Kamis, 09 April 2026

Materi Ajar Kamis 9 April 2026

| |

  

IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             : Pkn, IPAS Matematika

Hari/tanggal                 : Kamis, 09 April 2026

Kelas                             : 5 A 

Materi Pokok              : 1. IPAS (Kondisi Perekonomian di daerahku)

                                       2. Bahasa Indonesia (imbuhan pe-an)

Alat Peraga                  : 1.PAS (gambar pelaku ekonomi)

                                        3. bahasa indonesia (LKPD)

                                       

Metode Pembelajaran : 1. IPAS(PBL)

                                        3. BAhasa Indonesia (PBL)
            

Assalamualaikum wr wb 

Good morning soleh solehah 5A. Bagaimana keadaannya hari ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan allah swt. aqlhamdulillah kita telah memasuki hari Rabu.. 


  • MATERI PELAJARAN : IPAS

    tujuan pembelajaran :  murid dapat mengetahui aktivitas perekonomian di daerah lingkungan sekitar.

    Pada Topik B ini akan belajar tentang bentuk aktivitas perekonomian, hingga untuk meningkatkan kondisi perekonomian daerahku.

    Aktivitas Ekonomi

    Aktivitas ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

    Aktivitas ekonomi di masyarakat sangat beragam, secara umum ada 8 jenis bidang usaha aktivitas ekonomi yang dilakukan manusia, yaitu :

    1. Pertanian

    Suatu jenis aktivitas usaha yang menekankan kepada pengolahan tanah dan bercocok tanam. 

    Jenis tanaman di bidang pertanian ini berupa tanaman pangan.

    2. Peternakan

    Jenis aktivitas usaha yang merawat dan mengembangbiakkan hewan-hewan tertentu.

    Biasanya, hewan yang diternakkan merupakan hewan yang memiliki nilai ekonomis.

    Dalam arti kelak hewan-hewan ini diperjualbelikan baik dalam bentuk hewannya, maupun bentuk daging yang bisa dikonsumsi manusia.

    3. Perikanan

    Semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai di pra-produksi, produksi, pengolahan sampai pemasaran.

    4. Perkebunan

    Segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai.

    Kemudian, barang dan jasa hasil tanaman tersebut diolah dan dipasarkan dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan, serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.

    5. Pertambangan

    Suatu aktivitas ekonomi yang meliputi penelitian, pengelolaan, dan pengusahaan mineral atau batu bara dengan cara menambang atau menggali permukaan tanah atau melakukan eksplorasi dasar laut.

    6. Perdagangan

    Suatu kegiatan ekonomi yang menghubungkan produsen dengan konsumen. 

    7. Perindustrian

    Suatu aktivitas ekonomi yang mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.

    8. Jasa/layanan

    Sebuah aktivitas ekonomi yang melibatkan interaksi dengan konsumen namun tidak terjadi pemindahan kepemilikan atas suatu barang.

    Faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Ekonomi

    1. Kondisi geografis

    Letak suatu daerah sangat memengaruhi bentuk aktivitas ekonomi yang dilakukan masyarakat daerah tersebut.

    Secara geografis, Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga Indonesia termasuk negara maritim yang sekaligus termasuk negara agraris.

    Karena itu, aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Indonesia pun beragam.

    a. Pantai

    Secara geografis, pantai berbatasan dengan laut, di mana laut terdapat berbagai sumber daya alam, baik sumber daya alam hayati maupun nonhayati.

    Mayoritas masyarakatnya beraktivitas di laut sebagai nelayan yang kemudian menjual hasil tangkapannya.

    Pantai juga merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan keindahan alamnya sehingga banyak wilayah pantai di Indonesia yang menjadi tempat wisata.

    b. Dataran tinggi dan pegunungan

    Lokasinya berada di wilayah perbukitan atau pegunungan.

    Kondisi udara yang sejuk menyebabkan wilayah ini menjadi tempat yang cocok sebagai wilayah pertanian dan peternakan.

    Pegunungan juga memiliki potensi alam yang menarik sehingga tidak jarang dijadikan lokasi wisata.

    c. Dataran rendah

    Wilayah dataran rendah biasanya berkembang menjadi sebuah perkotaan.

    Hal ini disebabkan suhu udara di dataran rendah tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin sehingga banyak orang yang nyaman untuk tinggal di sana.

    Selain itu, di dataran rendah, manusia juga lebih mudah membangun berbagai bangunan sebagai tempat tinggal atau pun sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan masyarakatnya.

    Biasanya, perkantoran dan pusat-pusat pemerintahan menjadi tempat mayoritas penduduknya beraktivitas.

    2. Sumber daya yang dimiliki

    a. Sumber daya alam

    Indonesia memiliki sumber daya alam yang beragam di berbagai wilayah Indonesia.

    Ada dua jenis sumber daya alam, yaitu sumber daya alam hayati dan sumber daya alam nonhayati.

    Sumber daya alam ini menjadi faktor penyebab berbedanya kondisi ekonomi antar daerah.

    b. Sumber daya manusia

    Sumber daya manusia merupakan faktor tenaga kerja yang akan mengelola semua sumber daya alam yang tersedia.

    Tenaga kerja yang kompeten dan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam daerah tentu saja akan sangat membantu meningkatkan kondisi perekonomian di daerah tersebut.

    Faktor-faktor Pendukung Kondisi Perekonomian Suatu Daerah

    1. Sarana dan prasarana

    Untuk mengolah, memproduksi, dan mendistribusikan sumber daya alam di suatu tempat ke tempat lain, manusia memerlukan pendukung lain, seperti sarana jalan, bangunan pasar, alat transportasi untuk proses distribusi, alat-alat pekerjaan, seperti alat-alat pertanian, mesin produksi, dan lain sebagainya.

    Sarana dan prasarana ini akan sangat memudahkan manusia untuk mengolah, memproduksi, dan mendistribusikan sumber daya alam yang mereka miliki.

    2. Kemajuan teknologi

    Berbagai bentuk aktivitas ekonomi masyarakat mengalami banyak kemajuan dilihat dari segi teknologinya.

    Dahulu, padi hanya bisa dipanen 6 bulan sekali, sekarang sudah ada padi yang berumur 70 hari sudah siap panen.

    Hal ini dapat membantu masyarakatnya untuk memiliki persediaan pangan yang lebih banyak, selain dapat didistribusikan juga ke wilayah lain yang memerlukan pasokan lebih.

    Berbagai teknologi pengawetan makanan membuat distribusi makanan ke tempat yang jauh semakin aman tanpa takut makanan menjadi busuk.

    Transportasi pun semakin canggih dan semakin cepat sehingga distribusi barang dari satu tempat ke tempat lain dapat lebih aman dan cepat.

    Semoga materi ini dapat menjadi panduan siswa dalam proses belajar. 

     VIDEO PEMBELAJARAN :


     MATA PELAJARAN : BAhasa Indonesia

    TUJUAN PEMBELAJARAN : Murid dapat menggunakan imbuhan pe-an pada kalimat


    Menurut KBBI, imbuhan adalah bubuhan (awalan, sisipan, akhiran) pada kata dasar untuk ciptakan kata baru.

    Fungsi imbuhan pada kata dasar adalah untuk membuat kata kerja, kata sifat, dan juga kata kejadian.

    Dalam sebuah kalimat, imbuhan berperan penting karena bisa mengubah jenis kata, bentuk, fungsi, dan makna.

    Secara umum, imbuhan yang digunakan tergantung pada kepentingan penggunaannya di kalimat.

    Penggunaan imbuhan bisa memberi kejelasan pada tiap kata, tergantung imbuhan yang diberikan.

    Jika penggunaan imbuhan salah, maka artinya juga berbeda. Oleh karena itu, imbuhan perlu diperhatikan.

    Nah, kali ini kita akan belajar tentang penggunaan imbuhan 'pe-an' di awal dan akhir kata dasar. Simak, yuk!

    Makna Imbuhan Pe-an

    Ada setidaknya tiga makna penggunaan imbuhan pe-an dalam kata dan kalimat sehari-hari, yakni:

    1. Menyatakan Tempat

    Makna ini terbentuk saat imbuhan pe-an dibubuhkan pada sejumlah kata kerja dan kata benda konkret.

    Contoh:

    - Pe- + rumah + -an = perumahan.

    - Pe- + mandi + -an = pemandian.

    - Pe- + gunung + -an = pegunungan.

    - Pe- + lelang + -an = pelelangan.

    - Pe- + desa + -an = pedesaan.

    - Pe- + ternak + -an = peternakan.

    2. Menyatakan Proses

    Makna ini terbentuk saat imbuhan pe-an dibubuhkan pada sejumlah kata benda konkret dan kata kerja.

    Contoh:

    - Pe- + kelola + -an = pengelolaan.

    - Pe- + panas + -an = pemanasan.

    - Pe- + pasar + -an = pemasaran.

    - Pe- + jual + -an = penjualan.

    - Pe- + cari + -an = pencarian.

    - Pe- + sumbat + -an = penyumbatan.

    3. Menyatakan Kumpulan

    Untuk membuat kalimat dengan makna menyatakan kumpulan, kita juga bisa menggunakan imbuhan pe-an.

    Contoh:

    - Pe- + pohon + -an = pepohonan.

    - Pe- + toko + -an = pertokoan.

    - Pe- + alat + -an = peralatan.

    - Pe- + dapat + -an = pendapatan.

    - Pe- + masuk + -an = pemasukan.

    Nah, itulah penjelasan makna dari penggunaan imbuhan Pe-an dan contohnya. Semoga bisa bermanfaat, ya!


  • VIDEO PEMBELAJARAN :  


  • Refleksi: Alhamdulillah dalam pembelajaran hari ini ananda dapat mengidentifikasi kegiatan ekonomi di lingkungan daerahnya  dan pembelajaran bahasa Indonesia tentang penggunaan imbuhan pe an dalam kelimat

Penutup:

 Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat wassalamualaikum wr wb

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi Ajar Kamis 9 April 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©