RUANG BELAJAR KELAS 5 A
SD AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
(PKN, BAHASA INDONESIA,SBDp & MTK)
IDENTITAS:
Hari/tanggal : Senin, 26 Januari 2026
Kelas / Fase : 5 A /C
Mata pelajaran : PKN,Bahasa Indonesia,Seni Rupa & matematika
Alokasi waktu : 2×35 menit
pertemuan ke : 2
Model pembelajaran : PKN (ceramah & diskusi) ; Matematika (PBL); Seni Rupa PjBL) dan Bahasa Indonesia (PBL)
Media pembelajaran : PKN (video pembelajaran); seni rupa ( Video Pembelajaran) ; Bahasa Indonesia (Flashcard); matematika (bentuk bangun ruang konkret)
Peserta didik mampu membaca kata-kata dengan berbagai pola kombinasi huruf dengan fasih dan indah serta memahami informasi dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, literal, konotatif, dan kiasan untuk mengidentifikasi objek, fenomena, dan karakter. Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi, narasi dan eksposisi, serta nilai-nilai yang terkandung dalam teks sastra (prosa dan pantun, puisi) dari teks dan/atau audiovisual.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
· Menjelaskan prinsip keseimbangan dalam karya seni rupa dengan bahasa sendiri.
· Mengidentifikasi penerapan prinsip keseimbangan (simetris dan asimetris) pada contoh gambar ekspresif.
Murid dapat mengenali fakta dan opini pada iklan
kita akan belajar tentang cara menjaga kelestarian budaya daerah.
Sudah sejak dulu, Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang kaya akan keberagaman budayanya.
Keberagaman budaya Indonesia ini terdiri dari adat, tradisi, bahasa, kesenian, kebiasaan, suku, dan lainnya.
Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki budaya masing-masing. Setiap budaya daerah itu unik dan juga khas.
Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat Indonesia patut bangga terhadap kekayaan budaya daerah ini.
Salah satu cara menunjukkan kebanggaan terhadap keberagaman budaya adalah dengan melestarikannya.
Berikut ini Bobo akan menyebutkan beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk melestarikan budaya. Simak, yuk!
Mengapa Budaya Daerah Perlu Dilestarikan?
Budaya daerah adalah nilai budaya dari masyarakat di suatu daerah, yang terbentuk secara alami dari waktu ke waktu.
Saat ini, Indonesia punya 38 provinsi. Itu artinya, ada banyak sekali budaya daerah yang kita miliki, lo.
Dengan melestarikan budaya daerah, kita sudah turut menjaga ciri khas Indonesia dari generasi ke generasi.
Jika dibandingkan negara lain, Indonesia unggul dalam hal kebudayaan tradisional yang masih dilestarikan. Ada beberapa alasan penting mengapa budaya daerah yang ada di Indonesia perlu dilestarikan. Berikut di antaranya:
- Warisan leluhur yang tak ternilai harganya
- Sebagai identitas bangsa Indonesia
- Bentuk penghargaan terhadap leluhur
- Bisa jadi wisata budaya bagi masyarakat asing
Cara Menjaga Kelestarian Budaya
Di buku halaman 109, kita diminta berdiskusi tentang bagaimana cara menjaga kelestarian budaya daerah kita.
Apakah teman-teman sudah menemukan jawabannya? Berikut ini Bobo akan berikan alternatifnya. Simak, yuk!
Jawaban:
Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kelestarian budaya daerah kita. Berikut di antaranya:
1. Mengadakan pentas seni daerah.
2. Mempelajari budaya daerah.
3. Mengenali budaya daerah masing-masing.
4. Mengadakan lomba budaya daerah setempat.
5. Saling berbagi informasi tentang budaya daerah masing-masing.
6. Membeli dan menggunakan produk daerah.
7. Memberi dukungan untuk pengembangan budaya daerah.
8. Mempelajari asal-usul budaya daerah.
9. Mengikuti acara festival budaya.
10. Menggunakan produk daerah ketika berada di luar negeri.
11. Menggunakan pakaian adat saat acara resmi tertentu.
12. Ikut dan melihat dalam pawai budaya.
13. Tidak merendahkan budaya daerah lain.
14. Mengajarkan budaya daerah kepada generasi selanjutnya.
15. Mampu menyeleksi budaya asing supaya tak menggeser budaya daerah.
Video Pembelajaran
LATIHAN SOAL
GAMES cara-melestarikan-keragaman-budaya-indonesia
MATEMATIKA
MATEMATIKA
Bangun datar adalah sebuah obyek benda dua dimensi yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau garis lengkung. Karena bangun datar merupakan bangun dua dimensi, maka hanya memiliki ukuran panjang dan lebar oleh sebab itu maka bangun datar hanya memiliki luas dan keliling.
Beberapa jenis bangun datar dan juga rumus untuk mencari luas dan kelilingnya yaitu:
1. Persegi
Bentuk umum dari sebuah persegi adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Persegi
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar serta sama panjang
Keempat sisinya sama panjang
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° ( sudut siku-siku )
Memiliki empat buah simetri lipat
Memiliki empat simetri putar
Rumus luas persegi :
Luas = sisi x sisi
Rumus keliling persegi :
Keliling = 4 x sisi
2. Persegi Panjang
Bentuk umum dari sebuah persegi panjang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Persegi Panjang
Memiliki empat sisi serta empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi sejajar yang berhadapan dan sama panjang
Keempat sudutnya sama besar yaitu 90° ( sudut siku-siku )
Memiliki dua diagonal yang sama panjang
Memiliki dua buah simetri lipat
Memiliki dua simetri putar
Rumus luas persegi panjang :
Luas = panjang x lebar
Rumus keliling persegi panjang :
Keliling = 2 x ( panjang + lebar )
3. Jajar Genjang
Bentuk umum dari sebuah jajar genjang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Jajar Genjang
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan sama panjang
Memiliki dua buah sudut tumpul dan dua buah sudut lancip
Sudut yang berhadapan sama besar
Diagonal yang dimiliki tidak sama panjang
Tidak memiliki simetri lipat
Memiliki dua simetri putar
Rumus luas jajar genjang :
Luas = alas x tinggi
Rumus keliling jajar genjang :
Keliling = (2 x alas) + (2 x tinggi)
4. Belah Ketupat
Bentuk umum dari sebuah belah ketupat adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Belah Ketupat
Memiliki empat buah sisi dan empat buah titik sudut
Keempat sisinya sama panjang
Dua pasang sudut yang berhadapan sama besar
Diagonalnya berpotongan tegak lurus
Memiliki dua buah simetri lipat
Memiliki simetri putar tingkat dua
Rumus Luas Belah Ketupat :
Luas = 1/2 x diagonal 1 x diagonal 2
Rumus Keliling Belah Ketupat :
Keliling = jumlah panjang sisi belah ketupat
5. Trapesium
Bentuk umum dari sebuah trapesium adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Trapesium
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki sepasang sisi yang sejajar tetapi tidak sama panjang
Sudut-sudut diantara sisi sejajar besarnya 180°
Rumus Luas Trapesium:
Luas = 1/2 x (sisi AB + sisi CD) x tinggi
Rumus Keliling Trapesium :
Keliling = jumlah semua sisi trapesium.
6. Layang-Layang
Bentuk umum dari sebuah layang-layang adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Layang-Layang
Memiliki empat sisi dan empat titik sudut
Memiliki dua pasang sisi yang sama panjang
Memiliki dua sudut yang sama besarnya
Diagonalnya berpotongan tegak lurus
Salah satu diagonalnya membagi diagonal yang lain sama panjang
Memiliki satu simetri lipat
Rumus Luas Layang-Layang :
Luas = 1/2 x diagonal 1 x diagonal 2
Rumus Keliling Layang-Layang :
Keliling = Jumlah semua sisi layang-layang
7. Segitiga
Bentuk umum dari sebuah segitiga adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Segitiga
Mempunyai 3 sisi dan tiga titik sudut
Jumlah ketiga sudutnya 180
Rumus Luas Segitiga :
Luas = 1/2 x alas x tinggi
Rumus Keliling Segitiga :
Keliling = jumlah panjang sisi segitiga
8. Lingkaran
Bentuk umum dari sebuah lingkaran adalah sebagai berikut :
Sifat-sifat Lingkaran
Mempunyai satu sisi
Memiliki simetri putar dan simetri lipat tak berhingga
Rumus Luas Lingkaran:
Luas =
x ![]()
Rumus Keliling Belah Ketupat :
Keliling = jumlah panjang sisi belah ketupat
VIdeo Pembelajaran MAtematika :
- Menggambar ekspresif fokus pada pengungkapan perasaan, namun tetap memperhatikan keseimbangan agar karya menjadi harmonis dan tidak berantakan.
- Guru akan membimbing siswa menata objek, warna, dan garis agar menciptakan keseimbangan, baik simetris maupun asimetris, sesuai ekspresi yang ingin disampaikan.
- Menggambar bunga matahari dengan batang dan daun yang seimbang.
- Menggambar pemandangan rumah dengan pohon di sisi kiri dan bukit di sisi kanan yang proporsinya pas.
- Menggunakan warna-warna kontras namun tetap seimbang secara visual
Iklan sendiri merupakan suatu informasi yang ditujukan pada masyarakat mengenai barang atau jasa.
Biasanya iklan dibuat semenarik mungkin agar dapat mencuri perhatian pembaca dan calon konsumen.
Tujuan dari iklan adalah memperkenalkan suatu produk atau jasa agar konsumen terpengaruh untuk membeli.
Secara umum, iklan bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni iklan media cetak dan iklan media elektronik.
Sekarang ini, kita sering melihat iklan media elektronik. Misalnya di internet, televisi, hingga radio.
Sekalipun iklan yang umumnya di media elektronik berbeda, ada satu persamaan dalam bahasa iklannya, lo.
Setiap bahasa iklan ternyata memiliki ciri-ciri yang sama. Apakah ciri-ciri yang dimiliki oleh bahasa iklan?
Apakah teman-teman sudah mengetahui jawabannya? Berikut ini Bobo akan berikan alternatifnya. Simak, yuk!
Kalimat persuasif adalah kalimat yang bertujuan meyakinkan dan membujuk pembaca, pendengar, atau penonton.
Yap, calon konsumen dibujuk agar melaksanakan atau menerima gagasan yang dibuat oleh pembuat iklan. Kalimat jenis ini biasa digunakan dalam teks iklan agar pembaca tertarik pada produk yang diiklankan.
Dalam kalimat persuasif, penulis seringkali menggunakan kata ajakan, seperti ayo, mari, yuk, dan lainnya.
Iklan yang baik harus dapat menyajikan pesan yang singkat, berbobot, dan mengandung isi yang jelas.
Isi yang jelas ini bertujuan agar kalimatnya bisa diterima dengan baik oleh khalayak pembaca iklan.
Bahasa yang digunakan juga harus memikat dan memiliki daya sugesti, akan tetapi juga harus objektif.
Jangan lupa untuk menggunakan kata-kata berkonotasi positif agar lebih dipercaya oleh khalayak atau calon konsumen.
Slogan adalah perkataan atau kalimat yang menarik, mencolok, dan mudah diingat untuk menyampaikan sesuatu.
Slogan biasanya terdiri dari empat sampai lima kata yang mudah diingat dan memiliki daya tarik.
Dalam teks iklan, contoh slogan yang bisa digunakan adalah terdiri dari kata dengan huruf vokal mirip.
Tujuannya agar pesan yang dimaksud bisa diterima oleh orang yang membaca, melihat, atau mendengar iklan.
Iklan yang baik biasanya menggunakan subjek orang pertama tunggal atau jamak, seperti 'aku', 'saya', dan 'kami'. ujuannya adalah supaya calon konsumen dapat merasakan kedekatan dengan produk atau jasa dalam iklan.
Iklan harus memperhatikan sasaran atau target yang akan dituju sehingga kalimatnya bisa disesuaikan.Misalnya iklan untuk anak-anak, maka iklan menggunakan kata yang mudah dan ramah untuk anak-anak.
Saat membuat iklan, bahasa menjadi unsur penting yang harus diperhatikan dan ditentukan dengan baik.
Sebab, bahasa dalam iklan bisa membuat orang yang melihatnya jadi tertarik pada produk atau jasa dalam iklan.
Pemilihan bahasa dan kata-kata dalam iklan juga akan memengaruhi informasi yang sampai ke calon konsumen.
Inilah yang membuat ada beberapa ciri bahasa yang digunakan pada iklan, terutama pada iklan elektronik.
Jika ciri bahasa iklan itu diterapkan dengan baik, maka tingkat ketertarikan orang pada iklan itu makin tinggi.
Semakin banyak orang yang melihat dan membaca iklan, maka semakin banyak pula calon konsumennya.
Nah, itulah penjelasan tentang ciri-ciri yang dimiliki oleh bahasa iklan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya.
VIdeo Pembelajaran ;
LAtihan soal











0 komentar:
Posting Komentar