SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
KELAS IV A
IDENTITAS
Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal : Selasa, 18 Agustus 2026
Fase / Kelas : B / 4
Mata Pelajaran : IPAS
Materi : Fotosintesis, Proses Penting di Bumi
Pertemuan Ke : 2
7. Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? Semoga hari ini semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar.
Coba perhatikan tumbuhan yang ada di sekitar sekolah. Ada pohon, rumput, bunga, atau tanaman di halaman sekolah. Pernahkah kalian berpikir, bagaimana tumbuhan mendapatkan makanan sehingga dapat tumbuh dan tetap hidup?
Ternyata Allah Swt. telah menciptakan tumbuhan dengan kemampuan yang luar biasa, yaitu fotosintesis.
Allah adalah Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tumbuhan dengan daun yang mampu memanfaatkan cahaya matahari untuk membuat makanannya sendiri.
Allah adalah Al-Malik, Maha Memelihara. Allah memelihara kehidupan di Bumi melalui tumbuhan yang menghasilkan oksigen dan menjadi sumber makanan bagi makhluk hidup.
Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Allah memberikan rezeki kepada makhluk-Nya melalui berbagai tumbuhan yang dapat menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan.
Hari ini kita akan belajar bagaimana proses fotosintesis berlangsung dan mengapa proses tersebut sangat penting bagi kehidupan di Bumi.
8. Capaian Pembelajaran (CP)
Murid memahami hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungan serta proses kehidupan pada tumbuhan, termasuk proses fotosintesis dan manfaatnya bagi kehidupan.
9. Tujuan Pembelajaran (TP)
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian fotosintesis dengan menggunakan bahasa sendiri.
Mengidentifikasi bahan-bahan yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis, yaitu air, karbon dioksida, dan cahaya matahari.
Menjelaskan peran daun dan klorofil dalam proses fotosintesis.
Menjelaskan secara sederhana proses fotosintesis pada tumbuhan.
Mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan (glukosa) dan oksigen.
Menjelaskan pentingnya fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.
Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi, murid mampu menghubungkan proses fotosintesis dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)
Melalui pengenalan kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq, murid mampu menunjukkan rasa syukur atas keteraturan ciptaan Allah. (Mindful)
Melalui kegiatan permainan, pengamatan, dan kuis, murid menunjukkan rasa ingin tahu, antusias, dan senang mengikuti pembelajaran. (Joyful)
10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Murid mengamati berbagai tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sekolah.
Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Dari mana tumbuhan mendapatkan makanan?"
Murid menyampaikan dugaan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan awal.
Guru memperkenalkan konsep fotosintesis sebagai proses tumbuhan membuat makanan sendiri.
Murid mengidentifikasi bahan yang diperlukan dalam fotosintesis: cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.
Murid mengamati gambar/diagram proses fotosintesis.
Guru menjelaskan fungsi akar, daun, stomata, klorofil, dan cahaya matahari secara sederhana.
Murid menyusun kartu proses fotosintesis secara berurutan.
Murid mengidentifikasi hasil fotosintesis berupa makanan dan oksigen.
Murid mendiskusikan manfaat fotosintesis bagi tumbuhan, manusia, hewan, dan lingkungan.
Murid mengerjakan latihan/asesmen formatif secara bertingkat.
Murid menyampaikan kesimpulan tentang pentingnya fotosintesis bagi kehidupan di Bumi.
11. Model / Metode
Model Pembelajaran: Discovery Learning
Metode:
Tanya jawab
Pengamatan
Demonstrasi
Diskusi kelompok
Permainan kartu proses
Penugasan
Kuis
12. Penjabaran Materi
A. Video Pembelajaran
Guru menampilkan video pembelajaran tentang proses fotosintesis pada tumbuhan.
Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan:
"Menurut kalian, apa yang dilakukan tumbuhan ketika terkena cahaya matahari?"
Setelah video selesai, murid diminta menyebutkan hal-hal yang mereka temukan dari video.
B. Materi Pembelajaran
1. Apa itu fotosintesis?
Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari.
Fotosintesis terutama berlangsung pada bagian daun karena daun mengandung klorofil, yaitu zat hijau daun yang membantu menangkap energi cahaya matahari.
2. Apa saja yang diperlukan dalam fotosintesis?
Tumbuhan memerlukan:
Cahaya matahari
Air
Karbon dioksida
Klorofil
Air diserap oleh akar dari dalam tanah.
Karbon dioksida masuk ke daun terutama melalui bagian kecil pada daun yang disebut stomata.
Cahaya matahari ditangkap oleh klorofil pada daun.
3. Bagaimana proses fotosintesis?
Secara sederhana, prosesnya dapat digambarkan sebagai berikut:
Cahaya matahari + air + karbon dioksida → makanan (glukosa) + oksigen
Air diserap akar → dibawa menuju daun.
Karbon dioksida dari udara → masuk ke daun.
Cahaya matahari → ditangkap oleh klorofil.
Di dalam daun → bahan-bahan tersebut digunakan dalam proses fotosintesis.
Hasilnya → tumbuhan menghasilkan makanan dan melepaskan oksigen ke udara.
4. Apa hasil fotosintesis?
Fotosintesis menghasilkan:
a. Makanan (glukosa)
Glukosa digunakan tumbuhan sebagai sumber energi untuk tumbuh dan melakukan berbagai aktivitas kehidupan.
Sebagian hasil makanan juga dapat disimpan oleh tumbuhan dalam bentuk cadangan makanan.
b. Oksigen
Oksigen dilepaskan ke udara dan dapat digunakan manusia serta hewan untuk bernapas.
5. Mengapa fotosintesis penting bagi kehidupan?
Fotosintesis sangat penting karena:
membantu tumbuhan membuat makanan;
menghasilkan oksigen;
menjadi awal dari banyak rantai makanan;
menyediakan makanan bagi manusia dan hewan secara langsung maupun tidak langsung;
membantu menjaga keseimbangan gas di udara;
mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di Bumi.
6. Contoh dalam kehidupan sehari-hari
Perhatikan tanaman padi.
Padi melakukan fotosintesis untuk menghasilkan makanan yang membantu pertumbuhannya. Padi kemudian menghasilkan bulir beras yang menjadi salah satu sumber makanan manusia.
Contoh lainnya adalah pohon buah. Pohon menggunakan hasil fotosintesis untuk tumbuh dan menghasilkan buah yang dapat dimanfaatkan manusia.
Dengan demikian, fotosintesis merupakan salah satu proses penting yang mendukung kehidupan di Bumi.
C. Aktivitas Pembelajaran
Aktivitas 1 – "Detektif Fotosintesis"
Murid mengamati gambar tumbuhan kemudian mencari:
sumber cahaya;
air;
karbon dioksida;
daun;
oksigen;
makanan yang dihasilkan.
Aktivitas 2 – Susun Proses Fotosintesis
Guru menyediakan kartu:
Cahaya matahari
Air
Karbon dioksida
Daun/klorofil
Makanan
Oksigen
Murid bekerja dalam kelompok untuk menyusun kartu sehingga membentuk alur proses fotosintesis.
Aktivitas 3 – Hubungkan dengan Kehidupan
Murid menjawab pertanyaan:
"Apa yang mungkin terjadi jika di Bumi tidak ada tumbuhan?"
Murid mendiskusikan kemungkinan berkurangnya makanan dan oksigen serta terganggunya kehidupan makhluk hidup.
D. Asesmen Formatif
Pilihan Ganda
1. Fotosintesis adalah proses tumbuhan untuk ....
A. bernapas
B. membuat makanan
C. menyerap tanah
D. menghasilkan air
2. Bagian tumbuhan yang paling banyak melakukan fotosintesis adalah ....
A. akar
B. batang
C. daun
D. bunga
3. Zat hijau pada daun yang membantu proses fotosintesis disebut ....
A. stomata
B. klorofil
C. glukosa
D. oksigen
4. Salah satu bahan yang diperlukan tumbuhan dalam proses fotosintesis adalah ....
A. karbon dioksida
B. oksigen
C. tanah
D. gula
5. Salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara adalah ....
A. air
B. karbon dioksida
C. oksigen
D. tanah
Isian
6. Air untuk fotosintesis diserap tumbuhan melalui ....
7. Cahaya yang digunakan tumbuhan dalam fotosintesis berasal dari ....
8. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dari ....
Esai
9. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan fotosintesis!
10. Mengapa fotosintesis sangat penting bagi manusia dan hewan?
E. Kunci Jawaban dan Pembahasan
Pilihan Ganda
1. B — membuat makanan
Fotosintesis merupakan proses tumbuhan membuat makanan sendiri.
2. C — daun
Daun mengandung banyak klorofil sehingga menjadi tempat utama fotosintesis.
3. B — klorofil
Klorofil adalah zat hijau daun yang berperan menangkap energi cahaya.
4. A — karbon dioksida
Karbon dioksida merupakan salah satu bahan yang digunakan dalam fotosintesis.
5. C — oksigen
Oksigen merupakan salah satu hasil fotosintesis yang dilepaskan ke udara.
Isian
6. akar
7. matahari
8. udara
Esai
9. Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan menggunakan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.
10. Fotosintesis penting bagi manusia dan hewan karena menghasilkan oksigen untuk bernapas dan menghasilkan makanan yang menjadi sumber kehidupan secara langsung maupun tidak langsung.
13. Kesimpulan / Refleksi
A. Kesimpulan Materi
Fotosintesis adalah proses tumbuhan membuat makanan sendiri dengan memanfaatkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida dengan bantuan klorofil.
Fotosintesis menghasilkan makanan dan oksigen.
Proses ini sangat penting karena tumbuhan menjadi sumber makanan dan menghasilkan oksigen yang dibutuhkan berbagai makhluk hidup.
Melalui fotosintesis, kita dapat melihat kebesaran Allah sebagai Al-Khaliq, pencipta seluruh makhluk; Al-Malik, yang memelihara kehidupan; dan Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk.
B. Refleksi Pembelajaran
Kendala:
....................................................................................
....................................................................................
Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami proses fotosintesis akan diberikan penjelasan kembali menggunakan gambar, kartu proses, dan contoh tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.
Murid yang sudah memahami materi diberikan tantangan untuk menjelaskan hubungan fotosintesis dengan rantai makanan dan keberlangsungan kehidupan di Bumi.
Capaian Pembelajaran:
Jumlah murid yang sudah memahami materi: ........ siswa.
Jumlah murid yang masih memerlukan bimbingan: ........ siswa.
Pertanyaan refleksi untuk murid:
Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?
Apa saja yang diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis?
Apa hasil fotosintesis?
Mengapa kita harus menjaga tumbuhan di sekitar kita?
Bagaimana pembelajaran hari ini membuatmu semakin menyadari kebesaran Allah?
IDENTITAS
Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd.
Hari / Tanggal : Selasa, 18 Agustus 2026
Fase / Kelas : B / 4
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol.
Pertemuan Ke : 2 x 35 menit (2 pertemuan)
7. Apersepsi :
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak-anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat merupakan kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah Swt. adalah Al-Khaliq, zat yang menciptakan kita. Allah juga Al-Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya. Allah adalah Ar-Razzaq, zat yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya.
Allah memberikan kita berbagai rezeki yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Ibu memiliki beberapa kotak makanan dengan jumlah makanan yang sama di setiap kotak, kita dapat menghitung seluruh makanan tersebut menggunakan perkalian.
Begitu juga ketika makanan tersebut akan dibagikan kepada beberapa orang secara sama rata, kita dapat menggunakan pembagian.
Pada pembelajaran sebelumnya, anak-anak sudah belajar mengenai bilangan cacah. Hari ini kita akan belajar menggunakan bilangan cacah tersebut untuk melakukan operasi perkalian dan pembagian sampai 1.000 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
8. Capaian Pembelajaran (CP) :
Murid mampu melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 serta menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
9. Tujuan Pembelajaran (TP)
-
Melalui kegiatan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol, murid mampu melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 1.000 dengan tepat.
-
Melalui kegiatan menyelesaikan masalah sehari-hari, murid mampu menggunakan perkalian dan pembagian untuk menemukan solusi yang tepat. (Meaningful)
-
Melalui kegiatan berhitung secara teliti, murid mampu menunjukkan sikap fokus, sabar, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan masalah matematika. (Mindful)
-
Melalui permainan dan aktivitas kelompok menggunakan benda konkret, murid mampu menunjukkan antusiasme, percaya diri, dan rasa senang dalam belajar matematika. (Joyful)
10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
-
Murid mengamati dan menggunakan benda konkret untuk memahami konsep perkalian sebagai kelompok yang sama banyak dan pembagian sebagai kegiatan membagi secara adil.
-
Murid menghubungkan benda konkret dengan gambar, kemudian mengubahnya menjadi simbol perkalian dan pembagian.
-
Murid menyelesaikan masalah perkalian dan pembagian yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. (Meaningful)
-
Murid melakukan kegiatan berhitung dengan teliti, mengikuti langkah penyelesaian, dan memeriksa kembali jawabannya. (Mindful)
-
Murid mengikuti permainan atau tantangan berhitung secara berkelompok untuk meningkatkan semangat dan rasa senang dalam belajar. (Joyful)
11. Model / Metode :
Discovery Learning, Tanya Jawab, Demonstrasi, Pengamatan, Diskusi, Games, Penugasan
12. Penjabaran Materi :
Rincian pembelajarannya dibuat dengan susunan:
1. Video pembelajaran
Guru menampilkan video pembelajaran tentang operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah.
Sebelum video ditampilkan, guru memberikan pertanyaan pemantik:
Bagaimana cara menghitung jumlah benda yang tersusun dalam beberapa kelompok dengan jumlah yang sama?
Bagaimana cara membagi benda agar setiap kelompok mendapatkan jumlah yang sama?
Kapan kita menggunakan perkalian dalam kehidupan sehari-hari?
Kapan kita menggunakan pembagian?
Setelah menyaksikan video, murid menyampaikan hal-hal yang dipahami dan guru menguatkan konsep perkalian dan pembagian.
2. Materinya
A. Perkalian dengan Benda Konkret
Guru menyediakan beberapa benda konkret, misalnya pensil.
Contoh:
Terdapat 4 kelompok pensil. Setiap kelompok berisi 5 pensil.
Murid menghitung:
5 + 5 + 5 + 5 = 20
Penjumlahan berulang tersebut dapat dituliskan dalam bentuk perkalian:
4 × 5 = 20
Jadi, jumlah seluruh pensil adalah 20 pensil.
B. Perkalian dengan Gambar
Murid mengamati gambar benda yang disusun dalam beberapa kelompok.
Contoh:
● ● ● ●
● ● ● ●
● ● ● ●
Terdapat 3 kelompok dan setiap kelompok terdiri dari 4 benda.
Maka:
4 + 4 + 4 = 12
atau:
3 × 4 = 12
Jadi, jumlah seluruh benda adalah 12.
C. Perkalian dengan Simbol
Setelah memahami perkalian melalui benda konkret dan gambar, murid menggunakan simbol matematika.
Contoh:
6 × 7 = 42
Artinya terdapat 6 kelompok yang masing-masing berisi 7 benda.
D. Pembagian dengan Benda Konkret
Guru menyediakan sejumlah benda konkret, misalnya 24 stik es krim.
Benda tersebut akan dibagikan kepada 6 kelompok secara sama banyak.
Setiap kelompok mendapatkan 4 stik.
Maka:
24 ÷ 6 = 4
Jadi, setiap kelompok memperoleh 4 stik.
E. Pembagian dengan Gambar
Murid mengamati gambar 12 benda yang akan dibagi menjadi 3 kelompok sama banyak.
● ● ● ● | ● ● ● ● | ● ● ● ●
Maka:
12 ÷ 3 = 4
Jadi, setiap kelompok mendapatkan 4 benda.
F. Hubungan Perkalian dan Pembagian
Perkalian dan pembagian memiliki hubungan yang erat.
Contoh:
4 × 6 = 24
Maka:
24 ÷ 4 = 6
dan:
24 ÷ 6 = 4
Dengan memahami perkalian, murid akan lebih mudah memahami pembagian.
G. Menyelesaikan Masalah Sehari-hari
Contoh 1:
Di dalam kelas terdapat 8 meja. Setiap meja memiliki 4 kursi. Berapa jumlah seluruh kursi?
Penyelesaian:
8 × 4 = 32
Jadi, terdapat 32 kursi.
Contoh 2:
Guru memiliki 36 pensil yang akan dibagikan sama banyak kepada 6 kelompok. Berapa pensil yang diterima setiap kelompok?
Penyelesaian:
36 ÷ 6 = 6
Jadi, setiap kelompok memperoleh 6 pensil.
3. Asesmen formatif berjenis Pilgan, isian, dan esai
Pilihan Ganda
1. Ibu memiliki 5 kotak. Setiap kotak berisi 8 pensil. Jumlah seluruh pensil adalah ....
A. 35
B. 40
C. 45
D. 50
2. Bentuk perkalian dari 7 + 7 + 7 + 7 adalah ....
A. 4 × 7
B. 7 × 7
C. 3 × 7
D. 4 × 4
3. Hasil dari 24 × 3 adalah ....
A. 62
B. 72
C. 82
D. 92
4. Sebanyak 48 jeruk dibagikan sama banyak kepada 6 anak. Setiap anak mendapatkan ....
A. 6 jeruk
B. 7 jeruk
C. 8 jeruk
D. 9 jeruk
5. Hasil dari 360 ÷ 9 adalah ....
A. 30
B. 40
C. 50
D. 60
Isian
6. 7 × 9 = ....
7. 12 × 5 = ....
8. 81 ÷ 9 = ....
Esai
9. Siti memiliki 7 kotak pensil. Setiap kotak berisi 24 pensil. Berapa jumlah seluruh pensil Siti? Tuliskan operasi dan cara penyelesaiannya!
10. Sebanyak 144 buku dibagikan sama banyak kepada 8 kelompok. Berapa buku yang diterima setiap kelompok? Tuliskan operasi dan cara penyelesaiannya!
Kunci Jawaban Latihan Soal
Pilihan Ganda:
B
A
B
C
B
Isian:
63
60
9
Esai:
7 × 24 = 168
Jadi, jumlah seluruh pensil Siti adalah 168 pensil.144 ÷ 8 = 18
Jadi, setiap kelompok menerima 18 buku.
13. Kesimpulan / Refleksi :
1. Kesimpulan materi
Perkalian dapat digunakan untuk menentukan jumlah seluruh benda dari beberapa kelompok yang memiliki jumlah sama.
Perkalian dapat dipahami melalui benda konkret, gambar, dan simbol matematika.
Pembagian digunakan untuk membagi atau mengelompokkan benda menjadi beberapa bagian secara sama banyak.
Perkalian dan pembagian memiliki hubungan yang erat dan dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari.
2. Refleksi pembelajaran
Kendala:
....................................................................................
....................................................................................
Tindak lanjut:
Murid yang belum memahami konsep perkalian dan pembagian akan diberikan bimbingan kembali menggunakan benda konkret dan gambar sebelum menuju penggunaan simbol matematika.
Murid yang sudah memahami materi diberikan latihan pemecahan masalah yang lebih menantang dengan bilangan cacah sampai 1.000.
Jumlah siswa yang paham: ........ siswa.
Jumlah siswa yang belum paham: ........ siswa.


0 komentar:
Posting Komentar