di hadapan sidang BPUPK tanggal 31 Mei 1945, gagasannya adalah sebgai berikut:
  2. Persatuan
  3. Kekeluargaan
  4. Keseimbangan lahir batin
  5. Musyawarah
  6. Keadilan rakyat

Gagasan Ir. Soekarno



Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno menyampaikan pandangan dan pidatonya di hadapan sidang BPUPK.

Ir. Soekarno mengajukan usulan secara lisan berupa lima asas sebagai bentuk dasar negara Indonesia.

Rumusan dasar negara tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Nasionalisme atau kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau perikemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. Ketuhanan yang berkebudayaan

Gagasan-gagasan tersebut disampaikan dalam SIDANG I BPUPK yang berlangsung tanggal 29 Mei - 1 Juni.

Sidang ke II BPUPK dilaksanakan pada tanggal 10-17 Juli 1945. Pada sidang II dibahas tentang rancangan Undang Undang Dasar (RUUD), termasuk pembukaan UUD yang memuat dasar negara.

BPUPK dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945.

Setelah BPUPK bubar, selanjutnya dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Inkai.

***

Kini Negara Republik Indonesia memiliki dasar negara bernama Pancasila.

Hari lahir Pancasila ditetapkan dan diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Pancasila yang kita kenal sekarang ini memiliki lima sila yang berbunyi:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dimpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Jawablah pertanyaan berikut!

1. Lahirnya Pancasila sebagai dasar Negara dimulai dengan dibentuknya ….

2. BPUPKI dibentuk tanggal ….
3. Rumusan dasar Negara Pancasila ditetapkan menjadi dasar Negara pada sidang ….
4. Setiap tanggal 1 Juni kita peringati sebagai hari ….

5. Tokoh-tokoh yang mengemukakan pandangannya tentang rumusan dasar Negara adalah sebagai berikut kecuali ….


Apersepsi IPAS
apakah masih ingat dengan bagian dan fungsi tumbuhan?
hari ini kita akan mengetahui cara tumbuhan mempertahankan dirinya agar dapat memasak makan nya sendiri. yaitu dengan cara melakukan proses fotosintesis.

Fotosintesis adalah suatu proses pembuatan atau pembentukan makanan yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun, yaitu klorofil dengan bantuan bantuan energi cahaya matahari.
Bagaimana proses fotosintesis terjadi? Ada empat hal penting yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Pertama air atau H2O, lalu karbondioksida atau CO2, klorofil, dan terakhir cahaya matahari. Air didapatkan tumbuhan dari dalam tanah yang diserap oleh akar dialirkan ke seluruh bagian tumbuhan termasuk daun.


Kemudian karbondioksida didapatkan dari udara yang masuk melalui stomata. Stomata ini letaknya di bagian bawah daun. Proses fotosintesis terjadi ketika klorofil di daun menangkap cahaya matahari dan menggunakannya untuk mengubah air dan karbondioksida menjadi gula dan oksigen

Gula yang dihasilkan dapat digunakan langsung oleh tumbuhan atau disimpan dalam bagian lain seperti buah yang sering kita konsumsi. Selain gula, fotosintesis juga menghasilkan oksigen yang akan keluar melalui stomata ke udara dan kita gunakan untuk bernafas.


berikut ini adalah video penjelasan dari proses fotosintesis


Kesimpulan 
Alhamdulillah ananda kelas 4 A hari ini sudah belajar tentang IPAS (proses Fotosintesis) dan Pendidikan PAncasila ( Perumusan PAncasila) dan kalian sudah dapat memahami materi kita hari ini.

Refleksi & Evaluasi
Untuk pembelajaran hari ini alhamdulillah sudah berjalan baik dan tertib, sehingga membuat kalian dapat memahami dengan baik materi kita hari ini

Penutup
Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat. 



Read more...

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

materi ajar selasa 18 agustus 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©