IDENTITAS:
Nama Guru : Ruwi Merliana, S.Pd
Mata pelajaran : Pkn, Seni Rupa, B.Indonesia, Matematika
Hari/tanggal : Senin, 11 Mei 2026
Kelas : 5 A
Materi Pokok : 1.PKN (wawancara gotong royong).
2. Bahasa Indonesia (kalimat saran,tanggapan )
3. Seni Rupa ( membuat proyek limbah kertas)
4. Matematika (mengurutkan bilangan cacah sampai 1.000.000)
Alat Peraga :
1.PKN (LKPD)
2. Bahasa indonesia (LKPD)
3. Seni Rupa ( video pembelajaran)
4. Matematika (video pembelajaran)
Metode Pembelajaran :
1. Pendidikan Pancasila ( PBL)
2. Bahasa Indonesia (PBL)
3. Seni Rupa (PBL)
4. Matematika (PBL)
Assalamualaikum wr wb
Good morning soleh solehah 5A. Bagaimana keadaannya hari ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan allah swt. Alhamdulillah hari ini ananda sudah datang ke sekolah kembali seperti biasanya ya nak.
Silahkan simak pembelajaran hari ini dengan baik
MATERI PELAJARAN : PKN
- Melestarikan Sejarah: Mengetahui aswl-usul tempat tinggal atau keluarga.
- Membangun Komunikasi: Mempererat hubungan dengan anggota keluarga.
- Gotong Royong Informasi: Mengumpulkan data bersama keluarga untuk menjaga warisan budaya agar tidak punah.
- Sejarah & Peninggalan: "Apa cerita atau legenda terkenal di daerah asal kita? Apakah ada bangunan tua atau prasasti di sana?"
- Objek Khas: "Apa ikon atau lambang yang paling terkenal dari daerah kita? (Misal: Tugu, Monumen, atau Pohon tertentu)."
- Peninggalan Budaya: "Alat musik, tarian, atau kain tradisional apa yang dulu sering digunakan?"
- Kuliner (Makanan & Minuman): "Apa makanan asli daerah kita yang sering dimasak saat acara besar? Bahan utamanya apa?"
- Membangun Rumah Adat: Dilakukan bersama-sama seluruh warga desa (misal: tradisi Marakka Rumah di Sulawesi).
- Memasak Makanan Khas: Contohnya membuat Rendang atau Gudeg dalam porsi besar biasanya dibantu oleh tetangga/saudara (tradisi Rewang atau Ngaliwet).
- Nama Narasumber: (Contoh: Kakek/Ayah)
- Asal Daerah: (Contoh: Palembang, Sumatera Selatan)
- Hasil Temuan:
- Objek Khas: Jembatan Ampera.
- Budaya: Kain Songket.
- Kuliner: Pempek dan Es Kacang Merah.
- Nilai Gotong Royong: Tradisi Ngidang (makan bersama lesehan).
- TUGAS :
Setelah memahami beberapa objek khas di berbagai daerah, sekarang saatnya kamu belajar menyebutkan tentang objek khas yang berasal dari daerah suku adat istiadat mu. Boleh berupa makanan, minuman, tempat wisata hingga sebuah tempat monumental yang bersejarah di daerah asal mu ya. Jangan lupa gunakan kaliamt tanya dengan tepat dengan menggunakan 5W +1H ya nak.
Materi pelajaran : bahasa Indonesia
Tujuan pembelajaran : murid dapat mengidentifikasi perbedaan kalimat saran dan tanggapan
Perbedaan Kalimat Tanggapan dan Kalimat Saran
kita akan belajar tentang kalimat tanggapan dan saran.
Di kehidupan sehari-hari, teman-teman pasti pernah memberikan tanggapan atas suatu hal atau peristiwa.
Tak jarang juga, kita dimintai tolong oleh teman yang lain untuk memberi tanggapan dan juga saran.
Beberapa kalimat yang kita lontarkan dan kita sampaikan itu dapat disebut juga dengan tanggapan/saran.
Hmm, lalu apa ya yang membedakan kalimat tanggapan dengan kalimat saran? Simak informasinya, yuk!
Perbedaan Kalimat Tanggapan dan Saran
Pada buku Kurikulum Merdeka halaman 182, ada pertanyaan: tahukah kalian perbedaan tanggapan dan saran?Apakah teman-teman sudah menemukan jawabannya? Berikut ini Bobo akan berikan alternatifnya. Simak, yuk!
Tanggapan
Secara umum, tanggapan itu berarti reaksi seseorang terhadap apa yang dilihat, didengar, dan dirasa.
Kalimat tanggapan adalah kalimat yang berisi tanggapan berupa dukungan atau penolakan atas suatu peristiwa.Penolakan atau dukungan itu pun harus diberikan berdasarkan data pendukung yang jelas.
Yap, kalimat tanggapan ini bisa dimulai dengan memberikan fakta dari apa yang sudah dilihat, teman-teman.Setelah itu dapat diikuti dengan pemberian opini yang sesuai fakta dan juga konteks dari peristiwa itu.
Kemudian, tanggapan juga bisa diikuti pemberian respons yang mengungkapkan perasaan.
Pada umumnya, kalimat tanggapan ini tidak hanya diberikan dalam satu kalimat, melainkan lebih.
Di setiap akhir tanggapan, kita bisa memberikan kritik, saran, serta solusi atas sebuah permasalahan.
Saran
Setelah memberi kalimat tanggapan, hal yang bisa dilakukan selanjutnya adalah memberikan saran.
Secara umum, saran merupakan pendapat atau anjuran untuk menyelesaikan suatu masalah, teman-teman. Pemberian kalimat saran ini dilakukan dengan pemberian pendapat yang logis dan juga sesuai dengan fakta.
Untuk menyampaikan saran, kita harus menggunakan kata-kata yang tidak sampai menyinggung orang lain.
- Sebaiknya
- Seharusnya
- Semestinya
Contoh Tanggapan dan Saran
Situasi: beberapa anak mengolok-olok Ega karena sepatu yang dipakainya untuk bersekolah berlubang.
Tanggapan:
Tidak ada anak yang mau memakai sepatu bolong ke sekolah. Memakai sepatu bolong akan menyulitkan.
Ega menjadi kesulitan berjalan dan berolahraga. Ega pasti merasa sedih karena diolok-olok temannya.
Saran:
Sebaiknya anak-anak berhenti mengolok-olok Ega. Akan lebih baik jika mereka bisa menghibur Ega.
Cara Memberi Tanggapan dan Saran
Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk memberi tanggapan dan saran yang baik, antara lain:
- Menggunakan bahasa yang sopan
- Memilih waktu yang tepat.
- Memberikan alasan sesuai topik.
- Singkat, padat, dan jelas.
Nah, itulah perbedaan dari kalimat tanggapan dan kalimat saran. Semoga informasi ini bisa bermanfaat, ya!
Latihan soal
MATA PELAJARAN : SENI RUPA
Tujuan Pembelejaran : Murid dapat menciptakan sebuah karya dari limbah kertas
- Bubur Kertas (Paper Mache): Kertas direndam, dihaluskan, dicampur lem, lalu dibentuk menjadi patung atau wadah.
- Gulungan Kertas (Paper Quilling/Rolled Paper): Koran/majalah bekas digulung kecil, disusun, dan dilem membentuk tempat pensil atau vas.
- Anyaman Kertas: Kertas koran dilipat memanjang dan dianyam menjadi keranjang kecil.
- Kolase/Lukisan Kertas: Potongan kertas berwarna ditempel menjadi karya seni 2 dimensi.
- Lingkungan: Mengurangi sampah kertas dan mendukung konsep recycle.
- Ekonomi: Meningkatkan kreativitas dan menghasilkan produk bernilai jual.
- Keterampilan: Melatih motorik halus dan ketelitian siswa.
- Pengumpulan: Kumpulkan koran/kertas bekas, pisahkan dari plastik.
- Pencacahan: Sobek atau hancurkan kertas, rendam dalam air.
- Pembuatan Bubur: Blender atau tumbuk hingga menjadi bubur, tambahkan lem putih.
- Pembentukan: Bentuk sesuai kreativitas, keringkan di bawah sinar matahari.
Saksikan video berikut ini
Tugas
- Hitung Jumlah Digit: Pastikan jumlah digit sama. Jika berbeda, angka dengan digit lebih banyak adalah yang terbesar.
- Bandingkan Nilai Tempat Terbesar: Lihat angka ratus ribuan (paling kiri).
- Bandingkan Digit Berikutnya: Jika angka ratus ribuan sama, bandingkan puluh ribuan, lalu ribuan, dan seterusnya.
- Bilangan: (350.200), (305.000), (350.002), (352.000)
- Analisis:
- Semua berawalan 3 (ratus ribuan).
- Bandingkan puluh ribuan: (305.000) (0), (350.200) (5), (350.002) (5), (352.000) (5).
- (305.000) adalah yang terkecil.
- Bandingkan (350.200), (350.002), (352.000) (nilai ribuan/ratusan): (350.002) < (350.200) < (352.000).
- Urutan: (305.000), (350.002), (350.200), (352.000).
- Tanda " (>) " (Lebih dari): Mulut buaya menghadap angka yang lebih besar. Contoh: (500.000 > 400.000).
- Tanda " (<) " (Kurang dari): Ujung runcing menghadap angka yang lebih kecil. Contoh: (120.000 < 120.001).
- Tanda " (=) " (Sama dengan): Digunakan jika angka persis sama. Contoh: (750.000 = 750.000)





0 komentar:
Posting Komentar