Jumat, 30 Januari 2026

Materi Ajar Jumat, 30 Januari 2026

| |

   

RUANG BELAJAR KELAS 5 A

SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG

( seni Budaya)

IDENTITAS:

Hari/tanggal             : Jum'at, 30 Januari 2026

Kelas / Fase                : 5 A /C

Mata pelajaran          :  Seni Budaya

Alokasi waktu           : 2×35 menit

pertemuan ke            : 1

Model pembelajaran : SBDP (Ceramah & penugasan) ; 

Media pembelajaran : Video Pembelajaran dan beberaa contoh gambar


🌠 Capaian Pembelajaran :
SBDP : 

Pada akhir fase C, peserta didik mampu mengamati, mengenal, merekam dan menuangkan pengalaman kesehariannya secara visual dengan menggunakan garis pijak dan proporsi. Peserta didik terbiasa menggunakan alat, bahan dan prosedur dasar yang tepat dalam menggambar, mewarnai, membentuk, memotong, dan merekat



🌠 Capaian Pembelajaran : SENI RUPA

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

·         Menjelaskan prinsip keseimbangan dalam karya seni rupa dengan bahasa sendiri.

·         Mengidentifikasi penerapan prinsip keseimbangan (simetris dan asimetris) pada contoh gambar ekspresif.


💫Apersepsi :

 Good Morning everyone..
how are you this morning?

alhamdulilah kita sudah mempelajari materi seni rupa hari ini adalah memahami prinsip keseimbangan dalam karya seni rupa

💫 Materi Pembelajaran : 


Menggambar ekspresif adalah sebuah keterampilan seni yang memungkinkan kita untuk meng- ekspresikan perasaan, ide, atau cerita melalui gambar. Prinsip keseimbangan memiliki peran penting dalam proses menggambar ekspresif, karena dapat memberi ketegasan dan keindahan pada gambar tersebut. Menggambar ekspresif dengan prinsip keseimbangan akan memberikan kepuasan dalam mengungkapkan perasaan dan imajinasi kita. Mari kita pelajari cara melakukannya.

A. Menemukan Prinsip Keseimbangan
Prinsip keseimbangan melibatkan cara menyusun elemen-elemen dalam gambar agar terlihat seimbang dan tidak terlalu berat di satu sisi.
  1. Keseimbangan dari Unsur Titik. Keseimbangan dari unsur titik mengacu pada cara penempatan dan distribusi titik- titik di dalam gambar. Ketika kita menggambar, penting untuk menyusun titik-titik dengan rapi dan seimbang, sehingga gambar terlihat harmonis dan tidak terlalu berat di satu bagian.
  2. Keseimbangan dari Unsur Garis. Keseimbangan dari unsur garis berkaitan dengan penggunaan garis-garis yang ada di dalam gambar. Pengaturan garis harus dipertimbangkan dengan baik, agar tidak membuat gambar terlihat condong ke satu sisi. Keseimbangan garis membantu menciptakan kesan yang tenang dan serasi dalam karya seni.
  3. Keseimbangan dari Unsur Bidang. Keseimbangan dari unsur bidang dalam menyangkut cara mengatur dan men- distribusikan bagian-bagian datar dalam gambar. Perlu diperhatikan agar bidang- bidang tersebut terlihat seimbang, sehingga tidak ada bagian yang terlalu dominan dan menciptakan ketidakharmonisan.
  4. Keseimbangan dari Unsur Bentuk. Keseimbangan dari unsur bentuk berhubungan dengan penyusunan elemen-elemen berbentuk dalam gambar. Memastikan bentuk-bentuk tersebut memiliki perbandingan yang sesuai dan tidak terlalu besar atau kecil, sehingga karya seni tampak estetis dan seimbang.
  5. Keseimbangan dari Unsur Warna. Keseimbangan dari unsur warna dalam seni rupa mengacu pada distribusi warna- warna yang ada dalam gambar. Warna-warna harus diatur dengan proporsional, sehingga menciptakan kesan harmonis dan menyenangkan untuk dilihat.
Keseimbangan
B. Menganalisis dan Menyimpulkan Prinsip Keseimbangan Berdasarkan Jenis-Jenisnya 
Dengan memahami prinsip keseimbangan berdasarkan jenis keseimbangan yang digunakan, kita dapat lebih mengapresiasi nilai seni dan tujuan artistik yang ingin disampaikan oleh seniman melalui penyusunan elemen-elemen dalam karya seni rupa. Berikut ini beberapa keseimbangan.brdasarkan jenisnya.

a. Keseimbangan Simetris
Keseimbangan simetris terjadi ketika gambar dapat dibagi menjadi dua bagian yang sama persis di sekitar garis tengahnya. Dalam karya seni yang menggunakan keseimbangan simetris, kita dapat menyimpulkan bahwa seniman ingin menciptakan kesan keteraturan dan ketenangan. Penyusunan elemen-elemen yang identik di kedua sisi garis tengah menciptakan harmoni visual dan kesan keselarasan.
 
b. Keseimbangan Asimetris
Keseimbangan asimetris terjadi ketika elemen-elemen di gambar tidak sama persis di kedua sisinya, tetapi tetap menciptakan kesan keseimbangan. Untuk mencapai keseimbangan asimetris, perlu memperhatikan ukuran, warna, dan bentuk elemen-elemen tersebut. Pada karya seni yang menggunakan keseimbangan asimetris, kita dapat menyimpulkan bahwa seniman ingin menarik perhatian dan menciptakan kesan dinamis. Penggunaan elemen-elemen yang berbeda secara proporsional di kedua sisi garis tengah memberikan kesan keberanian dan keunikan.

c. Keseimbangan Radial
Keseimbangan radial terjadi ketika elemen-elemen di gambar diletakkan mengelilingi satu titik pusat, seperti sinar matahari. Hal ini menciptakan keseimbangan yang menyebar dari pusat ke arah luar. Pada karya seni yang menggunakan keseimbangan radial, kita dapat menyimpulkan bahwa seniman ingin menarik perhatian pada titik pusat. Penyusunan elemen- elemen mengelilingi titik pusat, seperti sinar matahari, menciptakan perasaan keseimbangan dari pusat ke arah luar.

Menggambar Ekspresif Menggunakan Prinsip Keseimbangan
Gambar ekspresif berisi gambar yang dirancang khusus untuk menunjukkan perasaan, pikiran, atau pesan dari seniman kepada kita. Seniman menggunakan warna, bentuk, dan garis untuk buat suasana dan ceritanya.

Misalnya, warna cerah dan kontras dapat menunjukkan perasaan senang, sedangkan warna gelap dapat menunjukkan perasaan sedih. Garis yang kuat dapat membuat gambar terlihat kuat, garis yang lembut dapat membuat gambar terlihat tenang. Dengan cara ini, gambar ekspresif bisa menghubungkan kita dengan perasaan dan pikiran yang ada di dalamnya.

B. Menggambar Suasana Alam dengan Prinsip Keseimbangan Simetris
Praktikkan kegiatan berikut secara mandiri, untuk meningkatkan kemampuan dan pe- mahamanmu terkait gambar ekspresif dengan prinsip keseimbangan.

1.Alat dan Bahan
Sebelum melakukan kegiatan menggambar suasana alam, ayo siapkan beberapa alat dan bahan berikut ini.
a.Buku gambar A4. 
b.Pensil dan Penghapus. 
c.Krayon atau pensil warna.
d.Penggaris.

2.Petunjuk Pelaksanaan
Ayo ikuti langkah-langkah petunjuk pelaksanaan berikut!
Siapkan buku gambar dan alat-alat lainnya, letakkan buku gambar pada meja dengan permukaan yang rata.
Gunakan penggaris untuk membagi halaman buku gambar menjadi dua sisi. Kemudian, gunakan pensil untuk memberi tanda dua sisi halaman tersebut.
Pada sisi kiri gambar buatlah gambar di samping.
Setelah selesai menggambar pada sisi kiri buku gambar, gunakan prinsip keseimbangan untuk menggambar sisi kanan buku gambar dengan objek yang sama dengan sisi buku gambar tersebut.
Setelah selesai menggambar sisi kanan buku gambar. Kemudian, amatilah detail-detail yang ada pada gambaranmu!

Asesmen Formatif
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan gambar ekspresif?
Jawab: Gambar ekspresif adalah jenis gambar atau lukisan yang bertujuan untuk mengekspresikan perasaan, emosi, atau pesan yang mendalam, seringkali dengan cara yang lebih abstrak atau tidak realistis daripada representasi yang akurat
2.Sebutkan dua contoh penerapan gambar ekspresif berdasarkan warnanya!
Jawab: Dua contoh penerapan gambar ekspresif berdasarkan warnanya adalah: a.Penggunaan warna merah yang kuat untuk mengekspresikan kemarahan atau gairah., b.Penggunaan warna biru dan hijau yang lembut untuk mengekspresikan ketenangan atau kedamaian.
3.Jelaskan tujuan penggunaan garis tebal pada penerapan gambar ekspresif!
Jawab: Tujuan penggunaan garis tebal pada penerapan gambar ekspresif adalah untuk menonjolkan atau mengintensifkan elemen-elemen dalam gambar yang ingin diekspresikan dengan lebih kuat. Garis tebal dapat digunakan untuk menekankan bentuk, gerakan, atau perasaan dalam gambar.
4.Pada petunjuk menggambar suasana alam dengan prinsip keseimbangan. Alat dan
bahan apa saja yang dibutuhkan?
Jawab: Untuk menggambar suasana alam dengan prinsip keseimbangan, Anda memerlukan alat dan bahan sebagai berikut:
a.Kertas gambar atau kanvas.
b.Pensil atau kuas untuk menggambar atau melukis elemen-elemen alam.
c.Cat air, cat minyak, atau pensil warna untuk memberi warna pada gambar.
d.Palet atau wadah untuk mencampur dan mengatur warna (jika menggunakan cat).
e.Pallet knife (pisau palet) atau penghapus (untuk mengoreksi jika diperlukan).Perhatikan gambar berikut!
5.Perhatikan gambar berikut!
Simetris
Jelaskan prinsip keseimbangan yang terkandung pada gambartersebut!
Jawab: Prinsip keseimbangan yang digunakan pada gambar tersebut adalah keseimbangan simetris, dapat kita lihat elemen-elemen atau objek-objek dalam karya seni ditempatkan secara seimbang di kedua sisi sumbu sentralnya

Demikian Pembahasan mengenai Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbangan. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Kesimpulan 
pada pembelajaran hari ini ananda sudah mampu memahami prinsip menggambar keseimbangan dengan baik.

Penutup
semoga pembelajaran hari ini menyenangkan dan bermanfaat
wassalamualaikum wr wb

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Jumat, 30 Januari 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©