Selasa, 07 April 2026

Materi Ajar Selasa, 07 April 2026

| |

 


IDENTITAS:

Nama Guru                   : Ruwi Merliana, S.Pd

Mata pelajaran             : Pkn, IPAS Matematika

Hari/tanggal                 : Selasa, 07 April 2026

Kelas                            : 5 A 

Materi Pokok              : 1.PKN (praktik permainan tradisional )

                                       2. IPAS (Kondisi Perekonomian di daerahku)

                                       3. Matematika (piktogram)

Alat Peraga                  : 1.PKN (alat peraga permainan tradisional)

                                        2. IPAS (gambar pelaku ekonomi)

                                        3. Matematika (video pembelajaran)

                                       

Metode Pembelajaran : 1. Pendidikan Pancasila (Demonstrasi)

                                        2. IPAS(PBL)

                                        3.Matematika (PBL)
            

Assalamualaikum wr wb 

Good morning soleh solehah 5A. Bagaimana keadaannya hari ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan allah swt. aqlhamdulillah kita telah bersiap untuk aktivitas kembali setelah libur Hari sabtu minggu ya nak. 

  •  MATERI PELAJARAN : PKN

    Permainan Olahraga Tradisional Asli Indonesia

    Olahraga tradisional adalah permainan rakyat yang memiliki unsur olah fisik. Sebelum era digital, kebanyakan anak Indonesia bermain di luar ruangan untuk melakukan permainan tradisional ini.

    Berikut beberapa contoh olahraga tradisional tersebut.

    1. Gobak sodor

    Gobak sodor adalah salah satu permainan jadul yang kini menjadi warisan budaya tak benda Daerah Istimewa Yogyakarta. Bentuk arena permainan ini persegi panjang dengan perbandingan panjang 16 meter dan lebar 8 meter, yang kemudian dibagi menjadi beberapa kotak berbentuk bujur sangkar.

    Cara bermainnya, membuat dua kelompok dengan jumlah anggota 4-6 orang. Selanjutnya, masing-masing kelompok bergantian berdiri di atas garis, berjaga agar supaya anggota kelompok lawan tidak bisa masuk ke dalam arena permainan. Jika saat berusaha melewati garis kelompok lawan tersentuh kelompok yang berjaga maka kelompok lawan kalah.

    2. Engklek

    Engklek juga termasuk permainan olahraga tradisional karena mengharuskan pemainnya melompat atau dengan satu kaki dari satu kotak ke kotak lainnya. Biasanya, kotak digambar menggunakan kapur, arang, atau kayu jika di atas tanah. Permainan ini biasanya dimainkan oleh 2 orang atau lebih dengan cara bergantian. Tidak dapat dipastikan apakah engklek merupakan permainan ini asli Indonesia atau bukan. Menurut beberapa pendapat, olahraga tradisional ini sudah dimainkan anak-anak sejak zaman Romawi Kuno. Dalam bahasa Inggris,  engklek dikenal dengan sebutan scotch hop.

    3. Egrang

    Egrang atau juga disebut dengan egrang sejatinya adalah alat olahraga tradisional yang berupa dua bilah bambu panjang dengan tatakan untuk berdiri di atasnya. Selanjutnya, jenis olahraga tradisional ini dimainkan dengan menaiki kedua bilah bambu tersebut kemudian berjalan. Permainan ini memerlukan keterampilan mumpuni dalam menjaga keseimbangan tubuh.

    4. Bentengan

    Benteng  atau bentengan adalah salah satu dari olahraga tradisional Indonesia yang dilakukan secara berkelompok. Permainan ini membutuhkan ketangkasan, kecepatan berlari, dan strategi yang andal. Cara bermainnya, setiap pemain harus berlari menuju benteng lawan untuk menyerang, tapi juga harus sambil menjaga benteng sendiri dan menangkap lawan yang hendak menyerang benteng kita.

    5. Lompat tali

    Satu dari macam-macam olahraga tradisional yang cukup sering ditemui hingga kini adalah lompat tali. Lompat tali memerlukan 3 pemain atau lebih dalam permainannya. Itu karena dibutuhkan 2 orang untuk memegang tali, sedangkan 1 orang atau lebih yang melompati tali tersebut. Jika saat melompat pemain terkena atau menyentuh tali maka pemain tersebut dianggap kalah dan harus menggantikan pemain yang memegang tali sebelumnya.

    6. Petak umpet

    Petak umpet dilakukan lebih dari dua orang. Caranya, satu orang yang menjadi pencari temannya yang bersembunyi atau ngumpet, sedangkan teman main yang lain bersembunyi di suatu tempat. Permainan ini melibatkan aktivitas fisik karena si kecil harus bergerak bersembunyi atau mencari.

    7. Bola bekel

    Ada beberapa benda yang perlu disiapkan untuk memainkan permainan bola bekel. Pertama, bola bekel yang bentuknya bola kecil, lalu ada 6 biji yang disebut bekel. Permainan ini ada beberapa tahap, mulai dari mengambil satu biji bekel sampai enam bekel. Jika ada yang berhasil memenangkan semua langkah terlebih dahulu maka jadi pemenang. Permainan ini membutuhkan ketangkasan dan strategi.

    8. Gundu atau kelereng

    Untuk memainkan permainan ini cukup mudah. Pertama-tama pemain perlu membuat lingkaran yang cukup untuk menaruh masing-masing kelereng pemain. Selanjutnya, para pemain melemparkan kelereng ke arah lingkaran tersebut. Ini untuk menentukan urutan pemain.

    Kemudian, seluruh pemain memasukkan masing-masing kelerengnya ke dalam lingkaran tersebut. Pemain sesuai urutannya menyentil kelereng yang dimilikinya ke arah lingkaran tadi dengan tujuan mengenai kelereng lawan dan membawanya keluar dari lingkaran tersebut. Jika ada beberapa gundu yang kena gundu kita, maka gundu lawan tersebut akan menjadi milik kita. 

    Tujuan Pembelajaran : Murid dapat mengenal dan memahami permainan tradisional dan cara bermainnya
  •  TUGAS :

    Setelah kalian memahami video dan cara bermainnya. mari kita praktikkan salah satu dari permainan tradisional nya ya.

    VIDEO PEMBELAJARAN :  

    MATERI PELAJARAN : IPAS

    tujuan pembelajaran :  murid dapat mengetahui aktivitas perekonomian di daerah lingkungan sekitar.

    Pada Topik B ini akan belajar tentang bentuk aktivitas perekonomian, hingga untuk meningkatkan kondisi perekonomian daerahku.

    Aktivitas Ekonomi

    Aktivitas ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

    Aktivitas ekonomi di masyarakat sangat beragam, secara umum ada 8 jenis bidang usaha aktivitas ekonomi yang dilakukan manusia, yaitu :

    1. Pertanian

    Suatu jenis aktivitas usaha yang menekankan kepada pengolahan tanah dan bercocok tanam. 

    Jenis tanaman di bidang pertanian ini berupa tanaman pangan.

    2. Peternakan

    Jenis aktivitas usaha yang merawat dan mengembangbiakkan hewan-hewan tertentu.

    Biasanya, hewan yang diternakkan merupakan hewan yang memiliki nilai ekonomis.

    Dalam arti kelak hewan-hewan ini diperjualbelikan baik dalam bentuk hewannya, maupun bentuk daging yang bisa dikonsumsi manusia.

    3. Perikanan

    Semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya ikan dan lingkungannya mulai di pra-produksi, produksi, pengolahan sampai pemasaran.

    4. Perkebunan

    Segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai.

    Kemudian, barang dan jasa hasil tanaman tersebut diolah dan dipasarkan dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan, serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.

    5. Pertambangan

    Suatu aktivitas ekonomi yang meliputi penelitian, pengelolaan, dan pengusahaan mineral atau batu bara dengan cara menambang atau menggali permukaan tanah atau melakukan eksplorasi dasar laut.

    6. Perdagangan

    Suatu kegiatan ekonomi yang menghubungkan produsen dengan konsumen. 

    7. Perindustrian

    Suatu aktivitas ekonomi yang mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.

    8. Jasa/layanan

    Sebuah aktivitas ekonomi yang melibatkan interaksi dengan konsumen namun tidak terjadi pemindahan kepemilikan atas suatu barang.

    Faktor yang Mempengaruhi Aktivitas Ekonomi

    1. Kondisi geografis

    Letak suatu daerah sangat memengaruhi bentuk aktivitas ekonomi yang dilakukan masyarakat daerah tersebut.

    Secara geografis, Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga Indonesia termasuk negara maritim yang sekaligus termasuk negara agraris.

    Karena itu, aktivitas ekonomi di berbagai daerah di Indonesia pun beragam.

    a. Pantai

    Secara geografis, pantai berbatasan dengan laut, di mana laut terdapat berbagai sumber daya alam, baik sumber daya alam hayati maupun nonhayati.

    Mayoritas masyarakatnya beraktivitas di laut sebagai nelayan yang kemudian menjual hasil tangkapannya.

    Pantai juga merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan keindahan alamnya sehingga banyak wilayah pantai di Indonesia yang menjadi tempat wisata.

    b. Dataran tinggi dan pegunungan

    Lokasinya berada di wilayah perbukitan atau pegunungan.

    Kondisi udara yang sejuk menyebabkan wilayah ini menjadi tempat yang cocok sebagai wilayah pertanian dan peternakan.

    Pegunungan juga memiliki potensi alam yang menarik sehingga tidak jarang dijadikan lokasi wisata.

    c. Dataran rendah

    Wilayah dataran rendah biasanya berkembang menjadi sebuah perkotaan.

    Hal ini disebabkan suhu udara di dataran rendah tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin sehingga banyak orang yang nyaman untuk tinggal di sana.

    Selain itu, di dataran rendah, manusia juga lebih mudah membangun berbagai bangunan sebagai tempat tinggal atau pun sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan masyarakatnya.

    Biasanya, perkantoran dan pusat-pusat pemerintahan menjadi tempat mayoritas penduduknya beraktivitas.

    2. Sumber daya yang dimiliki

    a. Sumber daya alam

    Indonesia memiliki sumber daya alam yang beragam di berbagai wilayah Indonesia.

    Ada dua jenis sumber daya alam, yaitu sumber daya alam hayati dan sumber daya alam nonhayati.

    Sumber daya alam ini menjadi faktor penyebab berbedanya kondisi ekonomi antar daerah.

    b. Sumber daya manusia

    Sumber daya manusia merupakan faktor tenaga kerja yang akan mengelola semua sumber daya alam yang tersedia.

    Tenaga kerja yang kompeten dan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam daerah tentu saja akan sangat membantu meningkatkan kondisi perekonomian di daerah tersebut.

    Faktor-faktor Pendukung Kondisi Perekonomian Suatu Daerah

    1. Sarana dan prasarana

    Untuk mengolah, memproduksi, dan mendistribusikan sumber daya alam di suatu tempat ke tempat lain, manusia memerlukan pendukung lain, seperti sarana jalan, bangunan pasar, alat transportasi untuk proses distribusi, alat-alat pekerjaan, seperti alat-alat pertanian, mesin produksi, dan lain sebagainya.

    Sarana dan prasarana ini akan sangat memudahkan manusia untuk mengolah, memproduksi, dan mendistribusikan sumber daya alam yang mereka miliki.

    2. Kemajuan teknologi

    Berbagai bentuk aktivitas ekonomi masyarakat mengalami banyak kemajuan dilihat dari segi teknologinya.

    Dahulu, padi hanya bisa dipanen 6 bulan sekali, sekarang sudah ada padi yang berumur 70 hari sudah siap panen.

    Hal ini dapat membantu masyarakatnya untuk memiliki persediaan pangan yang lebih banyak, selain dapat didistribusikan juga ke wilayah lain yang memerlukan pasokan lebih.

    Berbagai teknologi pengawetan makanan membuat distribusi makanan ke tempat yang jauh semakin aman tanpa takut makanan menjadi busuk.

    Transportasi pun semakin canggih dan semakin cepat sehingga distribusi barang dari satu tempat ke tempat lain dapat lebih aman dan cepat.

    Semoga materi ini dapat menjadi panduan siswa dalam proses belajar. 

     VIDEO PEMBELAJARAN :


     MATA PELAJARAN : MATEMATIKA

    TUJUAN PEMBELAJARAN : Murid dapat menghitung data dengan cara piktogram

    Dalam matematika kelas 5,
    piktogram (atau diagram gambar) adalah cara menyajikan data menggunakan gambar atau simbol untuk mewakili jumlah tertentu. Ini membuat data yang banyak menjadi lebih sederhana dan menarik untuk dibaca.
    Komponen Utama Piktogram
  • Simbol/Gambar: Mewakili objek yang didata (misalnya gambar buku untuk data perpustakaan).
  • Keterangan (Skala): Bagian paling penting yang menjelaskan berapa nilai satu gambar tersebut. Contoh:
    gambar orang =
    siswa.
  • Label: Kategori data (seperti nama hari atau jenis hobi).

Contoh Soal: Data Peminjam Buku
Misalkan kita memiliki data peminjam buku di perpustakaan sekolah selama 3 hari:
  • Senin: 20 siswa
  • Selasa: 15 siswa
  • Rabu: 10 siswa
Langkah 1: Tentukan Simbol dan Nilainya
Kita gunakan gambar buku (
) sebagai simbol.
  • gambar buku penuh (
    ) =
    siswa
  • gambar buku setengah (
    ) =
    siswa
Langkah 2: Hitung Jumlah Gambar yang Diperlukan
  • Senin:
    gambar penuh
  • Selasa:
    gambar penuh +
    gambar setengah
  • Rabu:
    gambar penuh
Langkah 3: Gambar Piktogramnya
HariJumlah Peminjam
Senin
Selasa
Rabu
Keterangan:
siswa,
siswa


Visualisasi Perbandingan Data
Grafik di bawah ini menunjukkan bagaimana data angka diubah menjadi jumlah simbol visual agar lebih mudah dibandingkan.
Graph image
Cara Membaca Piktogram
Untuk membaca piktogram, kamu cukup mengalikan jumlah gambar yang ada dengan nilai keterangannya.
  • Jika ada
    gambar sapi dan keterangan
    gambar =
    ekor, maka totalnya adalah
    ekor sapi.
Apakah kamu ingin mencoba latihan soal piktogram atau butuh bantuan mengubah tabel data tertentu menjadi piktogram?
  • VIDEO PEMBELAJARAN : 

    Refleksi:

     

     

    Penutup:

     Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat wassalamualaikum wr wb 

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Blogroll

About

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Materi ajar rabu 08 april 2026

 

Designed by: Compartidísimo
Images by: DeliciousScraps©