BAHASA INDONESIA – KELAS IV
IDENTITAS |
1 | Nama Guru | Ruwi Merliana |
2 | Mapel | Bahasa Indonesia |
3 | Hari / Tanggal | Rabu, 23 September 2026 |
4 | Fase / Kelas | Fase B / Kelas IV |
5 | Materi | Informasi Penting dari Teks & Kalimat Majemuk Setara |
6 | Pertemuan ke | 1 |
TUJUAN, ATP, DAN ARAH PEMBELAJARAN |
CP Umum | Peserta didik mampu memahami informasi dari teks yang dibaca, menyampaikan kembali informasi penting secara lisan/tulisan, serta menggunakan kaidah kebahasaan sederhana untuk menyusun kalimat yang efektif. |
TP (umum) | Peserta didik mampu menceritakan kembali informasi penting dari teks yang dibaca dan memahami konsep kalimat majemuk setara. |
TP Mamijoy | Peserta didik mampu menemukan informasi penting, menceritakannya kembali dengan bahasa sendiri, serta mengenali dan membuat kalimat majemuk setara melalui kegiatan yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. |
ATP | 1. Menemukan informasi penting dari teks dan menceritakan kembali isi teks dengan bahasa sendiri. |
Profil yang dikembangkan | Bernalar kritis, komunikasi, kreativitas, mandiri, dan gotong royong/kolaborasi. |
PEMBAHASAN MATERI |
1. Apersepsi Singkat (Awal Pembelajaran)
Salam, doa, dan pengecekan kesiapan belajar.
Guru mengajak peserta didik mengingat pengalaman membaca cerita atau teks informasi.
Pertanyaan pemantik: “Informasi apa yang biasanya paling kamu ingat setelah membaca sebuah teks?”
Ayat kebesaran Allah: QS. Al-'Alaq ayat 1–5 tentang pentingnya membaca dan belajar.
2. Pengajaran Materi
A. Informasi Penting dari Teks
Informasi penting adalah keterangan utama yang membantu kita memahami isi teks.
Informasi penting dapat ditemukan dengan memperhatikan tokoh, peristiwa, tempat, waktu, sebab-akibat, dan gagasan utama sesuai jenis teks.
Setelah menemukan informasi penting, peserta didik dapat menceritakan kembali isi teks menggunakan bahasa sendiri secara runtut.
B. Langkah Menceritakan Kembali Informasi Penting
Baca teks dengan teliti.
Tentukan topik atau gagasan utama.
Catat informasi penting dengan kata-kata kunci.
Susun kembali informasi secara urut.
Ceritakan kembali dengan bahasa sendiri, jelas, dan percaya diri.
C. Konsep Kalimat Majemuk Setara
Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya setara.
Klausa-klausa tersebut biasanya dihubungkan dengan kata penghubung seperti dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, kemudian, serta, dan tetapi.
Contoh: “Siti membaca buku dan Raka menulis rangkuman.”
Contoh: “Aku ingin bermain, tetapi hujan turun.”
Kalimat majemuk setara dapat digunakan untuk menghubungkan dua informasi atau peristiwa yang memiliki kedudukan yang sama.
Media / Sumber Belajar
Teks bacaan pendek bertema kehidupan sehari-hari.
Kartu informasi penting (siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana).
Kartu kata penghubung: dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, kemudian.
Video pembelajaran Bahasa Indonesia tentang informasi penting dan kalimat majemuk setara.
Buku Bahasa Indonesia Kelas IV yang digunakan sekolah.
3. Kegiatan Pembelajaran Bermakna – Berkesadaran – Menggembirakan
Berkesadaran (Mindful)
Peserta didik membaca teks secara tenang dan fokus.
Peserta didik menandai informasi yang dianggap paling penting.
Peserta didik menyadari bahwa memahami bacaan membutuhkan ketelitian.
Bermakna (Meaningful)
Peserta didik menghubungkan informasi dari teks dengan pengalaman sehari-hari.
Peserta didik menceritakan kembali isi teks menggunakan bahasa sendiri.
Peserta didik menemukan contoh kalimat majemuk setara dalam percakapan atau lingkungan sekitar.
Menggembirakan (Joyful)
Games “Detektif Informasi”: kelompok mencari kartu informasi penting dari sebuah teks.
Games “Sambung Kalimat”: peserta didik memasangkan dua klausa dengan kata penghubung yang tepat.
Peserta didik menyampaikan hasil dengan cara kreatif dan saling memberi apresiasi.
KESIMPULAN MATERI |
Informasi penting merupakan bagian utama dari teks yang membantu kita memahami isi bacaan.
Menceritakan kembali dilakukan dengan menemukan informasi penting, menyusunnya secara runtut, lalu menyampaikannya menggunakan bahasa sendiri.
Kalimat majemuk setara terdiri atas dua klausa atau lebih yang kedudukannya setara.
Kata penghubung seperti dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu, dan kemudian dapat digunakan untuk menghubungkan klausa dalam kalimat majemuk setara.
REFLEKSI PEMBELAJARAN HARI INI |


0 komentar:
Posting Komentar